Naya gadis cantik yang sedang menyelesaikan pendidikannya, di bangku kuliah. Dia tidak mengetahui jika kedua orang tuanya sudah menjodohkan dia dengan anak sahabatnya. Naya di jodohkan oleh seorang Dosen dari pasangan yang terkenal sangat kaya raya. Untuk kelanjutan ceritanya, yuk baca cerita selanjutnya😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Astrin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 34
Saat mereka sedang berada di tengah perjalanan menuju mall, tiba-tiba saja ada telpon dari Mension Malik.
Malik pun langsung mengangkat telpon itu, yang ternyata menelpon Malik itu, adalah salah satu maid yang bekerja di mansion Malik. Maid itu mengatakan, jika Lily pingsan saat sedang membersihkan kolam renang.
Malik tanpa bertanya kepada Naya dan pikir panjang. Langsung memutar arah menuju Mension miliknya. Malik sangat khawatir dengan kondisi Lily. Ia takut terjadi sesuatu yang buruk dengan Lily. Lagian siapa yang menyuruh Lily untuk membersihkan kolam berenang.
Sesampainya di rumah, Malik langsung berlari masuk ke dalam rumah nya, tanpa menunggu Naya keluar dari mobil nya.
Malik berlari menuju lift, untuk sampai di kamar Lily.
Sesampainya di kamar Lily, Malik bisa bernapas lega. Karena melihat Lily ya g sudha tersadar dan duduk bersandar dengan tangan yang memegang kepalanya.
" Lily, bagaimana kondisi kamu?". tanya Malik khawatir, dan langsung berjalan mendekati Lily, yang duduk bersandar di atas kasur.
" Malik, kamu sudah pulang. Malik aku takut, aku tidak ingin kamu tinggal lagi". ucap Lily yang langsung memeluk tubuh Malik yang berdiri di samping nya. Malik tidak menolak Lily memeluknya, karena Malik merasa bersalah. Karena meninggalkan Lily dalam kondisi seperti ini.
" Maaf Lily, karena aku meninggalkan mu di rumah. Tapi kenapa kamu harus membersihkan kolam berenang? Kamu tidak perlu seperti itu Lily". Tutur Malik kepada Lily, dengan posisi yang sudah tidak berpelukan lagi.
Sedangkan Naya, ia memilih langsung menuju meja makan dan meminta maid untuk menyiapkan makanan untuknya, tetapi sembari dia menunggu maid menyiapkan makanan.Karena perut yang sudah merasa sangat lapar. Entah kenapa semenjak hamil, Naya sering merasakan lapar. Naya pergi ke kamarnya untuk membersihkan dirinya. Karena sepanjang hari ia jalan-jalan dan membuat badannya lengket dengan keringat. Dan setelah ia selesai mandi, Naya mengambil ponsel yang ternyata tertinggal di atas meja samping tempat tidurnya, dan setelah itu ia kembali ke meja makan.
" Iya Malik, aku hanya menuruti perintah saja. Sebagai tamu di rumah ini, aku harus menuruti perintah tuan rumah bukan". ucap Lily
" Maksud kamu bagaimana Ly. Siapa yang berani menyuruh mu seperti itu". tanya Malik kesal dengan orang menyuruh Lily.
" Aku hanya tidak ingin di bilang menumpang di rumah ini Malik. Lihat lah, Naya mengirimkan ini pada ku. Saat tadi kalian pergi". ucap Lily, dengan menunjukan bukti chat yang di kirim dari WhatsApp Naya.
" Apa?!! Kenapa Naya tega melakukan seperti ini". Ucap Malik marah, ia pun langsung bergegas mencari Naya, sedangkan Lily mengikuti Malik dari belakang.
" Naya, Naya!!!". Teriak Malik, sambil berlari menuju lift. Sesampainya di meja makan, Malik langsung memarahi Naya.
" Naya, kenapa kamu bisa setega itu dengan Lily. Aku yang memiliki Mension ini, kamu tidak berhak menyuruh-nyuruh Lily untuk melakukan pekerjaan di rumah ini Nay". ucap Malik marah, ini adalah kemarahan Malik ke dua kepada Naya.
" Maksud kamu apa sih mas? Aku tidak mengerti, kenapa kamu marah-marah seperti ini. Siapa yang menyuruh dosen Lily untuk melakukan pekerjaan di rumah ini". jawab Naya.
" Lihat, ini buktinya. Ini nomer WhatsApp kamu kan. Aku tidak mengira kamu yang aku kira memiliki hati seperti malaikat, ternyata bisa sejahat iblis seperti ini Nay. Aku menyesal sudah mau menerima perjodohan ini". Ucap Malik, yang membuat hati Naya mencelos. Ia tidak menyangka Malik akan setega ini sampai mengatakan penyesalannya menerima perjodohan mereka.
Jika biasanya Naya mencoba menyembunyikan kesedihan dan tangisannya, tetapi sekarang ia tidak bisa menahan tangisnya. Padahal ia berusaha mati-matian untuk mencoba mempertahankan pernikahan nya dengan Malik. Tetapi malah kata-kata itu yang keluar dari mulut Malik.
Saat Malik akan berbalik badan untuk meninggal Naya, tiba-tiba Naya yang saat itu sedang menangis dan merasa sangat pusing. Ia pun pingsan dan terjatuh di atas lantai, sedangkan Malik yang berada tak jauh dari Naya yang berdiri. Langsung menghampiri tubuh Naya dan mengangkat, kemudian dengan segera membawa Naya ke rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit, dokter langsung memeriksa kondisi Naya yang belum tersadar dari pingsannya.
Setelah dokter memeriksa kondisi Naya, dokter memberitahu kepada Malik, jika Naya sedang dalam kondisi mengandung. Sebab ia tak sadarkan diri atau pingsan adalah, karena Naya yang kekurangan cairan dan stress. Untuk itu, dokter menyarankan Naya untuk dirawat inap semalam ini. Karena agar kondisi Naya stabil dahulu, dan dokter juga berpesan agar tidak melakukan hal-hal yang membuat Naya stress. Sebab, hal ini bisa mempengaruhi kandungan Naya.
Malik yang mendengar hasil pemeriksaan dokter, merasa sangat terkejut. Ia sangat menyesal telah memperlakukan Naya seperti ini. Hingga membuat Naya pingsan, padahal Naya sedang mengandung darah dagingnya sendiri.
Senyum penuh kemenangan Lily pada saat mendengar Malik mengatakan penyesalan nya telah menerima perjodohan dengan Naya, kini berubah menjadi awal kekalahan yang harus ia terima. Nyatanya anak yang Naya kandung, sudah pasti akan menyulit kan Lily untuk mendapatkan Malik. Dan akan menjadi pengikat antara Naya dan Malik, yang menjadi semakin kuat.
Setelah dokter itu pergi, Malik langsung menemui Naya yang sudah sadar dari pingsannya.
" Nay, kamu hamil?". ucap Malik dengan berjalan pelan mendekati Naya dan juga dengan mata berkaca-kaca.
" Iya, aku hamil anak kamu mas. Aku sengaja menyembunyikan kehamilan ku, karena sikap kamu. Aku sangat menyayangkan, kenapa anak ini ada di dalam perutku saat ayahnya saja merasa menyesal menikah dengan ibunya". Ucap Naya sambil mengusap perutnya, dengan air mata yang terus mengalir.
" Nay, maaf kan aku. Aku tadi hanya terbawa emosi saja, aku sangat mencintai kamu dan Nay. Kita akan merawat anak kita bersama". ucap Malik, dengan berlutut di sebelah brankar Naya.
" Ha, bersama? Tidak mas, selagi masih ada wanita itu dalam kehidupan kita. Aku tidak akan tinggal bersama kamu, aku tidak mau terjadi sesuatu dengan anakku". ucap Naya, dengan menunjuk ke arah Lily yang berdiri dekat Malik.
" Maksud kamu apa Nay, aku tidak akan sejahat itu. Sampai membahayakan anak kalian". sambung Lily, yang tidak terima dengan perkataan Naya.
" Sudah Ly cukup, tolong jangan berdebat ini rumah sakit". tegas Malik, yang membuat Lily langsung pergi meninggalkan Naya dan Malik.
" Nay, jika itu yang kamu inginkan. Aku akan menyetujuinya, aku akan meminta Lily untuk kembali ke rumahnya. Dan aku akan menyewa seseorang untuk menemani Lily, agar tidak menggangu mu. Tetapi aku mohon, beri aku kesempatan lagi, agar bisa memperbaiki rumah tangga kita". jelas Malik, akhirnya Malik bisa bersikap sebagai suami untuk Naya.
" Baik, aku akan memberi kesempatan terakhir kepada mas Malik. Tapi dengan satu syarat lagi". pinta Naya.
" Apa pun itu, pasti aku lakukan Nay".
" Aku ingin mas, menyuruh orang untuk menyelidiki tujuan dosen Lily kembali kemari".
" Hah, maksud kamu?".
" Ya sudah jika mas Malik menolaknya. Aku akan menghubungi supirku untuk membereskan semua pakaian ku yang ada di Mension mas Malik, dan membawanya pulang ke rumah mama dan papa".
" Tidak, tolong jangan lakukan itu Nay. Baik aku akan mencari seseorang untuk menyelidikinya".
Setelah itu, mereka kembali berdamai. Malik juga menyuapi Naya makan. Naya berharap, Malik akan terus seperti ini memperlakukan Naya.
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
Jd males lht Malik..
Dosen killer tp..ma calon pelakor aj gk bs tegas walaupun sahabat yaa tahu jaga jarak laaaa
jgn lemah dan kalah ma calon pelakor!!
Smg lncr usaha cake nya..
Hari yg cerah,Kak Astrii...🥰
Ada bunga indah tuk k2k dr Aq
So Semangat trus,Kak!!☺️💪
Aq mampir nih...
Semangat trusss!!!