NovelToon NovelToon
Terpaksa Meminang

Terpaksa Meminang

Status: tamat
Genre:Romansa / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:274.7k
Nilai: 5
Nama Author: alya aziz

baru saja bertemu dengan seorang wanita asing tiba-tiba saja Firman diajak untuk menikah.

wanita itu bernama Laila Maharani, seorang gadis yang terus diteror oleh mantan pacarnya setelah mantanacarnya tersebut ketahuan berselingkuh.


bagaimanakah kisah cinta mereka selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alya aziz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.26

...“Cinta tak pernah meminta untuk menanti. Ia mengambil kesempatan, atau mempersilakan. Yang pertama adalah keberanian, yang kedua adalah pengorbanan."...

.

.

.

Masih dihari yang sama, mobil Rehan akhirnya sampai ke tujuan. Di depan sebuah masjid, dia berdiri sambil menatap nanar kearah depan.

Adzan Magrib kini sudah berkumandang, hatinya bergetar melihat orang-orang berlarian memenuhi panggilan Allah. Begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia demi kenikmatan dunia.

Cukup lama dia terdiam, hingga pandangannya menangkap sosok sang pujaan. Mereka saling memandang dalam diam, ketika Farah hendak berbalik pergi, Rehan dengan cepat menyusul.

"Farah, maafkan aku! Tolong berikan aku kesempatan untuk memperbaiki semuanya," ucap Rehan dengan mata berkaca-kaca.

Farah terdiam sebentar, menatap lekat sang suami, seolah menelisik untuk mencari ketulusan. Ya Allah apa ini jawaban dari doaku malam tadi, secepat inikah engkau kirim dia kembali kesisiku, batinnya.

Farah menepis tangan Rehan dari pergelangan tangannya. "Waktu Maghrib sudah datang, masuk dan ambil wudhu. Jika ingin menyesali semuanya, minta maaflah kepada Allah. Kita sama-sama pendosa, dan bertaubat adalah jalan untuk mencari ketenangan hidup, assalamualaikum."

Farah menundukkan kepalanya sebentar lalu melanjutkan langkahnya masuk kedalam masjid. Sementara Rehan masih berdiri di sana, memandangi kepergian sang istri.

Selama berbulan-bulan mereka terpisah, Rehan hatinya tergugah melihat penampilan sang istri yang berubah total, dengan mengenakan jilbab panjang, cantik tanpa polesan make up.

Di atas sejadah panjang, Rehan menangis tersedu-sedu tanpa suara. Begitu banyak dosa yang dia lakukan dan sekarang dia sesali. Melihat Farah kini telah berubah, dia mulai berpikir apakah dirinya pantas untuk kembali.

Astaghfirullah hal adzim... Astaghfirullah hal adzim. Ya Allah aku menhadapmu dengan segala dosa untuk mengharap ampunan, berikan hamba kesempatan untuk menjadi seorang muslim yang sesungguhnya.

~

Selesai melaksanakan ibadah shalat magrib, Rehan bergegas saat melihat Farah keluar dari dalam masjid. "Farah, aku minta maaf. Meski aku tahu pasti sulit bagimu untuk melupakan semua kesalahan yang telah aku lakukan."

Farah mendogakkan kepalanya menatap seorang pria yang masih sah sebagai suaminya. "Aku sudah lama menunggu kamu, sangat lama hingga sujud ku tiada putusnya." Air mata Farah mulai membasahi sudut mata. "Sebagaimana, surat Al-Ma'idah ayat-13, meskipun sudah dikecewakan, disakiti hingga hati terasa remuk dan dikhianati. Aku akan memberi maaf untuk kamu yang bersungguh-sungguh."

Farah mengulurkan tangannya kehadapan sang suami. "Jika kamu ingin kembali, maka kembalilah dengan memegang iman didalam hati. Kita perbaiki diri bersama-sama."

Tangis Rehan seketika pecah dia tidak menyangka sedalam ini Farah menyentuh relung hatinya yang sudah lama membatu.

Dia segera menyeka air mata lalu meraih uluran tangan sang istri. "Insyallah, aku akan belajar dan terus belajar menjadi muslim yang baik karena Allah SWT."

***

Di tempat berbeda, setelah selesai melaksanakan ibadah sholat Maghrib berjamaah bersama sang istri, mereka berzikir panjang sebagai rasa syukur atas keberkahan yang dilimpahkan kepada mereka hari ini.

Setelah selesai, Firman berbalik menatap sang istri yang bergerak cepat mecium tangannya. "Bagaimana sudah tenang?" tanya Firman.

Sejak mengetahui dirinya hamil, Laila tak henti-hentinya menangis bahagia hingga matanya bengkak. Perlahan dia mengangguk. "Hm, sudah lebih tenang. Huuft, rasanya bahagia sekali hingga aku ingin terus menangis."

Firman tersenyum lalu menarik sang istri kedalam pelukannya. "Sama, Abang juga sangat bahagia. Sekarang Abang akan berkerja lebih keras lagi, demi kamu Dan calon anak kita."

"Alhamdulillah." Laila melepaskan pelukannya dan kembali menatap sang suami. "Sepertinya gara-gara hamil, aku jadi menginginkan sesuatu lagi dan lagi."

"Apa itu, katakan saja. Kamu mau makan?" tanya Firman antusias.

"Iya sih aku mau makan ... Aku mau makan martabak tapi aku mau ikut ketempat jualannya, sekarang."

Seketika mata Firman membulat. "Ka-kamu serius?"

Tawa Laila pun pecah. "Hahaha, aku hanya bercanda. Aku ingin mengetes calon Abi siaga."

Firman menggerakkan tangannya mengusap pelan pucuk kepala sang istri. "Astaghfirullah, kamu bisa saja." Tatapan mereka kembali bertemu. "Aku akan berusaha menjadi ayah dan suami siaga. Aku sangat mencintaimu, istriku."

"Aku juga sangat mencintai kamu, Suamiku." Mereka tertawa bersama, kini kehidupan mereka sudah sampai ke puncaknya tidak ada lagi keraguan untuk saling mengungkapkan kata cinta.

Tidak dapat dimungkiri bahwa kehidupan percintaan adalah sesuatu yang terbilang rumit, terkadang kita merasa senang karenannya terkadang juga sebaliknya.

Rasa cinta dapat muncul kapan saja dan di mana saja, tidak hanya kepada lawan jenis. Perasaan cinta juga dapat muncul kepada teman, keluarga, dan juga alam.

Dalam menjalin hubungan, dua orang mestinya berjuang untuk mempertahankan hubungan. Hubungan tak selalu mudah, selalu ada perbedaan pendapat, gangguan eksternal maupun kesalahpahaman. Yang diperlukan, adalah dua orang yang sama-sama mau belajar.

Kegagalan dalam percintaan, bukan akhir dari segalanya. Bisa jadi sang pencipta sedang menyiapkan skenario terhebat. Percayalah ada kesempatan kedua dalam hidup dan kamu harus berjuang untuk mendapatkan cintamu lagi.

Tamat.

Terima kasih untuk yang terus mengikuti kisah singkat kehidupan Firman setelah berakhir menyedihkan di novel sebelumnya (Salah Rahim)

Insyallah, novel utama akan rilis dengan kisah anak-anak Firman-Laila dan Syifa -Arman, di awali tahun mendatang. Kisah anak-anak mereka akan di kemas dengan unsur islami, komedi, konflik penuh air mata namun saja to the poin, tidak bertele-tele. Stay with Author ya gaesss, see you awal tahun mendatang, menuju ramadhan 💖

1
Yuningsih Nining
Hallooo authooor 🙏🙏
Yuningsih Nining
Thor Lanjutan cerita ini apa BEDA JUDUL klu IYA Spill dong judul nya
Yuningsih Nining
kalau gak salah syifa sm arman punya anak kembar ya satu laki satu perempuan?
Deswita
🙏
zhafieera
itu julukan dari kak devan saputra...🤣🤣
Zayn Titi
wkwkwkwkwkw aslihh nih part ini. ijin aku jungkir balik
dewi
🤣🤣🤣🤣🤣🤦
dewi
hamil tu
dewi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
dewi
aish 😂😂😂😂
dewi
baru terasa berharga kalo sudah tiada...
dewi
bagaimana dg Laila?....
dewi
kok ada Prilly yaaa?... 🤔🤔🤔
dewi
Laila memang luar biasa 😂😂😂😂
dewi
mlm ini harus jadi 🤣🤣🤣🤣
dewi
yg perempuan agresif banget 🤣🤣🤣🤣🤣
dewi
🤣🤣🤣🤣🤣
dewi
geleng geleng kepala dah
dewi
OOO, isi bisik2 mereka berdua tadi.... 🤭
dewi
parno 🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!