NovelToon NovelToon
Salahkah Aku Mencintaimu

Salahkah Aku Mencintaimu

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Penyesalan Suami / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:226.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: mamie kembar

Apakah perceraian harus menjadi jalan satu-satunya saat rumah tangga tertimpa masalah? Jika benar seperti itu, maka tidaApakah perceraian harus menjadi jalan satu-satunya saat rumah tangga tertimpa masalah? Jika benar seperti itu, maka tidak akan ada ucapan sakinah mawadah warahmah, dalam pernikahan.

Bertahan dalam pernikahan yang memberi tangis kesedihan bukan hanya bentuk kebodohan, tetapi bentuk dari perjuangan dalam mencapai pernikahan yang bahagia. Karena tidak ada pernikahan yang berjalan mulus tanpa masalah. Begitu juga pernikahan antara Zaara dan suaminya–Arjuna.

Malam pertama pernikahan yang harusnya memberikan Zara kebahagiaan, justru memberikan luka yang begitu menyakitkan untuk Zara, saat Zara mengetahui jika suaminya mencintai wanita lain.

Apakah Zara memilih menyerah? Tidak. Karena Zara mencoba bertahan dan berjuang untuk pernikahannya.

Apakah perjuangan Zara akan berbuah manis? Entahlah.
Ikuti ceritanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mamie kembar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34

Sepanjang perjalanan menemani Laura berbelanja, Juna hanya diam.  Karena setelah apa yang Juna bicarakan dengan Ina, Juna terus saja memikirkan semua yang Ina katakan dan itu jelas disadari betul oleh Laura yang berada di sisinya.

Melepaskan Zara, dulu pernah terpikirkan oleh Juna jika keadaan telah membaik dan jika Juna punya waktu yang tepat untuk membahas tentang Laura pada Zara. Namun yang terjadi sekarang justru berbeda dari apa yang pernah Juna rencanakan. Juna bahkan merasa takut jika Zara mengetahui semua hal tentang Laura, tanpa Juna ketahui jika Zara sudah mengetahui semuanya.

Membayangkan melepas Zara membuat hati Juna bergejolak. Juna akui mungkin Juna egois karena Juna menginginkan keduanya, tetapi itulah kenyataannya. Juna merasa sangat nyaman dan membutuhkan kehadiran Zara dalam hidupnya, tetapi Juna juga mencintai Laura dan menginginkan Laura.

"Apa sebenarnya yang pelayan itu bicarakan denganmu?" tanya Laura membahas hal yang sama yang coba Juna hindari sejak mereka masih berada di rumah.

"Tidak ada yang penting," jawab Juna datar.

"Juna. Aku tahu betul jika pelayan itu mengatakan hal-hal yang membebani pikiranmu. Apa dia membahas tentang wanita ****** itu?" tanya Laura lagi membuat Juna yang mendengar seketika menginjak pedal rem dengan sangat tiba-tiba hingga menyebabkan suara klakson bersahut-sahutan di belakang sana.

"Juna! Kamu ingin membunuhku?" bentak Laura berteriak menatap kesal pada Juna.

Juna yang berhenti tiba-tiba sama sekali tidak memedulikan makian dari banyaknya pengendara lain yang melewatinya sembari memakinya. Tatapan Juna beralih menatap tajam pada Laura dan itu membuat Laura merasa takut sendiri setelah membentak Juna.

"Jangan berani mengatakan istriku ******!" ucap Juna dengan sangat dingin dan penuh penekanan pada setiap kata yang keluar dari mulutnya.

Laura yang mendengar itu semua tertawa, rasa takut Laura menghilang, berganti dengan amarah yang memenuhi hatinya mendengar ucapan Juna.

"Kamu hampir saja membunuhku dan menyebabkan kecelakaan untuk pengendara lainnya, itu semua karena wanita itu? Luar biasa. Kamu membuatku bertanya-tanya sebenarnya aku atau wanita itu yang ada di hatimu?" ucap Laura tersirat kekecewaan lewat sorot matanya.

"Yang kamu sebut wanita itu adalah istriku. Dia punya nama, namanya Zara. Zara Nugraha!" tegas Juna sama sekali tidak menghiraukan ucapan Laura. Juna bahkan mengganti nama belakang Zara menggunakan nama belakang keluarganya

Laura lagi-lagi tersenyum. Tersenyum sendu menatap Juna. "Kamu mencintainya?" tanyanya pelan.

"Aku tidak ingin membahasnya. Aku sudah menemanimu seharian belanja, sekarang aku lapar. Lebih baik kita cari restoran terdekat!" ucap Juna tak bisa menjawab pertanyaan Laura.

Laura hanya diam, tak lagi membalas ucapan Juna. Pikirannya mulai melayang memikirkan apa yang harus dia lakukan untuk menyingkirkan Zara, saat Laura merasa jika kehadiran Zara mulai menjadi ancaman untuknya.

‘Ingat. Kau harus mengalah. Jangan membantah Juna karena Juna tidak suka di bantah. Jangan membuat jarak antara kalian jika tidak ingin hubungan kalian berakhir. Jangan berikan kesempatan untuk wanita itu merebut posisimu. Jadilah wanita yang baik, karena itu yang Juna suka darimu sejak awal bertemu.’ Batin Laura memperingati dirinya sendiri.

Mobil yang dikemudikan oleh Juna masuk ke dalam parkiran salah satu restoran. Juna keluar lebih dulu, diikuti oleh Laura yang berusaha bersikap manja pada Juna seakan-akan tidak terjadi apa-apa pada mereka. Juna yang melihat itu sama sekali tidak merespon, tidak melarang tetapi tidak juga menolak saat Laura bergelayut manja di lengannya.

Tanpa keduanya sadari, seseorang menatap sinis pada mereka. Seorang pria yang sedari tadi diam-diam mengikuti mereka. Melihat interaksi antara Juna dan Laura, membuat pria itu merasa geram. Tangannya yang memegang ponsel dengan cepat membuka kamera ponsel dan mengambil beberapa foto pasangan yang tengah menjadi perhatiannya tersebut.

"Kasihan Zara. Juna sama sekali tidak pantas mendapatkan Zara. Kenapa wanita baik seperti Zara harus menikah dengan pria bejat seperti Juna? Bagaimana jika Zara mengetahui semua ini? Bisa dipastikan hati Zara akan sangat hancur," gumam pria itu merasa geram, tetapi masih terus memperhatikan Juna dan Laura yang sudah berada di dalam restoran dengan sikap mesra yang terus Laura ciptakan.

1
Kasmawati S. Smaroni
sekali2 thor bikin ceruta pemeran wanitanya menerima segalanya sampai akhir.tidak selamanya pemeran wanitanya endingnya bahagia😁
@ni
sepertinya author ini nggak niat untuk bikin novel, karena cerita yang dibuatnya selalu gantung 😔
Sri Tati
Luar biasa
Sri Tati
Lumayan
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
terlalu naif dgn cinta Zara.. perjuangkan klau suami mu memang dari mula mencintai mu.. ini tidak dari awal sdh tau kn..
Jolanda Lengkey
wanita tak tahu diri tuh si laura/Toasted/
Diana
Jangan bermain api di belakang sitrimu Juna.
Diana
Jangan pernah sekalipun mempermainkan perasaan seorang wanita apalagi wanita itu adalah istri sendiri. Awas hukum karma menantimu Juna, kau sia-siakan Zara yg baik, setia, sopan dan ramah juga tanpa memandang status seseorang.
Perfect deh.....
Herta Siahaan
mami Camilla the best... Juna tuh otaknya lg eror mam... mau Laura n Zara ... waduh nggak adil thor... serakah ma perempuan...
Siti Anizah
Cewe bego
Sriani Dewi
ceritanya. bagusss bikin penasaran m tiap episode nya
Bahari Sandra Puspita
super sekali ceritanya thor..
ada season kedua kah???
Dian Agustiningsih
lanjut kak blm kelar ceritax
Teh Yen
kak.knp blom.up lagi ,,aku nungguin loh
💞🖤Icha
Mam belum up lagi...sehat dan semangat berkarya 😘😘
Lilis Lilis Lisna
kok tamat sih gqk jelas ceritanya
Erni Purwaningsih
ko belum update Thor, aku nungguin loh
Umisah Asther
Zara km bodoh atau apasih...padahal km dapet dukungan keluarga mu tap malah milih Kabur ...dan hidup menderita km GK mikirin perasaan keluarga mu...itu akibatnya rasain..di kasih pilihan Juna buka. saumi yg baik tp tetep maksa
Rokhyati Mamih
Nara Juna Zara
Yuli maelany
anaknya Zara dan Juna harus saling d kenalkan supaya terhindar pernikahan sedarah apalagi kalo anaknya Laura lelaki...


ternyata selama itu kamu pergi , gimana keadaan papa Emir juga Juna sekarang....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!