NovelToon NovelToon
Toxic Friendzone

Toxic Friendzone

Status: sedang berlangsung
Genre:Badboy / Pembunuhan / Kriminal / Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Teen School/College / Romansa
Popularitas:31.2k
Nilai: 5
Nama Author: wati

Kenzie lelaki yang paling anti dengan seorang gadis, kini jatuh cinta pada sahabat kecilnya dan berakhir pada hubungan yang toxic.

"Jangan bersikap berlebihan Ken! Kita hanya sahabat tidak lebih!"

"Cuma sahabat?" smirk lelaki itu dan mendorong kasar Kayla, gadis yang sudah berani berteriak padanya. "Kalau gitu ayo kita resmikan! Mulai sekarang kita pacaran, kamu milik aku, aku milik kamu!"

"Nggak semudah itu Ken! Kamu emang udah gila!" sentak Kayla kasar dan mendorong lelaki itu.

"Aku nggak nanya kamu setuju atau nggak Kay," smirk lelaki itu sambil berjalan mendekat yang membuat Kayla memundurkan tubuhnya. "Karna itu pernyataan sayang bukan pertanyaan!"

Plak!

"Satu lagi, kamu nggak berhak buat nolak!"

Awal yang manis dan akhir yang pahit, gadis itu hanya bisa terdiam memegang pipinya. Mulai hari ini akan ia tunjukkan bagaimana sosok asli dari sosok Kayla yang lugu dan manis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Run!

Mudah baginya untuk berlari, namun keluar dari sini sepertinya mustahil. Kayla mengatur nafasnya perlahan, ia sadar jika masih berada di lingkungan sekolahnya. Namun Sekolahnya ini tidak lebih dari sebuah labirin. Nafasnya tersengal, keringat dingin mengucur dari pelipisnya. Setelah keluar dari ruangan gelap itu, ia tidak bisa menemukan siapapun, bahkan sekolahnya terasa sangat jauh.

Kayla celingukan, jika ia ingin keluar maka ia harus menenangkan dirinya terlebih dahulu. Gadis itu kembali berlari sekuat tenaga, berusaha menjauh dari Kenzie yang akan membawanya kembali. Dia tahu bahwa jika dia kembali, hidupnya akan berubah menjadi neraka.

"Ah benar..." gumamnya sambil menyeka keringatnya, seketika ia ingat jika disini ada menara jam. Jika berhasil naik kesana maka ia bisa melihat jalan keluar. Bagi yang tidak mengetahuinya bangunan seperti kastil ini, tidak disangkanya hanyalah bangunan sekolah biasa.

Rasanya ia ingin berteriak sekencang mungkin, hari mulai gelap jangankan menara jam pohon yang ia tandai sudah dilewatinya sepuluh kali. "Hahh..." Kayla menghela nafas lelah, rasanya tidak sanggup lagi, nafasnya habis dan gadis itu terduduk di bawah pohon yang rindang. Bolehkah ia berpasrah diri sekarang?

Kayla terperangah, baru saja ia memejamkan matanya sejenak suara langkah kaki begitu mengusik telinganya. Dengan cepat gadis itu berlari tanpa mengeluarkan suara apapun, langkahnya terhenti di depan sebuah bangunan yang menjulang. Sedari tadi ia menolak memasuki bangunan itu, namun sekarang sepertinya tidak ada cara lain lagi.

***

Kenzie melangkah dengan langkah tegas dan mata yang berkobar-kobar menuju pintu keluar. Gadisnya tidak bisa meninggalkannya begitu saja, tidak akan pernah bisa.

"Alan!" teriaknya lantang.

"Iya tuan?"

"Cepat cari atau aku potong kepalamu!" teriaknya dan lelaki itu hanya bisa mengangguk dan kembali pergi. Harus ia akui gadis kecil itu begitu pintar untuk sembunyi.

"Dasar nggak becus!" gerutunya sembari menuruni tangga, kemudian ia duduk di single sofa sembari menyesap wine ditangannya. "Sembunyilah sayang, sampai ke lubang semut pun akan aku temukan..." kekehnya sembari menyalakan sebatang nikotin.

Sedangkan di balik tirai merah yang besar seorang gadis menyeka keringat dinginnya perlahan. Sepertinya ia telah memasuki kandang harimau dengan sendirinya. Kayla, yang menyadari bahwa dia tidak bisa melarikan diri begitu saja dari Kenzie, bersembunyi di balik tirai di sudut ruangan. Namun tanpa di sangka lelaki itu ada di ruangan yang sama. Kayla menahan nafasnya, berharap untuk tidak terdengar oleh Kenzie yang duduk di luar sana.

Namun sepertinya dugaannya salah, dengan instingnya yang tajam, Kenzie dapat merasakan kehadiran Kayla dalam ruangan itu. Dia melirik ke arah tirai, mencoba menemukan petunjuk tentang keberadaan Kayla. Lelaki itu terkekeh, ia pun berjalan ke arah tirai perlahan. "Sepertinya kepalamu selamat untuk malam ini Alan..." gumamnya senang.

"Sayang..." kekehnya menghadap tirai seperti bicara pada seseorang, namun jika orang lain yang melihatnya makan Kenzie seperti bicara sendirian.

"Mau keluar sendiri atau aku jemput?" kekehnya lagi sembari menghembuskan asap nikotin itu ke arah tirai, ia tahu jika Kayla tidak akan tahan dengan asap rokok. "Tapi aku dengan senang hati akan menjemput..."

Kayla bergetar ketakutan sembari menutup mulutnya yang ingin terbatuk, tetapi dia tidak bisa menyerah pada Kenzie. Dia tahu bahwa hidupnya akan menjadi bencana jika dia kembali ke kehidupan yang dia tinggalkan di belakang.

Dengan tekad bulat, Kayla melangkah keluar dari balik tirai, wajahnya pucat dan penuh dengan ketakutan yang menjalar. "Aku tidak akan kembali padamu, Kenzie. Ini bukan hidup yang aku inginkan."

Kenzie membuang puntung rokoknya asal, wajahnya memerah menahan amarahnya, mencoba untuk tetap tenang. Dia menghela nafas panjang sebelum menjawab, "Kayla, tolong dengar aku. Aku tahu aku telah membuat kesalahan besar dan membuatmu menderita. Tapi kau harus memahami, aku tidak bisa hidup tanpamu. Aku akan melakukan apapun untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang lalu."

Kayla menatap Kenzie dengan kebingungan. "Bagaimana aku bisa percaya padamu setelah semua yang telah terjadi? Kau telah menyakitiku, Kenzie, dan itu tidak bisa dihapus."

Kenzie berjalan perlahan mendekati Kayla, kesalahannya terpampang di wajahnya. "Aku tahu aku tidak bisa mengubah masa lalu. Tapi jika kau memberiku kesempatan, aku akan membuktikan bahwa aku siap berubah. Aku mencintaimu, Kayla, dan aku akan melindungimu dengan segala cara yang aku bisa. Bersamaku, kita bisa memperbaiki semuanya."

Kayla merasa tubuhnya lemas dan bergetar saat mendengar kata-kata Kenzie. Hatinya berusaha untuk menolak, tetapi ada sebagian dari dirinya yang ingin percaya pada Kenzie.

Biar bagaimanapun Kenzie adalah teman masa kecilnya.

"Tolong, beri aku kesempatan untuk membuktikan bahwa aku telah berubah," desis Kenzie dengan penuh harapan.

Kayla terdiam sejenak, kemudian tiba-tiba dia merasakan kelembutan dalam hatinya. "Baiklah, Kenzie. Aku akan memberimu kesempatan. Tapi ini adalah kesempatan terakhir, dan jika kau mengecewakanku lagi, baik hidup ataupun mati, tidak akan ada tempat untukmu dalam hidupku."

Mata Kenzie berbinar penuh harapan saat dia mendengar kata-kata itu. Dia mengulurkan tangannya, membiarkan Kayla memutuskan apakah akan menerimanya atau tidak.

Kayla meraih tangan Kenzie dengan ragu, memberi sinyal bahwa itu adalah permulaan dari kesempatan terakhir. Dua orang itu berdiri di tengah ruangan, terpisah oleh masa lalu yang pahit, tetapi dengan janji dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Namun sedetik kemudian, bagaikan jarum jam yang di putar semuanya berubah.

PLAK!

Kayla tersungkur di lantai, sembari memegangi pipinya yang terasa kebas. Gadis itu pun terkekeh kecil melihat tatapan Kenzie yang begitu membencinya.

"Kau pikir aku bisa tertipu lagi?" desis Kenzie sembari mencengkram dagu Kayla, terlihat darah keluar dari sudut bibir gadis itu.

"No baby girl!"

tbc.

😫😫😫

1
Ny Nana
dr 2bln dadi setahun nunggu ne . wkwkw jane niat nuliss ga sih thorr
Ny Nana
wes nunggu 2sasi ora up up.. hadeh
AtiVeD²¹
kapan up nya thor, tak sabar sama kegilaannya Kenzie.
AtiVeD²¹
uhh, Tipeku banget ceritanya thor. lanjutkan/Good//Good//Good/
hmn: wah😍😍
total 1 replies
Farah Dilla Rahim
kapan up nya thorr

semangat ya thorrr
Ny Nana
terlalu lama up
apiii
aku nunggu lama bgt loh kak
Fit Ta
antara cinta dan obsesi jadinya🤔
Anis Rohayati
up nya Lama bgt ka aku nunggu bgt smpe bosen nunggu kaka up
Nia Kartika
lanjut dong
Anis Rohayati
ini upp nya lama bgttt ka aku smpe lupa sma novel ini
Farah Dilla Rahim
semangat author kami sentiasa menunggu
hmn: makasih kak✨
total 1 replies
kd
nice
marsya
aku mampir Thor ko cowok nya sadis bgt Thor klo cinta jgn galak" cewek nya jdi ga mau tuh
Anis Rohayati
ka klu bisa upppp nya setiappp hariiii pasti tamahhh semangatt aku baca baca nya ka😍😍😍😍😍😍😍😍
Anis Rohayati
semoga kayla bisa neerima kennn seruuuu bgtttt😍😍😍😍😍
Anis Rohayati
ka upppppp ygggg bnykk ka serrruuuu bgtttt😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍
Rismana Azzahra
kakak kalo bisa mah up nya yang sering yah hehehe
Rismana Azzahra: novel yang lain nya ga bakalan up ?
total 2 replies
Anis Rohayati
ka uppppp yggg bnykkkk serrruuuu bgttttt😍😍😍😍😍😍😍😍😍
Anis Rohayati
ya allah ka upppp nya lama bgttt aku nungguuuu bgtttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!