NovelToon NovelToon
Pangeran Duyung

Pangeran Duyung

Status: tamat
Genre:Fantasi / Fantasi Timur / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:692.4k
Nilai: 5
Nama Author: Anarita

Apa jadinya jika dua insan berbeda terlibat dalam satu perkara yang sama?


Akibat hasrat dan gairang Sang Pangeran, Jesslyn harus menanggung luka dan derita. Ia bukan hanya direnggut kesuciannya, tapi sekarang ia hamil anak duyung dan terancam dibunuh oleh bangsa duyung.

Apa salahnya?

Kenapa setelah diselingkuhi mantan ia malah dihamili pangeran?

Dan yang lebih sial lagi, nyawanya terancam karena ada bayi terlarang tengah bersarang di perut Jesslyn. Jalan satu-satunya Jesslyn harus dibunuh agar tidak terlahir DNA duyung dan manusia.

Bagaimana nasib Jesslyn selanjutnya?

***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anarita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Siapa Ayahnya?

Kembali lagi ke kos-kosan Jesslyn.

Suasana di tempat itu makin mencekik. Udara di sekeliling Jesslyn terasa menghilang akibat rentetan pertanyaan kedua orang tua Jesslyn.

Karena Jesslyn tak mau memberitahu siapa pria yang menghamilinya, kedua orang tua Jesslyn pun sepakat menghubungi Andri dan menyuruh anak itu datang ke kosan Jesslyn saat itu juga.

"Aku yakin pelakunya pasti si Andri," bisik Ibu kepada sang Suami.

"Iya, Ayah juga mikirnya seperti itu, Bu!" Pikiran mereka berdua kompak.

So, Andri sudah berpacar dengan Jesslyn cukup lama. Meski kabarnya mereka sudah putus, lelaki itu tetap menjadi target utama lantaran usia kehamilan Jesslyn sama persis dengan waktu ia putus dengan Andri.

A moment later ....

"Ayah, Ibu?" Bola mata Jesslyn dibuat terbelalak saat kepala Andri perlahan muncul dari balik pintu. "Ngapain nyuruh Andri ke sini?" geram anak itu.

Jesslyn jelas kesal. Tak terima dengan perbuatan gegabah kedua orang tuanya. Mereka bahkan langsung menyuruh Andri datang tanpa berkoordinasi dulu dengan Jesslyn.

"Ada apa ini?" Andri yang memang belum dijelaskan duduk perkaranya apa, hanya dapat bertanya dengan muka kebingungan.

Ada apa ini, pikirnya dalam hati. Ia menatap Jesslyn. Lalu menatap kedua orang tua Jesslyn. "Ibu, Ayah, ada apa?" tanya lelaki itu.

"Jesslyn hamil, apa itu perbuatanmu?" tanya Ibu langsung menyergah.

Jesslyn yang kesal langsung menyalak. "Ibu, bukan Andri pelakunya! Bukankah aku sudah bilang sampai lima kali? Apa ibu nggak punya telinga!"

"Jaga bicara kamu, Jesslyn!" Ayah menyentak murka.

"Siapa suruh kalian tidak mau mendengarkan penjelasanku sama sekali! Harus aku bilang berapa kali kalau pelakunya bukan Andri?"

"Tapi dia bekas pacar kamu! Siapa lagi yang menghamili kamu kalau bukan lelaki berengsyek ini!" Antensi ibu kini beralih pada Andri. Lelaki itu masih diam. Berusaha mengadaptasikan dirinya dengan topik perdebatan panas antar Jesslyn dan keluarganya.

"Sudah tenang dulu! Lebih baik kita tanya saja pada orangnya langsung mumpung ada di sini." Ayah Jesslyn mengambil jalan tengah. Kini lelaki tua itu menatap Andri. Mimik wajahnya sengaja dibuat serius. Sengaja agar Andri takut dan akhirnya berani berkata jujur.

"Rumi bilang putriku Jesslyn sedang hamil tiga bulan. Jadi kami panik dan butuh kejelasan siapa bapak dari anak itu. Terus terang saja kami menyuruhmu datang ke sini bukan karena ingin menuduh, tapi kami hanya ingin memastikan apa kamu adalah lelaki yang menghamili putriku Jesslyn?" tanya Ayah.

Andri menyempatkan diri menatap Jesslyn sebelum menjawab. Kemudian ia menatap Ayah dan Ibu Jesslyn kembali.

"Iya, aku yang menghamilinya," ucap Andri tanpa bernapas sama sekali.

"Andriii!" Jesslyn refleks berteriak. Ia tak menyangka bahwa Andri akan mengatakan hal gila seperti itu.

Plakkk!

Satu tamparan melayang di pipi Andri. Lelaki itu tahu apa yang akan terjadi setelah ia berkata iya, jadi ia tidak heran lagi saat pipinya ditampar oleh ayah Jesslyn.

"Beraninya kau menghamili putriku! Mana janjimu yang katanya akan menjaga Jesslyn selama jauh dari kami, Andri? Mana?" Tatapan ayah makin tajam. Dipenuhi kebencian dan aura sangat mencekam.

"Andri! Kamu jangan ngarang! Kamu bukan bapak dari bayi yang aku kandung!" sela Jesslyn.

Hal itu membuat kedua orang tuanya bingung. Andri berkata iya, sementara Jesslyn berkata tidak.

"Jangan membela yang salah Jesslyn!" timpal ibu. Wanita paruh baya itu berpikir bahwa Jesslyn sengaja tidak mengaku agar Andri terlindung dari masalah.

"Bayimu butuh Ayah, dan kau juga harus menikah!" kata ibu lagi.

Inilah yang Andri tunggu-tunggu. Demi bisa mendapatkan Jesslyn kembali, pria itu rela mengarang cerita dan mengakui hal yang tidak pernah ia lakukan sama sekali.

"Ayah dan Ibu tenang saja! Aku akan tanggung jawab. Aku akan bilang pada ayah dan ibuku agar mereka secepatnya melamar Jesslyn," ucap lelaki itu.

"Andri!" Untuk kedua kalinya Jesslyn teriak. Entah apa yang ada di pikiran Andri saat ini, yang jelas Jesslyn tidak suka dengan perbuatan anak itu.

"Berhubung Andri sudah mengakui, sekarang lebih baik kita pulang, Bu! Ayah tidak bisa berlama-lama di tempat ini. Mungkin sebentar lagi Ayah akan membunuh orang jika tinggal lebih lama lagi," ucap Ayah sambil melirik Andri. Pria itu merinding geli. Andri mengalihkan pandangannya ke mana pun asal tidak melihat Ayah Jesslyn.

"Ya sudah! Besok malam kami tunggu kehadiranmu dan orang tuamu," timpal Ibu.

"Bu!" Jesslyn menarik sejumput baju ibunya. Mata gadis itu sudah berkaca-kaca lantaran tak kuasa menghadapi masalah ini.

"Pelakunya bukan Andri, Bu! Tolong percayalah padaku kali ini saja," ucap gadis itu. Kali ini ia benar-benar memohon.

"Kau sudah mengecewakan kami Jesslyn. Bagaimana kami bisa percaya padamu?" kata Ibu.

"Sudahlah Jesslyn. Sebaiknya kau renungkan semua perbuatanmu. Toh Andri sudah mengakui dan bersedia tanggung jawab!" Ayah menimpali dengan bahasa sarkas.

Hal itu membuat Jesslyn makin terpuruk. Rasanya ingin mengamuk, tapi matanya sedikit ngantuk.

Jesslyn hanya mampu menangis saat kedua orang tuanya perlahan menjauh dari kamar satu petak itu. Kini di dalam kamar itu hanya tersisa dirinya dan juga Andri.

***

"

***

1
Rusma Yulida
🤣🤣🤣
Safitri Agus
wah udah tamat aja,tapi masih menggantung Thor, apakah ada lanjutannya?
Safitri Agus
ternyata si Raven jadi kang gorengan
Safitri Agus
dijebak tapi enak dasar cowok somplak
nur Hayati
Buruk
Ajeng Sripungga
Luar biasa
Qly1
entah kenapa aku ngakak banget baca obrolan mereka HAHAHAHA ga kebayang deh anak anaknya se kocak apa HAHAHAH
Molive(virgo girl)♍
aduh
pikachu ku yg gemes jadi tercemar karna jadi penghalan senjata tempur
😫😫😫😫😫😫😫
Molive(virgo girl)♍
pangeran raven SENGKLEK vs jessylin yg BAR BARA...

auto terjadi tsunami nih kalau sampai ketemu
😂😂😂
Molive(virgo girl)♍
wahhh
kayak nya nasib nya sialnya sudah di mulai
Molive(virgo girl)♍
iiiihhh cowok gk warasssss😤
Molive(virgo girl)♍
aduh pengen ku ulek² tu muka teball si cowok itu..
apalagi setelah bermain selama semingu dengan enten nya dia bilang di jebak,,,uuhhhfffff
pagi² udah bikin naik darah
Molive(virgo girl)♍
🙀🙀 7×
ini mah namanya duyung hyper sex
Molive(virgo girl)♍
iya thorr kok tega
kan jessylin udah jadi korban perselingkuhan dan di khianati sahabatnya sendiri,,dan di perkosa duyung,,sekarang nyawa nya pulah ikut terancam
Molive(virgo girl)♍
astagaaaaaa😂
pagi² udah ngakakkkk
gegara baca ikan mandul
Sri Yuli Yanti
langsung tokcer nih si Abang duyung
Uun Unasih
gue salut sama lu bisa bikin cerita sebagus ini coba bisa jadi comik pasti seru yah semangat yah tor bikin cerita yah
Uun Unasih
aduh gue menghayati😁 aduh pengen deh di posisi itu
serafika andriana
nahlohh jadi ikan koiiii
serafika andriana
hiu diajak nego harga, hiu ojolll
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!