NovelToon NovelToon
Because Of Alea

Because Of Alea

Status: sedang berlangsung
Genre:Badboy
Popularitas:439.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: irra

Malam itu Alea terbangun setelah menangis sepanjang hari karena Rey, sang kekasih yang tak datang ke acara pernikahan mereka. Alea berharap semuanya adalah mimpi buruk namun siapa sangka saat ia bangun dan membuka mata, itu lebih dari mimpi buruk

" Aku suamimu!" Begitu terkejutnya Alea dengan pria yang sedang duduk manis menampilkan senyum smirk yang menyebalkan untuk Alea, ia merasa kunang-kunang berputar dikepalanya

Bagaimana bisa presdir baru ditempatnya bekerja kini menjadi suaminya? Apa yang harus Alea lakukan dengan pria yang pernah menjadi cinta satu malamnya itu?




Ikuti kisahnya ➡️

Jangan tinggalkan jejak, like, rate dan vote

Salam hangat Author 🌞

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon irra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku tidak menggodamu

🍃🍃🍃🍃

Dalam tidurnya yang pulas, sayup-sayup Alea mendengar suara ketikan lincah disertai suara ombak yang menerjang karang malam ini. Memaksa Alea membuka kedua matanya yang masih berat. Dilihatnya Danish masih terjaga dan suara ketikan itu berasal dari jemari-jemari Danish yang menekan keyboard di laptopnya

Entah kapan Alea tertidur tadi, yang jelas setelah pergumulan keduanya berakhir Alea sudah lemas dan tak sadarkan diri. Dalam hening Alea menatap suaminya yang sangat fokus, bibir Alea tersenyum menatap betapa tampan Danish malam ini. Rambutnya acak-acakan, tubuh pria itu masih tanpa busana, selimut hanya menutupi sampai pinggang

Jantung Alea berdegup kencang mengingat beberapa jam kebelakang, ia dan Danish sudah saling memiliki seutuhnya satu sama lain. Alea akui, permainan suaminya sangat luar biasa. Terasa sakit namun juga terasa menakjubkan, seluruh tubuh Alea disentuh pria itu, tak ada yang terlewat. Kini dada dan lehernya dinodai kissmark Danish menandakan Alea memang milik pria itu

" Kenapa belum tidur?"

" Setelah ini selesai aku tidur." Alea beringus bangun sembari menutupi bagian dadanya dengan selimut. Sebelah pipi Alea menempel dilengan atas Danish, menatapi apa yang dilakukan suaminya

" Tidurlah lagi." Perintah Danish sambil mengusap puncak kepala Alea, juga melirik Alea sejenak

" Kamu juga!" saut Alea manja

" Sebentar lagi." Alea menghela nafas, Danish memang selalu menomersatukan pekerjaan. Alea tak suka itu. Pelan-pelan satu tangannya merayap pada dada Danish, disana ada dua luka cakaran kukunya, kulit Danish memerah. Bukan merasa bersalah Alea malah tersenyum senang

" Ini sakit?" Tanya Alea, jawaban pria itu hanya gelengan kepala. Alea menoleh, menatapi wajah Danish lalu mengecup lengan atas Danish dengan lembut sambil jemarinya juga membelai dada bidang Danish

Usaha Alea berhasil, pria itu menoleh pada Alea sembari membuka kacamata yang bertengker di hidung mancungnya. Alea malah tertawa melihat wajah serius Danish

" Kenapa?" Tanya Alea. Danish mencubit dagu runcing itu

" Jangan ganggu aku dulu!"

" Siapa yang mengganggu, kalau mau bekerja, bekerja saja." Danish tersenyum, ternyata Alea bisa nakal juga

" Kau mau lagi ya?" Tanya Danish, kini pipi Alea yang menjadi sasaran cubitannya

" Mau? mau apa?" Danish menyeringai penuh. Perlahan ia meletakan laptop diatas meja nakas, kemudian kacamata dan kembali pada Alea. Runtuh sudah pertahanan pria itu, kedua matanya mulai jelalatan lagi pada buah dada Alea

Alea segera menaikan selimut keatas

" Mau jual mahal setelah menggodaku hmm?" Danish mengikis jarak wajahnya dan Alea dengan satu tangan menumpu dibelakang bokong bulat Alea

" Aku tidak menggodamu!" Tetapi jemari Alea tak bisa berbohong, wanita itu memang menggoda Danish lebih dulu, lihatlah jemarinya masih menjelajahi dada dan perut Danish

" Kau harus menyelesaikannya, jangan setengah-setengah sayang." Saut Danish lalu memangku Alea untuk duduk dipangkuannya dalam sekali tarikan. Wajah Alea merona dengan sesuatu yang keras mengganjal dibelahan bokongnya

" Payu*aramu yang terbaik!" Puji Danish menatapi kedada, puncak buah dada yang merah muda menggoda Danish. Kedua jemarinya terulur menyentuh dengan gerakan memutar

" Enak?" Tanya Danish menatap wajah Alea dengan seringai nakalnya

Alea mengangguk pasrah

Danish menarik pinggang itu lalu meraup salah satu gunung kembar Alea

" Uhhm Dan!" Dessah Alea menjambak rambut belakang Danish dengan kedua tangannya. Darahnya berdesir hebat dengan setiap sentuhan itu. Kedua jemari Danish gatal bila hanya diam, kini merayap ke bokong Alea yang bulat dan terasa padat. Danish mereemasnya dengan begitu kuat menyalurkan rasa gemasnya terhadap Alea

" Tubuhmu wangi." Danish memuji lagi setiap keelokan dalam diri Alea

" Kamu sangat tampan Dan!" Alea membalas pujian itu sambil menatap kebawah pada Danish yang kembali menghisap puncak buah dadanya. Menyusu bak bayi dengan begitu lahapnya

" Ahh aku tidak tahan memasuki lubang sempitmu Alea." Spontan Alea menepuk bibir yang suka berkata frontal itu. Danish tidak marah, malah tertawa. Danish mengecup bibir itu dalam

" Ayo kita menyatu sayang." Bisik Danish didepan bibir Alea, lalu sedikit mengangkat pinggul Alea untuk memposisikan dirinya

" Aaahh." Alea menjerit kencang dengan wajah menyusup keleher sang suami disaat Danish menekan lagi tubuhnya kebawah hingga adiknya tenggelem dalam kehangatan tubuh Alea

Untuk sejenak keduanya diam menikmati penyatuan mereka. Alea memeluk leher Danish seerat mungkin

" Kau menikmatinya Alea?" bisik Danish ditelinga Alea, tubuh keduanya saling menempel sempurna, keringat mereka bercampur jadi satu

" Sakit, tapi aku suka!" Danish tersenyum lucu kemudian mulai bergerak berirama

Suara erotis bibir keduanya dan derit ranjang kembali beradu lagi dikamar hotel tersebut. Setelah cukup lama dalam posisi duduk, Danish membawa Alea berbaring ke posisi wanita itu tidur tadi. Danish menarik bantal untuk kepala Alea lalu mendekati wajahnya. Danish kecup pipi Alea seraya memacu gerakan pinggulnya

" Danish!"

" Say my name!"

" Danish!"

" Alea."

" Danish"

" Alea, ooh sempittth, nikmatthhh!" Alea mencoba membuka kedua matanya lebar, menatap suaminya yang juga merem melek karena permainan mereka. Kedua tangan Alea menangkup wajah Danish lalu mengangkat kepala untuk mencium bibir Danish

Danish menekan Alea dengan bibirnya hingga kepala itu kembali ke bantal. Ia mencummbui bibir itu, lidahnya ia tautkan dengan Alea didalam rongga mulut wanita itu, menambah suasana panas malam ini. Tubuh Alea merasa akan meledak karena semua ini, keringatnya dan Danish yang membaur membasahi sprei putih ranjang hotel tersebut, hawa dingin dan Ac tak bisa meredam tubuh panas keduanya

Kedua tangan Alea melingkar kuat dileher Danish juga kedua kakinya ia tautkan dipinggang Danish, sejak tadi posisi keduanya tak berubah. Bibir Danish dan Alea masih saja saling menccumbu mesra sementara dibawah sana pergerakan Danish semakin cepat. Sudah empat kali Alea mencapai klimmakss karena suaminya dan sepertinya kini ia akan mendapatkannya kembali

" Danish." Nafas Alea terengah-engah

" Kita sama-sama sayangku!" Bisik Danish parau mengentak kuat dan menancapkan kejantanannya lebih dalam. Alea menjerit histeris, tubuhnya bergelinjjang dibawah Danish. Membaurlah lagi untuk kedua kalinya caiirran cinta Alea dan benih-benih Danish didalam rahim Alea

Setelah mengatur nafas, Danish mengangkat wajah dari ceruk leher Alea menatapi Alea yang masih terengah dibawahnya. Bibir Danish tersenyum penuh kemenangan melihat wajah Alea yang basah oleh keringat

Cup

Danish mengecup mesra bibir itu, mata keduanya saling menatap. Ada perasaan yang tak bisa dijelaskan oleh keduanya

" Puas?" goda Danish

Alea tersenyum." Seharusnya aku yang bertanya itu padamu." Kini Danish membalas senyuman itu

" Kau tidak ingat kau yang menggodaku lebih dulu." Wajah Alea merona merah, lalu mengulurkan jemari membelai wajah tampan suaminya

" Apa kini kamu berpikir aku seperti jalan*"

" Ya, tentu saja. Kau bitc* liar. Tapi ingat Alea, keliaranmu hanya untuk diranjangku, tidak untuk ranjang pria lain." Alea tertawa kecil diikuti Danish

" Malam ini kau sangat cantik." puji Danish lalu mendapat kecupan bibi Alea pada pipinya

-

-

1
Muhammad Bagus
baca cerita kaya gini yg dikorbankan selalu si perempuan.

bener2 lho. nasib perempuan dibuat rendah banget di novel. hanya dijadikan istri yg tersakiti. capedeee

terinspirasi ikan terbang banget blm lagi penuh dgn pelakor. seakan masalah rumahtangga selalu peremuan terobsesi.
Rynda
idih..kepedean si irene
Rynda
ISS....jijik, gampangan banget burungnya
Rynda
Luar biasa
Titin Nur
romantis😍😍👍👍👍
dhe styles
karyawan atuh bukan kariawan nga sekalian sariawan🤪🤣🤣🤣
Sandisalbiah
Hiatussssss..
Yuen
Ishhh laki kotor
Yuen
Menjijikan hoekkkk gak setia smg kena hiv
Ilham Risa: Hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "ketika suami ku mendua" makasih kak
total 1 replies
Yuen
Aduh lakinya masih suka masuk lobang lain apa ga hiv nanti si alea? Kasian bgt 😓
Yuen
Kukira setelah menikah akan baik tetapi malah menjijikan 😝 sama siapa aja mau iyuihhh najis
Yuen
Cemburunya anti mainstream langsung srudukkkk aje 😆😆😆
Yuen
Kok tokoh utamanya gak kuat cantiknya thor hahaha
Uswatun Fidayati
apa kabar author knp gk up lg
Ariani Syahfitri
kok lama 😪🤧🤧🤧
enungdedy
koq gk lanjut
Rois Farzan El-FarizQy
kpn update lginya ka udan lma bgt ditungguin blm update 2 aja
Esa Sugi Yanti
biuh updatenya lama sekali dan satu bab saja
Naufal Ardhian
so sweeetttt
🌻Ruby Kejora
Halo kak
Aku mampir
Salam kenal 💐❤️
Sunrise🌞: iya hallo
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!