NovelToon NovelToon
Cinta Bertahan

Cinta Bertahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rati Tiwi

Sepasang kekasih yang terlihat baik-baik saja, pada akhirnya bisa berakhir juga. Ayra Grizelle mengakhiri hubungannya pada Bagas Cakra Wardana kekasihnya, di hari bahagia mereka yaitu saat wisuda. Keduanya tampak bahagia, tapi sayang seribu sayang Bagas mendengar ucapan Ayra bahwa wanita itu ingin mengakhiri hubungan mereka.

Bagas sangat terkejut dan tidak suka dengan keputusan Ayra secara sepihak yang menurutnya egois. Bahkan Bagas belum mengetahui penyebab Ayra memutuskan hubungan mereka.

Maka dari itu, Bagas bertekad untuk membuat Ayra kembali padanya sekaligus ingin mengetahui penyebab Ayra meninggalkan dirinya. Semua usaha Bagas untuk mendapatkan Ayra menjadi miliknya kembali haruslah dia tempuh dengan caranya sendiri. Setiap perjuangan bahkan ujian akan dia hadapi walau itu membuat dirinya kecewa. Tapi kalau jodoh pasti tak akan kemana. Bagas yakin jika Ayra memang jodohnya maka dia pasti akan bersatu dan kembali bersama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rati Tiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pria Egois

Pagi ini cuacanya begitu indah, sejuk dan enak dipandang saat Ayra melihat ke atas langit yang biru. Ada sedikit awan putih yang menyelimuti, ada burung-burung kecil yang beterbangan kesana kemari dengan suaranya yang khas. Ayra terus tersenyum memandang semua itu, dia bersyukur atas kehidupannya saat ini, apalagi sudah berada di Jakarta kembali dimana tempat dia dilahirkan.

Tak lama setelah menatap hari cerah itu, Ayra bergegas berangkat ke kantor dengan fasilitas mobil yang diberikan oleh Bagas. Betapa beruntungnya Ayra karena Bagas masih peduli padanya. Tapi satu hal yang masih dia ragukan, yaitu perasaan. Takut kalau perasaan nya bertambah dalam pada Bagas.

Kadang Ayra menyesal, kenapa dia mengambil langkah untuk mengikuti Bagas sampai sejauh ini. Padahal dia tau perasaan Bagas terhadap nya, ditambah lagi perasaan dirinya terhadap Bagas. Ayra tau bahwa mereka masih saling mencintai. Lantas bagaimana jika Ayra mengambil langkah yang salah lagi untuk menjalin hubungan kembali bersama Bagas, maka banyaklah penyesalan yang Ayra terima. Sedangkan Ayra tidak ingin dirinya selalu dihantui dengan masalah yang begitu banyak. Ditambah dengan pikiran dan perasaannya.

Tak terasa mobil yang dijalankan oleh Ayra sampai di depan kantor. Ayra dengan cepat memarkirkan mobilnya lalu keluar dan berjalan memasuki kantor. Tapi sebelumnya dia mengambil nafas perlahan untuk menetralkan perasaannya agar pekerjaannya hari ini berjalan dengan baik.

"Pagi Nona Ayra," sapa Gian yang tiba-tiba muncul di hadapan Ayra.

"Eh, pagi juga, loh Gian kamu lama nggak kelihatan. Kemana aja kamu selama ini?" tanya Ayra yang sedikit kaget melihat Gian menyapanya.

"Selama ini saya ditugaskan oleh bos Bagas ke kantor cabang," ungkap Gian.

"Ya baguslah kamu sudah kembali sekarang, jadi aku agak leluasa kerja sama Bagas, eh maksudnya pak Bagas," ucap Ayra, dia salah bicara yang beralih membenarkan kata-katanya dengan benar.

"Kamu salah Nona, aku disini cuma sebentar untuk nyerahin berkas ini doang kok. Nanti juga aku balik lagi ke kantor cabang," ucap Gian sambil memperlihatkan map yang berisi berkas ditangannya.

"Oh ya? Astaga jadi banyak lagi dong kerjaan aku. Lagian juga kamu asisten pribadi pak Bagas seharusnya bareng-bareng sama dia, tapi kok malah kamu yang ditugaskan ke cabang lain sih," kata Ayra yang mulai terlihat kesal dan tak bersemangat.

Padahal awalnya saat Ayra melihat Gian begitu senang dan bersemangat karena Bagas akan selalu bersama Gian dan tidak menyuruh Ayra seenaknya saja. Kalau sudah begini mau bagaimana lagi. Sepertinya hidupnya akan selalu bersama dengan Bagas.

"Nona, mungkin saja bos Bagas ingin selalu bersama dengan Nona, makanya dia tugaskan saya di kantor cabang, agar kebersamaan Nona dan bos Bagas tidak ada yang ganggu," ungkap Gian dengan pendapat pikirannya.

Karena selama ini Bagas yang dia kenal begitu sangat dekat dengan dirinya. Tapi entah mengapa saat bertemu dengan Ayra, bos Bagas nya itu sedikit berbeda. Ya karena yang Gian tau bahwa Ayra adalah mantan kekasih bos Bagas. Sedangkan dirinya hanya asisten pribadi yang siap kapan saja untuk ditugaskan kemana pun dia disuruh oleh bos besar.

"Apa? Ya nggak mungkin lah. Kamu jangan beranggapan seperti itu Gian. Awas ya jangan sampai staf disini tau masalah saya dengan pak Bagas," ucap Ayra yang lama-kelamaan memelankan suaranya agar tak terdengar oleh staf yang sedang melewati mereka berdua saat ngobrol.

"Tenang saja Nona, rahasia kalian aman dimulut saya," ujar Gian yang ikut-ikutan memelankan suaranya seperti Ayra.

"Hey kau...," Ayra menjadi kesal mendengar ucapan Gian.

Tiba-tiba saja ada seseorang yang melihat Ayra dan Gian sedang berbincang. Orang itu merasa tidak suka melihat keduanya yang sepertinya asik berbicara.

"Sudah selesai ngobrolnya?" tanya Bagas yang tiba-tiba muncul dibelakang Ayra dan Gian.

"Eh, Bos ki-kita hanya sapaan doang kok. Maaf Bos ini berkas yang Bos inginkan kemarin," ucap Gian sembari memperlihatkan map berisi berkas kepada Bagas.

"Taruh di meja kerja saya sekarang, kamu tunggu saya disana," ujar Bagas dengan suara khas memerintah.

"Baik Bos," patuh Gian dan langsung bergegas menuju ruang kerja Bagas.

Sejak tadi Ayra diam mematung selagi Bagas berbicara dengan Gian. Setelah kepergian Gian, bos besar yang bernama Bagas itu beralih ke arah perempuan cantik bernama Ayra.

"Pagi-pagi sudah bergosip, itu keahlian para wanita," sindir Bagas sambil menatap Ayra.

"Kau..., Aku bukan orang seperti itu!" ujar Ayra dengan suara yang sedikit meninggi, terlihat kesal.

"Jangan terlalu dekat dengan Gian, mengerti?" ujar Bagas seperti perintah.

"Loh kenapa? Gian itu staf di kantor ini, sama sepertiku, jadi tidak masalah kalau aku dekat dengan para staf disini," ujar Ayra memberi penjelasan pada Bagas.

"Tapi aku tidak suka. Pokoknya tidak boleh dekat dengan pria manapun, titik nggak pake koma," ucap Bagas menjelaskan pula pada Ayra.

"Huh, dasar egois!" kesal Ayra lalu berjalan meninggalkan Bagas begitu saja tanpa bilang terlebih dulu.

"Hey Ayra, tidak sopan sekali, aku belum selesai bicara," ujar Bagas pada Ayra namun yang dipanggil tidak mempedulikannya.

"Ah sial," umpat Bagas terlihat kesal.

Bagas pun akhirnya berjalan dibelakang Ayra yang sejalan arah dengan ruangan Bagas. Namun tujuan mereka tidak sama. Ayra pergi ke arah ruangan sekretaris yang berada tak jauh dari ruangan Bagas, sedangkan Bagas menuju ruangannya sendiri. Tapi tak henti Bagas menyoroti langkah Ayra di depannya. Sedangkan Ayra berjalan cepat ke arah ruangannya dengan langkah cepat seperti orang yang sedang kesal saja. Bagas tau akan hal itu.

"Awas saja nanti, akan aku habisi Gian jika dia masih sok dekat dengan Ayra ku. Seharusnya Gian sadar diri dan tau batasan," umpat Bagas dengan suara hatinya, melangkah dengan perasaan yang sangat kesal menuju ruang kerjanya yang disana sudah berada Gian asisten pribadi nya.

Sedangkan di ruang kerja Ayra, wanita tak henti merutuki suasana hatinya saat ini. Merasa tidak enak hati dan suasana hatinya hilang seketika saat keberadaan Bagas menghancurkannya, yang semula suasana hati Ayra begitu ceria dan bersemangat kini berubah menjadi kekecewaan dan kekesalan terhadap Bagas.

"Dasar Bagas egois, tak berperasaan, tak punya hati nurani, seenaknya saja dia melarang ku dekat dengan staf laki-laki di kantor ini. Dia pikir dia siapa? Dia hanya bos sekarang. Dia bukan pacarku. Kenapa Bagas jadi over protektif terhadap ku. Dulu saat pacaran dia tidak seperti itu. Arghhhh dasar pria egois, Bagas egois kamu!" Ayra menumpahkan kekesalan dihatinya.

"Baiklah, untuk saat ini aku harus banyak sabar dan tenang menghadapi Bagas yang egois itu," ucap Ayra sambil memegang dadanya sendiri.

Perlahan Ayra menghela nafasnya agar suasana hatinya lebih baik. Ayra berharap hari-hari nya bersama Bagas haruslah dia tangani dengan sebaik mungkin dan harus ekstra bersabar dan tahan makian dari bos besar nya itu alias Bagas sang mantan pacar.

Bersambung....

1
Dedek Gemes
lanjut thor
Dedek Gemes
hajar trus ay💪💪
Dedek Gemes
wuasekkk🤣🤣
Dedek Gemes
😲😲😲😲😲
Pink Ky
tuh skali2 liat yg bening, wihhh Bagas paling bisa, mantul👍
Pink Ky
sikat Bagas ada rezeki syg ditolak😂
Pink Ky
aku juga ada kenangan dgn pizza hehe
Pink Ky
👍👍👍👍👍
Pink Ky
Bagas wkwkwk
Pink Ky
usaha sndri lah bagas
Happy Love
matanya tolong dikondisikan bagas😂
Rati Tiwi: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Happy Love
novelnya bagus, ceritanya seru lucu dan menggemaskan sperti kata Bagas ke ayra😁❤️
Happy Love: sama2❤️
total 2 replies
Happy Love
GK ada kapok ny nih Bagas, msh aja ngeselin ayra, lanjut kak ❤️
Happy Love
egois krna cinta sama loe ay
Happy Love
aku pinisirin juga
Rati Tiwi: 😍😍😍😍😍
total 1 replies
Happy Love
bos GK ada akhlak, wkwkwkw🤣
Happy Love
bagus👍👍👍
Happy Love
KLO bos ya gitu, suka maksa seenaknya dia aja gitu
Happy Love
ayo terima terima terima ay😁
Happy Love
ngakakkkkkk🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!