aku adalah gadis yg biasa saja hanya berharap cinta tulus......
apakah itu mungkin terjadi.....
cinta bertepuk sebelah tangan....
mungkinkah aku mendapat cinta yang sesunggguhnya atau hanya ada derita di cintaku....
perjalanku masih panjang dan berliku untuk mendapat cinta yang sesungguhnya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps34
dina baru sadar setelah pingsan selama dua hari...
" owh... ternyata kau sudah sadar gadis kecil..." ucap pria itu dengan arogan.
" anda siapa... aku dimana" ucap lemah dina.
" kau di rumah sakit... kalau mau bunuh diri lain kali jgn di depan mobilku.." ucap pria itu dengan datar dan dingin.
" maaf kan saya tuan... hiks...hiks.." tangis dina pecah menginggat kejadian itu.
" hei.. jgn menangis kasian bayimu.. " ucap pria itu dingin.
" apa maksud tuan... bayi?!...." tanya dina binggung.
" hei... kau tengah hamil jadi jgn menangis.." kata2 itu sukses membuat dina menangis histeris... yg membuat pria itu semakin binggung..
" kenapa kau hadir di saat ayahmu tak menginginkan ku... bahkan telah membuang ku.. hiks...hiks..." ucap dina seraya mengusap perutnya. pria itu binggung dengan kata2 dina..
" kau punya keluarga... biarkan aku menghibungi keluargamu.." ucap pria itu. dina hanya mengeleng pelan dengan terus menangis...
" saya tak punya siapa2... saya sendirian... hiks...hiks..." jwb dina.
pria itu akhirnya punya ide. dia teringat putri kecilnya.. ya dia butuh seorg pengasuh dan dirinya butuh org untuk membantu kebutuhannya...
" hei... gadis kecil kalau begitu.. apa kau mau ikut denganku..." ucap pria itu.
" apa maksud tuan... saya tak mengerti.." ucap dina terkejut.
" aku punya putri berusia 1.5 tahun dia butuh sosok ibu. kamu bisa jadi pengasuhnya dan kau juga bisa mengatur semua kebutuhan rumah ku... anggap saja kau bekerja padaku dan aku akan menjamin hidupmu" ucap pria itu dengan datar dan remeh..
" apa tuan yakin.." ucap dina.
" iya.. kau bisa meminta bantuan apapun.. dengan syarat kau menjadi pengasuh putriku... dan juga asisten pribadiku di rumah.." ucap pria itu..
" baik tuan..." ucap dina menunduk...
setelah di rawat beberapa hari dina di perbolehkan untuk pulang.. dina sudah ikut bersama pria arogan itu menuju rumah... sedang di dalam rumah terdengar suara jeritan dan tangisan seorang anak kecil... setelah mobil berhenti dan dina mengikuti pria itu dina kagum melihat rumah bak istana negri dongeng...
" kenapa dengan cila..." bentak pria itu ke salah satu maid.
" maafkan kami tuan .... kami tak tau nona cila menangis karna apa?!" ucap salah satu maid dengan gemetar...
dina yg mendengar tangisan itu pun menghampiri gadis kecil yg terus meronta di gendongan maid tsb. dina mengulurkan tangan dan mengendongnya awalnya gadis itu tetap menangis tapi saat dina mulai mengusap puncak kepala gadis itu mulai sedikit tenang..
" anak cantik... jangan nangis.. nanti kakak nyanyi buat kamu ya.." ucap dina tersenyum dan mencium pipi gadis kecil itu. dan di balas senyum oleh gadis kecil itu.
" mama... mama..." ucap gadis kecil itu sontak membuat seluruh penghuni rumah kaget terutama pria arogan itu.... dina hanya tersenyum.. dan menyayikan lagi nina bobo untuk membuat gadis itu tidur... setelah tidur gadis itu di bawa ke kamar oleh para maid..
" siapa namamu.." ucap pria itu.
" nama ku diana wulansari biasa di panggil dina" ucap dina sedih.
" kau hebat bisa menenangkan seorang ARSYILLA ROSALINE ANDERSON. atau bisa di panggil CILA" ucap pria itu.
" memang kenapa dia gadis yg cantik dan lucu.." ucap dina binggung.
" dia tidak mudah menerima org baru.. bahkan setelah ibunya meninggal kami semua di buat repot oleh tangisanya.." ucap pria itu memijat pelipisnya.. dina pun diam dia tau rasanya di tinggalkan oleh ibu mungkin itu yg membuat gadis kecil itu bisa nyaman dengan dina.
" jadi dina apa yg kau inginkan untuk bayaran mu...?!"ucap pria itu datar.
" bisakah kau menyembunyikan identitasku dan anak dlm kandunganku... aku mau mempunyai identitas baru tuan" ucap dina menunduk takut.
" waa... itu terlalu mudah untuk ku... aku akan membuatkan identitas baru untukmu dan anak yg kau kandung akan jadi anak angkat ku... saat lahir dan tak akan ada yg bisa mengusiknya..." ucap pria itu.
" terima kasih tuan..." ucap dina.
"sekarang kau pergi istirahat... dan tugasmu untuk merawat cila dan AP ku.." ucap pria itu.
" baik tuan.." jwb dina.
akhirnya kepala pelayan yg bernama pak san menunjukkan kamar dina. yg bersebelahan dgn kamar cila... ya dina mulai menata hidupnya ke depan melupakan masa lalu yg sangat menyakitkan...
.
.
.
.
mohon bantuan vote ya...😊😊😊
tpi bnyk tulisan yg salah
😭😭😭😭