NovelToon NovelToon
Amelie Sang Penjaga Jodoh

Amelie Sang Penjaga Jodoh

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintamanis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:329.2k
Nilai: 5
Nama Author: PimCherry

Kenalkan, namaku Amelie Kirania William. Usiaku baru menginjak 20 tahun, tapi aku sudah berpacaran 10 kali. Tapi semua itu bukan keinginanku. Para pria mengantri untuk menjadi pacarku karena menganggap bahwa mereka akan menemukan cinta sejati mereka setelah berhasil putus denganku.

Memiliki banyak kekasih dan sering putus, bukan berarti aku akan menangis meraung raung di dalam kamar. Tidak! tidak! Aku Amelie, si gadis yang gampang move on, karena aku tidak pernah menggunakan hati dalam setiap hubunganku selama ini.

Bahkan aku akan membiarkan Daddyku menjodohkanku dengan laki laki manapun. Mereka malah berterima kasih karena setelahnya akan menemukan tambatan hati mereka yang sebenarnya.

Mereka selalu menyebutku Amelie, si Penjaga Jodoh.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon PimCherry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AKAN MEMPERTIMBANGKAN PERMINTAANMU

"Pagi, Miss!" sapa para siswa yang berjalan di koridor sekolah saat bertemu dengan Amelie. Amelie membalas sapaan tersebut sambil tersenyum.

"Pagi, Miss Amelie."

"Pagi, Mam Becca," sapa Amelie setelah menoleh ke asal suara.

"Apa bisa datang ke ruangan saya?" tanya Rebecca.

"Tentu bisa, Mam. Setelah saya meletakkan buku buku ini, saya akan menemui Mam."

Amelie pergi ke ruang guru dan meletakkan buku buku yang ia pinjam dari perpustakaan minggu lalu. Ia berniat mengembalikan sebagian dan memperpanjang sebagian. Setelahnya, ia bergegas menuju ruangan Rebecca.

"Permisi, Mam."

"Silakan duduk, Miss Amelie," ucap Rebecca saat Amelie masuk ke dalam ruangan.

Amelie duduk di hadapan Mam Rebecca, menunggu.

"Ide kamu mengenai belajar di luar ruangan patut mendapatkan apresiasi. Seluruh pengajar menyambut baik ide ini dan para siswa juga senang karena mendapatkan suasana baru. Taman kita yang luas kini bisa terpakai untuk tempat belajar juga," ucap Mam Rebecca.

"Saya sangat senang mendengarnya, Mam. Saya sangat berharap anak anak bisa semakin semangat dalam belajar dan tidak merasa terbebani. Saya juga berharap kita meningkatkan kualitas pembelajaran, tanpa mengurangi jam belajar."

"Maksudnya?"

"Saya belajar dari saat saya mengajar di luar negeri. Mungkin ada sebagian yang bisa saya terapkan di sini. Anak anak membutuhkan waktu untuk diri mereka sendiri, terutama untuk mengasah bakat dan ketrampilan mereka. Kita menjejali mereka dengan berbagai macam materi setiap hari, tapi kalau mereka tidak senang dalam belajar, itu semua akan percuma."

"Saya berencana akan membangun sebuah gedung di area belakang sekolah. Di sana kita akan memfasilitasi mereka untuk mengembangkan minat, bakat, dan ketrampilan mereka. Mulai dari IT, berkebun, memasak, dan lainnya," lanjut Amelie.

Mam Rebecca tersenyum mendengarnya, "Memang tidak salah kalau kamu adalah putri Tuan Axelle. Pemikiranmu sungguh luar biasa. Kamu bahkan mementingkan bagaimana kualitas lulusan kita nanti, tak hanya memikirkan tentang uang," ucap Mam Rebecca.

"Apa artinya uang yang kita miliki, jika kita tidak bisa menggunakannya untuk hal yang baik dan bermanfaat. Saya akan membicarakan ini dengan Daddy dan akan segera mengabari Mam Rebecca."

"Baiklah, saya akan menunggu kabar baiknya," Amelie akhirnya keluar dari ruangan Mam Rebecca dengan perasaan senang karena ide idenya dengan mudah diterima oleh Kepala Sekolah. Kini ia hanya perlu membicarakan hal tersebut dengan Daddynya.

*****

Mikael sedang menatap Leon dengan kesal. Kakaknya ini dengan mudah kabur dari rumah karena untuk kesekian kalinya Mommynya memintanya untuk menikah, dan ia juga tahu bahwa itu hanya akal akalan Mommynya agar Leon tidak terikat dengan pekerjaan di perusahaan.

Sementara dirinya? Kini ia harus belajar untuk memimpin perusahaan dan juga terjebak dalam perjodohan dengan wanita yang menyebalkan menurutnya. Namun, Mikael tetap menyayangi Leon seperti Leon menyayanginya.

"Kakak sudah kembali? Apa sudah siap dijodohkan?" ungkap Mikael kesal.

"Aku tidak kembali karena siap dijodohkan. Aku juga tidak kembali ke rumah."

"Maksud kakak?"

"Kakak tinggal di apartemen," jawab Leon.

"Ahhh, mengesalkan! Apa aku boleh ikut? Setidaknya bantulah adik kesayanganmu ini untuk kabur dari perjodohan. Aku tidak bisa pergi ke luar negeri, setidaknya bantu aku keluar dari rumah."

"Bukankah Daniela wanita yang baik?" tanya Leon.

"Baik? Kalau begitu, kakak saja yang menikah dengannya. Dia itu mengesalkan, menyebalkan!"

"Jangan terlalu benci, nanti malah cinta mati," goda Leon.

"Ishhh, tidak! tidak akan pernah! Wanita seperti itu tidak pantas untuk dicintai."

Leon menghela nafasnya, "Handy sudah menikah?"

"Ya, baru beberapa hari yang lalu. Apa Kakak melihat unggahan fotoku?"

"Hmm ...," jawab Leon singkat.

"Bagaimana? aku ganteng kan? Aku jadi pendamping pengantin pria dan Amelie menjadi pendamping wanita."

"Bukankah Amelie itu mantan kekasihmu? Kamu masih berhubungan baik dengannya?" tanya Leon.

"Tentu saja, aku ini sahabatnya. Lagipula, aku bukan kekasihnya betulan," Leon mengernyitkan dahinya.

"Kekasih pura pura maksudmu?"

"Ya. Aku kan pernah bilang pada kakak, kalau kakak menginginkan jodoh, katakan padaku. Amelie itu adalah seorang penjaga jodoh. Siapapun yang menjadi pacarnya minimal 3 bulan, maka ia akan segera mendapatkan cinta sejatinya."

"Penjaga Jodoh? Mana ada seperti itu?" ungkap Leon tidak percaya.

"Sekarang aku memang tidak percaya, tapi jika Daniela benar benar membatalkan perjodohan kami, maka aku akan 100% percaya."

"Tapi itu artinya kamu tidak mendapatkan cinta sejatimu. Bukankah kamu juga mantan kekasihnya?"

"Aku memutuskan hubungan kami di saat 3 bulan kurang 1 hari. Abigail mengatakan kalau itu akan membuat diriku berat jodoh. Mendengar itu, tentu saja aku senang, tapi melihat Mommy menjodohkanku dengan Wanita Kudanil itu, ntah memgapa aku jadi ragu dengan status 'berat jodohku' itu."

Leon diam, menerawang ke luar jendela, Apa itu yang sengaja ia lakukan padaku? ia membuatku putus darinya agar aku memperoleh cinta sejatiku?

"Amelie adalah wanita yang baik. Ia tidak pernah marah dengan para pria yang memanfaatkannya. Ia menerima semuanya dengan lapang dada. Aku tahu sebenarmya ia tidak mau lagi melakukan hal seperti ini, tapi karena ia tidak tega melihat para pria yang memohon padanya, ia akhirnya luluh juga."

"Apa kakak mau mencoba?" tanya Mikael tiba tiba.

Aku bahkan sudah memutuskan hubunganku dengannya, Mik. - Leon.

"Apa kamu bisa membawaku bertemu dengannya?" tanya Leon.

"Tentu saja bisa. Tapi ... aku takut dia tidak mau menerima hubungan seperti ini lagi."

"Apa dia sudah memiliki kekasih saat ini?"

"Aku tidak tahu. Aku belum sempat bertanya saat pernikahan Handy kemarin karena aku sibuk menuruti permintaan pasangan pengantin yang memanfaatkan keberadaanku sebagai pendamping," ungkap Mikael kesal. Ia teringat bagaimana Handy dan Abigail memintanya untuk turun mengambilkan minuman, lalu mengambil gambar mereka berkali kali menggunakan ponsel, dan masih banyak lagi.

"Aku memang sempat mengambil gambar dirinya dengan seorang pria, dan mereka terligat begitu dekat. Setauku pria itu adalah putra dari keluarga Williams," lanjut Mikael.

Williams? Keluarga itu adalah salah satu pengusaha yang patut diperhitungkan di dalam dunia bisnis. Tangan dingin Axelle Williams patut diacungi jempol. Apakah Amelie benar benar memiliki hubungan dengan putra keluarga mereka? - Leon.

"Bagaimana kalau kamu atur dulu pertemuannya. Tapi jangan katakan bahwa aku yang akan bertemu. Aku tidak ingin ia berpikir macam macam, apalagi kamu juga tahu bahwa ia tidak ingin melakukan hal seperti ini lagi."

"Ya. Nanti aku akan mencari alasan lain. Nanti aku hubungi kakak lagi. Tapi ... bantu aku untuk keluar dari rumah ... ya ya?" ucap Mikael memohon.

"Kalau kamu berhasil mempertemukan aku dengan Amelie, aku akan mempertimbangkan permintaanmu," ucap Leon. Hal itu membuat Mikael tersenyum karena sepertinya tidak akan sulit kalau hanya mempertemukan Leon dengan Amelie.

"Baiklah, Deal!"

1
Sri Ariyanti
ok
Rita Juwita
luar biasa...
Arie
Luar biasa
Sita Sit
aku sampai mereka menikah pun ,aku tetep benci ya sama Alvin,kasian diva,gak rela sebenarnya diva balikan sama Alvin
Sita Sit
di kisiahnya Mia pun aku tetep tdk suka ya sama Alvin ,meski nanti tetep balikan sama diva,tp aku bener2 gak suka sama Alvin
Sita Sit
aku baca kisahnya si Azka dulu,baru axele Vanessa,baru si Leon ini
Sita Sit
emak bapaknya Leon ada kisahnya kah Thor,seru kayaknya
Blank Name
axelle ngawasin dr jauh koq ga tau anaknya kecelakaan?
Warningsih Ningsih
aku baca azka dan mia duluan jadi masih sakit hati ceritanya 😅😅😅
Warningsih Ningsih
aku ngebayangin nya visual nya bule aja lah biar dapet feel nya
D_Mayanti
Luar biasa
Alexa Juliana
Dgn segala perhatian dan kasih sayang yg Vanessa berikan sepertinya bipolar Axelle g kambuh lagi..
Alexa Juliana
Lydia sangat membenci Amelie krn rasa iri shg muncul dengki di hatinya..
Alexa Juliana
Si Lydia benar2 gila..saking maunya ada laki2 yg mau sama dia sampai dia melakukan hal rendah..
Alexa Juliana
Kenapa Amelie begitu mempercayai ucapan dokter yg bilang rahimnya sdh rusak pdhl aku yakin klo dokter itu disuap oleh Lydia utk mengatakan hal itu..Ayo Mel periksa ke rumah sakit utk memastikannya..Lydia pasti sdh berbohong
Alexa Juliana
Tentu saja Amelie dekat dgn putra klrg William malah sangat dekat sekali wong mrk kakak adik...
Alexa Juliana
Ooohh jadi itu yg membuat David menguji Alvin saat ingin kembali pd Diva, dgn menyuruh Emma sang aspri multitalenta utk menggodanya..
Alexa Juliana
Amelie kenapa g minta bantuan uncle Blue di Black Alpha saat apartemennya ada yg ngacak2 dan minta tindakan atas apa yg dilakukan oleh Lydia yg sangat membahayakan..G spt Azka yg minta bantuan Uncle Blue saat Mia ada yg mengancam dan menargetkannya dan klrg nya..
Alexa Juliana
Siapa yg ngacak2 apartmen Amel yaaa? Apakah Lydia?
Alexa Juliana
Kinerja Brian
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!