di sini menceritaka tentang sebuah balas dendam seorang wanita yang keluarga nya di bunuh oleh geng mafia . dan di saat dewasa dia memutuskan untuk membelaskan dendam semua keluarga yang di bunuh , tapi siapa sangka , di tengah pembalasan nya dia malah jatuh cinta dengan seorang pria tampan yang dingin dan tak lain adalah anak dari musuh nya.
seperti apa kelanjutan nya .. akankah dia melanjutkan membalas dendam kematian keluarga nya atau malah dia akan memilih cinta dan melupakan dendam nya.
simak terus kelanjutan nya ya..😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ikromatul Fasila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 34
Callista menoleh ke arah sumber suara dan melihat Damian berdiri dengan keadaan biasa seperti tidak terluka .
''Siapa kau sebenarnya Call??'' tanya Damian lalu menghampiri Callista
''Dam. Kau membohongi ku'' ucap Callista dengan nada sedikit kecewa
Benar . Semua ini adalah siasat Damian , dia ingin membuktikan nya sendiri tentang apa yang di katakan oleh Briana .
Dan ternyata benar , Callista bukan lah wanita biasa . Dia memiliki ilmu bela diri yang cukup hebat , bahkan Damian mengeluarkan anak buah nya yang terhebat dari lain nya .
Dan Callista bisa mengalahkan nya dengan mudah . Semua adalah rencana nya , dan kini Damian sangat yakin bahwa Callista adalah bukan wanita biasa .
Callista yang merasa kesal karena Damian telah membohongi nya , langsung memukul ketua itu hingga dia terjatuh .
''BBUKK!!'' Callista memukul nya dengan sangat keras .
''Jadi semua ini adalah rencana mu hah!!??'' tanya Callista dengan nada kesal
''Benar . Semua ini adalah rencana ku , aku mendengar dari Briana bahwa kau memiliki ilmu bela diri yang cukup hebat . Awal nya aku tidak percaya dengan ucapan Briana , tapi aku juga tidak percaya bahwa Briana akan bohong pada ku,'' ucap Damian pada Calista
''Maka dari itu . Aku merencanakan semua ini untuk mengetahui yang sebenarnya , dan ternyata benar . Bahwa kau memiliki ilmu bela diri yang tinggi , kau bahkan bisa mengalahkan semua anak buah ku yang terbaik . Siapa kau sebenar nya Callista , dan apa tujuan mu datang ke kediaman ku??'' tanya Damian penuh interogasi
Callista menggenggam tangan nya merasa marah pada Damian yang berani membohongi nya .
''Kau benar benar ingin tau siapa aku??'' ucap Callista dengan nada marah dan mata merah , dia menatap Damian penuh amarah
Damian yang menyadari nada marah Callista pun hanya diam , dia harus mengetahui semua nya tentang Callista karena Damian takut , bahwa Callista adalah salah satu dari musuh nya.
''Iya . Aku ingin tau siapa kau sebenarnya '' jawab Damian tak kalah dingin
''Nama ku Callista Natalie Nelson. Salah satu anak dari keluarga Nelson . Kau benar , aku memang bukan wanita biasa . Aku memiliki ilmu bela diri , bahkan aku bukan hanya memahami tentang ilmu bela diri . Aku paham tentang semua yang berurusan dengan kematian dan pembunuhan ,'' ucap Callista dan membuat Damian terkejut
''Aku datang ke Mansion mu hanya untuk bersembunyi . Bersembunyi dari para musuh ku yang sedang mencari ku . Sekarang kau sudah tau semua nya tentang diri ku , apa kau puas Tuan Damian??'' ucap Callista berada di depan wajah Damian
Callista pun berlalu untuk meninggalkan Damian , tapi Damian mencegah nya.
''Apa tujuan mu mendekati ku??'' tanya Damian dan membuat Callista berbalik menatap nya
''Tujuan ku mendekati mu?? . Aku tidak memiliki tujuan apa pun terhadap mu Damian , aku hanya ingin bersembunyi tapi siapa sangka bahwa aku malah jatuh cinta pada mu . Tapi sekarang aku sadar bahwa semua cinta mu itu palsu , kau pembohong Damian , dan aku sangat membenci mu'' ucap Callista dengan nada sinis
Damian menggenggam erat tangan Callista.
''Aku tidak berbohong tentang cinta ku Call . Aku benar benar mencintai mu, tapi kenapa kau tidak jujur pada ku tentang jati diri mu sebenar nya'' ucap Damian merasa kecewa
''Sekarang kau sudah mengetahui jati diri ku yang sebenar nya . Sekarang lepaskan aku'' ucap Callista berusaha melepas cengkeraman tangan Damian
Karena Damian tidak kunjung melepaskan genggaman nya . Callista pun menyerang Damian dengan ilmu bela diri nya .
Damian yang merasa Callista ingin menyerang nya pun langsung menangkis semua serangan Callista.
Mereka berdua pun adu kekuatan mereka masing masing . Hingga Damian menahan tangan Callista lalu menarik nya kebelakang.
''Kau memang sangat hebat Call . Bahwa aku cukup kewalahan menahan semua serangan mu '' ucap Damian tersenyum
''Dasar bedebah !!'' maki Callista
Callista kalah dari Damian. Damian memang seorang ketua yang sangat hebat , meskipun dia buta tapi dia bukan lawan yang dengan mudah di kalahkan .
lnjutt💪💪👍🙏