Haii.. Para Readers.. Cerita ini adalah sambungan dari karya saya yang berjudul Terjebak Cinta Adik Kakak
Mohon untuk membaca karya saya yang sebelumnya agar tidak bingung dengan alur cerita ini
Zio yang mengetahui hubungan Lisa dan Ryo sudah berakhir,ia pun ingin kembali mengejar cinta Lisa dan harus bersaing dengan Andreas untuk mendapatkan cinta Lisa kembali
Akankah perjuangan Zio bisa membuat Lisa kembali padanya???Dan bagaimanakah nasib Andreas??siapakah yang akan dipilih Lisa??
Disimak lagi yuuk kisah mereka..
😊😊
Jangan lupa Like,vote,and komen karya saya ya..😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ovelia.shin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tidak Bisa Menjauh
Beberapa hari kemudian..
Lisa kembali dengan aktifitasnya.Ia sudah beberapa hari tidak bertemu dengan Andreas.Tapi lisa tak terlalu memikirkannya,baginya ia merasa lebih tenang karna tidak diganggu oleh Andreas lagi.Lisa yang sebenarnya mulai tidak membenci Andreas sejak rasa bersalahnya telah melukai kakinya,jadi sesaat memikirkan keadaanya
Ia pun teringat jaket Andreas yang dipinjamkan untuknya,belum sempat ia mengembalikannya karna Andreas sudah pergi begitu saja tanpa berpamitan dulu padanya.Dan ibunya juga sudah lama tidak pernah memesan bunga padanya jadi ia tidak ada alasan untuk mengembalikannya langsung kerumahnya
Lisa mulai merangkai bunga dengan serius nya hingga ia tak menyadari seseorang datang dan memeluknya dari belakang.Membuat Lisa terkejut dan menoleh kebelakang
"Kak Zio.."Ujarnya dengan terkejut
Zio pun melepasnya dan tersenyum
"Kau sedang sibuk?"Tanya Zio duduk disamping Lisa
"Seperti yang kakak.. Ada apa kakak kesini?"Tanya Lisa sambil melanjutkan rangkaian bunganya
"Tidak ada..Hanya ingin mengunjungimu..Apa aku mengganggu mu?"Tanya Zio
Lisa pun menatap Zio
Sebenarnya tidak kak..Aku justru merasa senang jika kau menemaniku disini..tapi sayangnya aku tidak bisa mengatakannya langsung..Batin Lisa
"Memangnya kakak tidak sibuk?"Tanya balik Lisa
"Tidak..Aku senggang..Apa kau sudah makan?"Tanya Zio sambil menggeser kan rambut Lisa kebelakang karna hampir menutupi wajahnya dari samping
Melihat sikap Zio yang begitu perhatian membuat Lisa pun menjadi salah tingkah dan mencoba untuk menghindar sedikit
"A..aku belum makan.."Jawab Lisa sedikit gugup
Ohhh.. Tuhan..kenapa sikap ku jadi seperti ini..Batin Lisa lagi
"Ayo kita makan siang diluar.."Ajak Zio
"Tidak bisa kak."Jawab Lisa
"Kenapa?"Tanya Zio
"Tidak ada yang menjaga toko ku..Ibuku tidak bisa menemaniku hari ini ditoko jadi aku tidak bisa kemana mana."Jawab Lisa dengan jujur
"Oh..Kenapa kau tidak pakai pegawai?"Tanya Zio
"Aku baru mulai usaha,belum sanggup membayar pegawai..Dan lagi toko ku kecil tidak perlu pakai pegawai.."Jelas Lisa
"Begitu.. Ya sudah hari ini aku akan jadi pegawai mu.."Ujar Zio tersenyum pada Lisa
"Sebaiknya kakak kembali saja kekantor,daripada membuang waktu kakak disini."Ujar Lisa
"Ijinkan aku disini menemanimu..Rasanya aku hari ini tidak bisa menjauh darimu Lisa."Ucap Zio mencoba menggombali Lisa
"Sejak kapan kakak mulai belajar berkata gombal?ckck.."Tanya Lisa
"Sejak kutahu kau sudah tidak bersama Ryo lagi."Jawab Zio
Lisa langsung terdiam dan menghentikan pekerjaannya
......................
Dikantor Andreas..
Andreas terlihat begitu sibuk dengan pekerjaannya.Berhari hari ia menyibukkan dirinya dikantor untuk tidak memikirkan Lisa karna rasa kesalnya melihat Lisa bersama Zio.Ia begitu senang saat melihat Zio,berbeda dengannya yang selalu bersikap cuek dengannya
Sesaat ia teringat akan Lisa dan menghentikan pekerjaan ya
"Kenapa aku jadi memikirkan gadis itu??Sudah berapa hari ini aku tidak melihatnya.."Ucap Andreas sambil melamun
Andreas kembali mengingat saat saat ia bersama Lisa.Dimana melihat ekspresi Lisa saat terkejut,kesal,marah,dan dirinya yang cerewet .Hingga membuat Andreas hanya bisa tersenyum sendiri.Ia pun merebahkan dirinya di kursi kerjanya
"Apa sebaiknya hari ini aku menemuinya saja??dan kenapa aku tidak menghubunginya saja??Tapi... itu terlalu memalukan jika aku menghubunginya secara tiba tiba.."Ujarnya bicara pada dirinya sendiri
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...