NovelToon NovelToon
CINTA KINARA

CINTA KINARA

Status: tamat
Genre:Romantis / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.7
Nama Author: Alpha Hya

" aku pulang besok pagi dan aku harap kamu sudah pergi dari hidupku untuk selamanya !! "

Aryasena

" kalau kau tidak mencintaiku aku mohon jangan sakiti aku "

Kinara

" lihat wajahku dengar suaraku aku suamimu mencintaimu seumur hidupku !"

Surya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alpha Hya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 33

Sementara itu Tirta nampak masih disibukan dengan urusan perusahaan, beberapa laporan dari kantor cabang kadang membuatnya harus lembur,

Dengan usia nya yang mendekati 70 tahun membuatnya sering merasa begitu lelah.

Diusia nya itu seharusnya Tirta sedang menikmati masa pensiun, tapi dia harus bersabar menunggu beberapa tahun lagi sampai batas waktu yang sudah ditentukan dan dia akan menikmati hasil kerja keras nya selama bertahun tahun.

Tapi sudah beberapa hari Tirta merasa hidupnya tidak tenang, kadang dia merasa was was, kadang Tirta merasa dia sedang di awasi tapi dia tidak menemukan apapun yang mencurigakan.

Seperti saat ini, Tirta sedang berada di kantor pusat karna ada beberapa masalah yang harus dia tangani langsung.

Tirta duduk sambil mengedarkan pandangan nya ke sekeliling ruangan, tiba tiba dia teringat masa lalu saat dia masih mengabdi pada tuan Atmaja.

Tirta teringat saat terakhir tuan Atmaja menitipkan perusahaan padanya, Tirta merasa begitu berdosa, Tirta merasa dirinya bagai anjing terjepit yang ditolong oleh tuan Atmaja

Tirta sudah mengigit tangan yang sudah menolongnya , dia memang benar benar hina !.

Penyesalan sebesar apapun tidak akan mengembalikan keadaan, apalagi jika tuan Atmaja tau alasan Tirta melakukan semua pengkhianat itu, entah bagaimana perasaannya.

Tapi mengingat begitu banyak yang menjadi korban karna keegoisan nya membuat Tirta bertanya apakah sepadan dengan hasil yang dia terima ?.

Tirta berjalan ke sebuah lemari besar di pojok ruangan lalu membuka laci paling bawah, nampak sebuah album foto besar yang warnanya mulai pudar

Tirta membawa album itu ke meja nya lalu mulai membuka halaman demi halaman,

Nampak beberapa foto keluarga tuan Atmaja, foto keluarga Soma dan foto dirinya bersama keluarga nya pun ada

Termasuk beberapa foto pengawal dan karyawan lain nya saat pesta di rumah utama tuan Atmaja termasuk foto para pelayan dan supir.

Terbayang dalam benak Tirta ketika rumah itu sudah hancur nampak beberapa wanita sambil membawa anak mereka memanggil manggil nama suami nya yang sudah terbujur kaku di halaman dengan jerit dan tangis,

Dan ada yang mengais reruntuhan rumah berharap menemukan anggota keluarganya tanpa perduli asap yang masih mengepul,

Beberapa anak yang agak besar membantu ibu mereka mengumpulkan beberapa jenajah yang sudah sulit dikenali,

Hingga ketika hari menjelang malam mereka beriringan membawa jenajah jenajah itu dengan alat seadanya untuk di makam kan dengan layak .

Semenjak hari itu Tirta tidak pernah melihat lagi keberadaan mereka.

Tirta mengusap foto foto yang kebanyakan dari mereka menjadi korban kebiadaban orang itu, orang yang secara rahasia Tirta lindungi demi cinta masa lalu nya.

Tirta menutup wajahnya dengan kedua tangan nya, dia menangis tersedu merutuki kebodohan nya, entah apa yang akan dia lakukan jika suatu hari nanti semuanya terbongkar dan dia harus bertanggung jawab atas semua pengkhianatan nya.

Sementara itu...

Kinara nampak sedang menjemur pakaian ketika bi Surti memanggil nya dengan Tergesa gesa..

" Neng ..ayo ikut bibi ke rumah utama !"

" Ada apa bi !"

" bibi mau minta tolong !"

Kinara pun meninggalkan ember berisi cucian begitu saja lalu mengikuti bi Surti yang sudah berjalan duluan..

Bi Surti masuk ke rumah utama lewat pintu samping lalu mengajak Kinara berkeliling memasuki beberapa ruangan sambil menerangkan apa saja yang harus dilakukan,

Sampai mereka tiba di depan pintu ruangan Surya bi Surti berhenti..

" Ini ruang kerja juragan dokter, kalau mau masuk izin dulu ya !"

Kinara mengangguk tanda mengerti, lalu mereka menuju pintu sebelah nya..

" Ini kamar tidur juragan dokter, kalau juragan lagi ada seprei nya dua hari sekali di ganti tapi kalau juragan lagi di kota pas pulang aja ganti seprei nya, trus pakaian kotor dikeranjang ambil tiap pagi sambil bersihin kamar sekalian pakaian yang abis di setrika masukin ke lemari "

lagi lagi Kinara hanya mengangguk walaupun masih bingung kenapa bi Surti menerangkan semua itu.

Bi Surti mengajak Kinara ke dapur..

" Tiap pagi neng siapin teh tawar , kalau siang bikinin kopi dan kalau malam susu di kasih madu, kalau soal makanan juragan gak pilih pilih !"

" Oh iya hampir lupa, siapin air putih di meja kerja sama di kamar !"

Bi Surti pun lalu duduk di kursi meja makan dengan wajah cemas.

" Ada apa bi ?" tanya Kinara

" Tadi si Wati anak bibi telpon katanya mau lahiran, tapi gak bisa normal harus dioperasi, ibu mertuanya kerja di Saudi jadi dia minta bibi nemenin dia " sahut bi Surti sambil menangis

" Bibi kenapa nangis ? kan harus nya bibi seneng mau dapet cucu ?"

" Bibi takut neng ! takut kayak bapaknya si wati meninggal waktu di operasi !"

" Tenang bi, gak usah takut, mendingan sekarang bibi siap siap biar Kinar bantu ya !"

" Nanti neng , bibi blum bilang sama juragan dokter !"

" Memang juragan dokter nya kemana bi ?"

" Lagi ngontrol air neng, bentar lagi kan musim kemarau "

Sedang asik bi Surti dan Kinara mengobrol tiba tiba terdengar suara pintu di buka.

Bi Surti langsung berdiri begitu pun Kinara, bi Surti langsung mengajak Kinara menghampiri Surya yang sedang membuka sepatu bot nya lalu mengganti nya dengan sendal rumahan

" Juragan maaf mengganggu,"

" Ada apa bi ?" tanya Surya

" Begini juragan...saya mau izin nengok si Wati " ucap bi Surti sambil menunduk kan kepalanya

" Emang kenapa si Wati ?"

" Itu juragan....si Wati mau lahiran tapi harus di operasi " sahut bi Surti sambil terisak

Surya yang mendengar itu langsung menghampiri bi Surti lalu mengusap punggung bi Surti bermaksud menenangkan.

" Ya udah gak apa apa, bi Surti gak usah takut sekarang banyak dokter spesialis kandungan sama obat obatan nya bagus, Wati pasti baik baik saja !"

" Iya makasih juragan !" sahut bi Surti sambil mengusap air matanya.

" Oh iya juragan, untuk sementara saya minta tolong Kinara untuk mengurus keperluan juragan selama saya gak ada "

Ucap bi Surti sambil melirik ke arah Kinara yang dari tadi hanya diam.

" Oh iya maaf , sudah beberapa hari kamu di sini tapi saya belum sempat menyapamu, kenalkan saya Surya "

Jawab Surya sambil mengangkat tangan nya mengajak Kinara bersalaman.

" Saya Kinara juragan, maaf kalau saya sudah merepotkan juragan dan terima kasih karna sudah mengijinkan saya tinggal di sini "

Ucap Kinara sambil menyambut tangan Surya untuk bersalaman dengan kepala masih menunduk.

" Saya merasa tidak direpotkan, lagipula kamu memang membutuhkan pertolongan, jadi jangan dijadikan beban, dan satu lagi jangan panggil saya juragan !" ucap Surya

Kinara mengangkat kepala nya menatap Surya dan Surya pun sedang menatapnya alhasil saat mata mereka bertatapan waktu seakan berhenti hingga suara bi Surti membuyarkan semua nya.

" Maaf juragan saya permisi dulu mau siap siap " ucap bi Surti

" Ohhh iya bi...!"

Jawab Surya dengan wajah sedikit merona entah kenapa, sedangkan Kinara langsung menundukkan lagi kepalanya.

Bi Surti hendak meninggalkan ruangan hingga terdengar suara Surya yang menahan nya..

" Tunggu sebentar bi ..!"

Surya pun masuk ke ruang kerjanya tidak lama keluar sambil membawa amplop.

" Ini untuk bekal bibi di jalan dan ini buat Wati, maaf saya tidak bisa bantu banyak "

" Aduuuhh....juragan makasih banyak !"

Ucap bi Surti sambil menerima amplop dari Surya dengan wajah berbinar.

Surya pun tersenyum melihat kebahagian terpancar dari wajah bi Surti.

Bi Surti pun segera meninggalkan rumah Surya untuk membereskan barang yang akan di bawa nya, sedangkan Kinara melanjutkan menjemur cucian nya yang tadi tertunda.

Surya menatap kepergian bi Surti dan Kinara, sebenarnya sejak awal bi Surti berbicara padanya mata Surya lebih sering memandang Kinara,

Surya penasaran seperti apa wajah Kinara, karna Surya belum pernah melihat Kinara dari arah depan

Makanya tadi begitu Kinara memandang wajah nya Surya langsung terpaku, andai saat itu bi Surti tidak bicara mungkin Surya sudah membelai wajah itu dan ..tiba tiba Surya menggelengkan kepalanya beberapa kali ..

*A*aihhh..kenapa pikiran ku jadi ke mana mana , mungkin ini efek kelamaan menjomblo

Gumam Surya sambil segera masuk ke kamar nya untuk membersihkan badan.

1
tin riyanti
good
Mhyta
mampir yah ka
Martini Zulianto
bingung.... bnyk flashback
Nur Aini
ah... lebai nih kinara.
Nur Aini
haha.... mampus... lo
Yulce Kontrake
Biasa
fatmah nolly
itu yg ngawasin Kinara suruhan si kakek kemane
fatmah nolly
ahhh mewekk Mulu, mang wanita selemah itu
Ema
luar biasa
Ririn Sulastri
Eg, gk nyangka, aq bacax smp sekesai.
biasax klo baca novel, gk smp selesai, soalx kdang udah bisa mengira endingx gmn.
ini mah bikin penasaran, kadang bikin bingung.
hahaha,,
it's oke gpp.
sehat selalu thor. 🤗
Putra tunggal Mazna
aneh koq d kantor pusat gk ada penjagaan atau satpam..jgn sampai kinara balik sama arya
Putra tunggal Mazna
jgn sampai arya dpt menculik kinara dan anak2 nya..biar saja nanti arya kaget dan syok klo harta nya milik kinara
Putra tunggal Mazna
jgn buat pisah la sama surya
Alpha Hya: enggak akan soalnya Kinara cinta mati sama Surya ☺️
total 1 replies
Putra tunggal Mazna
ada ya manusia gak punya adab dan ahlak kyk arya
Putra tunggal Mazna
mayang ibu kinara dan melissa..yg selamat dlm kecelakan
Putra tunggal Mazna
ardi sm mang ujang ny koq hilang ya
Alpha Hya: Mang Ujang sama Ardi lagi merenungi nasib 🤭
total 1 replies
Osie
aku bahagia arya kecelakaan...syukurin dpt azab dr Allah
Dahyun_Twice ❤️
pasti keluarg melisa musuk kakek atmadja
Dahyun_Twice ❤️
mungkin kah perusahaan yg dpegang arya ada lah perusahaan ayah kinara ???
Alpha Hya: Kasih tau gak ya ? ☺️
total 1 replies
Dahyun_Twice ❤️
Cantik doang , mulut nya kayak cabe
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!