Menceritakan tentang kisah kasih anak remaja yang kental dengan komplik persahabatan dan percintaan.
Ketika upik abu sudah menjadi cinderlela namun sang pangeran malah pergi meninggalkannya?
Itulah yang terjadi kepada Raisa Rachmadinata.
Akankan Icha akan kembali menemukan pangeran pujaan hatinya?.
Yuk simak terus ya ROMANTIKA REMAJA Season 2 di episode 75 😎😎😎😎
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 33.
Riky memutuskan menolak ajakan Vita karena Amelia mengajak Riky ngedate juga , dan Riky lebih tertarik dengan ajakannya Amelia.
Hari sabtu ini Icha ikut Bi Leha ke supermaket untuk berbelanja bahan-bahan di dapur, karena stok sayuran buah-buahan serta keperluan bahan-bahan memasak sudah pada habis.
"Non Icha sebaiknya di rumah aja , gak usah ikut Bibi belanja jadinya Bibi ngerpotin Non Icha kayak gini kan.." Sahut Bi Leha.
"Tidak apa-apa Bi! Icha seneng kok.." Jawab Icha lembut dengan membawa beberapa jingjingan kantong kresek di tangan kiri dan kanannya. Bi Leha juga sama kedua tangannya memegang beberapa kantong kresek yang isinya bahan-bahan untuk memasak.
Icha dan Bi Leha sudah selesai berbelanja, Bi Leha dan Icha melangkah menuju parkiran dimana disana sudah ada Pak Toni yang sudah menunggunya, Farah hari ini sedang berbaik hati mengizinkan Toni mengantar Bi Leha dan Icha berbelanja biasanya suka naik angkutan umum.
Saat menuju parkiran Icha melihat wanita usianya sekitar 35 tahunan berjalan sambil berbincang-bincang Via telepon, wanita itu berjalan menuju ke supermaket . Wanita itu ternyaa Nina tantenya Reyhan dan Riky.
Nina saat itu tidak menyadari ada mobil lewat dan akan menabrak Nina.
"AWAS..." Teriak Icha refleks menjatuhkan barang bawaannya dan berlari menuju ke arah Nina. Icha mendorong tubuh Nina kepinggiran jalan hingga membuat Nina dan Icha terjatuh ke aspal.
"AW.." Teriak Icha karena kedua tangannya lecet-lecet. Nina tidak ada yang terluka karena Nina jatuh di atas tubuh Icha.
Untung saja Icha cuman lecet-lecet di tangannya tidak ada luka yang serius.
"Kamu tidak apa-apa Nak?" Tanya Nina khawatir , panik membolak balikan tubuh Icha. Karena saat itu keduanya sudah terbangun dan berdiri tegak.
"Gak apa-apa kok Tante cuman lecet-lecet sedikit aja. Tante ada yang terluka kah?" Tanya Icha agak panik.
"Tidak sayang tante gak ada yang terluka sama sekali kok.." Kata Nina senyum, lembut lalu menyentuh puncak kepala Icha.
"Makasih ya sayang ! kamu gadis yang baik! makasih sudah nolongin tante ya.Kalo gak ada kamu mungkin Tante sudah ketabrak mobil itu."
"Sama-sama Tante.." Kata Icha seraya senyum merekah di bibirnya.
Bi Leha dan Pak Toni menghampiri Icha.
"Non! Aduh Non Raisa gak apa-apa kan?" Tanya Bi Leha panik.
"Gak apa-apa kok Bi.." Kata Icha selalu pasang senyum merekah di bibirnya.
"Oya sayang ini kartu nama tante ya, maaf sekali tante buru-buru. Kalo ada apa-apa kamu hubungi tante ya..Sekali lagi makasih ya sayang.." Kata Nina menyentuh halus pipi kanan Icha.
Nina berlalu..
Icha membaca kartu nama yang di berikan oleh wanita tadi dan disitu tercantum nama wanita itu dan nomer ponselnya.
'Oh namanya Tante Nina Zhubbirr.. Ceo di perusahaan Algazali Putra .' Batin Icha.
Nina kini jadi CEO di perusahaan Alm orang tuanya Reyhan dan Riky, kelak Reyhan dan Riky dewasa perusahaan itu akan di berikan sepenuhnya kepada ahli warisnya yaitu Reyhan dan Riky.
Kerja keras Nina membangun perusahaan Algazali tentu saja dengan bantuan Hasan Mahendra suaminya. Hasan selalu membantu Nina di balik layar , karena ia juga sama seorang CEO di perusahaan Mahendra peninggalan Alm ayahnya Hasan.
Nina dan Hasan sama sekali tidak haus akan harta, kedudukan & kekuasaan.
Entah kenapa saat bertemu dengan Nina walaupun cuman sebentar, Icha merasakan kembali hangatnya sentuhan belayan yang sangat tulus dari seorang Ibu yang tidak pernah ia dapatkan dari Farah.
.
...