NovelToon NovelToon
Terjerat Suami Orang

Terjerat Suami Orang

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika
Popularitas:38.4k
Nilai: 5
Nama Author: Eouny Jeje

Azalae Djadmika, gadis 22 tahun. Dia berpikir telah menikah dengan seorang pria lajang berstatus duda. Ternyata tidak. Syafira Bella, isteri Zayn Putra Maliq yang di beritakan telah meninggal Dunia satu tahun yang lalu. Tiba-tiba kembali dan mengambil semua cinta yang singgah pada Lea.

Apalagi Zayn merasakan cintanya pada Bella tidak pernah memudar seiring waktu hilangnya isterinya. Kehadiran istrinya kembali, membuat Zayn kembali seperti pria muda yang sedang kasmaran dan jatuh cinta sekali lagi pada Bella.

Oleh karena itu, sikap Zayn mulai berubah, dia mulai mengabaikan kehadiran Lea. Apalagi bisikan Bella menuntut agar Zayn segera menceraikan Lea.

***
Karya ini menggunakan nama tokoh yang di usulkan oleh teman baikku, Lele. Alur cerita dan pokok pikirannya pun di sumbangkan oleh temanku yang comel itu.

Selamat membaca 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eouny Jeje, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TSO-31

Lea kembali ke kamarnya. Dia duduk di depan meja rias. Dia terlihat kusut, dengan banyak jejak air mata, dan sepasang mata yang terlihat menanam kebencian dan kesedihan yang sangat dalam.

Apakah aku di celakai? Kematian anakku adalah rencana Ka Bella.

Lea tertohok akan setiap kata yang mengingatkan kepada kematian anak dalam perutnya. Dia menggerakkan setiap jemari, mencengkram gangang sisir dengan ketat.

Jika kau mengambil Zayn. Aku masih mampu bersabar, karena dia milik Ka Bella juga. Tetapi, anakku ... bukanlah milikmu. Dia milikku.

Lea menitikkan air matanya. Punggung tangan lainya menghapus air matanya segera, "Aku tidak akan terlihat rapuh lagi. Aku akan bertanya, mengapa kau lakukan hal itu padaku? Aku harus bertanya, dan melemparkanmu ke penjara. Zayn harus menghukummu!"

Lea bertekad dengan niatnya yang bulat, dia menggerakkan sisir menyisir setiap helaian rambutnya. Sisir itu terlihat berhenti di setiap gerakan turun menyisir. Rambut Lea terlalu kusut, sehingga Lea perlu menarik kuat dan mendorong sisir ke bawah. Di saat itulah, setiap helaian rambut Lea ikut rontok ke bawah bersama sisir yang turun ke ujung rambut.

Lea menatap setiap helaian rambutnya yang jatuh menghias ubin lantai. Dia memejamkan matanya. Dia tidak pernah menyadari bahwa dia telah kehilangan banyak helaian rambutnya setiap harinya. Tangannya bergetar, memegang mahkota kepalanya. Terasa sangat tipis, dan tangannya membelah helaian rambut itu ke sisi samping, dan terlihat bagian yang sangat licin di sana.

"Aku bahkan mengalami kebotakan, dan aku bodoh tidak menyadarinya." Lea terpukul akan keadaanya sendiri.

"Apakah aku lahir bodoh, karena selalu percaya akan setiap kebaikan setiap orang. Aku bersikap polos dan mudah di tipu," sedih Lea. Lalu, dia teringat akan setiap botol obat yang di beli oleh Bella berdasarkan dokter yang di rujukkan untuknya.

Dengan telapak tangan yang bergetar, dan tergesa-gesa, dia membuka laci nakas meja rias miliknya. Ada tiga botol obat di sana

Dia membuka setiap botol obat. Semua obat di berikan dalam bentuk kapsul.Tidak ada kejelasan identitas obat tersebut, kecuali sampul yang melingkari botol obat, hanya bertuliskan sebagai vitamin daya tahan tubuh.

Lea menjadi gelisah dan mencurigai ada racun dalam setiap obat. Dia mulai memeriksa kapsul obat yang biasa dia minum setiap pagi. Dia membuka kapsul tersebut, dan menuangkan isi kapsul dalam telapak tangannya. Perlahan dia mencicipi bubuk obat dari kapsul tersebut.

"Masam," cicip Lea tiba-tiba membayangkan rasanya seperti menelan vitamin C dengan dosis tinggi. Lea merasa dirinya di kecoh, dia merasa terkejut mengetahui fakta tersebut.

"Apakah ini sejenis Vitamin C?" terka Lea menebak-nebak unsur bubuk tersebut. Rasanya sangat masam menyentuh lidah.

"Jika aku menelan obat yang masam setiap saat perutku kosong di pagi hari, bukankah itu akan membuat lambungku sakit. Obat ini bisa memicu mual dan membuat setiap dinding perutku menipis karena mengkonsumsinya dalam jangka panjang. Aku mual sepanjang hari, dan tidak bisa berhenti, karena ulahmu!"

Lea memukul kepalanya. Menyadari kebodohannya. Dia telah di celakai oleh wanita yang dianggap sangat memperhatikan dirinya. Wanita itu serigala berbulu domba. Putih di luar, jahat di dalam.

"Jadi kau bukan hanya mencelakai anakku. Namun, kaupun mengatur diriku menderita dan terlihat buruk di depan Zayn! Ka Bella, aku tidak akan membiarkanmu menindasku!"

Tangan Lea segera memeriksa dua botol lainnya. Setiap malam, dia selalu menelan dua kapsul. Yang setiap saat mendorong kehidupannya yang selalu mengantuk sepanjang hari. Dia membuka kapsul, menuangkan bubuk kapsul di atas telapak tangannya.

"Pahit," komentar Lea setelah mencicipinya. "Tetapi aku tidak bisa menebak identitas obat ini, kecuali membawanya ke seseorang yang mengerti akan racikan!" lanjut Lea.

Sepasang mata Lea terlihat gelap, dan bertekad mencari bukti kejahatan yang di ciptakan Bella untuknya. Dia mulai membungkus setiap kapsul dari tiga botol obat tersebut, dalam plastik kemasan yang dia dapatkan nakas.

"Aku akan menangkap kejahatanmu, Ka Bella. Setelah aku mengumpulkan bukti penindasanmu padaku."

Setelah itu, Lea memutuskan untuk berbaring di atas tempat tidur. Namun, tetap saja dirinya terjaga. Setiap napasnya terasa sangat pendek. Bahkan, dia berkali-kali mengecap setiap air matanya berguling jatuh ke pipinya, dan masuk ke salah celah bibirnya. Rasa asin itu mengirim kepahitan dalam setiap tegukan. Tangis isaknya mendasar pada setiap ingatannya, yang membuat dirinya telah terjerat cinta seorang pria mapan, yang ternyata masih berstatus suami dari seorang wanita yang berhati ular. Adegan ranjang yang telah dia intip, sebagai bukti nyata bahwa setiap janji Zayn, hanyalah omong kosong.

"Kalian melakukan hal itu, sampai lupa menutup pintu dengan rapat," cemooh Lea, dan setiap jemari tangannya perlahan menekuk dan mencengkram kuat spreinya.

"Ka Bella, kau membuatku seperti ini. Tetapi, aku tidak tahu cara membalasmu." Lea menjadi rapuh seketika, dia merasakan dadanya bergejolak membenci setiap perbuatan Zayn dan Bella. Tetapi, dia tidak memiliki kemampuan memegang ganggang pisau, dan menghunus kembali kepada setiap orang yang menindasnya.

"Bagaimana cara aku menghukum kalian? Hanya berharap Tuhan membalas perbuatan buruk kalian," keluh Lea pada dirinya sendiri. Sesak hatinya mengingat setiap adegan yang tereka ulang di kepalanya.

Deg! Bayangan Zayn mencumbui Bella, membuat jantung Lea robek berkali-kali. Tetapi membayangkan setiap kecupan dan belaian kasih sayang pria itu yang pernah menjadi kenangan manis di ranjang, dimana tempat dirinya berbaring saat ini. Membuat dia harus menelan pahit sekaligus rasa manis bersamaan.

"Bagaimana aku bisa membencimu, jika hatiku juga sangat mencintaimu. Apakah aku berdosa di hadapanmu? oleh itu, kau berpaling pada wanita pertamamu," sesal Lea mulai menuding dirinya lah yang menciptakan jarak dan hubungan yang dingin antara dirinya dan Zayn.

Lea memukul dadanya sendiri. Menepuk-nepuknya dengan kuat, berharap sesuatu yang janggal di dadanya, segera dia muntahkan. Sesak sekali. Setiap detiknya, terkadang jantung terasa berhenti bekerja, napasnya serasa hilang, setiap lidahnya terasa kelu, dan sepasang matanya terasa terus memompa air matanya untuk bersimbah membanjiri pipinya.

"Zayn, cin-cinta manis yang k-kau berikan. Akhirnya, a--aku merasakan pahit dan pe-perihnya. Bahkan setiap ra-rasa sakit itu melebihi si-silet yang menggores na-nadi dalam pergelangan tangan. Sa-sakit sekali hati--ku, mengetahui hatimu telah berbagi," runtuk Lea mendekapkan dirinya memeluk guling, membenamkan wajahnya, seakan dia telah kembali merajuk di dada suaminya.

"Tidak!" Lea menggelengkan kepalanya. "Kau bukan berbagi. Kau telah berpaling ke wanita lain," lanjutnya geram. Wajah Bella tercetak kembali dalam benaknya, dan rasa benci mencuat begitu saja ketika wajah wanita pertama suaminya itu hadir dalam ingatannya.

Tanpa sadar, Lea terus tenggelam dalam isaknya yang berkepanjangan. Bagai suara kaset rusak, yang terasa sangat berisik dan menyayat hati. Namun, perlahan detik jarum jam pendek yang terus berputar, mengiringnya untuk tidur karena rasa lelah hatinya. Dia terlihat pulas dalam kesedihannya, dan suara kaset rusak itu berganti dengan suara dengkur halusnya.

......................

Bersambung ...

Di khianati itu menyakitkan? Tetapi, jangan terpuruk. Kalau nasehat author sih, simple aja. Cari pengganti aja, kalau udah lupa dengan masalalu. Walau untuk sebagian orang, ada yang namanya sulit move-on. Tergantung setiap orang. Klo Author, type susah Move On 🙄 kayanya sih.

1
Risa dan Yayang
Bella kamu punya rencana apalagi dari dulu belum tobat deh
Risa dan Yayang
Astaga Diva beri saran ngawur ke Bella deh
Risa dan Yayang
Astaga Bella mungkin kamu ngga hamil karena perbuatan kamu yang menyiksa Lea
Risa dan Yayang
Bella kamu sengaja menyiksa Lea kejam banget padahal kamu bisa menyuruh Zayn menceraikan Lea supaya Lea ngga tersakiti terus menerus
Risa dan Yayang
Sepertinya Sam bakal balas dendam ke Bella
Risa dan Yayang
Bella makanya kamu jangan jahat sama Lea tanggung sendiri akibatnya
Risa dan Yayang
Zayn ceraikan Lea dari pada kamu menyakiti dia terus menerus
Risa dan Yayang
Lea ngga usah sedih mending makan banyak biar ngga sakit
Risa dan Yayang
semoga cepat sembuh kak dan bisa menulis lagi seperti semula
Risa dan Yayang
Zayn kamu bodoh mengabaikan Lea padahal Bella itu licik kamu ngga nyadar ya
Risa dan Yayang
Bella kamu pelakor walau istri pertama tapi kamu menghilang malah kamu datang lagi
Risa dan Yayang
Bella kamu itu tetap bersalah karena menyakiti hati Lea
Risa dan Yayang
Bella Lea ngga bakal bunuh diri walau tahu Zayn sama kamu selingkuh di belakang Lea
Risa dan Yayang
Kasihan sekali Lea merasa sedih karena sikap Zayn
Risa dan Yayang
Lea sebenarnya yang salah itu Zayn kurang tegas kepada Bella padahal sudah menikah dengan kamu
Risa dan Yayang
Astaga Bella kamu seperti iblis kejam banget
Risa dan Yayang
Bella Lea ngga mengambil milikmu karena Zayn yang memaksa menikah dengan Lea
Risa dan Yayang
Zayn kalau kamu memilih Bella kamu bakal salah pilih
Risa dan Yayang
Wah Lea ternyata ngga ingin jauh dari Zayn
Risa dan Yayang
Bella kamu tega sekali mempermalukan Lea
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!