semoga kalian para pembaca suka dengan novel pertama ku ini, maaf jika banyak penulisan yang salah
happy reading readears
salam manis dari penulis 😁
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon micracle, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 33
Di dalam mobil, Henry terus meremung menyesali perbuatannya yang menyuruh Kila berjalan kaki kembali kerumah.
" Tuan, apa sebaiknya kita kembali menjemput nona, ini sudah larut dan nona seorang wanita berjalan sendirian di jalan. saya.... "
belum sempat Leo menyelesaikan perkataannya Henry lalu berkata.
" Kita putar balik. "
" baik tuan. "
saya tau anda pasti peduli dengan nona tuan.
mobil pun putar balik ke arah gedung pesta tadi, tampak dari kejauhan Kila sedamg berjalan sendiri menyusuri malam, sambil sesekali menyeka air matanya.
Melihat itu Henry kian menyesali segalanya.
" cepat, Le kau tak lihat dia sudah ketakutan seperti itu. "
Setelah mobil menepi Kila masih terus melangkahkan kakinya kedepan karena tidak menyadari kehadirab mobil itu.
" Heyyyyy gadis bodoh, masuk ke dalam mobil sekarang. atau kau benar benar ingin pulang dengan jalan kaki. "
Kila tak menjawab dan terus melangkah kan kakinya.
tak tinggal diam Henry langsung turun dan melepaskan jasnya di kemakannya jas itu pada tubuh mungil Kila.
" tu.... tuan"
" Apa aku hantu, sampai kau begitu kaget nya. ayo masuk ke mobil. "
ajakan itu hanya di jawab anggukan oleh Kila. dan langsung naik ke dalam mobil.
****
sepanjang perjalanan Kila dan Henry hanya terdiam tanpa percakapan apa pun, hingga akhirnya Kila tertidur dengan sangat pulasnya.
Henry terus memandangi wajah Kila yang sedang tertidur itu. hingga mereka sampai ke kediaman Henry. dan Kini Leo telah mematikan mobilnya.
tampak pak Kim yang membuka kan pintu untuk mereka.
" tuan, apa nona di bangunkan saja? " tanya Leo
" Tidak perlu Le, pulang lah, Dira pasti sudah menunggu mu di rumah. Biarkan gadis bodoh ini aku gendong ke kamar. "
" tapi tuan muda. "
" Aku bisa melakukan nya, jangan meremehkan aku seperti itu. "
" bukan begitu maksud saya tuan. "
" sana pulang. "
" saya akan pulang setelah anda dam nona di kamar tuan muda. "
" oke, oke. seharusnya aku menyuruh Dira untuk menelpon mu agar kau pulang ya."
Kini Kila telah berada di dalam gendongan Henry, di naikinya sati persatu anak tangga dengan perlahan hingga sampai di dalam kamar ia membaringkan Kila dengan perlahan.
" Sekarang pulang lah, dan pak Kim istirahat lah sekarang. "
" baik tuan muda. " jawaban serentak dari pak Kim dan Leo.
Kini tersisa Henry dan Kila di dalam kamar, di lepaskannya satu persatu heels yang Kila kenakan. dan beralih ke dress nya, di bukanya perlahan untuk di ganti dengan baju tidur agar nyaman.
gleeeeekkkkk.
Henry menelan air liurnya melihat lekuk tubuh Kila yang mulus.
apa yang aku lakukan, aku bukan ******** yang akan berbuat yang tidak tidak pada gadis yang tertidur, fokus fokus fokus harus fokus. tapi aku seorang lelaki yang normal. batin Henry yang bergejolak
setelah gejolak bati yang begitu besar Henry mulai memakai kan baju tidur pada Kila.
Namun memang dasar lelaki, di kecupnya beberapa kali tubuh Kila yang membuat Kila betgeliat dalam tidur nya.
eemmmm,
desahan itu keluar dari Kila yang membuat Henry kian terpancing oleh nafsunya.
Tiba-tiba Kila terbangun saat Henry mencium tubuhnya.
Aaaaaaaaaaaaaa.
langsung menarik selimut untuk menutupi tubuhnya yang hanya mengenakan pakaian dalam.
Henry pun terkejut dan menjauh seketika.
" A... aku tak sengaja. "
aissssss kenapa aku berkata seperti itu, pasti sekarang dia berfikir kalau aku ********.
Kila hanya terdiam dan memegang erat selimut untuk menutupi tubuhnya.
dan detik kemudian dia kembali tertidur.
melihat itu Henry seperti kebingungan tujuh keliling,
dia ngigau. benaknya.
lalu perlahan mendekati Kila kembali, di kibas-kibaskan tangan di depan wajah Kila untuk memastikan dia beneran tidur atau apa.
huuuuftttt untung lah, dia beneran tidyr. sekarang pakaikan baju nya jangan jadi berengsek seperti tadi. pikirnya.
Dan Kini Henry sudah selesai menggantikan baju Kila, terasa lelah tubuhnya. memutuskan untuk tidur, tidur di sofa untuk mengantisipasi dirinya untuk tidak melakukan sesuatu yang aneh.
perlahan demi perlahan ia memejamkan matanta dan masuk ke dalam alam mimpi nya.
up-nya....
semakin seruh saja....
lanjut thor... jangan lama2 donk up-nya..