NovelToon NovelToon
Cinta Terbaik

Cinta Terbaik

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Cintamanis / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:289k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nikma

Kegagalan dari Cinta Pertama terkadang membuat kita terpuruk dan sulit untuk memulai cinta yang baru ... Perasaan takut gagal, kecewa dan sedih kembali terus menghantui.

Begitu juga dengan Intan, kegagalan Cinta Pertamanya membuat ia trauma hingga ia menutup rapat hatinya. Ia membangun sebuah pintu besi yang sangat kokoh.

Lantas, adakah sosok yang mampu mendobrak pintu besi dari hati Intan?

Update tiap hari pkl 05.00 dan 17.00 WIB😁✌️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nikma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Intan menghilang!!

Ting-Nong ... Ting Nong

Bel tanda masuk berbunyi, semua murid bergegas segera menuju kelas mereka. Termasuk Ifa tentu saja. Dia kembali ke kelas dengan senyum lebar diwajahnya.

"Pacarku memang yang paling tampan." Gumam Ifa senang sambil mengingat Bayu yang bermain basket.

"Kau datang sendiri? Mana Intan?" Tanya Toni yang bingung melihat Ifa sendirian. Karna, terlalu senang Ifa baru tersadar bahwa Intan memang benar tak ada di kelas.

"Tadi, dia memag ke kantin bersamaku. Tapi, setelah itu dia pergi duluan. Aku gatau dia dimana." Jawab Ifa juga bingung. Segera ia mengambil ponsel untuk menghubungi Intan.

"Apa dia ketiduran disuatu tempat?" Gumam Ifa sembari menunggu panggilannya di angkat oleh Intan.

Drrtt ... Drrtt ...

Tas Intan bergetar, Ifa curiga segera membuka tas Intan dan menemukan ponsel Intan disana.

"Dia tak membawa ponselnya. Dimana dia?" Ucap Ifa pada Toni. Ifa mulai merasa cemas, karna Intan tak pernah bolos kelas sekalut apapun pikirannya.

"Aku akan mencarinya di toilet." Seru Ifa sembari berlari pergi meninggalkan kelas.

"Ada apa?" Tanya Dharma pada Toni.

"Kau bertemu Intan waktu istirahat tadi?" Tanya Toni yang juga mulai khawatir.

"Tidak. Ada apa?" Tanya Dharma bingung.

"Intan menghilang." Jawab Toni sebelum berlari pergi keluar kelas untuk mencari Intan.

"Kamu mau kemana Toni?" Tanya guru mapel yang berpapasan dengan Toni di depan kelas. Namun, Toni mengabaikannya dan terus berlari.

Dharma yang sebelumnya ingin mengikuti Toni, terhenti saat guru mapel datang.

"Toni, mau kemana itu Dhar?" Tanya guru mapel garang.

"To-Toilet bu. Sepertinya perutnya sakit jadi sudah tak tahan." Jawab Dharma bohong.

Karna, dia seorang ketua kelas ia tak bisa seenaknya meninggalkan kelas sehinggaia hanya bisa membantu Toni seperti itu berharap Intan akan segera ditemukan.

Sedangkan, Ifa yang sudah selesai memeriksa semua toilet tak juga menemukan Intan. Ia berpapasan dengan Toni.

"Intan ada di toilet?" Tanya Toni khawatir.

"Gak ada. Aku sudah periksa semua toilet, tapi dia gak ada. Kemana dia?" Ucap Ifa khawatir.

Tanpa berkata apapun lagi, Toni lagsung berlari pergi mencari Intan. Ifa yang kebingungan memilih menelpon Bayu. Di kelas Bayu juga sudah mulai pelajaran, ia terkejut saat melihat Ifa menghubunginya. Ia pun izin pada guru mapel untuk mengangkat telponnya diluar kelas.

"Hallo?"

"Kak Bayu! ... Bagaimana ini? Intan menghilang!!" Seru Ifa langsung saat Bayu mengangkat telponnya.

"Ifa, tenang dulu. Jelaskan perlahan sebenarnya apa yang terjadi?" Ucap Bayu menenangkan Ifa yang terdengar sangat cemas.

"Intan menghilang. Dia belum kembali ke kelas. Aku sudah mencari disemua toilet namun tak menemukannya. Dia juga tak membawa ponselnya. Dia bukan tipe yang akan meninggalkan pelajaran sekalut apapun dia. Sekarang Toni membantuku mencari Intan. Bagaimana ini? Aku sangat khawatir." Jelas Ifa dengan suara gemetar menahan tangis.

"Kamu tenang dulu, ok. Aku akan kesana setelah memberitahu Setya. Kita cari bersama." Ucap Bayu menenangkan Ifa.

Setelah panggilan berakhir, Bayu segera masuk ke dalam kelas dan memberitahu Setya. Setya, sangat terkejut dibuatnya. Tanpa pikir panjang, dia segera pergi meninggalkan kelas disusul Bayu.

"Setya, Bayu kalian mau kemana? Ini masih jam pelajaran?!" Seru guru mapel, namun Setya dan Bayu tak menghiraukan itu.

"Apa yang terjadi, kenapa Setya dan Bayu terburu-buru seperti itu?"

"Setya juga terlihat sangat cemas."

Teman-teman Setya dan Bayu berbisik bingung melihat perilaku Setya dan Bayu yang meninggalkan kelas begitu terburu-buru. Indah dan Rini juga menatap itu bingung.

"Ifa!!" Panggil Bayu saat melihat Ifa sudah menangis didepan toilet.

"Kak Bayu!!" Seru Ifa saat melihat Bayu dan Setya mendekat.

"Apa yang terjadi pada Intan? Ku lihat sebelum permainan basket tadi dia juga tiba-tiba meninggalkan lapangan." Ucap Setya khawatir.

"Ya. Seharian ini, Intan terlihat melamun seperti ada yang dipikirkan. Dia tadi memang meninggalkan lapangan basket lebih dulu. Tapi, sampai sekarang dia belum kembali dan dia juga gak membawa ponselnya. Intan bukan tipe yang akan bolos kelas sekalut apapun pikirannya." Jelas Ifa sembil menangis. Bayu segera memeluk Ifa untuk menenangkannya.

"Kita akan mencari Intan bersama. Dia pasti akan segera ditemukan." Ucap Bayu menenangkan Ifa dalam pelukannya.

Setya nampak berpikir, kemudian dia segera berlari meninggalkan Bayu dan Ifa lebih dulu untuk mencari Intan. Di lain sisi Toni sudah mendatangi kantin juga perpustakaan, namun tetap tak menemukan Intan.

"Kamu dimana?!" Seru Toni semakin kalut.

Sedangkan Setya segera menuju ke taman belakang, tempat favorit Intan. Namun, disana Setya juga tak menemukan Intan. Saat ia hendak pergi dan melewati depan gudang, samar-samar ia mendengar kalau pintu gudaang diketuk dari dalam. Ia pun mendekat untuk memastikannya.

Intan yang semakin lemas, karna kesulitan bernafas masih berusaha mengerahkan tenaganya meminta pertolongan, berharap kebetulan ada seseorang yang melintas dan bisa mengeluarkannya.

"Apa ada orang didalam?" Seru Setya dari luar.

Intan yang mendengar suara seseorang pun berusaha mengeluarkan suaranya.

"To-Tolong!!" Ucap Intan lirih sembari menggedor pintu dengan sisa tenaganya sebelum ia jatuh pingsan.

"Intan?! Itu kamu?!" Teriak Setya dari luar. Walau, samar ia mendengar suara Intan.

Ia berusaha menarik pintu gudang yang tergembok dengan rantai yang melilitnya. Namun, usahanya sia-sia. Setya mencari sesuatu yang bisa menghancurkan gembok itu. Sampai ia menemukan batu besar, ia mengambilnya da bersusah payah untuk menghancurkan gembok itu, hingga tangannya sendiri terluka.

"Intan, bertahanlah. Ku mohon!!" Seru Setya, namun tak ada jawaban dari dalam. Ia melihat ventilasi di gudang itu minim, sehingga ia harus segera mengeluarkan Intan dari dalam sana.

"Bay, cepet minta kunci gudang belakang pada satpam. Dan bawa kesini. Cepat!!" Seru Setya dari telpon pada Bayu. Sedangkan dia masih berusaha menghancurkan gembok itu.

"Ada apa? Apa kak Setya sudah menemukan Intan?!" Tanya Ifa sesudah Bayu menutup telponnya.

"Aku tak tahu, yang jelas dia memintaku meminta kunci gudang pada satpam dan membawakannya sekarang." Jawab Bayu sembari menarik tangan Ifa menuju satpam di pos penjagaan. Walau, Ifa masih bingung, namun dia memilih mengikuti Bayu.

"Pak bisakah kita meminjam kunci gudang belakang? Sepertinya ada teman kami yang terjebak didalamnya" Ucap Bayu sesampainya mereka di pos satpam.

"Gudang belakang? Itu tidak ada kuncinya." Jawab pak satpam bingung.

"Apakah benar Intan terjebak disana? Bagaimana ini?" Seru Ifa cemas dengan mata berkaca-kaca lagi.

"Ayo kita lihat saja. Bapak akan mebawa linggis ini, mungkin bisa membantu membukanya." Ucap pak satpam.

Kemudian Bayu, Ifa dan pak satpam bergegas ke gudang belakang. Toni yang kebetulan melihat itu juga mengikuti mereka. Disana Setya masih berusaha membuka rantai yang mililit pintu gudang itu walau tangannya sudah berdarah karna terluka.

"Setya, tanganmu terluka!" Seru Bayu yang sudah sampai bersama Ifa, pak satpam dan Toni.

"Itu gak penting. Mana kuncinya?!" Seru Setya panik.

"Gudang itu gak ada kuncinya. Semenjak kapan, ini dililt rantai seperti ini?! Apa ada teman kalian di dalam?" Tanya pak Satpam bingung.

"Ya. Kita harus segera keluarkan dia. Ventilasi disana terbatas. Dia sudah pingsan dari tadi. Ku mohon cepat!" Teriak Setya semaki kalut dan tak terkendali. Ifa sangat terkejut mendengar itu.

"Intan!!" Panggil Ifa sembari menangis, Bayu segera merangkulnya untuk menenangkan Ifa. Toni juga sama terkejutnya seperti Ifa. Ia menatap pintu gudang dan membayangkan Intan didalam sana seorang diri.

Dengan cepat pak satpam berusaha menghancurkan gembok itu dengan linggis yang ia bawa dibantu oleh Setya dan Toni.

Kraakk..

Akhirnya, gembok terbuka. Setya dengan cepat menyingkirkan rantai itu dan membuka pintu gudang. Ia terkejut melihat Intan tergeletak tak berdaya dilantai gudang.

"Intan!!" Teriak Setya sembari mengangkat kepala Intan, ia melihat wajah Intan sudah pucat dan tubuhnya juga dingin.

.

.

.

Bersambung..

1
pacarnya mingyuu 💙
ka aku selalu nungguin karya mu kok ga sabar tanggal rilisnya 😅semangat selalu ka nikmaa 😍🥰🙏💪
Nikma: wahh. makasih banyak buat supportnya ya kak.. Tungguin ya bentar lagi kok .. hehe.
semoga karya yg baru ndak mengecewakan yaa🤗🤗🥰🥰🥰
total 1 replies
ciber ara
thor kapan muncul??
N@t@ D€ ©o©o
Boleh pilih keduanya? Bisa minta tolong masukin karakter sifat Sesomaru?
Nikma: Hm, bisa dipikirkan kak. Hehe..
Sudah mulai ada gambaran, tinggal di actuskan. hehe
total 1 replies
MamiihLita
yg A ajah
krna ak gak suka dgn perselingkuhan
dtunggu updatenya ka
Nikma: Hehe. Okok kak. Tunggu updatenya yaa.. hehe
total 1 replies
(hiatus)
Haaaa nikmaa udah kembaliii😭😭Miss youu banget Nikk😣😣Bonus aku suka banget 😌😌🔥🔥Kak ingt gak akn ada bonus ehh rupanya salah Ada aja bonusnyaa❤️Makasihh sudah beruSAHA up ❤️✨Terbaikkk
(hiatus): apa khabar Nik , Semangat untuk cerita yg akan datang👍👍🌹Ni kak kasi bunga🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
(hiatus)
untuk B aku bukn engga suka cuma enggk terlalu Minat selingkuh😣Nanti aku nangis kmu Lapkan jika yg Lain memilih B🍂😭😭
Nikma: kita lihat perkembangannya ya kak. Aku baru bisa mulai nulis sehabis lebaran. Hehe
total 1 replies
(hiatus)
aku lebih suka dgn Yg A ...
Nikma: Hehe.. Sesuai dugaan kakak pasti pilih A. hehe
total 1 replies
(hiatus)
thor aku pilih A
IG: Saya_Muchu
Salam hangat dari novel Jangan Salahkan Takdir, mari kita saking support karya satu sama lain, dengan kasih rate 5, like, komen, dan tekan favorit, semoga sukses bersama.
N@t@ D€ ©o©o
akhirnya Nikma kembali
MamiihLita
haiii ka nikmaaa.. i miss u so much..
ak pikir kmu gak kan nulis cerita lagi sekian lama menghilang hemm...
ywdh semangat bwt cerita baru yg pastinya seru juga yaaa semangat
MamiihLita: aamiin.. semangat terus yaa cantik
total 2 replies
Ragillia Widhayanti
aku tunggu karya selanjutnya Thor 😘
Nikma: siap kakak.. Tunggu yaaa.. hehe..
total 1 replies
susy yudhistira
apakabarnya othor?🥰🥰
susy yudhistira: alhamdulillah 😇😇
total 2 replies
🧡⃟ᴍᴜᷟғᷰᴀᷟɴᷴᴅʏѕ⍣⃝✰
ok semangat
aku tunggu ka hehe
Nona Bucin 18294
semangat updatenya kak 🤗😊💜
Nona Bucin 18294
hai kak aku mampir salken dari Mama muda 😊😊🥰
Lizaz
❤️❤️❤️🤗❤️
Lusi Mariana
bagus thor alur ceritanya
Nikma: wah, terima kasih😁
total 1 replies
Lusi Mariana
semangat terus upnya
N@t@ D€ ©o©o
Hai Nikma... mungkin melupakanku!?🤧🤧🤧 Aku Komang 😁😁😁
Nikma: Kak follback aku. biar bisa chat lagi.
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!