NovelToon NovelToon
Mutiara Hati

Mutiara Hati

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:573.8k
Nilai: 4.5
Nama Author: Bunda Massya

Tiara adalah seorang gadis cantik yang periang dan sederhana serta memiliki bakat yang luar biasa.Namun karna ulah kakaknya ,ia terpaksa harus menikahi seorang CEO muda yang sombong,kasar dan angkuh .

Kehidupan Damar yang begitu penuh dengan kemewahan membuatnya terjerumus kedunia malam yang begitu kelam.Damar selalu dikelilingi wanita-wanita jalang yang menginginkan hartanya.Hal itu membuatnya berfikir semua wanita sama begitu juga dengan Tiara .

Damar menikahi Tiara hanya karna sebagai barang yang ia menangkan di meja judi.Dengan penuh keyakinan damar berniat ingin menjadikan Tiara barang koleksinya yang bisa ia nikmati kapan saja.

Tanpa ia ketahui bahwa Tiara adalah wanita yang sangat dicintai oleh Dewa adik kesayangan nya.

Akankah Damar dan Tiara tetap bersatu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda Massya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kamu adalah milikku

Perlahan Tiara mengerjapkan mata, terlihat sosok lelaki tengah terlelap sambil memeluknya. Tiara tersenyum manis, telunjuknya menyentuh hidung mancung lelaki itu.

Masih dalam keadaan setengah sadar, ia pikir ini adalah mimpi. Bisa berada di samping lelaki yang ia cintai.

Namun ketika ia dapat merasakan sosok itu menggeliat, tiara langsung tersadar bahwa ini bukan mimpi.

"Astaghfirullah Halazdim....... " mata Tiara langsung terbelalak,dan membekap mulutnya sendiri. Tubuh polos nya di balik selimut mengingat kan ia akan peristiwa tadi malam. Sekelebat bayangan itu tergambar di memori nya.

Ujung mata Tiara mengembun,melukiskan rasa sesak yang ada di ujung hatinya.

Perlahan Tiara melepaskan diri dari dekapan Damar. Lelaki itu tampak begitu lelap di alam bawah sadarnya.

Dengan selimut yang melilit di tubuhnya, tiara memungut baju yang berserakan di lantai.

Tiara berjalan tanpa suara kekamar mandi, mengenakan pakaian nya kembali dan meninggal kan ruangan itu dengan sepi.

Berharap tidak akan bertemu lagi,dengan lelaki yang sudah merenggut kesuciannya itu. Masih teringat dengan jelas di benakmu Tiara, bagaimana tubuhnya bereaksi menjadi sangat liar dan menuntut.

Tiara menghapus buliran bening yang terus mengalir di pipinya. Bagaimana bisa ia menyerah kan diri pada lelaki yang jelas-jelas sudah membuangnya. Lelaki yang sudah mempermainkan perasaan nya,lelaki itu kini sungguh berhasil menghancurkan hidup nya. Pikiran buruk itu terus menguras energi positif Tiara.

"Kita mau kemana mbak?" tanya supir taksi yang sedari tadi menjadi saksi bisu tangis sang tiara.

Huuuuhuuuuhuwaaahuwaahuwaa

Bukan nya menjawab , wanita itu malah memecahkan tangisnya.

"Mbak sabar mbak" ucap pak sopir sambil melirik kaca spion.

"Hwa hwaaaaaaaaaa" tangis Tiara semakin memecah. Kenyataan bahwa ia sudah tidak suci lagi seakan tak sanggup ia hadapi.

Pak sopir pun tak ingin banyak tanya lagi, ia tetap mengemudi membelah jalanan kota.

Setelah puas menangis, "Ja-ja-jalan mawar nomor tiga pak" ucap tiara dengan suara paraunya. Walau masih terisak, tapi pak supir bisa mendengar nya dengan jelas.

"Siap mbak" jawab pak supir sambil memutar mobilnya

"Memang kalau boleh tau, mbak nya ini ada masalah apa ya?kok kelihatannya sedih banget. " tanya pak supir dengan sedikit ragu-ragu.

"Maaf ya mbak bukan nya saya mau kepoin urusan pribadi mbaknya. Saya cuma gak tega kalau lihat wanita menangis, apalagi sampai matanya bengkak gitu" tutur pak supir itu jujur.

"Pak kenapa Allah begitu kejam padaku? Allah selalu memisahkan saya dengan orang yang saya cintai, dan sekarang saya juga harus kehilangan harta yang paling berharga dalam hidup saya. Apa salah dan dosa saya pak, kenapa Allah seakan mengutuk kehidupan saya?"

Untuk pertama kalinya Tiara mempertanyakan keagungan sang Pencipta nya.

"Astaghfirullah mbak, gak boleh ngomong gitu. Istighfar mbak, Allah itu maha baik pada umatNya. Ia tidak akan menguji suatu kaum melebihi batas kemampuan nya."

"Bersabarlah mbak, ketika sesuatu hal yang kita sayangi hilang, dan percayalah Allah sedang mempersiapkan sesuatu yang lebih indah dari sebelumnya. Setiap musibah mengandung permata yang berharga tapi hanya orang-orang yang bersabarlah yang mendapatkan nya, itu kata pak ustad yang pernah saya dengar mbak" tutur pak sopir itu.

Walaupun bukan siapa-siapa, tapi pak supir itu benar-benar iba melihat keadaan Tiara.

"Iya pak terimakasih sudah mengingat kan. Tapi maaf Pak saya tidak jadi ke alamat tujuan yang tadi. Kita putar balik saja, nanti sampai pertigaan belok kiri" ujar Tiara sambil mengusap pipinya yang basah.

Tiara menunduk mencoba menyembunyikan wajah sembabnya.

"Sudah mbak gak perlu sungkan, saya mah orang nya santui.Lagian juga, Mbak bukan orang pertama yang menangis di taksi saya. Walau saya tidak tau apa permasalahan yang mbak hadapi, tapi saya yakin mbak orang baik. Dan Allah juga sedang menyediakan hal yang baik pula untuk mbak. "

"Terima kasih pak"

"Iya, Sama-sama mbak"

Walau hanya sekedar ucapan, tapi Kata-kata pak sopir itu cukup membuat Tiara sedikit lebih tenang. Rasa sesak yang seakan menggimpit dada, terasa sedikit lebih plong setelah suara tangisnya memecah.

******

Di atas ranjang king sizenya,Damar menggeliat kan tubuh dengan tangan sambil meraba-raba tempat dimana tadi malam tubuh Tiara tergeletak.

Perlahan Damar membuka kelopak matanya, memastikan bahwa sosok yang ia cari benar-benar sudah tidak ada lagi di sisi nya.

"Ra... " suara serak khas Damar memanggil dengan lembut.

"Ra.. Tiara "....

" Ra dimana kamu?"

Damar pun segera beringsut dari tempat pembaringan.

Ia memeriksa seluruh sudut ruangan hingga kamar mandi. Namun tak menemukan wanita itu.

Perasaan tidak enak mulai menyelimuti hati Damar. Kenapa Tiara pergi begitu saja? Kemana dia pergi?apa dia baik-baik saja?

Beribu pertanyaan mulai muncul di benakmu Damar. Ia tidak menyangka wanita itu akan pergi dengan cara seperti ini. Baginya Tiara masih tetap istrinya yang sah. Maka apa yang dia lakukan tadi malam tidak ada yang salah, hanya saja seharusnya tidak dengan keadaan yang seperti itu.

Damar segera membersihkan tubuhnya di kamar mandi, ia tidak menyangka aksi Tiara tadi malam cukup membuatnya sedikit lelah.

Damar mungusak rambut basah nya dengan handuk. Tak sengaja ia melihat bercak merah yang tertinggal di seprai putih itu. Damar tersenyum tipis, sekelebat rekaman video hot tadi malam terputar kembali di benak Damar.

Kali ini Damar benar-benar yakin, bahwa Tiara memang sudah tercipta untuknya. Karena seberapa besar pun ia mencoba lari. Tapi Tuhan tetap menyatukan mereka lagi.

Tiara...

Kamu adalah milikku,,,, selamanya akan menjadi milikku..

Damar segera meraih jasnya dan pergi meninggalkan ruangan itu.

Rumah Tiara,itulah tujuan yang ada di pikiran Damar saat ini. Lelaki itu berharap akan menemukan Tiara di sana. Dan mengatakan hal yang sejujurnya pada wanita itu.

Namun harapan nya sia-sia, karena Tiara tidak pulang kesana. Di sana hanya ada shireen, sahabat tiara yang menunggu Tiara dengan penuh kecemasan sejak tadi malam.

"Dimana Tiara?" tanya Damar panik.

"Saya juga tidak tau pak, sejak tadi malam saya menunggu nya di sini. Tapi Tiara belum pulang sejak semalam" jelas Shireen

"Kenapa kamu tidak menghubunginya?"

"Nomornya tidak aktif pak"

Ternyata Tiara juga menatikan ponselnya.

"Kira-kira kamu tau gak, Tiara pergi kemana?"

"Kalau saya tau, sekarang saya sudah berada di tempat itu pak. Bukan disini. " jawab Shiren cepat.

Damar berbalik dan meninggal kan ruangan itu.

"Pak tunggu" seru Shireen.

Suara itu menghentikan langkah Damar " ada apa?"

"Bapak mau kemana, kenapa mencari Tiara?" tanya shireen penuh curiga

"Bukan urusan mu" jawab Damar angkuh. Lalu pergi begitu saja.

Huh dasar laki-laki sombong, belagu amat si luh..

Untung aja tampan dan bos, kalau tidak huh udah gw gibeng juga lu, manusia songong....

umpat Shireen dalam hati, sambil menatap geram punggung Damar hingga menghilang.

Di dalam mobil Damar memasang headset blootot nya di telinga.

" Riko kerahkan seluruh anak buah kita untuk mencari Tiara" seru Damar

"Sekarang tuan?" tanya Riko di ujung telepon, lelaki itu belum sepenuhnya paham. Karena setau Riko bukan kah tadi malam tiara bersama tuannya di hotel.

"Tidak, tahun depan aja. Ya sekarang lah!!!!!! saya gak mau tau bagaimana cara nya. Kamu harus segera menemukan istriku" seru Damar.

Suara Bas itu cukup membuat Riko menjauhkan ponsel nya dari telinga, Riko juga tidak mau gendang telinga nya pecah.

"Baik tuan" ucap Riko spontan.

Riko menghela napas berat, Lagi-lagi ia yang harus pontang-panting untuk menyelesaikan maspri (Masalah pribadi) sang tuan.

1
SRI HANDAYANI
tobat2 kau damar gengsi lo segunung....😡😡😡 klw memang kau mulai mencintai tiara ungkapkan jgn emociiii2 sendiri klw tiara diambil org nyahoookk looo....😭😭😭😭
SRI HANDAYANI
sampe di mana damar kau bertahan 😀😀😀😀😀
Baiq Tuttiq
/Sob/
🌜💖Wanda💕🌛
lanjut..... 💪💪💪.....
Asyatun 1
lanjut
yani suko
kok Dewa ???
Asyatun 1
lanjut
Rubiah
hhhhh gengsi pak bos
Rubiah
Menurutku ini karya yang bagus
Rubiah
bagus tiara..tunjukkan sikapmu
Rubiah
ssru banget thor
Asyatun 1
lanjut
Rubiah
Damat jgn terlslu benci ntar jd cinta loh😄
Rubiah
jgan kasi kendor damar😃
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
Ina Inka
penaaran
Linda Novie
keren
Linda Novie
Biasa
Muhammad Yasin
lanjut thorr,, cerita tentang kehidupan Dinda buat penasaran thor
Yayuk Bunda Idza
typo thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!