NovelToon NovelToon
Zona Berondong

Zona Berondong

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintamanis / Berondong / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Cahya Senja

Semoga terhibur. Jangan lupa jejak ya.

Season 1

Memimpikan pasangan yang lebih dewasa, namun selalu terjebak cinta dengan pria berusia muda.

Dia adalah Rina Malinda. Menjalin kasih dengan pria yang lebih muda bukanlah impiannya, namun rasa nyaman yang didapatkan membuatnya susah berpaling dari pesona pria muda yang berhasil masuk ke hatinya.

Restu Andika. Pintar, tampan, humoris dengan segala kesempurnaannya membuat siapa pun termasuk Rina susah menolak pesonanya.

Sempat putus dan harus menghadapi berbagai cobaan, akhirnya hubungan mereka berlabuh dalam ikatan pernikahan.

Season 2
Lima tahun melalui mahligai pernikahan, Dika dan Rina belum juga dianugerahi momongan, bagaimana mereka menghadapi situasi ini?

Andre, pemuda yang selalu berdiri di belakang Dika setelah Dedi menempuh study kini berubah menjadi sosok yang tak kalah keras dengan bosnya.

Bagaimana ia melunakkan hatinya yang keras saat ia justru jatuh hati dengan Hana, wanita berbahaya dan harus dihancurkan olehnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cahya Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rahasia

^^^Enaknya upload 2 hari sekali apa seminggu sekali langsung beberapa part?^^^

^^^Kasih saran dear ya?^^^

^^^Eh, eh, spam komen ya, biar bisa double up hari ini.^^^

^^^-Happy Reading-^^^

"Ke rumah gue ya, Mama kangen sama kalian," ajak Nita pada Dian dan Rina yang kini berada dalam mobilnya.

"Okay." Keduanya serempak menjawab Nita.

Ckkiitttt.....!!

Sebuah mobil tiba-tiba menyalip dan berhenti mendadak di depan mereka.

"Gila! Cari mati tu orang!" umpat Dian yang berada di samping Nita.

Nita yang hendak mengeluarkan sumpah serapah terdiam seketika saat melihat siapa yang keluar dari mobil yang nyaris membuat mereka celaka.

"Rin, Rina!" Nita memanggil Rina yang masih diam di jok belakang. "Rin!" ulang Nita dengan suara yang mulai terdengar panik.

"Apa sih, nggak ada yang ketabrak kan? Gue nyari HP nih..." Rina sibuk menelisik bagian bawah mencari HP-nya yang terlepas dari genggaman saat Nita mendadak menginjak pedal rem.

Tok tok tok

Terdengar suara ketukan dari luar.

"Rina! Kamu keluar ya..."

Rina spontan menegakkan tubuh saat mendengar namanya di panggil. Oh My God. Rina membungkam mulutnya.

"Rina, aku tahu kamu di dalam."

Dian kemudian menurunkan kaca jendelanya yang kini di ketuk. "Kak..."

"Tolong suruh Rinanya keluar ya," pinta Rio dengan menunduk untuk menatap bagian dalam mobil.

Mau tak mau Rina akhirnya membuka pintu dan keluar dengan diikuti Nita dari jok depan.

"Sekarang masuk mobil." Begitu Rina keluar, Rio menarik tangan Rina untuk dibawa ke mobilnya.

"Mas." Rina menolak dan diam di tempat.

"Kenapa! Mau jalan sama mantan kamu lagi?" tuduh Rio dengan sorot mata penuh emosi.

Dian memegang sebelah tangan Rina. "Maaf Kak, ini tadi udah janjian mau ke rumah Nita."

Rio mengacuhkan Dian dan kembali menariknya.

"Mas, aku bisa di marahin Mama kalau nggak ada di rumah Nita, aku tadi pamit ke sana soalnya."

"Jangan banyak alasan, sekarang masuk!" Rio kembali menarik pergelangan tangan Rina.

"Mas, jangan gini." Rina masih berusaha melepaskan tangannya dari cekalan Rio.

Rio menghempaskan tangan Rina. Dia bersiap melayangkan sebuah tamparan di pipi Rina.

Dian dan Nita berteriak tanpa bisa mencegah tindakan Rio.

Greb!

Tiba-tiba sebuah tangan menahan pergelangan tangan Rio dan menghempaskannya kasar.

"Jangan ikut campur."

Rio menegang saat tahu siapa yang baru saja menghempaskan tangannya.

Pria itu menarik Rina ke belakang tubuhnya. "Jangan pernah berbuat kasar sama putri saya!"

"Om, saya cuma..."

Rio salah tingkah saat tak menemukan kata yang tepat untuk diucapkan pada Reno, papa Rina.

"Saya sebenarnya sudah nggak respect sama kamu saat pertemuan di rumah kala itu."

"Om..."

Hanya dengan sebuah gerakan tangan, Reno mampu menghentikan ucapan Rio.

"Sebaiknya jangan ganggu putri saya lagi."

Reno segera membawa putrinya pergi dari Rio. "Kamu mau sama Nita apa pulang sama Papa?" tanya Reno pada putrinya.

Rina menatap kedua sahabatnya.

"Emmm, kita ke rumah kamu aja kali ya?" usul Nita dengan mendapat anggukan dari Dian.

"Mama kamu?" tanya Rina.

"Nggak masalah."

Akhirnya Rina masuk ke dalam mobil Reno dan pulang diikuti kedua sahabatnya. Kedua mobil itu melaju meninggalkan Rio seorang diri.

Rio segera masuk mobil dengan membanting pintu setelahnya. Ia mengumpat dan meluapkan emosinya dengan mengendarai mobilnya secara ugal-ugalan di jalanan.

"Sial, sial, ssiiaaallll!!!" berkali-kali ia meluapkan amarahnya dengan memukul setir mobilnya.

"Rina, sekarang kamu juga akan sama hancurnya dengan mantan kamu yang bo**h itu." Rio mengeluarkan smirk nya sebelum membawa masuk mobilnya ke dalam bangunan kos-kosan yang sering kali ia datangi.

Di rumah Dika.

"Om, Om Rudi nggak punya perusahaan sendiri ya?" tanya Dika saat melihat perusahaan apa saja yang akan bersaing memperebutkan tender pembangunan hotel di wilayah pantai Utara.

"Iya. Ayah tiri kamu lebih suka main investasi. Kalaupun dia punya perusahaan, keberadaannya sama sekali bukan ancaman."

"Maksudnya?" tanya Dika.

"Coba kamu lihat perusahaan dengan urutan ke-4."

"Rahardja Group?"

Edo mengangguk. "Mereka tak sungkan menggunakan cara kotor untuk menang tender."

Dika mengernyit.

"Mas Restu. Sekarang Mas harus lebih jeli, jangan gampang percaya pada orang yang kelihatannya baik, jangan pula langsung berburuk sangka pada orang yang kelihatannya tak baik. Dunia bisnis terlalu rumit dan kita tidak bisa gegabah mengambil keputusan hanya dengan melihat orangnya."

Dika nampak berusaha mencerna kata-kata Edo, orang yang kini menjadi sekretarisnya sejak Ia memutuskan untuk turun langsung menjalankan perusahaan mendiang papanya.

"Apa saya bisa permisi?"

"Silahkan Pak Edo. Terimakasih atas bimbingannya."

Edo kemudian keluar meninggalkan Dika yang masih berusaha keras mempelajari tumpukan berkah perusahaannya.

Pa, bantu Dika jagain semua peninggalan Papa. Dika menatap keluarganya yang utuh dalam frame yang digenggamnya.

Semenjak kematian Hendro, Surya Group di jalankan oleh Edo yang sebelumnya merupakan sekertaris Hendro sejak awal dia menjabat sebagai CEO.

Dalam wasiatnya, Hendro menyebutkan Dika sebagai pewaris tunggal perusahaan tersebut. Tak ada yang tahu mengapa hanya nama Dika yang tertera di sana, tak ada nama Rista atau pun Santi selainnya.

Sejak Rista memilih untuk tinggal bersamanya, Dika pun memutuskan untuk maju di kursi CEO dan mulai belajar menjalankan perusahaan. Dan saat ini adalah saat dimana dia harus bersiap agar mampu berdiri di hadapan direksi untuk menyatakan kesiapannya menjalankan roda perusahaan menggantikan sang Ayah.

***

Di kediaman Rudi, ia tengah bersantai dengan Santi, istrinya.

"Mas, Edo bilang Restu udah memutuskan untuk maju dan menduduki kursi CEO," kata Santi sambil menyeduh teh untuk suaminya.

"Ya bagus dong, semakin cepat ia memulai semakin cepat ia mempelajari banyak hal."

"Apa Mas nggak pengen coba masuk, maksudnya untuk membimbing Restu."

Rudi meraih secangkir teh dengan asap mengepul itu dan mulai menghirup wanginya.

"Darah Hendro mengalir di sana, aku yakin Restu mampu belajar dengan cepat dan mengatasi semua hal dengan baik."

"Tapi Mas juga tahu kan seberapa kejam dunia bisnis?"

"Sangat tahu, makanya aku lebih memilih bermain investasi dan meniti karir sebagai dokter."

"Mas..." Santi tak mampu membendung kecemasannya.

"Jangan sampai sifat pesimis kamu ini melekat pada Restu."

Santi mendekat dan menyandarkan kepalanya di bahu Rudi.

"Makasih ya Mas sudah mau berada di posisi ini." Santi menghela nafas. "Aku juga yakin, Restu pasti akan mengerti kalau Mas ingin mengungkap yang sebenarnya."

Rudi menyeruput teh sejenak kemudian meletakkannya di atas meja.

"Nggak masalah Restu membenciku, asal dia nggak membenci kamu. Aku juga nggak pengen nambah beban Restu jika harus mengungkap semuanya sekarang. Biarkan dia fokus dengan perusahannya dulu. Jika nanti saatnya tiba, tentu aku akan mengungkap yang sebenarnya bahwa aku sangat menyayanginya."

Rudi membawa Santi ke dalam pelukannya dan Santi pun menenggelamkan wajahnya di dada bidang sang suami.

"Makasih banyak Mas. Makasih Mas sudah rela memberikan kasih sayang untuk anakku."

"Aku mencintai dan menyayangimu dengan segenap jiwaku. Jadi bukan hanya jiwa dan ragamu saja yang menjadi milikku, tapi termasuk keluarga dan anak yang keluar dari rahimmu kini adalah milikku. Sudah sepantasnya aku mencurahkan kasih sayang meski caranya berbeda dengan kebanyakan orang di luar sana."

"Sekali lagi makasih Mas."

Rudi mencium kening Santi dengan segenap cinta, kemudian kembali mendekapnya dalam kehangatan.

TBC

Jadi CEO di usia belasan tahun.

Wow banget nggak tuh?

Say something ya dear.

1
Hadimulya Mulya
yg buat crita tau gk sih prinsip bisnis,ngarang z ngarang,tapi z di buat kayak crita sungguhan gtu Lo biar critanya kayak alur crita kenyataan
Hadimulya Mulya
crita gk bermoral,apa gunanya org tua klo gtu,takut nya ada yg mencontok nya
Haetsuki
loh loh cepet banget
王贝瑞: Mampir juga kak ke Biru si ketos bad boy dan Love My Stepbrother 😄
total 1 replies
Haetsuki
kok dikit sih kak partnya
Haetsuki
hana hamil
Haetsuki
kenape lagi kau rio
Haetsuki
ujian apalagi ni andre hana
Haetsuki
kaaaakkkk kemana ajaaaa
mbak i
iya 😥
FatimahArsyad
beneran tamat ya senja,,, dikit bgt hana sama andre bahagia,tp yg penting sah,,,
syumkia
looohhhhh Kak Senja kok sdh end' aj.....
kurang bnyakkkkkkkk extrapart ya❤️❤️❤️❤️❤️❤️
nuraeinieni
tp bgmn dady dan ryska,,,ada kah cerita mereka happy ending jg.
nuraeinieni
akhirx up jg,,,,,rindu dgn cerita rina dan dika.
evi priastuti
kak , tolong lanjut ke cerita arga dan senja , kangen mereka
sheila
alhamdulilah....Dedi n ristanya kapan thor
ᵉˡ̳༆yuli@_sm 💜💜💜💜
yahh kog end.... hmmm gk rela
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Happy Ending Kk
Tinggal Nunggu Kisah Dedi ama Rista
Ry Benci Pakpol Mampir
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Alhamdulillah akhirnya Andre dan Hana
Menikah jg
nur arifin
loh loh. kok belum rela
Aisyah Khumairah
Seru author
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!