NovelToon NovelToon
PERNIKAHAN YANG YANG HARUS KUBAYAR MAHAL

PERNIKAHAN YANG YANG HARUS KUBAYAR MAHAL

Status: tamat
Genre:Balas dendam pengganti / Dikelilingi wanita cantik / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:7.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sindya

Dalam sekejap identitas pribadinya diganti oleh kekasih suaminya. Ia dituduh melakukan berbagai kejahatan.


Kejahatan apa yang dituduhkan oleh kekasih suaminya hingga dirinya harus menebus kejahatan itu dibalik jeruji besi? apakah Kiara mampu melepaskan jeratan permainan orang-orang hebat yang menghancurkan hidupnya dalam sekejap? apakah ada yang bisa membantunya untuk melewati semua ujian hidupnya itu? ikuti cerita gadis cantik nan jenius bernama Kiara...!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sindya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33. Gagal Total

Setelah melewati acara pesta malam itu kini Billy bernafas lega bisa menggendong pengantinnya masuk ke dalam kamar hotel yang sudah dihias seindah mungkin untuk pengantin baru ini. Tawa riang Kiara kini berubah menegangkan kala Billy mulai membuka satu persatu hiasan di kepala Kiara. Mulai dari mahkota dan kini hijabnya yang sudah bebas memperlihatkan kecantikan Kiara yang sedari tadi Billy cemburu dengan hati berdebar.

"Masya Allah cantiknya bidadariku," puji Billy menatap Kiara yang tertunduk malu.

"Apakah aku boleh membersihkan riasanku dulu dan juga mau mandi," izin Kiara.

"Kelamaan sayang. Kamu tidak tahu kalau milikku terlalu lama membengkak dibawa sana. Kamu harus kasihan padanya juga sejak tadi terus menahan hasrat," rayu Billy sambil menangkup kedua pipi Kiara.

"Kalau begitu aku mau ganti gaun ini dulu dengan baju tidur. Gaun ini terlalu berat," Kiara sebenarnya sangat gugup tapi ia harus siap saat ini.

"Apakah kamu tidak tahu kalau pasangan pengantin baru tidak membutuhkan baju, hhm? Dan sekarang biar aku sendiri yang akan melepaskan gaun pengantin nya," Tangan Billy sudah merambah ke punggung Kiara yang siap menarik resleting.

"Tapi aku malu buka di depanmu," lagi-lagi Kiara makin tegang dengan ulah Billy yang tidak bisa lagi menahan serangan Billy. Billy memagut lembut bibir Kiara hingga tidak terasa keduanya sudah menyatukan bibir mereka. Bisikan nakal Billy mampu membuat Kiara merinding dengan nafas yang sudah tidak teratur.

"Kapan kita bisa punya anak kalau kamu malu begini, sayang," Dalam sekejap tubuh Kiara sudah terekspos indah makin membuat Billy takjub.

Melihat dua bukit Kiara yang masih tertutup bra, Billy menarik lembut tali bra itu hingga dua benda kenyal itu terpampang nyata di hadapan Billy. Saking takjubnya, Billy tidak sadar ia mengalami mimisan yang membuat Kiara langsung panik.

"Sayang, kamu kenapa? kenapa hidungmu berdarah?" Billy mengusap cairan merah dibawah hidungnya. Ia sendiri kaget melihat dirinya bisa seperti itu.

"Apakah kamu sakit?" Kiara mengambil tisu sementara Billy memencet hidungnya agar darah tidak menetes ke tempat tidur.

"Aku telp Marco untuk panggil dokter ya," Kiara mengambil ponselnya dan Billy langsung mencegahnya.

"Tidak usah sayang. Nanti juga berhenti sendiri. Mungkin kita terlalu lelah seharian ini jadi tidak bisa melalui malam indah ini," ucap Billy yang menutupi rasa malunya karena terlalu mengagumi semua hal indah pada milik istrinya.

"Sial...! kenapa harus keluar? padahal aku sering melihat wanita telanjang tapi tidak pernah mengalami hal seperti ini," batin Billy merutuki dirinya sendiri.

"Baiklah. Sebaiknya kita tidur saja. Besok saja kita bisa lanjutkan lagi," ucap Kiara lalu menarik selimut menutupi tubuh mereka dan tidak lupa mematikan lampu.

Jadilah malam itu keduanya gagal melakukan ritual malam pertama.

...----------------...

Keluarga Kiara sudah berkumpul di restoran hotel untuk sarapan pagi. Tidak lupa ada Anabell dan Marco yang sudah siap menyantap hidangan mereka.

"Nenek, mana ayah dan bunda? apakah mereka tidak lapar?" tanya Anabell polos.

"Pengantin baru tidak akan lapar," jawab Marco seenak jidat.

"Emangnya mereka makan di kamar?" tanya Anabell.

Belum saja Marco menjawab suami istri itu sudah muncul di hadapan mereka.

"Assalamualaikum dan selamat pagi semua," ucap Kiara dan Billy pada anggota keluarganya.

"Tumben bro sudah keluar kamar. Biasanya pengantin baru itu selalu bangun siang dan memilih makan di dalam kamar karena pengantin wanitanya tidak bisa jalan," canda Marco langsung ditatap Billy membuat sang asisten langsung tutup mulut.

"Dasar asisten kurang adab. Urusan negeri orang suka ikut campur," umpat Billy yang terlihat uring-uringan lagi karena tidak bisa melewati malam pertamanya.

"Ada apa bro? kok mukanya ketekuk begitu? wajah orang kaya nggak cocok ekspresi wajahnya seperti itu," tanya Marco sedikit berbisik.

"Diam...!" sentak Billy yang tidak mau buka kartunya. Dunianya bisa hancur kalau tahu dia gagal dimalam pengantin.

"Tidak usah dijawab bro, saya paham tanpa kamu jelasin," timpal Marco.

"Sok tahu," sungut Billy sambil memasukkan potongan Burger ke mulutnya.

"Cara jalan kakak ipar masih normal berarti belum belah duren kan?" tebak Marco sambil nyengir dengan ekspresi menyebalkan.

Billy mengambil minumnya lalu menuangkan ke piring makan Marco yang masih banyak.

"Isshh...! kau ini menyebalkan," umpat Marco yang harus mengambil ulang makanannya.

Kiara sibuk mengobrol dengan Anabell sehingga tidak memperhatikan kedua pria tampan yang ada didepannya.

"Sayang, aku sedikit pusing. Tolong temanin aku ke kamar ya...!" pinta Billy sambil memijit pelipisnya.

"Oh kamu pusing lagi," Kiara kembali panik dan segera berdiri.

"Ayah sakit apa?" tanya Anabell yang merasa pamannya baik-baik saja sebelumnya.

"Kepala ayah pusing, sayang. Kamu main sama kakek dan nenek dulu ya," jelas Billy.

Devan, tuan Rudi dan Marco sangat paham dengan alasan Billy yang memberi kode keras pada istrinya yang masih terlihat polos. Ketiganya saling menatap sambil mengangkat kedua bahunya mereka.

"Dasar lelaki dimana-mana sama saja kelakuan mereka kalau sudah kebelet," ledek Rubby sambil senyum sendiri mengenang masalalunya dulu.

"Apakah kamu juga mau sayang?" goda Devan pada istrinya yang langsung manyun.

Kiara menangkup pipi Billy sambil mengusap dahi suaminya yang tampak normal suhunya.

"Kamu tidak demam," ucap Kiara.

"Aku mau memelukmu," Billy melingkar tangannya lalu merapatkan tubuh istrinya ke tubuhnya. Padahal posisi mereka masih di dalam lift.

"Pelukannya jangan disini. Malu sama orang," Kiara ingin melepaskan tangan Billy dari pinggangnya namun pria tampan itu malah mengeratkan pelukannya.

"Biar saja seperti ini. Kita ini suami istri jadi orang akan memaklumkannya." Kiara berharap liftnya cepat sampai agar tamu hotel lain tidak masuk sebelum mereka meninggalkan lift.

Setibanya di kamar, Billy langsung menarik istrinya. Ciumannya makin gencar membuat Kiara kewalahan mengimbanginya. Oksigennya hampir habis hingga ia mendorong tubuh suaminya.

"Katanya kamu pusing kenapa malah menciumku?" protes Kiara.

"Aduh....! kenapa istriku polos banget. Ya Allah punya istri perawan begini amat," keluh Billy.

"Sayang yang pusing itu bagian ini," menujuk bagian bawahnya. " Kamu tidak percaya? lihat aja sendiri...!" Billy segera membuka gesper celananya namun Kiara menahannya.

"Jangan-jangan....!" tolak Kiara dengan wajah tegang. Senyum Billy tersungging jahat lalu mendekati istrinya yang mundur berapa langkah.

"Apakah kamu mau dilaknat oleh malaikat karena menolak suamimu, sayang," Billy mengeluarkan dalil yang membuat Kiara tidak bisa berkutik.

"Ayo pegang dia sayang....!" rayu Billy menarik tangan Kiara untuk menggenggam miliknya.

Mata Kiara langsung membulat penuh dengan nafas tercekat menyadari benda tumpul dibawah sana bukan ukuran standar.

"Tidak, ini terlalu besar mana mungkin masuk...?" Kiara menarik tangannya namun tubuhnya sudah melayang diudara di mana Billy membawanya ke tempat tidur.

"Kamu akan merasakan setengahnya saja sayang. Aku tidak akan bermain kasar," Dalam sekejap keduanya sudah terlihat naked.

1
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
alhamdulillah happy ending thor
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
yaAllah selamat billy🤲
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
pengen punya rumah yang seperti ini thor, ada ruang rahasianya😂
Rosdiana Diana: aku juga mau mbak. kali aja Allah kasih benaran. aamiin...halu tingkat tinggi kita. g apakan?🤣🤣
total 1 replies
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
manda seperti belut🤣
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
😂😂😂😂 Billy
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
sudah sejauh ini billy harus pertahankan saksi mata
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
duh deg degan thor, pengen double bab🤭
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
semoga anaknya satu satunya kepintarannya seperti kiara, jago dalam komputer
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
sangking nggak percayanya billy kirain berhalusinasi
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
klo jodoh walaupun badai sekalipun bakalan ketemu ya thor
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
berikan suprise buat billy, kiara🤭😂
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
bagus deh g jadi nikah🤭
Adi Sudiro
manusia egois udah pada bau tanah bukan nya sadar malah tambah edan
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
yg salah cucu kakek seandainya dya g ada amanda mgkn kiara bs jadi istri yg sholeha bkn cm nikah kontrak
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
bagus kiara batalin aja
Irul Nurjanah
lanjut
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
waduh harus cepet di tangani kiara jgn sampe parah
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
sering di ajak ngomong kiara, Annabelle syg sm. kamu, insyAllah cpt sadar
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
waduh billy semangat ya kiara percaya Allah SWT
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
syukur alhamdulillah masih ada yg mU percaya kiara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!