NovelToon NovelToon
Infinite Destiny

Infinite Destiny

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Romansa Fantasi
Popularitas:52.8k
Nilai: 5
Nama Author: °°_Alena_°°

Maaf jika ada kata yang salah dan banyak detail yang kurang atau yang lain, ini karya pertama ku,
Mohon dimaklumi ya 🙏

(Hiatus)

Namanya adalah Ye Len An berumur 24 tahun seorang Jenderal wanita yang telah lama berkecimpung perang

Mempunyai dua orang adik bernama Arta dan Agatha yang berumur 21 tahun

Masa lalu yang suram membuat kepribadian nya dingin namun masih memiliki hati bersih dan terhindar dari hasutan mereka

Dia menjadi incaran para musuhnya yang ingin merebut posisinya, segala trik mereka mainkan namun itu tidak berfungsi dengan Ye Len An yang memiliki mata spesial

Dia mati ketika mencoba menyelamatkan semua anak dari musibah yang terjadi, dia tidak sedih ataupun apa, dia puas dengan semua yang dia kerjakan, "asalkan anak anak tadi bahagia maka aku juga akan bahagia "

Namun dia ternyata berpindah dimensi namun tubuhnya tetap sama tapi menyusut, dari situlah Ye Len An memulai petualangan nya dan mencari jati diri sebenarnya

Hanya untuk hiburan saja 🥀

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon °°_Alena_°°, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

-_ Chapter 32 "Lebay" _-

Rapat yang diadakan oleh kumpulan makhluk itu telah usai, Rann kembali ke tempatnya untuk tidur karena merasa pusing di suruh tugas terus oleh Nonanya

Bagaimana tidak, Rann nanti subuh di dunia nyata harus mengumpulkan banyak pasukan untuk membantu kerajaan iblis menyerang kerajaan Yun dua minggu lagi

Karena kerajaan iblis tidak tahan mendengar anak mereka tersiksa walaupun aslinya sangat sangat bahagia, siapa lagi kalau bukan Yuwen dan Yuan yang memberi rumor setengah palsu dan asli kepada kerajaan

Yah meskipun tidak ada yang tau kalau pasukan kerajaan FireIce dan kerajaan Kehidupan akan bergabung karena semua penyamaran dan tanggung jawab ada di tangan Rann

Kenapa tidak yang lain? karena Lenna ingin mengetes para makhluk makhluknya satu persatu, yang ngurus pasukan Rann, yang ngurus korban Yuu, dan yang memimpin Long sementara Nana dan Xing Cheng mereka akan ikut dengan Lenna untuk meloloskan diri

"Yuu, bantuin dong" Rengek Rann kepada Yuu yang sedang asyik memakan apel

"Bantuin apa?!" Ucap Yuu kesal

"Bantuin nyamarin pasukan kedua kerajaan itu, terus juga bantuin beri sebuah pil di setiap makanan pasukan kerajaan iblis" Rengek Rann, dalam hatinya pokoknya dia harus bisa dapat bantuan

"Ish, jangan sentuh aku, aku jijik sama mas! aku jijik!" Ejek Yuu dengan rela nya

"Ae lah kau Yuu, masa baru pegang saja sudah jijik" ucap Rann dengan tatapan genitnya

Yuu merasa akan ada musibah nantinya pun ingin lari, namun rambutnya sudah di jambak duluan

"Nah, mari kita tambahi lumpur agar kau dianggap orang gembel sama mereka" ucap Rann dengan tawa cekikikan nya

"Aaaaaa! Ngak mau! Lepas! Nona tolong!" Teriak Yuu memberontak

Poof

Karena terlalu panik Yuu nggak sadar bahwa dirinya menjadi burung bulat sempurna membuat Rann bersemangat

"Teman Teman! Ayo kesini! kita akan makan burung bulat goreng!" Teriak Rann lalu mereka semua yang tadinya santai kini keluar mencari makanan yang dimaksud

"Mana mana?!" Tanya Long yang sudah tak sabaran membuat Rann tertawa puas

"Hahahaha" Tawa Rann melepas Yuu yang masih burung bulat

Bruk

Alhasil Yuu terjatuh di tanah dengan posisi paruhnya nyangkut di tanah seperti waktu dia pertama kali bertemu Nonanya

"Sialan kau Rann! Awas kau nanti akan ku jadikan kuda panggang!" Ucap Yuu ketika paruhnya sudah tidak nyangkut lagi

"Hehehehe, maap lah" ucap Rann cengengesan

"Kakak kakak... Dimana burung bulat gorengnya?" Tanya polos Nana dan Xing Cheng menatap kedua orang itu dengan imutnya

"Eh?!" Kaget Rann merasa punggungnya berkeringat dingin karena merasa seseorang menatapnya dengan tatapan tajam

"Sini kau kuda sialan!" Marah Yuu menjambak balik rambut Rann

"Aaaa! Jangan sakiti rambut kesayangan ku!" Rengek Rann dramatis

"Anak kecil dilarang lihat" ucap Long yang ekspresinya datar sambil menutup mata kedua anak kecil yang tak lain Nana dan Xing Cheng

"Idih, dasar Naga tua kesepian, aku ini lebih tua darimu tauk!" Ucap Xing Cheng menepis tangan Long

"Tetap saja kamu masih anak kecil" ucap Long menatap aneh Xing Cheng

"Mana sekarang burung bulat gorengnya kak Long?" Tanya Nana menatap Long berbinar

"Nggak ada, ayo balik kak Long buatin susu lagi" ucap Long menarik Nana dan Xing Cheng

"Hei! Enak saja aku ini sudah besar bukan anak kecil lagi!" ucap Xing Cheng memberontak

"Menurut atau ku tendang di kolam lava?!" Ancam Long membuat Xing Cheng diam membisu

Begitulah suasana di ruang dimensi ketika penghuni penghuninya lumayan rame, kadang Yuu mau mati saja kalau Nonanya masih ada banyak hewan yang akan menjadi penghuni baru nantinya

Sementara Rann akhirnya dapat menemukan siapa yang akan menjadi pendampingnya nanti karena tugas itu memakan waktu 5 hari

....

"Aku mau mati saja kalau harus pergi kemanapun menyambut tamu atau apapun!" Keluh Lenna

"Nona, yang sabar ya karena ini memang sudah kewajiban seorang putri" ucap Yao yang masih menjadi cincin Lenna

"Arrrggghhh!" Tolonglah aku mau melampiaskan kekesalan dimana sih?!" Kesal Lenna menahan diri untuk memukul angin

"...." Nona jika nona mau melampiaskan kekesalan, jangan sampai memukul angin nanti bisa gempa nih dunia karena kekuatan Nona bisa sampai ke dasar tanah kalau Nona marah

Yao bergidik ngeri membayangkan apa yang dia katakan di batinnya tadi yah itu cuman khayalan, kalau terjadi bisa bisa Lenna dihukum sama penguasa dunia ini karena merusak alam buatannya serta melukai makhluk makhluknya. Lenna mengerutkan keningnya merasa Yao kayak ketakutan

"Kamu kenapa?" Tanya Lenna mengerutkan keningnya

"Nona coba taklukan Lembah kematian deh kalo mau melampiaskan kekesalan" ucap Yao menyarankan

"Oh benarkah? Ayok lah aku ajak mereka berdua!" Ucap Lenna langsung memanggil kedua kakaknya

"Kakak kakakku yang ganteng, ayo sini adikmu butuh bantuan mu!" Teriak Lenna tapi hanya bisa di dengar oleh Yuwen dan Yuan

Mendengar teriakan adik mereka, Yuwen dan Yuan langsung melesat takut terjadi apa apa sama adiknya tersayang itu

Belum 5 menit kedua orang itu telah sampai ke kamar Lenna dan langsung masuk tanpa permisi karena takut terjadi apa apa

"Adik! apa kamu tidak apa apa?!" Ucap Yuan khawatir dan langsung bernapas lega melihat Lenna menatap aneh mereka

"Kenapa kalian buru buru? perasaan aku tidak mengatakan butuh bantuan" ucap heran Lenna menatap kakaknya

"Eh, kau ini! kami kira kamu dalam bahaya" ucap Yuwen bernapas lega

"Ya emang siapa yang bilang aku dalam bahaya woee!" Ucap Lenna kesal

"Ya sapa tau dimakan kecoa" Ejek Yuan

"Memangnya aku ini cewek lebay gitu?! dasar kakak tidak punya perasaan!" Gerutu Lenna tak suka dianggap cewek lebay

Entah kapan, entah darimana, seekor binatang bersayap merayap di pundak Lenna membuat Yuan langsung mundur ke belakang sementara Yuwen hanya diam menunggu adegan selanjutnya

"Kalian kenapa?" Ucap Lenna menatap mereka dengan tatapan aneh

"I-Itu apa?!" Ucap Yuan tergagap gagap melihat binatang yang sedang berada di pundak Lenna

"Hah?!" Lenna langsung mengecek pundaknya dan dia mendapati seekor binatang yang seumur hidup dia benci berada di pundaknya

"Uwaaahh!! Kecoak terbang!" Kaget Lenna melompat kemana saja asalkan kecoaknya pergi

"Aaaaa! Tolong ada monster berduri, bertanduk dua, bersayap dua, ingin memakan ku!" Teriak Lenna histeris

"Waaaaa! Jangan dekat dekat!" Teriak Yuan menjauh ketika Lenna mendekat kearahnya

"Ya tapi hilangin dulu nih kecoak! Gua jijik tauk!" Ucap Lenna malah ingin membuat kakaknya berteriak lebay

"Hadehhh! Tolong beritahu aku dong kenapa dengan binatang buas mereka tidak takut sedangkan dengan serangga kecil ini mereka langsung teriak histeris kayak wanita lebay" ucap Yuwen geleng geleng kepala

"....." Yao sekarang entah bagaimana ekspresinya melihat Nonanya ini sangat takut dengan kecoak terbang, dia ingin ketawa takut dihukum, tidak ketawa dianggap dah is dead

Beberapa saat kemudian keadaan pun sudah mulai tenang. Kecoak itu sudah tersingkirkan karena Yao langsung muncul dan menangkap kecoak itu seperti mainan

Sementara si korban atau Lenna sedang duduk sambil menenangkan diri, dia merutuki dirinya sendiri bagaimana mungkin dia bisa takut sama serangga seperti itu?! padahal kan dulunya dia bertekad tidak akan takut kepada Kecoak?! hancurlah citra baiknya sebagai jendral....

Yuan juga terbaring lemas mengingat kejadian tadi, dia ingin minum tapi tidak tau harus minta ke siapa, sungguh kejadian tadi membuat dia orang tadi tidak bisa melupakannya

"Apakah sudah tenang? Nih minum" ucap Yuwen datang sebari menyerahkan minum kepada mereka

Dengan cepat mereka langsung mengambilnya lalu meneguk nya hingga habis karena kehabisan energi seolah olah habis melawan musuh paling kuat

"Terimakasih kak, kau yang terbaik" Ucap Lenna dan Yuan bersamaan tanpa menghiraukan Yao yang sedang main kecoak sambil menatap mereka aneh

"Ya ya, sekarang jelaskan kenapa kamu memanggilnya kita kesini Lenna?"

....

Hai pembaca Author yang Author cintai! Mohon maap Author tidak update hari Jum'at dan Sabtu, Author terlalu sibuk dengan tugas 😣😣

Karena itu Author kasih bonus beberapa episode sebagai pengganti episode episode kemarin, Terimakasih 🙏💕

1
Inisial Ni
widihh kere nn
smangat ya thor
Karen Kamisihiro
Lanjut Thor
Gz'baker
kocak shiva
Hening Nuri
bumi sama tanah sama aja deh keknya,knp g tumbuhan aja?
Hening Nuri: oh ok
total 2 replies
@khoir_yayol
lnjut thor semngt terus
Evi Dwi Astuti
thor...d tunggu kelanjutannya.. dan tetap semangat.....
Chaergf
⚜️Thor, bikin cerita yang to the point kalau bisa~🥀⚜️

💅bukan bermaksud ngennyinggu ya~!🥀😌💅
Chaergf: Typing-nya alay bet wkwkwk.
total 3 replies
BlackFX
bekas sepatu adek lu shilin
Arunika
next kak ngakak aku tetap semangat ya
Fita
Author.. tingkat kultivasinya ko ga banyak misal sampai godness mistik gapa ga perlu dimasukin ke hati kalo nyakitin cuma saran,oke?
꧁༺Alena༻꧂: Gak apa apa kok
Sebenarnya ini sudah Author rencanain dari dulu kalau tingkat kultivasi itu gak sampai yang Author tulis, misalnya kayak diatas langit masih ada langit, nah itu artinya masih ada kultivasi yang belum tokoh utama ketahui
total 1 replies
onalia Sukatendel
hahaha lucu thor
Arunika
lanjut kak semangat ya
Arunika: Sama-sama
total 2 replies
Arunika
si riri teryata tampan ya
Arunika
Lanjut kak semangat maaf ya karena baru mampir soalnya tugas kian menumpuk
꧁༺Alena༻꧂: Yah betul, kita ini hanyalah seorang murid yang harus banyak belajar, belajar, dan belajar. ingin rasanya ngeluh tapi nanti di marahi kalau ke temen, gak tau siapa temenku kan pada libur semua, nanggung kalo di chat ujung ujungnya minta traktir dengan alasan bantuin aku belajar 🙃🙃
total 3 replies
BlackFX
semangat thor... nasib" punya cicit kek gitu
꧁༺Alena༻꧂: Udah Kakeknya yang selalu pusing, gimana dengan keluarganya nanti ya? Apakah separah kakeknya? 😃😃
total 1 replies
BlackFX
semangat kakak author😊
꧁༺Alena༻꧂: Terimakasih🙏💕
total 1 replies
Hua Haitang
gw ga pernah di gituin karena gw ga pernah keluar kota + gw anak terakhir. tapi sebagai anak terakhir gw sering banget bilang gitu 😃
Hua Haitang: gw juga, tapi kakak terakhir gw kalo minta jajan malah ke gw, gw belum kerja mau dapet duit dari mana coba 😑
total 2 replies
IntanhayadiPutri
Aku mampir nih kak, udah 5 like dan 5 rate juga.. jangan lupa mampir ya ke ceritaku

TERJEBAK PERNIKAHAN SMA

makasih 🙏🙏
Umi Yan
Semangat menulis untuk karyanya yang luar biasa kak, sukses selalu😊💪🙏
꧁༺Alena༻꧂: Terimkasih 🙏💕
Semangat juga untuk karyamu yang sangat luar biasa 💕💕
total 1 replies
Arunika
tetap semangat ya kakak
"Will your lips taste the kiss of death? "
"will you be with me in the next life?"
꧁༺Alena༻꧂: Terimakasih, semangat juga untukmu 💕💕
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!