NovelToon NovelToon
Menikahi Supir Billionaire

Menikahi Supir Billionaire

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:27M
Nilai: 4.7
Nama Author: Lie_lili

Mona Kavitha Luis adalah anak yatim piatu.
Orang tuanya meninggal karena kecelakaan pada saat dia berusia 18 tahun, tetapi Mona yakin jika orang tuanya meninggal karena suatu kesengajaan, papanya meninggalkan sebuah perusahaan besar kepadanya. Mona selalu ingin menyelidiki kecelakaan yang menimpa orang tuanya tetapi selalu dilarang oleh tantenya. Mona sekarang tinggal bersama adik papanya bernama Dewi Felicya Luis. Tantenya ini sangat baik dan sayang terhadap Mona.

Apakah disini tantenya terlibat atas kecelakaan orang tuanya Mona atau Rekan bisnis papanya yang tidak menyukai keluarga mereka yang berhasil??

*****
Suatu hari Mona terpaksa menikah dengan supir pribadinya dikarenakan suatu kesalah pahaman, tetapi supir itu sendiri juga menyimpan suatu rahasia.

Siapakah supir itu, Mona tidak mengetahuinya dan bagaimana Mona akhirnya bisa menerima supir itu sebagai suaminya.

Silakan dibaca teman2
Semoga kalian suka.

Terima kasih
🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lie_lili, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33. Belum Percaya

Pagi hari seperti biasa Gavin sudah siap lagi untuk melayanin bosnya.

"Pagi tuan" sapa Friska.

"Sssstttttt! Jangan terlalu formal begitu jika kita berada diwaktu biasa" ucap Gavin.

Berubah lagi menjadi Gavin yang lebih aktif berbicara daripada menjadi Gavin Alvaro Vilar.

Mona hanya terkekeh saja melihat Gavin begitu takut akan identitasnya terbongkar cepat.

"Maaf" ucap Friska.

"Ayo jalan" ajak Mona.

Gavin pun membukakan pintu depan untuk Mona masuk, dengan pakaian supir seperti biasa, Gavin terlihat sangat sederhana.

1 jam kemudian mereka telah sampai dikantor, Mona sudah mulai memeriksa berkas yang didepan dia.

Tok! Tok! Tok!

Suara pintu ruangan Mona diketuk.

"Masuk" ucap Mona dengan suara tegasnya.

Mona melihat kedepan pintu siapa yang berjalan masuk, ternyata Friska dengan membawa berkas lainnya, tetapi diwajahnya terlihat cemas.

"Mengapa wajah mu terlihat cemas" ucap Mona, karena dia sudah dari kecil hidup bersama dengan Friska, jadi tau perubahan diwajah Friska.

"Nona, jangan marah ya, mungkin ini kesalahan ku dalam mengecek data yang anda minta, tetapi sudah saya teliti beberapa minggu ini, dan ini hasilnya!" Friska menyodorkan data yang ia bawa dalam map berwarna merah.

Mona memperbesar matanya ketika melihat hanya bagian depan isinya, ketika melihat semakin kebagian belakang, kecewa Mona sudah diubun-ubunnya.

"Apa ini benar Friska?" Tanya Mona dengan suara menekan.

"Benar nona, saya awalnya tidak yakin, tetapi sudah saya cek berkali-kali"

"Saya juga tidak percaya dengan hasil yang saya dapat, tetapi kemudian saya ulang, hasilnya sama!" Ucap Friska dengan tenang.

"Saya benar-benar tidak percaya" ucap Mona.

"Untuk apa uang-uang ini?" Tanya Mona pada dirinya sendiri, walau didepan dia ada Friska.

Friska hanya diam saja, membiarkan bosnya mencerna terlebih dahulu data-data yang ada.

"Bagaimana nona, apa yang harus saya lakukan?" Tanya Friska ketika melihat raut wajah Mona sudah mulai tenang.

"Aku masih belum percaya Friska, hanya saja ini kita diam kan saja dulu, tetapi tetap diawasi hingga waktu yang tepat kita akan bertanya langsung"

"Tetapi nona ini data dari 2 tahun lalu, ini juga terlihat data dari 2 bulan sebelum kepergian tuan besar dan nyonya besar!" Ucap Friska.

"Fris? Kamu kenapa? Tanya Mona yang melihat tiba-tiba saja asistennya ini airmatanya mengalir dipipinya. Iya, Friska menangis.

Friska kemudian mengusap airmatanya, menahan airmatanya supaya tidak terjatuh lagi.

"Aku teringat dengan Tuan besar dan nyonya besar, aku merindukan mereka nona" ucap Friska dengan suara yang parau.

"Kemarin setelah Nona berkunjung kemakam orang tua nona, aku pun berkunjung kesana, aku juga berkunjung ke makam orang tua ku" orang tua Friska lebih dulu meninggal karena sakit.

"Aku selalu mengingat kebaikan Tuan besar dan nyonya besar, hingga aku seperti sekarang!" Ucap Friska yang sudah mulai tenang.

"Terima kasih" jawab Mona dengan tersenyum kemudian memeluk Friska. Mona sendiri terharu terhadap Friska.

"Baik nona, maaf pembicaraan kita terpotong hanya karena aku menangis"

Mona mengeleng-gelengkan kepalanya.

"Tidak apa-apa, aku senang kamu juga menyayangin orang tua ku!" Ucap Mona.

"Nona, balik ke topik awal, ini data 3 tahun 2 bulan, disini pengeluaran semakin besar, aku tidak tau apa itu tanpa sepegetahuan nona apa tidak" ucap Friska menunjukkan kembali datanya.

"Kalau aku lihat-lihat ulang data ini, ini ada yang tanpa sepegetahuan ku!"

"Karena aku enggak mungkin akan mengizinkan hal sebesar ini dikeluarkan, apa sudah dimanipulasi"

"Ini sebuah kecurangan besar" ucap Mona.

Kemudian meletakkan data-data yang tadi Friska bawa.

Mona sebenarnya sangat kecewa mendapatkan data ini, dadanya terasa sesak, dia bukan orang yang tidak gampang memberi, hingga orang lain harus berbuat jahat kepadanya.

1
Ahmad Budianto
trus lanjutanya gmn, ?
🌺zahro🌺
semangat Dirgo,semoga bonus dri bosmu berlimpah ruah🤣🤣
Eddy Junaedi
wah gavin kehilangan 1 anak perempuan yg blm dilahirkan eh malahan dapat double bonus bayi kembar laki-laki
Eddy Junaedi
gtu donk istri ngambek ia di bujuk pulang gtu vin hebat km saking takut kehilangan belahan jiwanya sampai rela menempuh perjalanan yg lumayan jauh untuk menjemput belahan jiwanya ingat ia vin jgn buat mona nangis lg
Eddy Junaedi
sukurin memang enak di tolak mentah mentah ky gtu km becca
Eddy Junaedi
bucinnya kebangetan tuh Gavin mangkanya klo Ama istri itu harus saling percaya dan pengertian itu aja udh buat hati mona senang vin
Eddy Junaedi
haduh Gavin Gavin ada aj ia tingkahnya lucu klo udh mode ngambek
Eddy Junaedi
haduh
Eddy Junaedi
gtu donk vin suka duka dirasa bersama pahit manis jg harus dirasakan bersama itu yg namanya suami istri
Eddy Junaedi
waduh udh mau unboxing lg aja km ia vin
Eddy Junaedi
gtu donk mona jgn diam aja klo di tindas sama rebecca sifat bar bar km harus km tunjukan demi menjaga harga diri km sebagai isteri dan melindungi suami km dari ulat ulat pengganggu rumah tangga km
Eddy Junaedi
hebat friska bs membuat mona ceria dan ga sedih sedih lg
Eddy Junaedi
good
Eddy Junaedi
knapa ia dengan anak kecil itu
Eddy Junaedi
waduh kasiannya pelayan sunny
Eddy Junaedi
kejam sekali
Eddy Junaedi
waduh hebat gavin sigap sangat lihat mona yg kesakitan akibat ulahnya rebecca
Eddy Junaedi
dasar dasar mertua ga ada akhlak kmarin minta mona hamil dalam tempo 2 bln mendengar mona hamil sikapnya biasa aja jd bingung apa yg di mau sama mamanya gavin
Eddy Junaedi
lucu
Eddy Junaedi
mana mau gavin lepaskan mona orng gavin udh jatuh cinta sama mona tega bgt ia mamanya gavin mau pisahkan mona hanya tuk ikuti kemauan rebecca yg hanya bs menghambur hamburkan uangnya aja dasar aneh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!