NovelToon NovelToon
Dokter Cantik AkhirnyaTerpikat

Dokter Cantik AkhirnyaTerpikat

Status: tamat
Genre:Pernikahan Kilat / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:24.5k
Nilai: 5
Nama Author: Gina

Pembatalan perjodohan tiba-tiba oleh orang yang paling dicintainya, membuat dirinya sangat terguncang hingga sang ayah akhirnya memutuskan menjodohkannya dengan laki-laki yang pernah menolong dirinya. Yang tak tahunya laki-laki itu adalah teman semasa SMAnya. laki-laki konyol yang selalu mengganggu dirinya disekolah.
"Yang benar saja aku harus menikah dengan dia?" ucapnya dalam hati.
Bagaimana kelanjutan kisah mereka? akan kah cinta akan tumbuh dengan seiring nya waktu? ikuti kisahnya yuk...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sepatu Butut

Pagi ini mentari yang bersinar cerah, udara yang berhembus sejuk dan kabut yang masih menyelimuti desa menghiasi pemandangan desa yang masih asri karena belum terjamah oleh polisi udara.

Bening yang menikmati udara sejuk pagi sambil berolahraga ringan dengan cara bejalan kaki mengelilingi desa bersama dengan Alda dan Sofia, wajahnya terlihat sangat menikmati udara sejuk di desa tersebut.

Namun saat ketiganya sedang santai berjalan, tiba-tiba terdengar langkah berlari lebih dari satu orang dari arah belakang mereka,dan mereka bertiga pun menoleh kerah belakang mereka dan ketiganya menunjukkan ekspresi yang sama yaitu heran.

Itu adalah Asing dan ketiga muridnya yang aktif itu, terlihat mereka juga sedang berlari pagi,namun Asing berlari terlebih dahulu dan melewati mereka bertiga,dan ketiga muridnya menyusul nya dengan memanggilnya.

"Pak...guru..."teriak mereka bertiga.

Namun bukan teriakan ketiga murid Asing yang menjadi perhatian mereka bertiga tapi karena sesuatu yang di pegang oleh salah satu muridnya Asing

Asing pun dengan santainya berlari dan membiarkan muridnya berlari mengejar nya.

"Ayo kejar bapak kalian ini payah"ucap Asing santai.

"Pak guru... berhenti"teriak salah satu muridnya.

Tapi Asing tak kunjung berhenti.

"Pak guru...ini alas sepatu bapak ketinggalan"ucap salah satu muridnya yang menunjukkan sebuah alas sepatu yang terbuat dari karet berwarna putih itu.

Asing yang melihat salah satu muridnya menunjukkan alas sepatu pun memeriksa kondisi sepatu nya,dan dengan wajah tanpa dosa dia tetap santai saja.

"Ya ampun...kenapa dia bisa tertinggal disana?"gumam Asing.

Dan dengan percaya dirinya Asing lalu melepaskan sepatu yang di kenakan nya,dan berlari sambil bernyanyi kearah muridnya.

"Lihatlah....lihat semua....aku punya pasangannya...sepasang sepatu butut... sepatu istimewa "dengan penuh percaya dirinya dan tak tahu malu dia bernyanyi seperti itu.

Alda dan Sofia hanya tergelak saja melihat kelakuan konyol Asing,namun lain hal dengan Bening,dia seolah terlempar ke masa lalu,masa SMA dimana saat itu dia sering sekali berhadapan dengan kelakuan aneh seperti ini, manusia yang percaya dirinya tinggi,manusia konyol,yang tidak tahu malu dan tak pernah kehabisan ide untuk selalu menghibur nya,dia adalah Awan mendiang suaminya.

"Awan..."gumam Bening pelan bahkan sangat pelan hingga hanya dirinya sendiri lah yang mendengar.

Saat Alda dan Sofia sedang tertawa geli mentertawakan Asing,Bening berjalan melewati mereka dengan ekspresi datar.hingga membuat Alda dan Sofia kebingungan karena melihat Bening yang seperti itu.

"Bu dokter kenapa?"bisik Sofia pada Alda.

Alda hanya menggidikan bahunya saja,dan ikut menyusul langkah Bening,bahkan Asing pun terheran melihat ekspresi Bening yang seolah tak ada nyawanya tapi tetap berjalan melewati dirinya dan murid-muridnya.

dia kenapa?ga kesambet kan?

Batin Asing yang bingung melihat tingkah Bening yang berubah seperti zombie yang tiba-tiba.

Hingga siang menjelang Bening masih terdiam dan tak banyak bicara meski saat rapat pertemuan dengan para dokter yang akan bertugas di rumah sakit miliknya,dan salah satu dokter tersebut adalah Bintang dan dirinya pun melihat tingkah Bening yang saat ini berubah semakin dingin saja.

Setelah rapat selesai Bintang langsung mengejar langkah Bening karena dirinya penasaran dan ingin bertanya.

"Bening tunggu"panggil Bintang yang mengejar langkah Bening yang sedang menuju ruangan nya.

Bening berhenti dan menoleh kearah Bintang.

"Ada apa dokter Bintang?"tanya Bening dingin.

"Tidak hanya saja ku lihat kau seperti menyimpan masalah,apa ada yang mengganggu mu di desa ini?"tanya Bintang lembut.

"Ada atau tidaknya masalah untuk ku,bukan urusan mu"jawab Bening ketus.

Tak lama terdengar suara anak kecil yang meminta tolong di lorong rumah sakit yang belum resmi di buka ini.

"Tolong.... tolong...."teriak anak kecil yang memakai seragam sekolah dasar.

Bening dan Bintang yang mendengar suara anak tersebut pun langsung berjalan cepat untuk mengetahui apa penyebab nya.

Saat melihat anak kecil yang wajahnya ketakutan tersebut pun Bening langsung bertanya padanya.

"Ada apa nak?"tanya Bening pada anak tersebut.

"Bu dokter tolong teman saya terjatuh dari tangga dan kepalanya banyak mengeluarkan darah"jelas anak itu cemas.

"Dimana teman mu?"tanya Bening dan Bintang bersamaan.

"Itu Bu sedang di gendong pak guru kesini "anak itu menunjuk kearah lain dan terlihat Asing yang menggendong muridnya di dadanya hingga kemeja yang di kenakan nya pun berlumuran darah.

"Apa yang terjadi?"tanya Bening cemas.

"Cerita nya panjang anda bisa menolong nya terlebih dahulu?"ucap Asing cemas.

"Baiklah kami akan menanganinya bawa anak ini keruang tindakan dan anda tunggu saja di depannya "ucap Bintang.

Asing pun hanya mengangguk saja dan langsung meletakkan tubuh muridnya di atas kasur perawatan di ruangan yang telah Bintang tunjukkan.

Saat menunggu di luar ruangan muridnya mengingatkan Asing tentang kondisi tangannya yang tadi sempat menahan kepala muridnya tersebut.

"Pak guru tangan Bapak bukannya juga terluka?"ucap muridnya.

Ya tangan Asing pun terluka karena mencoba menahan kepala muridnya aga tidak terluka tapi benturan lantai di bawah tangga yang sangat keras hingga lantai keramik itu pun retak hingga menyebabkan tangan Asing terluka dan kepala muridnya pun terluka karena saat terjatuh kepala muridnya sempat membentur pegangan tangga,entah bagaimana kejadiannya sang murid bisa terjatuh dengan posisi sangat berbahaya seperti itu,tapi Asing yang saat itu menaiki tangga berusaha menolongnya meski tangannya saat ini pun ikut terluka.

Bening yang mendengar itu langsung berjalan mendekati Asing hingga Asing kebingungan.

"Bisa saya lihat tangan anda?"tanya Bening.

Asing pun awalnya kebingungan tapi langsung memperlihatkan tangannya pada Bening.

"Tangan anda terluka aku akan mengobati nya"ucap Bening lembut.

"Ehm tidak perlu dok,saya tidak punya uang banyak untuk berobat, yang terpenting murid saya saja untuk biaya nya akan saya tanggung jadi saya mohon lakukan yang terbaik untuk murid saya"ucap Asing.

"Lagi pula ini hanya luka kecil"lanjutnya.

"Maaf rumah sakit kami tidak hanya mencari uang,tujuan rumah sakit ini di buka ialah untuk menolong orang tidak memandang kasta,tidak memandang punya uang atau tidak,kami akan melayani dengan sepenuh hati"jelas Bening.

"Luka anda itu cukup parah buktinya darah masih mengalir di punggung tangan anda" jelas Bening sambil menarik tangan Asing menuju ruang tindakan.

"Serius? nanti anda bayar dokter dan pekerja yang lain pake apa?gak mungkin kan semua yang bekerja disini mau bekerja tanpa di gaji?"tanya Asing bingung dengan tingkah Bening.

"Untuk itu sudah ada donatur nya tersendiri anda yang tidak usah ikut campur"jelas Bening ketus.

"Ye... ikut campur emang gue toge yang suka nyampur hampir ke setiap makanan"celetuk Asing

Bening terkejut mendengar celetukan Asing sedangkan muridnya hanya menepuk dahinya saja karena melihat kelakuan gurunya yang memang agak berbeda dari yang lainnya.

1
Raisanero
ceritanya seru Thor tapi kebanyakan typo, semangat Thor, jangan lupa jaga kesehatan
Raisanero
typo lagi nih Thor 🤭
Raisanero
Iki maksud ke opo Thor?
Gina: sepertinya saya salah ketik 🙏
total 1 replies
Raisanero
🤣🤣🤣🤣
Suci Dava
Sangking lama up nya, sampai lupa alur ceritanya, terpaksa baca lgi dari bab awal, jngn lama2 up nya yaa thor 🙏
Ninik
dr helvia yg katanya kepala Rumkit bukan sih kayanya iya deh
Ninik: dr Harvey yg kep rumkit
total 1 replies
Surianto Tiwoel
lanjutkan
Gina: siap terima kasih
total 1 replies
Surianto Tiwoel
lanjutkan Thor
M H
revan mata² nya bintang kah
Rian Moontero
mampiiir🖐🤩🤸
Gina: terima kasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!