Seorang pria yang mempunyai kekuatan supranatural yang mana kekuatan tersebut tidak dapat diidentifikasi asal dan jenisnya bahkan oleh dirinya sendiri.
Namun dunia dimana ia berada saat ini, sangat jarang atau mungkin hanya dia seorang diri yang mempunyai kekuatan supranatural.
Sehingga bagi mereka yang telah mengetahui kekuatannya, merasa takut dan menjauhinya bahkan keluarga terdekatnya termasuk orang tuanya.
All hasil, ia terpaksa menjadi seorang penyendiri menjalani hidup yang membosankan dan tak berwarna.
Sampai suatu ketika saat ia sedang tidur di kamarnya, terjadi sebuah fenomena aneh yang membawanya ke dunia yang sama sekali tidak ia kenali.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rifan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Fact
Sekali lagi Shiran dkk beserta Ryugen tiba di tepi perbatasan wilayah kekuasaan ras demi human atau lebih tepatnya, tempat dimana Shiran dan Ryugen bertarung sebelumnya.
Tentu saja saat perjalanan kembali kesini, Ryugen tidak henti-hentinya dikejutkan menyaksikan berbagai kerusakan yang terjadi dalam kerajaan.
Menyadari penyebab terjadinya hal itu, ia sangat tahu bahwa itu adalah dampak dari pertarungannya dan Shiran yang mana membuatnya malah jatuh dalam kebingungan karena berpikir dampak yang ditimbulkan lebih kecil dari yang ia perkirakan.
Namun kegundahan itu tidak berlangsung lama setelah ia menyaksikan lubang yang terbentuk di tempat mereka bertarung.
Dengan tingkat kecerdasannya, Ryugen dapat menebak bahwa Shiran pasti telah melakukan sesuatu untuk memperkecil biasan yang terjadi akibat bentrokan yang mereka lakukan.
Sungguh hal itu membuatnya sekali lagi semakin mengagumi karakter serta kehebatan Shiran.
Terlepas dari semua itu, ia jelas memiliki beberapa penyesalan merasa bersalah karena telah melakukan kecerobohan yang cukup merugikan rakyatnya.
Mencoba menepis perasaan itu, Ryugen kembali memfokuskan pikirannya tentang sesuatu yang ingin ditunjukkan oleh Shiran padanya sembari berkata
"Ehem,,, nak Shiran !
Bisakah kau tunjukan sekarang juga sesuatu yang katamu bisa mengusik minatku itu ?"
tanyanya sedikit ragu.
"Hmmm,,, tentu saja yang mulia !
Sekushi, mohon bantuannya !"
jawab Shiran singkat sebelum memberikan isyarat pada Sekushi untuk melakukan apa yang telah mereka rencanakan.
Menganggukkan kepala sebagai isyarat mengiyakan, Sekushi segera melompat turun tepat di tengah-tengah lubang yang diciptakan oleh pertarungan Shiran dan Ryugen.
Tentu saja, sepengetahuan Ryugen dan para pengamat lainnya yang berada di tempat itu Sekushi sama halnya dengan Shiran, Yugana, serta Kirei yang juga merupakan ras human menilai dari sosoknya.
Namun, sekali lagi mereka harus dikejutkan sesaat setelah menyaksikan transformasi Sekushi yang tengah berlangsung.
Seperti biasa, selang transformasi Sekushi berlangsung selama kurang lebih 2 menit hingga ia berubah dalam wujud Okuri (serigala legenda Jepang).
Berbeda dengan para pengamat lainnya yang hanya terkejut dengan ukuran wujud Sekushi yang melampaui Ryugen dalam wujud naga, Ryugen sendiri malah lebih dikejutkan lagi saat menganalisis dan menyimpulkan realisasi yang tidak pernah sekalipun terpikirkan olehnya.
Sekilas info : usia Ryugen saat ini berada pada kisaran 300san tahun yang masih bertahan hidup serta awet wujud fisik berkat beberapa kali mengalami pengembangan evolusi.
Bahkan dalam selang waktu hidup selama itu, Ryugen belum pernah sekalipun menemui sebuah sosok yang telah mencapai wujud evolusi sempurna.
Menimbang serta memahami makna "sesuatu yang dapat menarik minatku" yang dikatakan oleh Shiran, Ryugen dengan cukup yakin menyimpulkan bahwa Sekushi pastilah telah mencapai evolusi sempurna.
Spontan, Ryugen bergumam takjub
"Ugghh,,, e-evolusi sempurna !"
gumamnya singkat cukup pelan dengan nada suara serta pernapasan yang cukup berat dan sedikit terbata-bata.
Disisinya, Shiran yang menyaksikan reaksinya itu hanya tersenyum memaklumi saat berkata
"Bagaimana yang mulia ?
Aku yakin anda telah memahami maksudku menunjukkan hal ini !
Apakah ini berhasil mengusik minat anda ?"
tanya Shiran sembari sedikit mengolok Ryugen yang menurutnya tengah mengenakan ekspresi yang cukup konyol.
"Uhuk,,, ya tentu saja hal itu telah sangat mengusik minatku !
Namun, apakah itu memang benar seperti yang aku pikirkan ?"
balas Ryugen sembari mengenakan ekspresi sedikit tersipu saat mencoba mengklarifikasi realisasi yang masih cukup sulit untuk ia terima.
"Hmmm,, aku sangat yakin bahwa memanglah seperti itu !
Sejujurnya, aku dkk juga baru mengetahui kebenarannya setelah melakukan berbagai penelitian selang waktu setibanya kami di kerajaan ini.
Adapun proses penelitiannya, anda pasti telah bisa menebaknya !"
jawab Shiran santai namun serius sembari memberikan penjelasan singkat.
"Hufh,,, baiklah aku mempercayaimu !
Lantas setelah menunjukkan ini, apa yang akan kau lakukan selanjutnya ?"
balas Ryugen lagi yang telah sepenuhnya yakin akan kesimpulannya sembari menanyakan langkah Shiran selanjutnya.
"Yah,,, entah yang mulia percaya atau tidak, sejujurnya pencapaian yang dialami Sekushi tidak lain sebagian besar berasal dari campur tanganku sendiri.
Bukankah sebelumnya aku menyatakan bahwa akan memberikan bayaran atas semua bantuan yang anda berikan padaku ?
Aku sendiri tidak keberatan membantu anda untuk mencapai tingkat seperti yang dialami Sekushi.
Namun aku mempunyai syarat untuk itu !
Bagaimana ?"
jelas Shiran dengan ekspresi khusuk menandakan keseriusan yang sangat mendalam.
Mencerna serta memahami inti penjelasan Shiran, Ryugen tentu saja sangat senang akan kebersediaan Shiran memberikan kebesaran hatinya.
Namun ia juga tidak ingin bertindak ceroboh yang dapat menyebabkan ia harus membayar mahal jikalau salah perhitungan.
Dengan ekspresi serius yang serupa, Ryugen menatap dalam kearah Shiran sembari menyatakan
"Hmmm,,, tentu saja aku akan sangat bersedia dan dengan senang hati menerima tawaranmu itu !
Namun sebelum itu, bisakah kamu menyebutkan syarat yang ingin kamu ajukan terlebih dahulu ?"
katanya sedikit ragu mencoba mencari celah jikalau Shiran akan bertindak mengkhianati kepercayaannya.
"Hmmm,,, tentu saja sedari awal aku berniat melakukan itu !
Syarat yang ingin aku ajukan sebenarnya sangatlah sederhana yakni, aku ingin meminta kebersediaan yang mulia untuk membantu ras human khususnya kerajaan Kyuoko saat mendapati masalah yang tidak mampu mereka atasi.
Sejujurnya, setelah semua urusanku dkk selesai di kerajaan ini, kami bermaksud melanjutkan perjalanan untuk menemukan para petarung terhebat di dunia ini.
Tentu saja hal itu masih aku lakukan masih dengan alsan yang sama seperti alasan kedatangan kami ke kerajaan ini.
Bagaimana dengan itu ?"
jelas Shiran lagi dengan sangat tulus tanpa menutupi apapun.
"Hah ?
Apakah kamu yakin hanya itu syarat yang ingin kamu ajukan ?
Tidakkah itu terlalu sederhana dan terbilang sangat mudah untukku ?"
tanya Ryugen cukup terkejut saat memahami dan menilai syarat yang ajukan Shiran sangatlah sederhana.
"ya, aku yakin bahwa itulah satu-satunya sarat serta harapan terbaik yang aku sangat berharap yang mulia bersedia memenuhinya.
Mungkin memang benar bahwa itu sangatlah mudah untuk anda, namun bagiku itu sangatlah berharga karena sesungguhnya mereka adalah tanggung perwujudan tanggung jawab sebagi orang-orang yang ingin aku lindungi."
jawab Shiran dengan nada suara dan ketulusan yang mendalam.
Lagi-lagi, Ryugen dibuat sangat terkagum akan karakter bertanggung jawab serta kebijaksanaan yang dimiliki oleh Shiran.
Bahkan Yugana dan Kirei yang telah lama mengenali karakter Shiran, tidak terelakan merasakan haru yang sangat besar saat mendengar semua pengakuan yang baru saja dinyatakan oleh Shiran.
Berdiri di masing-masing sisinya, Yugana dan Kirei tanpa sadar menggenggam tangan Shiran sesuai sisi mereka diiringi mata yang mulai berkaca-kaca pada keduanya.
Sungguh itu merupakan pemandangan yang sangat indah dan begitu menghangatkan bagi mereka yang menyaksikannya (terlepas dari perasaan cemburu/iri).
Bahkan Ryugen sendiri cukup iri melihat betapa tulusnya kepedulian rekan-rekan Shiran kepadanya, yang tentu saja ia juga sangat menyadari bahwa itu memanglah pantas didapatkan oleh Shiran.
Sedangkan Ryugo yang sebenarnya telah menunjukan ketertarikan pada ketiga gadis rekan Shiran termasuk Sekushi, hanya dapat memendam rasa cemburu dan frustasi yang sangat besar mengingat dirinya yang begitu jauh dibandingkan dengan Shiran.
Kembali memfokuskan pikiran pada topik pembicaraan, Ryugen berkata
"Hufh,,, sangat bagus, teruslah pertahankan karakter seperti itu !
Baiklah, aku rasa setelah mendengar semua penjelasanmu, maka aku mungkin akan menjadi orang terbodoh di dunia jika memberikan penolakan.
Dan dengan ini menyatakan aku bersedia, untuk menerima kebesaran hati serta syarat yang kamu berikan !"
katanya sembari mendesah lembut sambil mengukurkan tangan isyarat pengesahan kesepakatan.
"Hmmm,,, maka sekali lagi aku ucapkan terimakasih yang sangat besar kepada yang mulia atas pengertian serta kebesaran hati anda pula."
balas Shiran dengan senyum puas sembari dengan mantap menyambut jabatan tangan Ryugen.
Setelah itu, mereka mulai bercakap santai mengenai proses Shiran akan membantu Ryugen mencapai evolusi sempurna.
Menilai proses tersebut membutuhkan ketenangan serta konsentrasi yang sangat tinggi bagi kedua belah pihak, mereka memutuskan untuk melakukannya pada ruang pelatihan khusus Ryugen di istana kerajaan.
Dengan itu, mereka pun bergegas kembali ke istana kerajaan setelah Sekushi kembali berubah wujud.
Tentu saja ketiga gadis serta Ryugo telah mendapatkan izin untuk ikut serta dan menyaksikan mereka.
Setibanya mereka dalam ruang pelatihan, Shiran dan Ryugen bergegas mengambil posisi masing-masing dan segera memulai proses ditandai oleh ucapan Shiran
"Unlimited upgrade - copy paste !"
up up up up
up up up
up up
up
Satu hal lagi, kalau sudah pakai kata 'berkata' gak perlu lagi pakai kata 'katanya' itu adalah pemborosan kalimat. Lagipula pada dasarnya arti kedua kata itu sama saja. Intinya terlalu banyak pemborosan kata. Kurang lebihnya mohon maaf, aku juga pemula. Tapi saling membagi ilmu tidak ada salah bukan? Sekian, semoga bisa direvisi jadi lebih baik lagi.