NovelToon NovelToon
Mantan Tercinta

Mantan Tercinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Selingkuh / Tamat
Popularitas:23M
Nilai: 4.9
Nama Author: violla

"Kau menghancurkan semuanya, mimpiku, cintaku, hidupku, harapanku Anggun ... kau menghancurkan semuanya, mulai hari ini pergilah sejauh mungkin jangan berani tunjukkan wajahmu dihadapanku! Saat kepercayaanku hilang, maka hubungan ini sudah tidak ada artinya!" Ariel Erlangga.

Harapan menikah muda harus berakhir di tengah jalan saat, Ariel laki-laki posesif ini menemukan foto Anggun tertidur pulas di pelukan laki-laki asing.

Hingga lima tahun kemudian, Ariel kembali kehadapan Anggun dengan menggandeng wanita lain. Bahkan Anggun sendiri yang akan merancang busana pengantin Ariel dan calon istrinya.

Benarkah Anggun sudah ternoda? Mampukah Anggun merelakan Ariel untuk wanita lain?


"Ternyata kau datang hanya untuk meninggalkanku lagi." Anggun Anggraini.

Facebook Violla
Instagram @Violla536

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon violla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keluarga

"Rasanya percuma tadi Aku menghindari Mu,

kalau akhirnya kita ditakdirkan bertemu, ok...

Anggun kamu bisa...Kamu cukup kuat, hal seperti ini, tidak akan berpengaruh untuk Mu.

Okeee Anggun......You can do it ,!!"

percayalah, Anggun juga berusaha menahan perasaannya , sikap profesional yang dia miliki, lebih tinggi dari apapun sekarang, banyak pekerjaan yang sudah menjadi tanggung jawabnya.

Salah satunya Anggun harus membalas semua jasa dan kebaikan mama angkatnya dan juga Fery yang selalu ada selama ini untuknya. Tatapan dingin dari Ariel tidak bisa membuat dia takut dan menurut seperti dulu.

Dengan rambut panjang yang sudah diikat rapi membentuk ekor kuda , Anggun sudah bergabung duduk tenang di samping Suci,

Dia menganggap Ariel tidak ada disekitar mereka. Padahal Ariel sedang menahan emosi karena foto itu , lucu padahal sangat Ariel membenci Anggun.

"Kita pulang sekarang !," Ariel mengajak Alisa pulang , tatapan dingin masih terlihat jelas diwajahnya.

"Tapi....urusan kita belum selesai sayang, bagaimana dengan Jas yang akan kamu pakai di acara kita nanti..?"

"Lain kali saja Alisa...Aku sangat sibuk sekarang , aku tunggu di mobil,! " Ariel keluar tanpa bicara apapun lagi , bahkan dia juga mengacuhkan Anggun begitu saja.

"Dia selalu seperti itu . Maaf kan Ariel ya Manda , aku juga harus Pulang, Ariel sudah menunggu ." Kata Alisa dengan senyuman yang membuat wajahnya terlihat semakin cantik.

" Iya lain kali datang kesini lagi ya." Anggun memeluk Alisa, dan itu tidak luput dari pandangan Ariel yang sudah duduk didalam mobilnya.

*****

Sepanjang perjalanan, Ariel tetap diam seperti biasa, kemesraan yang dia pamerkan tadi sudah tidak ada , Ariel memang terkesan pasrah dengan hubungannya bersama Alisa.

"Kamu tau Riel, Manda itu orang pertama yang memberikan semangat untuk Ku."

Alisa memecahkan keheningan diantara mereka, kata katanya membuat Ariel tertarik, Ariel terlihat menoleh sebentar, sebelum dia

fokus kembali pada arah stir kemudinya.

"Dimana Kamu mengenal dia?"

pertanyaan Ariel membuat Alisa heran, biasanya Ariel tidak tertarik membahas hal sekecil ini, tapi sekarang Ariel mau membahasnya.

"Dia teman Kuliah ku dulu , Mama memaksa ku untuk meneruskan perusahaan papa , dan aku tidak suka itu. Manda meyakinkan Aku untuk memilih fokus pada tujuan ku , dan akhirnya aku menjadi semangat dan menjadi

seorang model seperti ini."

"Kamu sudah lama mengenal dia..?"

" Iya , tapi selama Aku di Luar Negri , Komunikasi Kami terputus , ketika Aku kembali lagi, mereka sudah pindah dari tempat tinggal yang lama, tapi siapa yang menyangka kalau kami bertemu lagi di kota ini ."

" Mereka siapa?" Tanya Ariel heran, karena yang Ariel tau kalau Anggun hidup seorang diri di Kota .

" Kak Fery....

Ciittttt

Ariel mendadak menginjak rem mobilnya , untung lah saat itu jalanan sepi, karena memang mereka sudah memasuki kawasan rumah Alisa.

"Ada apa...?"

"Maaf " Ariel kembali menjalankan mobilnya.

"Hubungan kalian ternyata sudah sedalam itu....selama lima tahun ini , kau tidak berubah, waktu tidak mengubah mu, kau masih seperti dulu, seperti saat terakhir aku meninggal kan Mu. Aku sangat membenci Mu

Anggun." Ariel membatin sambil mengencangkan pegangannya pada setir kemudi.

*****

Malam hari....

"Mama......Manda pulang." Anggun datang memeluk mamahnya dari belakang, dan itu mengejutkan Farida yang sedang menyiapkan makan malam. " Manda kangen..." Katanya lagi.

"Kalau Kangen, kenapa jarang pulang sayang....Kamu lebih sering tinggal di Toko mu itu,"

"Mama....jangan ngambek donk..nanti cantiknya hilang loh." Anggun mencium pipi mamahnya dan melepas pelukannya.

"sudah pergi mandi, mamah sudah masak makanan kesukaan kamu tuh."

" Horeeee Mama memang yang terbaik, Manda sayang sama mama..awww"

Fery datang dan menarik pelan rambut Anggun" Cuma tumis kangkung, sama tempe goreng kamu seheboh ini?"

" Cuma....? kakak bilang cuma? ini enak lho,

mama juga gak lupa sama peyek ikan asin kesukaan Manda kan?"

"semua lengkap sayang.....Mama sudah goreng peyek ikan asin, satu toples untuk kamu."

"Kalau gini , Manda betah dirumah, Manda

makan sekarang ya ma.."

"Eitssss pergi mandi dulu sana !"

"Kak Fery syirik aja sih?? Mama lihat tuh kak Fery jahat sama Manda." Rengek nya.

"Sayang yang dibilang kakak mu itu benar, kamu baru dari luar loh, bersihkan dulu segala kuman yang ada Nak."

"Mama ia deh...."

Puk.....Anggun memukul kuat lengan Fery dan berlari kecil menaiki anak tangga menuju kamarnya.

"Awas kamu ya....,! Ma liat Manda....Dia jahat ma, " Katanya sambil memeluk Mamanya.

"Sudah jangan ganggu, adik Mu itu, duduk lah

kita tunggu Manda disini."

Inilah yang membuat Nyonya Farida bahagia, melihat kedua anaknya yang saling menyayangi, kehadiran Anggun benar benar membuat kejiwaannya pulih. Nyonya Farida sudah tidak depresi lagi. Tapi tentu dia masih mengira kalau Anggun adalah Manda.

"Terima kasih Anggun." Batin Ariel sambil tersenyum melihat Mamanya.

Ada kehangatan di dalam ruang makan keluarga Fery, rumah ini memang sederhana, hidangannya juga dimasak dengan penuh cinta. Sungguh kebahagiaan keluarga yang sebenarnya.

*****

Sementara diruang makan keluarga Ariel, rumah ini sangat mewah, hidangan yang disajikan sungguh menggugah selera. Tapi tidak terlihat ada kehangatan di rumah ini.

Seperti biasa Nyonya Widia masih hidup dengan sikap angkuhnya. Ruang makan dan segala hidangannya dia yang mengaturnya.

Setelah suaminya Erlangga memutuskan untuk tidak lagi menjabat sebagai CEO di perusahaanya, sang suami memilih menetap sementara waktu di Luar Negri.

"Bagaimana hubungan Mu dengan Alisa?"

Widia mulai membuka suara.

"Biasa saja."

"Kalian sudah memutuskan tanggal pertunangan kan, umur mu sudah hampir memasuki kepala tiga, sudah sepantasnya untuk menikah, ! "

"Hm.." Ariel sibuk mengunyah makanannya.

Dia tidak tertarik membahas tentang pernikahan .

"Alisa itu memang yang terbaik untuk mu.

Dia berasal dari keluarga yang sepadan dengan kita, perusahaan keluarganya sudah lama bekerja sama dengan perusahaan kita."

"Kalau seandainya, Alisa tidak berasal dari keluarga yang kaya, apa Mama masih akan tetap menerima dia untuk menjadi menantu dirumah ini?"

"Tentu saja, Mama tidak pernah membedakan

status sosial kekasih mu. Dari dulu Mama selalu mendukung apapun pilihan mu, Kamu ingat kekasih mu yang pernah kamu ceritakan dulu? Mama juga sudah bilang, Kalau Mama menerima dia dengan baik kan? tapi sayang hubungan kalian berakhir begitu saja, Siapa namanya? Anggun iya dia Anggun kan?"

Widia bicara lancar seolah olah dia tidak tau apa yang menjadi penyebab hancurnya hubungan Ariel dan Anggun.

Prang......

Ariel menghempaskan kasar piring yang berisikan makanannya ,sampai pecah dan berserak dilantai .

"Jangan pernah bahas apapun tentang perempuan itu lagi Ma..!" Kata Ariel, dia tidak suka mengingat semua tentang Anggun.

Ariel meninggalkan ruang makan itu, menyusahkan Widia yang terus mengawasinya . Hidangan lezat di meja makan itu, tidak ada yang menikmati.

Bersambung.... Jangan membuang makanan begitu saja ya itu mubazir . Bersyukur kita masih bisa menikmati hidup dengan baik selama ini, menikmati makanan halal, jauh diluar sana banyak orang yang berjuang hidup demi sebungkus nasi, demi satu kilo beras, orang tua mereka juga berjuang melawan panas dan hujan😥 Lebih baik masak secukupnya, atau sedekahkan pada mereka yang membutuhkan ,itu termasuk salah satu cara bersyukur kan gengz👍👍👍

Bersyukur itu rasanya Nikmat,❤️

1
ayu cantik
suka
syh 03
Luar biasa
Salim ah
salam kenal thor
baru hadir, nyimak kayaknya seru dech
Muji Erawati
banyak mengandung bawang
evv
Luar biasa
Furi Wijayanti Wijayanti
pisah aja cerita kelanjutan untuk Yusri ma Airin jng d gabung
Ira
i love this part♡
Noor Laila Khairul Isma
Bagus
fitriani
mila udh gila krn obsesi sama fery
fitriani
baru ingat kl yogi adalah tmn fery d awal2 cerita
fitriani
emang enak🤪🤪🤪🤪
fitriani
fery yg d gombalin aku yg baper😁😁😁😁😁
fitriani
alisa bnr2 nyari mati😡
fitriani
inilah definisi kl udh jodoh pasti ada jalan bwt kembali lagi
fitriani
y allah nikah kyk tahu bulat😁😁😁😁
fitriani
ariel😍😍😍😍😍😍
fitriani
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
fitriani
baca bab ini rasanya sesuatu bgt... rasanya hati ikutan nyeri😭😭😭😭😭
Siti Zulfah Tea
hah anday saja kisah cintaku berakhr manis sprti anggun
Siti Zulfah Tea
klo soal mantak aku sensitif skli...brharap mntan terindah ku yg slma 6 thn bersama bisa kmbli...stdk ny bisa brtemu...berpisah krna restu org tua itu mnyktkn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!