NovelToon NovelToon
Ceo Pemaksa (Revisi)

Ceo Pemaksa (Revisi)

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / CEO / Tamat
Popularitas:518.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ayana Nadia husada

Seorang CEO ternama yang terkenal akan sifat dingin dan pemaksanya, memaksa seseorang gadis Kampong untuk menjadi budak mainan sang CEO.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayana Nadia husada, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Awas saja!

Hari yang melelahkan, namun mengasikan bagi Nata dan Bu Ratini, setelah merasakan penat akibat bekerja sampai sore. Hari semakin gelap

Nata menuju ke Mushola Desa untuk sholat Magrib bersama Bu Ratini dan suaminya

"Ayok kita Sholat berjamaah di Mushola" ajak Pak Rusdi, suami dari Bu Ratini

"Ayok Neng.. sama sama kita ke Mushola" Bu Ratini menggandeng Nata menuju ke Mushola desa

10 menit berjalan, sampailah mereka di Mushola sederhana. Mushola desa sangat bersih dan rapih, para jamaah sholat magrib menunggu adzan berkumandang

Setelah melaksanakan sholat Magrib, Nata dan Bu Ratini memutuskan untuk menunggu sholat Isya di Mushola untuk mengaji bersama sama para penduduk desa

بسم الله الر مين الر حيم

Setelah sholat Isya Bu Ratini, Nata dan Pak Rusdi pulang kerumah masing masing

Nata masuk kedalam rumah lalu mengunci pintu rumah.

Saat Nata ke dapur, pintu rumah Nata di ketok oleh seseorang

Tok tok tok

"Siapa yah? apa bu Ratini" Nata menuju ke pintu depan untuk membuka pintu

ceklek

"Assalamualaikum"

"Waalaikumsalam"

Deg

Juragan Baron. gunam Nata

Tanpa basa basi Juragan Baron masuk kedalam rumah tanpa permisi. Nata menghela nafas nya

Apa Juragan tidak punya adat dan sopan santun, mengapa malam malam kesini di rumah wanita yang sendirian. gunam Nata.

"Nata.." Juragan Baron menepuk nepuk tempat duduk kosong di sebelahnya, agar Nata duduk

Nata melangkah keluar duduk di kursi depan rumahnya, lalu membuka pintu rumahnya lebar lebar

Juragan Baron mendengus kesal melihat tingkah Nata

"Juragan.. ada kepentingan apa bertamu ke rumah saya malam malam begini" ucap Nata to the point

"Saya cuma mau main ke rumah kamu saja" ucap Juragan Baron menyerahkan perhiasan emas berupa kalung, dan baju baju bagus pada Nata

"Maaf Juragan..." ucap Nata menyerahkan kembali pemberian Juragan Baron. "Saya tidak mau.. baju saya masih banyak... lebih baik baju ini di berikan saja pada Istri Juragan Baron"

"Untuk kamu saja" Juragan Baron mendorong tas belanjaan nya dengan paksa pada Nata. tangan Nata dan Juragan Baron bersentuhan

Nata langsung melepaskan paksa tangannya. kantong belanjaan Juragan Baron jatuh semua ke lantai, Nata langsung memunguti belanjaan Juragan Baron

Juragan Baron tersenyum penuh kemenangan melihat Nata mengambil kantong belanjaan nya. Masuk kau.. kedalam perangkat uangku. gunam Juragan Baron senang

Tanpa di duga Nata langsung mengembalikan Kantong belanjaan itu pada Juragan Baron. Lihat saja..

"Juragan.. saya permisi dulu.. kompor tungku saya menyala... belum saya matikan" ucap Nata.

Nata langsung masuk ke rumah mengunci pintunya.

Juragan Baron mematung, kesal dan marah bercampur aduk menjadi satu, baru kali ini ia di tolak wanita.

Yati yang melihat kejadian itu langsung kesal setengah mati, karna selama jadi pacar Juragan Baron, Yati hanya di kasih baju bekas Istri Juragan Baron

"Awas saja!" Yati menghentak hentakan kakinya lalu bersembunyi di balik semak semak saat Juragan Baron mengendarai Motor nya

"Kali Yati tidak akan diam, awas saja!" Yati pun kembali ke pusat desa, entah apa yang akan di rencanakan oleh Yati pada Nata

🎈🎈🎈🎈

Ke esokan paginya. Nata sudah rapi beberes rumah dan sholat shubuh, berjalan ke rumah Bu Ratini untuk bekerja di ladang bersama

Tok tok tok

"Assalamualaikum"

Ceklek

"Waalaikumsalam" ucap Bu Ratini. "Ayo masuk Neng.. ibu sarapan dulu.. udah sarapan??"

"Sudah bu Alhamdulillah" ucap Nata tersenyum

"Ya sudah Neng tunggu disini.. ibu sarapan dulu" Bu Ratini kembali kedalam rumah. Nata duduk di depan teras rumah Bu Ratini

10 menit kemudian Bu Ratini datang membawa wedang teh dan roti camilan

"Dimakan dulu Neng, sambil minum wedang teh" ucap Bu Ratini menyeruput wedang teh panasnya

"Neng.. kita kayaknya cari kerja di tempat lain aja" ucap Bu Ratini memandang ngi hamaparan sawah di depan rumahnya

"Kenapa bu..??" tanya Nata kaget

"Juragan Baron... itu masalahnya" ucap Bu Ratini

"Ibu.. ibu jangan keluar dari ladang, Nata saja yang keluar dari ladang" ucap Nata memegang tangan keriput Bu Ratini

"Lah.. kenapa Neng?? jujur saja.. ibu juga gak betah kerja di juragan Baron. upahnya kecil Neng" Bu Ratini menatap lesu Nata

"Ya sudah.. Nata cari kerja dulu.. ibu di rumah saja beberes rumah dulu" ucap Nata. ia langsung pergi ke pekarangan rumah Bu Ratini

Setelah 6 jam berkeliling mencari pekerjaan, cape dan penat. Nata beristirahat sejenak untuk mencari pekerjaan.

Nata memutuskan untuk melanjutkan jalan nya untuk mencari pekerjaan. pada saat Nata jalan, ia melewati lapak bawang

"Bu.." ucap Nata

"Ya Neng.. ada apa??" tanya Juragan di sana

"Mm.. Bu.. apa disini ada pekerjaan lagi??" tanya Nata antusias

"Ada Neng.. tinggal kesini saja.. barangkali ada yang mau kerja lagi? bawa saja kemari" ucap Juragan itu

"Maaf Juragan.. nama juragan siapa?" tanya Nata

"Panggil saja Mba Lili" ucap Mba Lili

"Ya.. mba Lili.. saya nanti kesini lagi.. Nama saya Nata" ucap Nata

"Ya sudah mba Nata nanti kesini lagi saja, besok atau sekarang bisa mulai kerja" ucap Mba Lili

"Terimakasih mba, saya permisi dulu" ucap Nata

Dalam waktu 30 menit Nata sampai di rumah Bu Ratini dengan membonceng para pemuda yang sedang bersepeda untuk bekerja di ladang

"Terimakasih Jang"

"Sama sama Mba Nata, saya pamit dulu mau ke ladang" ucap Pemuda itu

"Ya.. hati hati Jang" Nata langsung mengetok pintu rumah Bu Ratini

Tok tok tok

"Assalamualaikum bu"

Ceklek

"Waalaikumsalam"

"Bu.. Nata sudah dapat pekerjaan.. ayok kita berangkat bekerja" ucap Nata antusias

Bu Ratini menggeleng lesu melihat Nata.

"Kenapa bu??"

"Neng Nata saja yang kerja.. ibu sudah tidak bekerja lagi" ucap Bu Ratini

Nata menunduk, lalu tersenyum pada Bu Ratini.

"Baik Bu.. saya permisi.." Nata langsung berjalan menuju ke Mba Lili untuk bekerja mengupas bawang dan memotong bawang

Bu Ratini tersenyum pias melihat Nata yang berjalan keluar pekarangan rumah. Malam Malam Rumah Bu Ratini di datangi oleh Juragan Baron

Flashback on

Dog.. Dog.. Dog.. Dog..

Suara gedoran pintu rumah Bu Ratini membangunkan seisi rumah Bu Ratini, Pak Rusdi dan anak anaknya

Dog.. Dog.. Dog.. Dog.. Dog..

"Ya Allah.. siapa itu bu.. yang datang ke rumah kita malem malem begini" ucap Pak Rusdi

Bu Ratini keluar dari kamarnya mengecek siapa yang datang malam malam.

"Siapa sih.. malam malam begini"

Dog.. Dog.. Dog..

Ceklek

Brakkkkkk

Juragan Baron langsung membanting pintu dengan keras, masuk ke rumah Bu Ratini tanpa permisi

"Juragan.." panggil Bu Ratini

"Dengar baik baik.. kalau sampai aku lihat kamu bersama Nata lagi.. maka kamu akan tau akibatnya.. akan ku buat hidup kamu sengsara di desa ini" ancam Juragan Baron

Brakkkk...

Juragan Baron membanting pintu Rumah Bu Ratini dengan keras

Ya Allah maafkan ibu.. Nata.. gunam Bu Ratini

Pak Rusdi pun terduduk lemas mendengar ancaman Juragan Baron

Flashback off

Setelah Nata sampai di lapak bawang Mba Lili. Nata langsung bekerja mengupas bawang dengan telaten dan bersih

Mba Lili pun tersenyum senang melihat kerja keras Nata

Hari berganti demi hari, Nata semakin tekun bekerja, Mba Lili pun langsung menyuruh Nata untuk menggantikan Mba Lili untuk mengirim bawang yang telah di kupas ke kota terdekat

🎈🎈🎈🎈

Rumah Sakit

Tuan Yuda rutin menjenguk Kenza dan Kenzi di rumah sakit.

sejak saat itu, Kenza dan Kenzi disusui oleh Suster yang habis melahirkan.

Tuan Yuda keluar dari ruang perawatan anak anaknya. lalu ia segera menelpon Jimy

"Halo Jim??" Tuan Yuda

"Iyaa Tuan..." Jimy

"Apakah keberadaan Nata sudah di temukan??" Tuan Yuda

"Belum Tuan" Jimy

"Mengapa kerjamu lambat sekali, cepat cari dan dapatkan dia untuk ku" Tuan Yuda

Tuan Yuda semakin kesal, ia tidak tau dimana keberadaan Nata, meskipun Kenza dan Kenzi sudah menyusui pada Suster itu. tetapi Kenza dan Kenzi masih membutuhkan Nata sebagi sosok ibu

Dengan wajah muram, Tuan Yuda langsung masuk kedalam kamar perawatan anaknya, melihat senyum dan tawa Kenza dan Kenzi. Tuan Yuda langsung tersenyum melihat anak anaknya yang sudah sehat kembali

"Ayah pastikan.. ibu kalian akan cepat pulang" ucap Tuan Yuda mengecup kening anak anaknya dengan lembut dan lama

Bersambung.

Jangan lupa Like dan Vote kak, maaf baru update🙏 author baru selesai kegiatan kampus😭

salam author Ayanana

1
Rizky Sandy
laki2 kok lemah, jadi budak tapi menikmati,,,, nata SM Jimmi aja, jimmikan suka SM nata dari dulu,,,, dari awal Yuda SM nata tujuannya g bagus berakhirnya g bagus juga kan,,,,
Ciam Cia Wen
lanjut thor part 2 judul lanjutannya
KimRanger
keren
Sundari
sungguh disayangkan kalo sdh gk up lg,, lanjut thoorr,, slalu ditunggu upnya,,
Wiwit Nurfitriani
ko udahan????
Rian Cappuchino
Kak mampir yuk ke novelku.Judulnya "Ray Stardust."

Kutunggu kedatangan kalian semua.

Terima kasih.
Radin Zakiyah Musbich
Ceritanya seru kak 👍👍👍

ijin promo ya 🐞🐞🐞

jgn lupa baca novel dg judul "HITAM"

kisah tentang pernikahan yg tak diinginkan,

jangan lupa tinggalkan like and comment 🐞🐞🐞🙏
Susi Ana
gk lanjut y
Ananda Andin Angraini
Next kakak.. semangat.. semangat.. semangat
Elisabeth Ratna Susanti
like👍
Umi Yan
Next kak, ditunggu lagi up terbarunya😊

Salam manis dari "Cinta Sang Desainer" terimakasih🙏
Anggelina Lina
lanjut thor semangat👌
Nilaaa🍒
semangat kak
kirei ardilla
ditunggu kelanjutannya
Eda Sally
semangat say😍
Asni J Kasim
Crazy Up thor 💪
IG : Chocollacious
sebenarnya kasihan yuda..
Zacra ✨
Kasihan Yuda thorr 😢😢



Karyaku juga udah up nih! Jangan lupa mampir yaa 🤗💖💖
Naya
🤔🤔🤔🤔
Asti Avan
karma Yuda yg pernah memaksa nata kini terjebak dengan musuh sendiri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!