NovelToon NovelToon
Nikah Kontrak With My Bodyguard

Nikah Kontrak With My Bodyguard

Status: tamat
Genre:Pernikahan Kilat / Wanita Karir / Nikahmuda / Cintapertama / Nikah Kontrak / Paksaan Terbalik / Tamat
Popularitas:382.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: rhey_vita33

Hari ini adalah hari dimana aku memulai kehidupan palsu ku bersama dengan Samuel, sang Bodyguard yg sengaja di utus oleh Papaku untuk selalu bersamamu dan melindungi ku.
" bagaimana saksi SAH? " ucap Pak Penghulu.
" SAH....! "ucap 2 orang saksi yg sengaja di hadirkan untuk menjadi saksi di pernikahan kontrak ku.
Semua bermula saat Papaku Alexander Betl, ingin menjodohkan ku dengan anak rekan bisnisnya bernama William. saat itu aku masih belum ingin menikah. hingga akhirnya aku dipaksa untuk menikah dengan William karena urusan bisnis bukan atas dasar cinta.
aku pun akhirnya kabur dari rumah dengan di bantu oleh Bodyguard ku bernama Samuel, aku biasa memanggilnya dengan panggilan Samy.
" bagaimana jika kita nikah kontrak? " tiba-tiba ide gila itu muncul di pikiran ku, sebab aku tak mungkin tinggal bersama dengan Samy tanpa ikatan, aku tak ingin ada fitnah dari para tetangga ku. Samy nampak bingung dengan ideku tadi. sampai akhir nya dia pun menyetujui nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rhey_vita33, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 33.

Roberto menemui seseorang di sebuah tempat rahasia, dia disambut oleh pengawal Bos nya.

"Dimana tuanmu? " tanya Roberto.

"Saat ini tuan sedang ada tamu, tunggu sebentar lagi" ucap pengawal.

Roberto duduk di sebuah ruangan sambil memainkan ponsel, sayup terdengar suara seseorang sedang berbincang dengan Bos besar.

"Lakukan tugasmu dengan baik, jangan sampai ada kesalahan sedikitpun seperti si bodoh itu" tegas si Bos.

"Baik tuan" seseorang keluar dan melihat Roberto sedang duduk sambil menatap ke arahnya.

"Hai George apa kabar? " sapa Roberto.

"Kabar baik, tak ku sangka kita bertemu disini" balas Roberto.

"Iya, aku juga tak menyangka ternyata tamu Bos adalah sang penjilat" ledek Roberto.

"Setidaknya aku tak di panggil 'bodoh' olehnya, aku permisi dulu sampai ketemu kembali" ejeknya lalu George pergi sambil tersenyum miring ke arah Roberto.

Roberto mengepalkan tangannya merasa kesal karena enekan George.

'Kita lihat saja, jika Samy tau kau penghianat maka habislah kau' bisik Roberto dalam hati sambil tersenyum jahat ke arah George.

Roberto masuk ke dalam, dia melihat Bos besar sedang duduk sambil memegang sebuah foto. Tatapan nya begitu dalam terhadap sosok yg ada di dalam foto tersebut.

Tok! Tok!

Roberto mengetuk pintu, membuat Bos terkejut lalu menaruh kembali foto tersebut di dalam laci.

"Masuk! " titah sang Bos.

Roberto masuk dan duduk di kursi depan meja sang Bos, Roberto menyadari tatapan membunuh dari sang tuan, dia merasa gelisah.

"Bagaimana bisa kau begitu ceroboh Roberto? Sekarang Samy sudah mencurigai mu, maka bersiaplah untuk menerima penyerangan darinya" ucap si tuan.

"Maafkan saya Tuan, saya terlalu gegabah. Saya tidak bisa menahan saat melihat istrinya Samy yg begitu menggoda di mata saya" elak Roberto dengan mengutarakan nafsu gilanya.

"Jangan pernah mencampur adukkan urusan pribadi mu dengan urusan internal kita! " bentak si Tuan.

"Ma-maaf Tuan" Roberto tergagap.

"Mulai sekarang kau jangan banyak melakukan hal yg dapat memicu peperangan, aku sudah mengutus George untuk menghabisi mereka dari dalam, setelah mereka lemah baru kita mulai penyerangan, paham kau! "

"Paham Tuan Anderson" Roberto menundukkan kepala tak berani menatap Anderson.

.

.

Flashback

Kala itu Silvia dan Anderson sedang berduaan di sebuah taman, Silvia adalah anak seorang pengusaha besar sedangkan Anderson adalah anak seorang pemilik toko kue beras di daerahnya.

Mereka menjalin hubungan itu sudah hampir 5 tahun, hubungan yg mereka jalani dengan sembunyi sembunyi karena orang tua Silvia tak merestui nya. Silvia sudah di jodohkan dengan Broto anak relasi orang tua Silvia.

"Anderson, bawa aku pergi dari sini. Aku tak ingin menikah dengan Broto" bujuk Silvia.

"Aku akan membawamu tapi tunggu aku sedang mengumpulkan uang untuk kita bisa pergi, uangku belum cukup untuk membahagiakan mu Silvia" ucap Anderson.

"Aku tak perduli tentang uang, kau bisa pakai uangku jika kau mau. Waktu kita tidak banyak Anderson" rengek Silvia.

Saat itu sebenarnya Silvia sedang mengandung anak Anderson, tapi dia belum memberitahu Anderson akan hal itu.

"Aku akan mengusahakan secepatnya, kamu bersabar ya" Anderson memeluk tubuh Silvia, mereka saling mencintai dan tak ingin saling terpisah, bahkan Silvia sampai rela di pukul ayahnya karena ketahuan hamil anak dari Anderson.

Sore itu saat mereka berencana melakukan pelarian, Silvia tertangkap oleh ayahnya dan Broto, dia langsung dibawa keluar negeri oleh ayahnya.

Anderson merasa frustasi karena menganggap Silvia menghianati nya, apalagi saat dia mengetahui kalau Silvia menikah dengan Broto dan tengah hamil.

"Penghianat! Akan ku balas kalian semua yg menyakiti ku! " teriaknya.

Anderson bertemu dengan seorang Bos mafia besar, dia mencoba melamar pekerjaan ditempat orang itu dan dia di terima. Anderson di didik menjadi seorang yg kuat dan keras hati, tak ada ampun bagi siapa pun musuh yg ada di hadapan nya. hingga pada saat Bos mafia itu tewas, sebelum menghembuskan nafas terakhir nya dia di amanah kan untuk meneruskan harta yg Bos itu miliki, Anderson berjanji akan menggantikan nya dan meneruskan nya.

Dengan kekuasaannya sekarang, dia bisa memerintah siapa saja untuk dijadikan anak buah nya untuk membalaskan dendam sang Tuan, termasuk dendam nya kepada Broto.

Dia merencanakan untuk membunuh Broto, dia tak senang melihat Broto bahagia bersama Silvia. Anderson ingin mereka sengsara seperti yg Anderson rasakan, malam itu Anderson menyuruh seseorang untuk memotong tapi rem pada mobil Broto hingga kecelakaan itu pun terjadi, saat itu usia Samy baru 5 tahun.

Silvia menjadi stres karena sering mendapatkan teror dari orang yg tak diketahui, hingga akhirnya dia pergi dan membawa Samy untuk di sembunyikan karena dia khawatir anak semata wayang nya menjadi incaran para peneror.

Anderson tak pernah bisa menemukan Silvia dan Samy, hingga pada suatu hari Anderson mengetahui kalau Samy adalah anak Broto musuh nya tapi dia tidak tau kalau Silvia masih hidup dan berada di panti jompo.

Anderson sangat membenci Samy karena dia beranggapan kalau Samy adalah anak Broto dan Silvia.dia ingin dendam nya yg dulu ter tuntaskan hingga dia puas.

.

.

Di panti jompo, Silvia duduk di kursi sambil menatap jendela, dia seperti sedang merindukan seseorang yg sudah lama tak pernah dia temui. ada rasa bersalah dalam dirinya yg tak pernah bisa dia jelaskan bahkan kepada putranya Samy.

"Apa kabarmu Anderson? Apakah kau sudah bertemu dengan putra kita? " gumamnya sambil menitikan airmata.

"Ibu.. " panggil seseorang, Silvia menoleh dan ternyata yg datang adalah Samy.

Silvia merentangkan tangannya ingin Samy memeluknya, Samy menghampiri ibunya dan memeluk, tangis Silvia pecah dalam pelukan Samy.

"Ada apa bu? apa ada yg mengganggu ibu? " tanya Samy bingung.

"Tidak nak, kamu kesini dengan siapa? " tanya Silvia.

"Sendiri, tapi besok Samy akan mengajak seseorang kesini" ucap Samy.

"Siapa nak? " tanya Silvia penasaran.

"Besok Samy kenalkan, ibu pasti menyukai nya sama seperti Samy" Samy mengusap kedua pipi ibunya yg basah.

Silvia menatap putranya dengan penasaran, terbesit di hatinya apakah yg di bawa Samy adalah Anderson? Silvia tak berani menanyakan kepada Samy, Silvia hanya mengangguk sambil tersenyum, dia mengusap kepala putranya dengan penuh kasih sayang.

Samy dengan telaten mengelap tubuh ibunya, menyuapi dan menceritakan hal hal yg baik kepada ibunya, dia mencoba menghibur ibunya agar tak stres.

"Nak jika saatnya tiba, ada sesuatu hal yg ingin ibu sampaikan kepada mu" ucap Silvia.

"Apa itu bu? " tanya Samy.

"Tunggu saat nya tiba ya nak, jika kau sudah siap membawa ibu keluar dari sini maka saat itu ibu akan memberitahu mu" Silvia tersenyum sambil mengusap pipi Samy.

"Baiklah bu, aku akan segera membawa ibu dari sini. ibu bersiaplah ya" ucap Samy.

Silvia mengangguk, lalu Samy pamit pulang untuk menyusun rencana memulangkan ibunya ke rumah utama. dia akan membicarakan hal ini bersama Clark dan Reya.

1
Acil Lie
kan, seakan elsa tau pemikiran samy
Acil Lie
maaf, pesan buat author.. jangan pakai kalian "aku" saat bercerita. seakan itu POV untuk pemeran utamanya aja. nda lucu kan pemeran utamanya tau pemikiran asistennya. hilangkan kalimat "aku" Nya. karena itu bukan cerita pengalaman tapi menceritakan kisah Elisa dan asistennya serta sekitarnya. Maaf belibet 🙏
ayu cantik
suka
🌜💖Wanda💕🌛
Luar biasa
Juna Dong
luar biasa
fien
Luar biasa
Retno Anggiri Milagros Excellent
iya.. Clark..hehe
Retno Anggiri Milagros Excellent
hayo siapa itu..
Retno Anggiri Milagros Excellent
kecapekan si Maria . 🤭
Retno Anggiri Milagros Excellent
ya Allah Reya . 😭
Retno Anggiri Milagros Excellent
ternyata benar . kan ? 🤭😍
Retno Anggiri Milagros Excellent
sabar semua .. yang bikin cerita si Author.. hehe 😍
Retno Anggiri Milagros Excellent
MasyaAllah Reya... 😭
Retno Anggiri Milagros Excellent
wah.. Reya tertabrak ya .. 🤭😍
Retno Anggiri Milagros Excellent
wah.. ga bahaya kah Clark.. 🤭😍
Retno Anggiri Milagros Excellent
Silvia punya strategi sendiri ya . untuk mempertemukan ayah dan anak. 🤭😍👍🏻
Retno Anggiri Milagros Excellent
berdoa dulu kalo mau tidur
Retno Anggiri Milagros Excellent
iyalah.. ceritanya bagaimana?
Retno Anggiri Milagros Excellent
iya . cari yang lain. 🙏😇
Retno Anggiri Milagros Excellent
nikmat sekali...🤭😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!