Laki-laki tampan dengan umur yang terbilang sangat matang baru saja menginjak kan kakinya di New York, selama hampir 8 tahun tidak menginjak kan kaki nya di sini semua nya terkesan berbeda
"It's been a long time since I've been here, not much has changed, (lama tidak ke sini ternyata tidak banyak yang berubah)" ucap pria dewasa yang sial nya masih setia sendiri itu
Ssaat menuruni jet pribadi nya sangat terlihat mata elang nya yang bisa membunuh siapa saja yang berani menyenggol diri nya
Mata elang itu juga yang bisa membuat semua wanita maupun remaja bertekuk lutut di hadapan nya dan rela mengangkang meski hanya 1 malam
Mohon maaf di sini aku pakai bahasa indonesia ya, anggap saja itu bahasa dari negara sana biar mudah di baca dan di pahami demi kenyamanan bersama juga. terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana.ins, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rayna kecewa
Sedang kan Bastian saat mendengar kan itu tentu saja senang bahkan sebelum asisten nya itu memberitahu ia sudah tahu bahwa asisten kepercayaan nya itu pasti berhasil
"Bagus aku tahu kamu bisa melakukan nya dengan mudah Jonathan" ucap Bastian
"Lalu bagai mana dengan mata-mata untuk gadis liar itu" ucap Bastian lagi
"Soal itu saya juga sudah menyuruh orang profesional untuk terus memantau pergerakan nona Rayna, namun seperti nya dia mulai bekerja besok pagi lantaran saat ini non Rayna sedang berada di Mansion milik nya dan tidak keluar sama sekali" jelas Jonathan
Lagi lagi Bastian yang mendengar itu hanya mengangguk angguk kan kepala nya
"Kalau begitu saya lermisi Mr" ucap Jonathan berpamitan lantaran ia sudah tahu jika pembicaraan nya dengan MR yang merangkap sebagai sahabat nya itu sudah selesai
Kalian pasti tahu sendiri ia tidak membalas ucapan meski dari sahabat nya itu
Saat Jonathan keluar Bastian langsung melihat ponsel nya di sana ada pesan masuk dari gadis liar nya
"Daddyi maaf kan Rayna semalam Raynna tidak tahu kalau daddy menelpon, handphone Rayna Rayna silent"
"Daddy apakah daddy marah tolong maafin Rayna Raynna tidak mau di hukum, Rayna janji tidak akan mengulangi nya lagi"
"Apakah daddy masih sibuk bekerja, Rayna benar-benar minta maaf Rayna tidak sengaja, semalam juga teman Rayna berada di rumah menginap Rayna harap daddy mengerti keadaan ku semalam"
Itulah beberapa pesan yang dikirim sugar baby-nya yang Bastian baca Bastian tersenyum melihat pesan tersebut
"Apakah dia segemas kan ini? tapi bukan kah aku harus tetap menghukum nya agar dia tidak terus mengulangi kesalahan?" Ucap nya lagi
"Seperti nya tidak buruk jika aku menghukum nya dan sedikit menakuti nya" monolog Bastian sambil menatap ponsel itu
Bagai mana mungkin Rayna dengan gampang nya minta maaf sedang kan semalam Bastian menahan kekesalan nya gara gara gadis liar nya itu
Bastian hanya membuka nya saja tidak membalas pesan itu karena pesan itu sudah di kirim sejak 3 jam yang lalu dan menurut nya percuma membalas pesan gadis yang selalu membuat nya selalu kehilangan kesabaran
Sedang kan di kediaman David saat ini mereka tengah berkumpul di ruang tamu selesai makan malam
Rayna tadi sempat menimbang-nimbang permintaan nya itu untuk segera di ucap kan kepada kedua orang tua nya apapun yang orang tua nya putus kan dia akan menerima nya setidak nya dia akan berusaha nanti nya
"Ma pa" Ucap Rena tiba-tiba memecah keheningan saat kedua orang tua nya dan juga Rayner tengah asik menonton TV
Itu adalah rutinitas mereka jika kumpul di rumah, mereka tidak pernah melewat kan berkumpul bersama saat benar-benar ada waktu meski hanya sedikit
Sedang kan David dan juga Bella menoleh kepada putri nya itu
Sedang kan Rayner jangan di tanya ia acuh namun masih mendengar ucapan dari sang kakak
"Ada apa sayang" tanya sang mama mewakil kan suami nya itu
"Ehh itu boleh kah Rayna memiliki apartemen seperti Rayner" ucap nya mantap sambil menatap kedua orang tuanya penuh harap
Sedang kan David yang mendengar kan itu langsung berucap
"Tidak boleh Papa tidak mau kamu kenapa-napa" ucap David menjawab tegas
Rayna yang langsung mendengar kan ucapan sang papa pahan ia menghela nafas kecewa namun ia masih tetap tersenyum
"Baiklah Rayna mengerti papa pasti khawatir sama Rayna" ucap Rayna yang sudah hapal dan tersenyum semanis mungkin
Rayna adalah anak yang selalu menuruti apapun kemauan kedua orang tua nya bahkan meski diri nya tidak menyukai nya sekali pun
Berbeda dengan Rayner meskipun diri dya di paksa oleh kedua orang tua nya jika Rayner tidak suka maka ia bilang tidak suka akhir nya kedua orang tuanya lah yang akan menyerah dan mengalah
Sedang kan Rayner tadi saat mendengar ucapan dari sang kakak itu langsung menoleh bahkan ia juga melihat kakak nya itu terlihat kecewa namun berusaha tersenyum saat Papa David tidak memperboleh kan memiliki apartemen sendiri
Rayner sedikit kasihan kepada kakak nya itu memang diri nya tahu bahwa kedua orang tua nya menyayangi Rayna lantaran sifat nyanyang begitu manja di umur segitu apa lagi Rayna anak perempuan yang begitu polos, namun diri nya kasihan lantaran diri nya juga tahu bahwa selama ini kembaran nya itu tidak pernah meminta apapun maupun menolak apa yang keluarga nya itu minta
Sedang kan David sendiri saat melihat putri nya tidak mempermasalah kan kehendak nya lagi dan lagi tersenyum senang, diri nya tidak sadar bahwa telah membuat putri nya itu kecewa atau bahkan menyakiti hati nya
Rayna pun langsung mengalih kan pandangan nya menata televisi hingga 10 menit berlalu baru lah ia kembali berbicara
"Ma pa Rayna kembali ke kamar dulu ya soal nya Rayna lupa ada tugas yang belum Rayna kerja kan" ucap Rayna kepada kedua dua orang tua nya
Sebenar nya sudah sedari tadi diri nya ingin pergi ke kamar nya itu namu tidak mungkin ia lakukan pasti orang tua nya akan menyadari jika diri nya tengah bersedih itu sebab nya Rayna menunggu 10 menit berlalu barulah ia izin untuk ke kamar
"Biklah sayang kamu kerjakan saja rugas mu biar besok enak" kali ini Bella yang menjawab
Rayna mendapat persetujuan pun langsung manggukan kepala dan bergegas pergi dari ruang nonton itu untuk menuju kamar nya
Di kamar ia langsung menuju kamar mandi takut jika tiba-tiba sang mama yang suka ke kamar nya melihat diri nya yang seperti ini diri nya tidak mau itu terjadi
Saat berada di dalam kamar mandi entah kenapa tiba-tiba air mata nya menetes begitu saja
Dada nya sedikit sesak jika tidak mengeluar kan air mata yang diri nya tahan dari tadi saat berada di ruang nonton
Kenapa sih Papa tidak memperboleh kanku memiliki apartemen pribadi
"Kalau boleh jujur aku iri saat ini bahkan Rayner langsung di perboleh kan saat meminta nya dan tidak jarang pula Rayner menginap di sana sedang kan aku baru satu kali ini meminta papa tidak memperboleh kan nya" batin Rayna sambil mengusap air mata nya
"Apa segitu tidak percaya nya papa sama aku" ucap nya kali ini sangat lirih dengan air mata yang menetes lagi
Tiba tiba saja tadi saat mendapat penolakan dari sang papa dada nya begitu sakit, apa lagi ini adalah keinginan perta diri nya lantaran selama ini ia tidak pernah meminta sekali pun kepada orang tua nya
kpn mlm update nya kk☺️☺️
sikat walang sangit itu Rayna 😂🤣😂