NovelToon NovelToon
After One Night Stand With CEO

After One Night Stand With CEO

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / One Night Stand / Hamil di luar nikah / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:204.9k
Nilai: 5
Nama Author: Watilaras

Matthew Alfaro, seorang anak konglomerat yang sangat gemar tidur dengan seorang wanita. Tiba-tiba merasakan sebuah perubahan dalam hidupnya. Setelah ia tidur dengan seorang wanita berusia 20 tahun bernama Irina Ivanka.

Setelah ia menikmati malam pajang bersama seorang wanita panggilan yang ternyata ia masih perawan kala itu. Membuat keduanya saling punya ikatan emosional yang kuat.

Bagaimana kelanjutan hubungan Matthew dan Irina

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Watilaras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan malam bersama di pinggir jalan

Irina yang kala itu sudah berusaha untuk menolak keinginan Matthew pun di buat semakin bigung.

"Ayo Irina, temani saya." Ucap Matthew lagi. Irina pun dengan terpaksa keluar dari mobil dan menuruti perkataan sang Bos. Ia tidak hati membantah.

Matthew pun tersenyum penuh kemenangan. Di saat ia menutup pintu mobil. Sesaat setelah Irina keluar dari dalam mobil.

Matthew kemudian mempersilahkan Irina untuk duduk di salah satu kursi yang kosong. Kemudian ia mendatangi sang penjual dan memesan dua porsi makanan untuk dirinya dan juga untuk Irina.

Dua piring nasi goreng spesial menjadi pesanan Matthew di tengah malam kali itu.

Setelah memesan makanan kepada seorang penjual. Matthew kemudian kembali duduk tepat dihadapan Irina.

Irina yang tak menyangka jika Matthew duduk tepat di hadapannya pun kini menjadi tenang. Ada rasa segan dan juga perasaan malu yang Irina rasakan. Karena Bos nya itu kenapa duduk di hadapannya.

Merasa kepanasan, Matthew kemudian melepaskan jas yang masih melekat di tubuhnya.

"Gerah Irina." Ujar Matthew, yang kini ia sudah melepaskan jasnya. Tidak hanya melepaskan jas, tapi Matthew juga melepaskan dasi yang sejak tadi masih terpasang di leher.

Kemudian, Matthew juga membuka tiga buah kancing kemejanya. Sehingga kini dadanya yang kokoh terexpose dengan begitu jelas.

Irina yang kala itu duduk tepat di hadapan Matthew pun tak bisa berkata-kata dan juga bigung.

Bagaimana bisa Bos nya itu terlihat santai di hadapan dirinya.

Melihat pemandangan yang begitu menyilaukan mata. Hanya bisa membuat Irina diam diam berdecak kagum dengan sosok pria tampan berbadan tinggi besar tersebut.

Jika diwajah Irina terlihat bersikap datar. Tapi tidak di dalam hatinya. Karena disaat Matthew membuka beberapa kancing kemeja dan memperlihatkan dadanya yang kokoh. Hal itu sudah cukup membuat insting kewanitaan Irina bereaksi.

Sebuah perasaan dan insting yang wajar untuk seorang wanita lajang yang normal (memiliki rasa ketertarikan terhadap lawan jenis dan berimajinasi).

Tak lama kemudian, seorang penjual mendatangi mereka dan meletakkan dua piring nasi goreng spesial untuk Matthew dan juga untuk Irina.

"Pak Matthew pesankan saya makanan?" tanya Irina pada Matthew, ketika ia melihat dua porsi nasi goreng spesial tersaji di atas meja.

"Kamu pikir aku akan mengajakmu turun dari mobil tapi kamu hanya melihatku makan. Tentu saja aku juga pesankan makanan untuk kamu Irina. Makalah, kamu pasti juga laparlah." ucap Matthew, kemudian ia mengambil sebuah sendok dari wadah. Satu sendok untuk nya dan satu satu sendok lagi untuk Irina. Matthew bahkan melekatkan sendok tersebut ke piring milik Irina.

"Tidak usah sungkan. Ayo makan." Ajak Matthew, yang kini ia sudah dengan lahap menyantap nasi goreng pesanannya.

Bagi Irina, agak sedikit aneh seorang CEO seperti Matthew menyukai makanan di pinggir jalan.

"Apakah Pak Matthew sering makan di pinggir jalan seperti ini?" Akhirnya pertanyaan itu lolos dari mulut Irina. Ada rada keingintahuan yang lebih dari sosok Matthew bagi Irina.

"Kenapa Irina? Apa kau pikir orang kaya seperti aku tidak suka dengan makanan kaki lima? Kamu salah, aku juga menyukai makanan kaki lima seperti ini. Rasanya tidak jauh beda dengan makanan yang ada di restoran mahal." Jawab Matthew enteng, sambil mengulas senyum tipis. Kemudian ia melanjutkan kembali menikmati nasi goreng yang ia pesan.

Padahal sebenarnya, Matthew sendiri hampir tidak pernah makan di tempat makan pinggir jalan. Tetapi mungkin, mulai malam ini ia akan menyukai makan makanan yang ada di pinggir jalan.

Karena bagi Matthew suasananya sangat berbeda. Tentu saja itu karena ia menikmati makan di pinggir jalan bersama seseorang yang spesial di hatinya. Siapa lagi kalau bukan Irina.

Entah Matthew bener-bener menyukai nasi goreng itu atau ia memang sedang lapar. Matthew terlihat lahap menikmati nasi gorengnya.

Dan mungkin nasi goreng yang ia pesan memang terlalu pedas, sehingga kini bulir bulir keringat muncul menghiasi hadi Matthew.

Irina yang tak sengaja melihat itu pun secepat reflek langsung meraih tissue yang ada di tasnya dan kemudian memberikan tissue tersebut pada Matthew.

"Pak Matthew berkeringat. Gunakan ini untuk keringat Bapak." Ucap Irina, sambil mengulurkan sebuah tissue pada Matthew.

"Oh, terimakasih. Tapi bisakah kau tolong usapkan tissue itu ke dahi ku. Tangan ku kotor." Ujar Matthew beralasan.

Deg............

Kenapa jadi aku yang harus mengusapkan tissue ini ke dahinya. Sergah Irina.

Merasa tidak enak untuk menolak perintah Matthew. Sekilas, Irina pun kemudian mengusahakan tissue tersebut ke dahi Matthew.

Ketika Irina melakukan itu. Hati Matthew melambung bahagia. Matthew juga merasa puas telah berhasil mengerjai karyawannya tersebut.

Setelah selesai dengan acara makan malam yang sangat berkesan di pinggir jalan. Kini mereka kembali ke mobil dan melajukan perjalanan.

"Terimakasih sudah menemani aku makan."

"Sama sama Pak. Saya juga terima kasih sudah di belikan makanan."

Dua puluh menit kemudian, mereka telah sampai dikediaman Irina.

"Terima kasih sudah mengantarkan saya pulang Pak."

"Tidak masalah, maaf juga telah membuatmu pulang terlambat. Tapi tenang saja, malam ini kamu akan di itung lembur. Selain itu, aku cukup tenang karena kamu sudah pulang dengan selamat. Janji aku tidak akan melakukan meeting sampai tengah malam lain kali. Sekarang sudah jam 01.00 dini hari. Jika ibumu memarahi mu, katakan, kamu sedang meeting bersamaku. Atau jika ibu mu marah kamu punya telat, aku akan menunggumu di sini dan aku akan menjelaskannya kepada ibumu langsung." Ucap Matthew pada Irina, yang tidak enak hati sampai membuat Irina harus pulang sampai dini hari.

"Tidak usah khawatir Pak, saya sudah memberitahu Mama jika saya pulang terlambat. Dan saya juga sudah memberitahu Mama jika anda mengantarkan saya. Sekali lagi terima kasih, saya masuk dulu ya Pak." Ucap Irina, yang kemudian ia pun membuka pintu mobil dan menutup mobil dengan pelan.

Matthew masih menunggu di dalam mobil sampai Irina benar-benar berada di rumah.

Setelah Irina menutup pintu, barulah Matthew mengemudikan mobilnya untuk kembali ke apartemennya.

1
Nuri Dinatul Huda
mana kisah lanjutannya k. katanya di up di laon judul. kok d cari gk ada🙏 @
Linda Liddia
Kasian sama Irina padahal semua ulah kk nya yg gak tau diri..
Irina merelakan kehormatannya demi bisa menebus sertifikat & melunasi semua hutang2..
Issa Wadud
lho bukanya Matthew punya saudara
ya thor... lupa dibab berapa. kayaknya bab awal - awal ya thor
Akbar Triatmojo
sangat menarik perhatian pembaca
Retno Anggiri Milagros Excellent
wah.. gawat.. 🤭😂
Retno Anggiri Milagros Excellent
dilamar saja.tho.. biar jadi istrimu..
Retno Anggiri Milagros Excellent
nah itukan pelecehan namanya ...piye tho.. 🤭😍
Retno Anggiri Milagros Excellent
sudahlah.. halalkan saja.. 🤭😂😍
Retno Anggiri Milagros Excellent
Piye to Mathew.. marahmu.koq.kayak gitu.. 🤭😍
Retno Anggiri Milagros Excellent
cemburu Mathew sama Jacob Ya..🤭🙏
Retno Anggiri Milagros Excellent
mrnyenangkan.. 👍🙏😍
Retno Anggiri Milagros Excellent
Alhamdulullah Mathew melakukan hal yang baik. 👍😍
Retno Anggiri Milagros Excellent
ikuti naluri baikmu saja Mathew..👍😍
Retno Anggiri Milagros Excellent
waduh.. piye iki.. 😇
Retno Anggiri Milagros Excellent
nanti kalau hamil bagaimana?
Retno Anggiri Milagros Excellent
wah.. ada gara- gara.yang tidak sengaja ya.. 🙏😍👍
Retno Anggiri Milagros Excellent
Alhamdulullah. di follow lho.. sama Mathew.. keren. ..👍
Retno Anggiri Milagros Excellent
wah.. keren. Mathew.. 😍
Retno Anggiri Milagros Excellent
wah.. senengnya Irina sama Mathew makan malam.bareng. yess.. 👍🙏😍
Retno Anggiri Milagros Excellent
wah.. Irina smart.. 👍🙏😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!