NovelToon NovelToon
Kepala Sekolah Hantu

Kepala Sekolah Hantu

Status: tamat
Genre:Dunia Lain / Spiritual / Matabatin / Penyeberangan Dunia Lain / Horor / Tamat
Popularitas:157.9k
Nilai: 5
Nama Author: ARSY AL FAZZA

TAHAP REVISI.
Dunia ini terlalu banyak di selubungi kejahatan. Salah satunya gangguan makhluk halus yang beredar di forum dunia pendidikan. Proses belajar mengajar terganggu dan ketakutan mencekam setiap harinya. Lorong-lorong panjang melewati ruangan kelas kosong di tengah malam membuat sekujur bulu kuduk merinding. Penampakan, suara jeritan dari dalam gedung sekolah, hingga rumor yang beredar mengabarkan kepala sekolah yang memimpin di sekolah favorit itu ternyata sosok iblis berwujud manusia. Meskipun begitu, sekolah tetap Berjaya berdiri dengan kekuasaannya yang menindas para guru, murid dan semua perangkat pekerja untuk melakukan semua kehendaknya. Tipu muslihat iblis memperdaya semua dengan senyumannya yang menyeringai. Simak kisah misterinya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARSY AL FAZZA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terjerat gangguan Pentol

“Kekacauan apa lagi ini? Pusing kepala saya! Sekali lagi kalau ada kesurupan tolong guru yang mengajar membawa muridnya ke mushola” ucap pak Edison mengusap kepalanya yang botak.

Semakin dia berkeringat, kepalanya terlihat licin membuat ibu guru yang sedang hamil mengelus perut mereka takut membatin anaknya ketularan botak. Ruangan guru di hebohkan mereka yang mulai kewalahan yang tidak pernah berhenti mengurus kasus ghaib. Ririn merasa saudaranya masih ada di sekitar sekolah. Dia mencari tau dalang pembunuhan kakaknya Jasmin.

Pandangan mata yang menunjukkan rasa ketidaksenangan terkait kata Jasmin terlihat dari cara Rinal menyampaikan pendapatnya.

“Pak Botak, saya merasa tersinggung kerana pada saat kejadian saya sedang tidak di kelas. Sekarang ini masalah pada arwah si Jasmin yang mengganggu anak-anak. Hufhh”

Bu kepsek hantu berdiri di tepi atap. Hujan mengguyur tubuhnya, kalau di lihat-lihat badannya seperti terbuat dari akar. Yumi memperhatikannya dari jendela walau pakaiannya basah terkena air hujan yang terbawa angin. Melihat sosok itu menatapnya, Yumi berbalik bergerak menutup jendela dan tirai.

Kedatangan Ina mengetuk pintu kamarnya menyorot teman sekamar sinis menatapnya.

“Kamu kan murid baru yang ada di kamar 102. Mau apa kamu menemui Yumi?” Tanya Saskia.

“Aku nggak bermaksud apapun. Aku dengar Yumi mengetahui sebuah symbol gambar ini.”

Ada Hayatun di kamar itu, teman-teman sekamar tidak mau kejadian aduan ke bu pentol terulang di tepis sinyal balasan lain sambil menoleh ke Hayatun yang posisi tidurnya menghadap dinding. Mimi menggerak tubuh mengatakan labirin pukul sepuluh sedangkan Saskia membentak pergi.

Waktu yang di tentukan perkumpulan mereka di depan labirin yang telah terbuka. Mereka membawa berbagai persiapan. Yang belum terlihat tinggal Petrok dan Yumi, mereka masih terjebak di ruangan olahraga.

Hayatun mondar-mandir menunggu mereka keluar, di depan pintu bertambah ramai kedatangan kepsek dan penjaga perpustakaan. Buku setan di ambil dari tangan Pertrok. Dia memasukkan ke dalam tasnya, membuka tiap-tiap loker sampai bagian atas. Yumi memanjat di ikuti Petrok yang meraih loker lainnya. Pintu-pintu laci yang terbuka itu terpaksa di tutup. Mereka menutup mulut melihat kepsek, si penjaga perpus dan Hayatun masuk ke dalam.

Suara teriakan Obe terdengar keras, dia berpura-pura ketakutan berteriak ada setan menabrak Hayatun. Di dalam benaknya ketakutan menghadapi bu kepsek, dia menahan jantungnya yang berpacu cepat. Wanita bertopi penyihir itu menyuruhnya menunjukkan dimana sosok yang di lihatnya.

Obe terpaksa menunjuk Dira sebagai tersangka. “Maafkan aku Dira ketepatan sekali kau sedang berada di dalam kelas” gumam Obe ketakutan.

Rencana yang hampir gagal akhirnya terlaksana, mereka lengkap berkumpul di depan labirin. Suasana yang pas untuk berkumpul, sebuah tempat tersembunyi di balik akar yang berongga besar. Kokom sejenak berpikir akar-akar itu akan hidup memangsa atau mengapit.

Petrok melapisi senter dengan kain agar cahayanya tidak terlalu terang berselip di balik akar yang menyala keluar. Sebelum membuka buku tengkorak, Ina menahan tangan Yumi. Tangannya cepat sekali memeriksa setiap punggung memastikan tidak ada simbol yang tertanam.

“Jadi cewek kasar banget sih!” bisik Kokom.

“Maaf ya tante” sindir Ina.

“Kasian si Obe jadi korban demi menyelamatkan aku dan Petrok. Dimana dia sekarang ya” ucap Yumi.

Mereka mendengar suara teriakan dari dalam Labirin, teriakan mereka sangat kuat melihat wajah pucat Obe memperhatikan buku yang terbuka sendiri. Menepuk pipi, mengusap minyak angin di sekitar hidung hingga tamparan Kokom mendarat di wajahnya. Obe tersadar membalas tamparan Kokom menandakan dia kembali stabil.

“Bu kepsek hantu! Aku melihat dengan jelas..”

“Mhhmm, ya!” ucap yang lainnya serempak.

Menyentuh kepala tengkorak buku setan, gambaran aktivitas seragam SSMS kembali di perlihatkan. Tidak dengan pintu labirin yang terbuka, pergerakan alam lain berubah siang hari. Wanita berambut pirang menutupi kepala dan wajahnya masuk ke dalam ruangan kepala sekolah. Mereka mulai memeriksa apa yang dia lakukan. Di dalam ruangan, seorang pria mencambuk tubuhnya.

Dia adalah sosok wanita berkebangsaan lain yang sering di lihat Yumi bergentayangan di gedung. “Bu Amora?”

“Lari Yumi, Kasiman akan mengejar kalian!” teriak Miskah.

Pria berwajah hitam menyeret cambuknya yang sangat panjang. Ina melompat meraih dahan pohon, di dia tidak melihat temannya yang lain. Dia menoleh ke bawah, Mimi mengesot menghindari sosok pria yang mulai mengayunkan cambuknya.

Ina menggoyangkan pohon, ranting yang berjatuhan mengenainya. Dia melompat lagi sampai terjatuh ke pinggiran atap gedung. Di atas, dia mengambil batu bata melempar ke sosok Kasiman. Dia mengaung masuk ke dalam gedung, Ina kini menjadi buronannya.

“Ina! kamu ada dimana?" panggil Yumi.

Di kelas sepi, sosok anak kecil berlarian. Yumi menyembunyikan ketakutannya mengikuti arah anak kecil itu berlari. Sebuah ruangan yang lantainya retak mengeluarkan akar-akar bergerak, simbol tergambar jelas di dinding. Dia membaca nama bu Pentol terdata sebagai murid kelas 8 B.

“Hei kamu anak penyihir!”

“Pergi kamu dari sini! Kami nggak mau kena sihir ibu kamu!”

Ejekan teman-teman sekelasnya membuatnya mengasingkan diri berlari ke belakang gedung, Yumi masih menyaksikan bagaimana cara mereka mengusir anak yang tampak penakut itu. Sosok Pentol kecil yang wajahnya tidak seseram sekarang.

Wanita yang memainkan kipas merah tersenyum menunggu rencananya berhasil. Dia adalah istri kedua Kasiman, orang yang merusak keluarganya dan meracuni pikiran Kasiman agar membunuh Pentol dan ibunya.

“Kembali lagi. Kalau Kasiman punya hati maka dia tidak akan sanggup membakar anak dan istrinya” ucap Yumi.

Wanita yang awalnya akan menjadi tumbal kekuatan Amora itu sebagai kekuatan terbesar meramu sebuah kekuatan yang di turunkan pada anaknya. Simbol yang pertama kali tersemat menjalar ke calon berikutnya.

Pentol seakan mau membentuk sekte dan memiliki niat lain di balik buku setan itu.

“Bu Pentol! Beri aku jawaban mengapa engkau masih ada di masa kami? “ gumam Yumi.

Di belakang ada Ina menutup mulutnya, dia mengajaknya bersembunyi di dalam lemari kelas. Pria yang menyeret cangkul memasuki ruang kelas. Keduanya menahan nafas melihat dari selipan pintu ada siswa yang dia tarik.

“Bukan kah itu Galang?” ucap Ina.

Sosok si pembawa cangkul melihat ke lemari, Ina dan Yumi berlari keluar mencari tempat persembunyian yang lain. Ina baru terhitung beberapa hari tapi dia mengetahui banyak hal. Mengambil dua kaos olahraga menyuruh Yumi juga ikut memakainya.

“Pakaian kita harus sama seperti mereka Yum. Ayo kita cari ruang IPA”

“Kamu yakin kita pakai ini? Bajunya beraroma tanah kering nggak di siram satu tahun. Aku mau pingsan memakainya”

“Ssthh aku mau tau bagaimana ekspresi para hantu lain atau bu Pentol kalau lihat ini.”

“Ingat ya judulnya pinjam. Bukan mencuri!”

1
👑Keluarga author
💝
Mr.Cho
mengambil alih dunia alam lain
31
setan alas si nenek tua
Jasmine
lanjut jangan mandek
Univ. MD
nenek licik
sigma
nek kamu manusia atau setan?
Libra ♎ Tetangga ujung
nek eda masih aman sentosa ini
Al azhar
like
Tanah Karo
nek 😤
Mihrab
ikut senang maknya Ririn sehat
Mihrab
kalau gini si penyusup kepo denger sekolah viral. weekkk
Mihrab
neraka ya. bawaan lahir 🤣
💝Spoiled
pasukan julit gak suka sama tingkat rinal. tu lambe turah yak🤣
Berry
lanjut penasaran
♥Kumna
huuu
♥Kumna
keren 😎👍👍👍👍 ku suka
Kapsul🐴Grup D
awal bab w pikir pentol 100 % wedok
Kapsul🐴Grup D
resep bikin topi buatan seperti pentol ada nggak???? ngakak tambah geli topi cahaya hijau
Hijau Daun 🍃
makan apa ya 😬😬😬
Emak Linda🌹
bocann
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!