"kau miliku"_Nicholas
"ck,siapakau,dan aku bukan milikmu"_Valerie
______________________________________
"apa pun yang sudah menjadi miliku akan tetap menjadi miliku"_Nicholas
"kau salah mencari lawan"_Valerie
_______________________________________
" tak kusangka gadis manja sepertimu akan menjadi singa yang mengerikan"_?
"darah dibalas dengan darah,nyawa dibalas dengan nyawa"_?
_______________________________________
"least game to bicth"_Valerie
"kamu memang kelinci kecil nakalku"_Nicholas
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Atika Azizah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 32 jadian?
Sekolah Narendra International Highschool di gemparkan dengan ketua osis mereka yang datang membonceng seorang gadis di belakang nya dan yang membuat mereka tercengang adalah tangan gadis itu melingkar dengan nyaman di perut Victor.
Saat turun dari motor dan membuka helm mereka berdua seketika banyak pasang mata dan mulut yang membicarakan mereka.
Eh itu ketos datang sama siapa?
Ih gatel banget tuh cewe
Wah ternyata pak ketos udah punya pawang
Ck cantikan gue kali
Paling juga jalangnya ketos
Wah bebep Victor kamu kok tega selingkuh
Kecentilan banget tuh cewe deketin ayang gue.
Dll
Victor yang mendengar ada yang mengatakan bahwa Zea adalah jalangnya membuatnya naik darah lalu menatap kerumunan itu,seketika mereka menundukan pandangan nya dan ada pula yang pergi dari sana.
Victor menghampiri teman temannya yang juga melihat diri nya juga Zea.
"Wih wih ada yang gercep yah" goda Rico
"Yoi siapa si Co?" tanya Daren juga ikut menggoda Victor.
"Eh kagak tahu gue,tapi ciri cirinya tuh dingin tapi cepat" jawab Rico ngasal
"Bwahahaha" Rico dan Daren pun tertawa melihat wajah Victor yang memerah begitupula dengan Zea bedanya,Victor memerah karen marah,sedangkan Zea memerah karena malu.
"Berisik" ucap Nicholas melemparkan bungkusan permen karet yang di dalamnya sudah ada permen karet bekas nya pada Daren yang kebetulan berdekatan dengan Rico.
Tak
Bekas permen itu mengenai Daren"ck Nic jangan lo buang sampah sembarangan,mana lagi sampahnya bekas permen karet,gimana kalau kena baju trus susah hilang"omel Daren.
"Oh"
Hanya itu jawaban nya entah kenapa Daren ingin sekali menendang tong sampah yang berada di dekat Nicholas pada Nicholas.
Tanpa mereka sadari bahwa orang yang menjadi topik pembicaraan telah menghilang dari hadapan mereka alias telah pergi lebih dulu ke kelas.
Victor mengantarkan Zea sampai kelasnya.
"Belajar yang benar,nanti istirahat gue jemput" ucap nya sambil mengelus kepala Zea.
Zea menggangguk tanda setuju lalu masuk ke kelasnya.Sampai di bangku nya para siswa menggerumuni bangku Zea mereka semua bertanya dan menggoda bahkan menghina Zea.
Kenapa lo bisa bareng Victor?
Ada hubungan apa lo sama Victor?
Sejak kapan lo deket sama Victor?
Cie pj yah
Wih gercep banget si ketos kta
Wah wah anak baru lo berani banget
Ck sok cantik banget lo
Punya apa lo sampai berani deketin Victor?
Dll
Zea bingung ingin menjawab apa bahkan ia tidak tahu apa hubungan nya dengan Victor, namun kebingunan Zea usai guru masuk ke kelasnya.
Istirahat pun tiba semua murid berhamburan menuju kantin.
Di meja pojok terdapat empat siswa yang kadar ketampanannya di atas rata rata.
"Ekhem kayaknya ada yang lagi kasmaran nih" ucap Daren.
"Siapa?" tanya Rico.
"Tuh" Daren menujuk kearah pintu kantin disana terlihat Victor dan Zea datang bersama dengan tangan yang saling bergandengan.
"Wow" ucap Rico.
Yah Victor datang ke kelas Zea pada saat bel berbunyi,mengapa tidak sekalian dengan teman temannya bukan nya Zea sekelas dengan mereka?jawabannya tentu saja itu merepotkan.
Pasti mereka akan bertanya tanya yang akan membuat Victor muak dengan pertanyaan yang sama.
Setelah sampai di kantin Victor melihat ke penjuru kantin disalah satu meja audah ada teman temannya,dan akhirnya Victor membawa Zea untuk duduk bersama teman temannya.
"Weh ada hubungan apa ni kalian?" tanya Rico.
"Tidak" jawaban singkat dari Victor membuat ke empat temanya tercengang.
"Lo gak ada hubungan tapi pegangan tangan" ucap Marsel yang merasa aneh pada Victor.
Victor tidak menjawabnya melainkan pergi dari sana untuk memesan makanan.
Mereka mengalihkan pandangan pada gadis satu satunya yang ada di meja ini siapa lagi jika bukan Zea.
"Em hai Nicholas" sapa Zea namun tidak mendapatkan repon dari Nicholas.
"Oh yah gimana kabar kamu?" tanya Zea basa basi
"Ck" decakan keluar dari mulut Nicholas
"Lo gak liat si bos ada disini itu tandanya dia sehat" ucap Rico pedas.
"Aku kan cuman tanya...ke..kenapa...marah" tanya Zea dengan gugup.
"Menyebalkan" ucapan itu keluar dari mulut Daren.
Keadaan menjadi hening,namun tidak dengan pikiran Zea dengan pelan tangan Zea menyentuh tangan Nicholas yang berada di bawah meja.
Nicholas yang mendapatkan hal seperti itu pun menatap tajam Zea lalu menghempaskan tangan Zea dengan kasar membuat Zea meringis.
Tak lama Victor datang kembali dengan dua mangkok bakso dan dua teh di nampan yang ia bawa.
Victor mendudukan dirinya di tempat tadi lalu menyodorkan satu mangkok bakso pada Zea.
"Em makasih"
"Hm"
Semua hening entah kenapa mereka tidak menyukai gadis ini,bahkan Rico yang selalu biasa mengoceh pun kini hanya diam saja.
Seorang gadis menghampiri mereka dengan wajah angkuhnya"Victor "panggilnya.
Victor yang merasa di panggil pun menoleh siapa yang memanggilnya.Ternyata dia adalah gadis yang ia sukai siapa lagi jika bukan Bellin.
" apa?"
"Ikut gue" tanpa permisi Bellin memegang pergelaangan Victor dan menyeret nya supaya mengikutinya.
Sampai di taman belakang sekolah hening beberapa saat sampai...
"Bagaimana?" tanya Victor
"Ck belum,tapi gue punya berita yang sangat menarik buat lo" ucap Bellin dengan smriknya.
Victor mengangkat sebelah alisnya bertanya 'apa'.tapi Bellin hanya diam dan mengeluarkan ponselnya dan mengutak atikan.
Ting
"Lihat lah"
Victor melihat apa yang di kirimkan oleh Bellin setelah melihatnya Victor menggeram marah apa mau dia mengapa dia melakukan hal ini.
"Lalu?"
"Hah~ gue rasa lo harus ikuti kemauaan dia"
"Ck sialan" setelah mengumpat Victor pergi dari sana.
Ting
Saat perjalanan kembali ke kantin Victor mendapat sebuah pesan dan lagi lagi ia marah mendapatkan pesan seperti itu.
...♠♠♠♠♠...
Dua bulan sudah kedekatan Zea dan Victor semakin lengket,bahkan orang tua Victor pun sudah tahu akan kedekatan mereka dan mereka merestui saja asalkan Putra mereka bahagia.
Selama dua bulan ini pula Zea selalu mampir ke kediaman Orlin sekedar bermain dengan kekasihnya atau berbincang bincang dengan tuan dan nyoya Orlin seperti saat ini.
Zea sedang duduk anteng di sofa ruang tamu Orlin dia tidak sendiri ada nyonya Orlin juga disana.
"Zea gimana hubungan kamu dengan Victor?" ucap lembut Fio atau Fioreza Orlin nyonya sekaligus ibu dari Victor.
"Ah itu baik baik saja mom" jawab Zea dengan malu malu, yah Fio menyuruh Zea untuk memanggil nya momy seperti Victor karena Fio merasa gemas dengan tingkah Zea.
"Kalian tidak niat untuk jadian hm?" goda Fio dan mencubit pipi Zea,Zea yang di perlakukan begitu semakin memerah wajahnya dan itu membuat Fio senang dan tertawa.Namun di atas tangga ada sepsang mata yang melihat hal itu dengan tatapan tajam.
"Aku tidak tahu mom"
"Nanti momy bilang ke Victor supaya cepat nembak kamu"
"Iya mom" obrolan mereka merambat kemana mana bahkan mereka tidak menyadari bahwa tuan Orlin ada di samping mereka.
'Entah kenapa aku merasa bahwa gadis ini bukan gadis baik baik' batin tuan Orlin atau Felix Tristan Orlin.
Victor menghampiri mereka dan mengajak Zea untuk pergi dari sana menuju taman di mansion ini.
Saat sampai disana Victor berlutut dengan tangan yang memegang tangan Zea.
"Zea kamu mau jadi pacar aku?"
Hening
"Iya" tanpa babi bu Victor bangkit lalu memeluk Zea namun di balik itu ia menyeingai.
'let's see who wins the game'
Victor tahu bahwa momy nya melihat semuanya dari awal karena dari pantulan rumah kaca itu bisa ia lihat.
Fio menatap hal itu dengan tatapan yang sulit di artikan dan senyum yang terlukis indah di wajahnya,setelah itu ia pergi meninggalkan kedua sejoli itu.
Note:kalian pasti bertanya tanya kenapa Victor bisa jadi ketua osis di saat ia masih duduk di bangku kelas X.sederhana ia mengikuti pencalonan ketua osis saat tiga bulan setelah masuk sekolah.Dan mungkin kalian sedikit bingung tentang semua karakter disini tar ku jelaskan😁😁.
Tbc..
mampir jg yu ke karya ku. " love story in SMA "
mampir dan ikuti juga "sepotong sayap patah" ya,
mari saling mendukung🤭🤗