Diana Aginanda yang kehilangan ingatan saat usia 4 tahun dan diasuh di tengah kemiskinan oleh orang yang telah menculiknya.
Di saat usianya akan menginjak 17 tahun, Diana mengalami banyak permasalahan yang menimpa hidupnya sampai dia bertemu dengan kakak, sahabat, dan cinta sejatinya.
Hari-hari biasa di tengah kemiskinan yang dilalui diana akan berubah saat dia telah menemukan kembali ingatannya yang hilang menjadi hari hari penuh tantangan dan mengancam nyawanya, namun Diana tidak sendiri.
Diana akan mengungkap dalang di balik semua permasalahan dan percobaan pembunuhan yang menimpanya dan seorang teman pertamanya selama ini, namun siapa sangka bahwa tersangka itu adalah orang terdekatnya!?
Cover by : Pinterest.
Note: semoga cerita ini menghibur walau banyak ngasalnya, semoga mata kalian tetap sehat melihat tebaran typo yang amazing, dan semoga kalian tetap bertahan dengan segala ketidakberdayaan author menampung keluhan dan emosi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kiki Kp, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Akhir misteri 2
Fairel terdiam dengan tatapan kosong dimatanya setelah mendengar perkataan diana, seketika semua yang dia pikirkan lenyap begitu saja setelah mendengar beberapa kalimat yang diucapkan diana tadi
tring....tririring.......
Nadia segera mengangkat ponselnya yang berbunyi tadi
"halo nad, bagaimana kondisi disana?"tanya pak azra dibalik telepon
"aman kok pak"jawab nadia
"oke kalo begitu kamu dan yang lainnya segara kesini ya!"seru pak azra
"siap pak!"ujar nadia
Nadia melirik ke arah yulia dan alisya, alisya mengangguk paham dan segera turun dari mobil mengikuti nadia sedangkan yulia langsung menggas mobilnya ketempat yang disuruh pak azra sedangkan nadia membawa mobil fairel dan alisya membawa motor yang kuncinya telah diberikan oleh lio menuju lokasi
Fairel masih termenung dengan ekspresi mematung sambil tetap ditahan oleh lio agar nanti dia tidak memberontak dimobil,Diana sedari tadi menatap cemas ke arah fairel
"kak,kenapa kakak tau semua ya?dan kenapa terlibat kedalam masalah ini?"tanya diana yang membuat yulia langsung salah nyetir saat mendengar pertanyaan diana
Mereka terkejut dalam mobil karna hampir menabrak mobil yang ada didepannya
"eh kenapa kak?"tanya diana heran
Yulia melirik sebentar ke arah diana dan berkata "nanti kamu akan tau semuanya"
diana mengangguk paham mendengar jawaban yulia dan berhenti bertanya
Beberapa menit kemudian mereka sampai dipengadilan hukum yang hanya diisi oleh beberapa hakim dan pengacara dari keluarga qoura serta azra firda, direktur andil, bapak bapak pemulung yang diceritakan Lio tadi,asisten utama dari andrawan,dan orang tua fairel serta seorang pria 45 tahunan dengan aura yang tidak asing oleh diana dan alisya yang telah sampai dari tadi karna memakai motor
"baiklah semuanya silahkan duduk!"seru ketua hakim
ditengah ruangan pengadilan yang terasa panas diikuti oleh raut tatapan benci oleh ayah fairel padanya dan tatapan mata yang bahagia dari mama fairel yang duduk dimeja penonton serta wajah penuh amarah dari perempuan baju merah yang wajahnya tidak asing lagi oleh Alisya dan diana dia adalah mama tiri fairel istri pertama dari ayahnya
"sidang kedua ini telah ditambahkan dengan beberapa orang saksi,bukti,dan korban,apakah itu benar?"tanya hakim pada pak azra
Pak azra mengaguk mengiyakan
"baiklah tanpa berbasa basi tolong para korban menjelaskan peristiwa pembunuhan dan penguburan di hutan belakang kebun binatang itu!"ujar hakim
Penjelasan itu dimulai oleh Alisya menceritakan kenapa mereka sampai disana dan melihat kejadian itu, dilanjutkan oleh cara meloloskan diri oleh diana,dan kembali kepada peristiwa yang menimpa mereka selama ini
Hakim mengangguk karna cerita itu sama dengan yang dikronologiskan oleh pak azra
"jadi apakah para tersangka menyanggahi tuduhan itu?"tanya hakim pada wanita atau mama tiri fairel dan pria 45 tahunan itu
Mamat tiri fairel mengangkat tangannya
"silahkan nyonya Selvy"
"apakah ada bukti bahwa orang yang disana itu adalah saya?!"seru selvy mama tiri fairel
Hakim menatap ke arah pak azra
"tentu!sebelum saya memutuskan untuk menyelesaikan masalah dipengadilan ini saya sudah menyiapkan bukti bukti dan beberapa saksi nyata disini"jelas pak azra membuat semua orang disana terkejut
"bisakah anda liatkan buktinya tuan azra?"tanya pak hakim
Pak Azra mengangguk tersenyum dan mengeluarkan beberapa helai foto dan sehelai rambut yang telah dikremasi cukup lama membuat wanita itu terkejut syok saat melihatnya
"ini adalah foto saat kejadian itu terjadi"ujar pak azra sambil mengeluarkan sehelai foto dari kotak disaku nya membuat wanita itu dan pria 45 tahunan itu terpatung
Melihat ekspresi mereka hakim memutuskan mendengar kelanjutan penjelasan dari pak azra,pak azra menjelaskan asal muasal foto itu dan membawa orang yang memotret keluarga yang bermain bersama binatang dikebun itu yang tanpa sengaja terpotret ibu tiri fairel yaitu selvy dan pria 45 tahunan itu yang bernama rem dalam beberapa foto dibelakang kebun yang bertepatan disamping nya adalah jalan masuk ke hutan, serta beberapa foto dengan latar belakang hutan itu terdapat bayangan samar samar orang didalam foto karna posisinya sangat jauh dari tempat pemotretan dan pencahayaan dihutan itu sangat kecil,hakim mengangguk dan menanyakan pada saksi yaitu orang yang memotret foto foto itu
Saksi itu seorang pria usia 34 tahunan yang dulu bekerja sebagai pemotret keliling untuk menambah biaya kuliahnya, dan sekarang telah bekerja disebuah perusahaan pemotretan seleb seleb terkenal,menjelaskan kronologis pengambilan gambar secara rinci pada dan pak hakim"awalnya ketika itu saya dengan memotret sepasang kekasih dan saya berdiri lama ditempat yang sama itu selama 4 jam untuk menanti pelanggan yang minta difoto di wahana binatang paling diminati itu,foto pertama yang saya potret disini ada seorang perempuan yang sangat mirip dengan wanita disana"ujar pria itu sambil menunjuk mama tiri fairel,dan yang digandengnya adalah seorang laki laki yang memakai masker ini seperti proporsi tubuhnya mirip dengan bapak yang disana"tunjuk pria pemotret itu ke arah pria kekar 45 tahunan yang sedang duduk disebelah selvy
Rem dan yulia bersikukuh bahwa itu hanya kebetulan saja,dia disana sedang membahas rincian pekerjaan saja
"jadi kalian selingkuh?!"marah papa fairel yang tidak tau bahwa istirnya itu hanya memanfaatkannya saja sampai dia tega membantu istrinya melakukan aksi pembunuhan untuk diana dan alisya serta papa angkat diana
"ak...aku tidak selingkuh mas!!itu hanya foto saja!!masa kamu percaya?!apa disana menjelaskan atau ada foto aku dan rem melakukan pembunuhan?! lalu mana bukti perselingkuhan aku dengan rem?!!"bentak selvy ke suaminya itu
Pria pemotret yang bernama faras itu menjelaskan waktu dan tempat yang sama dengan arah latar belakang berbeda yang diambilnya dari foto foto itu,foto pertama di sebelah kanan arah masuk hutan ada selvy dan rem yang sedang bergandengan tangan nampuk fotonya nampak agak kabur,tapi itu tetap tak bisa jadi alasan untuk Selvy dan rem mengelak,foto kedua ada mereka yang berjalan masuk ke hutan dengan masker yang selanjutnya baru dipakai rem dan jaket yang dibuka Selvy hingga menjelaskan baju merah terangnya itu,difoto ketiga ada bayangan orang dengan baju merah didalam hutan sedang menunduk entah apa yang sedang dilakukannya dengan satu orang yang tampak memakai jas coklat dibalik pohon dengan jarak beberapa meter dari bayangan merah itu, itu menjadi bukti bahwa saat itu mata mata andil group yang sedang liburan ada disitu karna saat mayatnya yang terkubur digali dia juga sedang memakai jas coklat,dan difoto terakhir nampak jelas selvy yang kembali mamakai jaketnya dan rem yang telah membuka maskernya kembali berjalan dengan raut wajah kesal dari foto itu
Selvy berkerut marah ke arah pria yang memotret kejadian itu membuat pria itu merinding
Hakim mengetukkan palunya sekali
Hehehehe