Aneuly Priliana (18) sejak kecil ia hanya tinggal dengan nenek nya, namun semenjak nenek nya meninggal ia harus tinggal di panti asuhan, ia sekolah memakai uang beasiswa dan uang hasil kerja paruh waktunya untuk menyambuh hidupnya.
Setelah lulus sekolah menengah atas, ia lebih memilih bekerja sebagai baby sister keponakan sahabatnya, yang ternyata menaruh hati pada Aneuly sejak mereka bersahabat.
Selama bekerja Aneuly tergoda oleh Duda Tampan, Ayah dari ketiga anak asuhnya.
Darendra Maximillan (27) Pria tampan yang sudah mempunyai tiga anak kembar ini, Mulai jatuh cinta pada gadis yang di cintai adiknya sendiri, gadis yang juga menjadi baby sister anak nya.
Namun Daren mati - matian berusaha mengelak rasa suka pada gadis bernama Aneuly itu. Tapi Ketiga anak nya sangat dekat dengan Aneuly dari pada dengan dirinya.
"Aku seperti mempunyai 4 orang anak, mereka semua sangat manja," gerutu Aneuly kesal.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fitryas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
DLM II Eps 33
"Daren," panggil seorang wanita cantik yang memiliki lekuk tubuh yang sexy dan mempesona. Suara wanita itu mempu membuat seluruh orang yang ada di sana melirik ke arahnya. Angelina berjalan dengan sangat elegant model cantik ini mampu menghipnotis Aneuly dan Abian tapi tidak dengan Daren yang sangat malas untuk menemuinya bahkan meliriknya saja dia tidak mau.
"Daren, saat aku dengar kamu sedang sakit. Aku meninggalkan pekerjaanku demi kamu," ucap Angelina dengan manja dan langsung memeluk Daren tanpa menghiraukan Aneuly dan Abian yang sedang menatapnya. Sementara ketiga anak Daren kembali ke tempatnya untuk melanjutkan lukisanya, mereka sangat malas bila bibi tua itu sudah datang pikirnya.
Daren tidak menjawab, atau membalas pelukannya, bahkan untuk meliriknya saja tidak, matanya hanya tertuju pada Aneuly dia sangat ingin melihat reaksi apa yang akan Aneuly tunjukan. Namun Aneuly hanya diam dan membuat Daren benar-benar marah, 'apakah Aneuly sama sekali tidak cemburu?' tanya nya di dalam hati.
"Baby, I miss You. Apa kamu kangen aku juga," Angelina menarik wajah Daren agar menatap dirinya.
Daren kembali menatap wajah Aneuly sekilas, "Ayo kita ke ruang kerjaku," ajak Daren lalu merangkul pinggang wanita itu tanpa mengucapkan sepatah katapun pada Aneuly.
"Tentu saja aku mau, aku ingin melepas rindu," ucap Angelina lalu menatap kedua orang yang baru ia sadari ada di hadapannya. "Kami permisi dulu," ucap Angelina tersenyum manis saat melihat Aneuly yang sedang berdiri menatapnya.
Daren dan Angelina berjalan masuk ke ruang kerja yang tidak jauh dari halaman belakang. Saat masuk ke dalam Daren dengan cepat menutup pintu dan sedikit mendorong Angelina yang sejak tadi bergelantung manja di lenganya.
"Aw kau ini kenapa Daren!" pekik Angelina kesal, bukanya dirinya di manja karena sudah lama tidak bertemu, Daren malah mendorong tubuhnya agar menjauh darinya
Daren bergegas mengintip Aneuly lewat jendela dia tidak ingin melewatkan momen seperti apa reaksi Aneuly saat dirinya merangkul pinggang wanita lain di hadapanya.
"Apa yang kamu lihat Baby?" tanya Angelina. " Aku rindu padamu, tolong lihat aku!" pinta Angelina manja oada pria yang selalu membuatnya penasaran itu.
"Kenapa kamu datang ke sini!" ketus Daren kesal karena Angelina terus berisik, dan dirinya kesal tidak mendapati reaksi Aneuly yang terlihat cemburu dia malah sibuk berduaan bersama Abian.
'Sial! kenapa dia sama sekali tidak peduli padaku! Bahkan dia tidak cemburu! apa Aneuly tidak mencintaiku? lalu selama ini yang kami lakukan apa?' pekiknya dalam hati, bukan Aneuly yang cemburu justru dirinyalah yang semakin panas.
"Daren! apa kamu mendengarku?" tanya Angelina yang sedari tadi berbicara panjang lebar tebtang dirinya yang bela-belain meninggalkan pekerjaan hingga kehilangan kontrak miliaran rupiah hanya karena mendengar kabar jika Daren sedang sakit.
"Iya aku dengar! jadi kembalilah ke kutub sana! aku tidak membutuhkan mu disini!" ketus Daren yang sudah terbiasa berbicara kasar pada Angelina.
" Daren!! kamu jahat! pokoknya malam ini aku harus tidur dengan mu karena aku datang kesini sama sekali tidak menyiapkan apapun," ucapnya berusaha merayu Daren yang selalu bersikap dingin kepadanya, tapi itu justru membuat Angelina semakin ingin menggodanya lebih dan lebih lagi.
"Aku tidak mau! ada ketiga anaku kau harusnya memberi contoh yang baik Angelina!" ketus Daren dengan tatapan tajam. Namun seketika Daren tiba-tiba tersenyum saat menatap Angelina, "Baiklah kamu boleh tidur bersama ku!"
.
.
to be continued...
...jangan lupa buat kalian semua, mampir yah ke karya temanku yang tidak kalah seru dan lucu jangan lupa beri dukunganya juga......