Semua anak akan berusaha untuk melakukan apapun yang terbaik demi membuat keluarga nya untuk tetap dalam keadaan baik-baik saja, tak perduli harus mengorbankan dirinya sendiri semua akan dia lakukan.
Menikah dengan pria yang tak ia cintai, lalu menjalanin kehidupan pernikahan yang begitu menyiksa dan membuat ia terbelenggu. Gadis itu bernama Octavia Nugroho, sungguh begitu malang nasibnya.
"Mari, setelah 1 tahun kita akan bercerai."
"Aku setuju!"
Akan kah takdir berpihak padanya? Atau malah sebaliknya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakharia Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SABAR!
Aku terkaget karena melihat Chandra yang berdiri didepan pintu kamar ku,dengan celana boxer tanpa baju sehelai pun.
"Kau! buruan pakai baju mu!" teriak ku dengan kaget,karena melihat nya dalam keadaan tanpa pakaian.
"Ada apa?...buruan keluar,aku mau tidur dikamar ini.!" sergah nya dengan mendorong sangat keras sampai hampir membuat ku terjatuh.
"Ini kamar ku! mengapa kau harus tidur disini?" seru ku dengan bertahan didepan pintu,agar dia tidak masuk kedalam.
"Aku tuan rumah,jadi bebas tidur dimana pun...malam ini kau tidur dikamar tamu saja." jelasnya dengan menarik ku hingga keluar dari kamar.
"Hei kau,buka pintu nya.!" teriak ku lagi sambil mengetuk ngetuk pintu kamar.
Dasar pria aneh!kenapa dia tiba tiba ingin tidur dikamar ku?jadi bagaimana dengan wanita tadi kalau dia tidur dikamar ku?dasar pria ********!
"Tokk..tok.."
Karena tidak ingin tidur dikamar tamu,aku datang kekamar bibi leny berharap bisa tidur bersama dengan nya malam ini.
"Tunggu sebentar.." sahut bibi leny,dari dalam kamar nya.
"Nyonya! ada perlu bantuan apa datang kemari malam malam begini?" lirih nya dengan kaget melihat ku,yang berada didepan pintu kamar nya.
"Bisakah malam ini aku tidur bersama bibi? chandra tidur dikamar ku,jadi aku tidak ingin satu tempat tidur dengan nya." ungkap ku dengan jelas,agar tidak menimbulkan begitu pertanyaan.
"kalau begitu,silahkan masuk Nyonya." balas bibi leny sambil menuntun ku untuk masuk kedalam kamar nya...
(keesokan pagi nya.)
Sarapan pagi satu meja dengan nya,membuat ku merasa sangat muak.apalagi jika melihat tatapan mata nya yang melirik ku dengan tajam,itu langsung membuat ku menunduk dengan otomatis.
"Dekorasi kamar yang terlalu kekanak kanakan!"ucap nya,yang seperti melontarkan perkataan buly kepada ku.
"Ihh...!memangnya kenapa kalau kekanak kanakan?" elakku sambil menjulurkan lidah,mengejek nya.
"Belajar lah untuk dewasa sedikit kedepan nya!" nasihat Chandra,sambil berjalan pergi menepuk pundakku.
"Urus saja masalah pribadi mu,jangan mengurusi diri ku!" bantahku dengan memukul meja makan dengan keras.
Suka banget sih,peduli dengan urusan orang lain sementara kepribadan nya sendiri,masih butuh perhantian dari dirinya.
"Kau sudah berani? aku tuan rumah disini,tidak ada yang boleh melawan ku." bentak nya dengan sangat keras,berbalik melihat kearah ku.
"Oh...! kalau begitu,silahkan hukum aku." dengan badan gemetar,aku melawan nya dengan suara parau serta berkeringan dingin yang hampir bercucuran.
Lalu tiba tiba maju Chandra kehadapan ku,dan mengayunkan tangan nya menampar wajah ku berulang kali,sambil berteriak.
"Ini hukuman bagi orang yang melawan ku!" teriak nya dengan keras,membuat seluruh pelayan yang ada dirumah datang melihat ku.
"Dasar pria yang tidak memiliki perasaan!"aku melontarkan kata kata yang menghina nya,namun dia pergi tanpa mengubrisku.
Suatu saat aku pasti akan membalas tamparan mu ini,tidak kusangkah kau benar benar sekejam ini terhadap diri ku.dan bisakah aku bersabar menghadapinya selama 2 tahun nanti?jika dia terus memperlakukan ku seperti ini?...
Bersabar bukan berarti membuat ku mengalah atau kalah dihadapan nya,justru aku ingin bersabar untuk mengumpulkan tenaga,berpikir menyusun strategi selanjutnya untuk melawan nya.
karena dengan rasa bersabar ku,bisa kujadikan pelajaran dalam hidup,karena dengan bersabar aku pasti bisa melewati dan mengakhiri ini semua.
Prem bodoh