Dave Alehandro adalah anak seorang mantan mafia yang harus membalaskan dendamnya atas kematian kedua orang tuanya yang di bunuh secara brutal dan kakak perempuannya di perkosan secara bergilir oleh sekelompok mafia yang selalu di kalahkan oleh kelompok ayahnya.
Sejak kematian ayahnya Dave di asuh oleh Fabio, Dave belajar beberapa ilmu bela diri pada Liu Xi Chuen untuk menguatkan semua kemampuannya dan mempersiapkan balas dendam pada pembunuh keluarganya. Hingga dia kabur ke Tiongkok dengan Liu Xi Chuen menghindar dari kejaran kelompok Javier. Di Makau dia bertemu dengan beberapa mafia dan berurusan dengan mereka.
Hingga dia dewasa bisa kembali lagi ke Italia untuk bersiap balas dendam pada Javier, pembunuh keluarganya.
Berhasilkah Dave membalaskan dendam pada Javier? Apakah setelah dia kembali ke negaranya akan menjadi seorang mafia juga seperti ayahnya?
Ikuti kelanjutan cerita Dave Nino Alehandro
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ummi asya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
33. Pengeboman Kasino
Satu bulan lebih Dave masih mengawal Fernandez Hugo dengan Lee. Mereka selalu mengawal kemanapun Fernandez pergi. Dan menganggap kalau masalah di kasino di Meksiko pun sangat lancar dan tidak terjadi masalah apa-apa.
Rencananya, hari minggu besok Hugo akan pergi ke Las Vegas. Seperti biasa, dia akan memeriksa seluruh bisnisnya di Las Vegas. Kasino, restoran dan juga perusahaan ritelnya, lalu bertolak ke Italia. Di sana dia akan lebih lama karena memang sudah satu tahun tidak pernah di kunjungi.
Dia mendengar Javier sudah menguasai sebagian perusahaan milik Alehandro, papa Dave. Fernandez Hugo belum tahu mengenai Dave dan kisah pilunya di waktu kecil.
Saham klub bola terbesar di Italia, akan dia beli lagi setelah sampai di sana. Karena klub bola di sana sangat menjanjikan, peminat bola di seluruh dunia sangat menggemari sepak bola Italia dan juga Inggris serta Spanyol.
Tiga negara dengan klub raksasa yang sangat di cintai seluruh dunia, pecinta bola kebanyakan mengidolakan bintang bola dari klub Eropa. Bahkan dari benua Amerika saja, banyak sekali pemain bola yang berkarir di Eropa. Karena selain bisa bersinar juga lebih bergengsi berkarir di negara-negara Eropa.
"Lee, besok kita ke Las Vegas?" tanya Dave.
"Ya, tuan Hugo mau ke Las Vegas dan nanti bertolak ke Italia, katanya. Kenapa memangnya?" tanya Lee.
"Tidak apa, aku senang bisa berkeliking dunia." kata Dave.
Lee baru ingat, sejak pertemuannya dengan Javier di coffe shop itu. Dia ingin bertanya pada Dave mengenai tatapan sengitnya pada Javier. Beruntung waktu itu, Javier tidak menyadari kalau Dave menatapnya terus.
Justru yang menyadari dan lebih siaga adalah asistennya, Paolo. Lee juga sangat khawatir pada saat itu, dia juga berpikir Dave akan menyerang Javier. Meski dia tidak tahu, apa alasan Dave menyerang Javier. Dan tidak ada alasan yang dia pikirkan mengenai Dava, hanya rasa curiga dan penasaran kenapa Dave seperti itu.
"Dave, aku mau tanya tentang Javier." kata Lee.
"Kenapa kamu tanya Javier padaku? Aku bahkan baru melihatnya waktu malam itu." kata Dave.
"Bukan, kupikir kamu tahu tentang tuan Javier. Aku melihatmu waktu itu menatap tajam pada tuan Javier, bahkan tangan kamu mengepal kuat sekali. Kamu tahu kalau asistennya tuan Javier itu curiga padamu?" tanga Lee.
"Em, ya. Aku tahu, tapi aku merasa kesal padanya. Dia begitu santainya membicarakan bisnis perdagangan manusia, terutama para gadis belia itu. Rasanya aku ingin memukulnya." kata Dave.
"Ya, begitula bisnis mafia Dave. Kamu harus tahu dunia mafia itu kejam dan hitam. Tidak ada yang baik, meskipun tuan Hugo. Dia terjun di dunia mafia, tetap saja dia seorang mafia meskipun tidak berbisnis seperti tuan Javier dan tuan Sanders Miguel." kata Lee lagi.
Dave hanya diam saja, dia tahu seorang mafia itu seperti apa. Karena ayahnya juga seorang mafia dulunya, sebelum berseteru dan akhirnya di bunuh oleh Javier. Dia hanya masih menaruh dendam pada Javier, bahkan semakin kuat keinginannya untuk membalaskan dendamnya pada Javier.
Mateo benar, dia harus memberitahu Fernandez Hugo tentang tujuannya dan juga kisal lalu. Karena Fernandez sendiri mengenal ayahnya, Alehandro. Sang mafia Italia yang di segani dulu sewaktu masih menjadi mafia.
_
Kerika Fernandez sudh bersiap untuk berangkat ke Las Vegas, di sertai Dave dan Lee juga sudah siaga. Mobil sudah terparkir di depan rumah Fernandez dengan tiga mobil lainnya. Seperti biasa, pengawalan ketat jika mau berangkat menuju bandara.
Dengan jet pribadi miliknya, Fernandez akan bertolak ke Las Vegas selama seminggu. Kemudian langsung menuju Italia. Rumah Fernandez tidak jauh dari kasinonya, hanya di belakangnya. Sengaja dia membeli lahan di belakang kasinonya dengan sagat mahal, agar dia tidak bolak-balik menuju rumah dan kasino.
Rumah mewah dengan keamanan canggih juga terpasang di setiap titik sudutnya. Fernandez berbicara pada Juan Isaac, memberi pesan padanya agar mengelola kasino dengan baik. Setelah selesai, dia pun masuk ke dalam mobilnya. Di susul Lee di depan menyetir, lalu Dave di samping Lee.
Semua pengawal juga masuk ke dalam mobik mengikuti bosnya masuk ke mobilnya. Baru saja Lee menstater mesin, tiba-tiba ada sebuah mobil lewat dan di depannya motor melintas dengan cepat melempar sesuatu ke dalam kasino Fernandez. Dan beberapa detik kemudian, suara ledakan terdengar dari samping kasino.
Dwuuuuaaaarr!!!
Suara ledakan bom di dalam kasino, orang-orang dalam kasino berhamburan. Dan bangunan banyak yang runtuh di kasino. Semua mata yang menatap bangunan pun kaget, mereka keluar berhamburan yang dalan mobil. Melindungi Fernandez keluar dari mobil.
"Jaga tuan Hugo!" kata Juan Isaac keluar dari kasino yang sudah rusak sebagian akibat bom.
Lee dan Dave segera menarik Fernandez Hugo untuk masuk ke dalam rumahnya. Semua pengawal juga menutup barisan jalan Fernandez. Juan Isaac juga ikut mendampingi Fernandez masuk, Lee dan Dave saling pandang.
"Tuan, apa saya harus kejar mereka?" tanya Dave pada Hugo.
"Cari mereka, secepatnya bawa ke hadapanku. Sepertinya mereka mau berperang denganku." kata Hugo dengan tatapan dinginnya.
"Baik tuan!"
"Lee, temani Dave. Biar aku dengan Juan dan pengawal lainnya, rumahku sudah di pasang keamanan canggih. Jadi, jangan khawatirkab aku." kata Hugo lagi.
"Baik tuan."
Lalu, Lee dan Dave bergegas masuk ke dalam mobil pengawal di belakang mobil Hugo, dia langsung melajukan mobilnya setelah segala persenjataan sudah siap di dalam mobil itu. Lee melajukan mobilnya dengan kecepatan seratus delapan puluh kilo meter per jam, agar bisa terkejar motor dan mobil yang tadi mrngebom kasino Fernandez.
_
_
_
♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤
1.akhir dari sebuah pernikahan
2.nafkah 12 ribu
bantu like nya kak