*Tahap Revisi Ulang!!!*
"Mas panggil Lea kepada suami nya tapi tak ada sautan dari sang suami, sekali lagi Lea memanggil Raka tapi Raka tak menghiraukan panggilan dari istri nya itu.
"mas kamu sekarang pergi ke kantor? Lea ikut ya mas!"
Raka yang duduk di sisi ranjang langsung berdiri mengambil dasi yang di ambilkan Lea, dia tak menanggapi perkataan dari istri nya itu.
Lea Michelle wanita cantik, mandiri berumur 25 tahun menikah dengan CEO dingin dan tak mau peduli.
"mas Lea ikut ya!"
"ck decak Raka, terserah kamu lea, kamu yang kerja sebagai asisten sekaligus istri saya seharusnya kamu tau apa yang harus kamu lakukan!"
Raka putra Mahendra gentala yang berumur 29 tahun menikahi wanita cantik pilihan nya sendiri, namun semenjak menikah Raka selalu cuek kepada Lea ntah kenapa dia sebegitu bencinya kepada Lea istrinya sendiri.
akankah Raka bisa menerima lea sebagai istrinya, mari simak cerita ini selengkapnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon purna yudiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 33. Koma
Kabar kecelakaan yang terjadi pada Raka akhirnya terdengar juga ke telinga mami yulie dan papi Mahendra.
Mami yulie bersama papi Mahendra yang berada di Singapura berangkat hari ini juga ke Indonesia untuk melihat keadaan anaknya.
"Ya Allah tolong anak hamba ya Allah! do'a mami yulie
papi Mahendra hanya bisa menatap wajah istrinya yang begitu cemas.
Setelah menempuh perjalanan jauh akhirnya mereka berdua sampai di bandara, mereka pergi ke rumah sakit yang telah di beri tahu lea.
Di rumah sakit Lea masih menunggu di ruang tunggu, sedangkan Raka di tangani oleh dokter di ruangan UGD.
Lea masih menangis terisak-isak di temani oleh Hexzel.
"nyonya Raka yang sabar ya, kita berdo'a supaya tuan Raka baik-baik saja! ucap Hexzel menenangkan lea
Lea mengangguk-anggukkan kepalanya sambil menangis
Tak lama dari itu perawat membuka pintu UGD membawa Raka menggunakan brankar Lea melihat itu jadi menangis terisak-isak mengejar perawat itu membawa Raka ke ruangan ICU.
"apa yang terjadi dokter? tanya lea
"maaf bu untuk sekarang saya belum bisa menjelaskan keadaan pasien! ucap dokter yang memasuki ruangan ICU itu.
"hiks..kak Hexzel... mas Raka kenapa? tanya lea
"saya juga tidak tau nyonya, semoga tuan Raka baik-baik saja! ucap Hexzel yang juga cemas melihat raka
"hiks...hiks...hiks...mas kamu harus kuat ada aku di sini! ucap Lea menangis
Papi Mahendra bersama mami yulie sudah sampai di rumah sakit dimana Raka di rawat
"sus saya mau tanya apa ada korban kecelakaan di bawa kesini yang bernama Raka putra Mahendra gentala? tanya papi Mahendra
"sebentar ya pak saya cek dulu! ucap suster yang bertugas sebagai resepsionis itu
"pak pasien yang bernama Raka putra Mahendra gentala di pindahkan ke ruangan ICU! ucap resepsionis itu
"sebelah mana ruangan nya sus? tanya papi Mahendra
"Ruangan nya ada di lantai lima pak, bapak sama ibu naik lift sebelah kiri, nanti di lantai lima bapak sama ibu bisa melihat ruangan ICU! ucap resepsionis itu sopan
Mereka berdua menaiki lift itu tak berapa lama mereka sampai di lantai lima, tak jauh dari lift itu mami yulie melihat Lea yang lagi duduk di kursi tunggu sambil menangis.
"lea! panggil mami yulie
Lea melihat mami yulie yang sudah menangis itu langsung memeluk nya.
"hiks...hiks...hiks... mami mas Raka mi! ucap Lea terisak-isak
"ada apa dengan Raka nak? tanya mami yulie
Lea tidak bisa menjelaskan apa-apa ke mami yulie.
"tuan Raka mengalami kecelakaan beruntun di jalan xxxx Tante! ucap Hexzel menjelaskan ke mami yulie
"astagfirullah alhazim ya Allah... kenapa kamu bisa kecelakaan nak! ucap mami yulie menangis juga
Mereka semua menunggu dokter keluar dari ruangan ICU tersebut, setelah lama mereka menunggu akhirnya dokter keluar dari ruangan itu.
"keluarga pasien! panggil dokter
"saya papinya dokter! perwakilan keluarga Raka
"Bapak dan keluarga yang sabar ya! ucap dokter
Lea terkejut mendengar ucapan dokter apa lagi mami yulie sangat cemas.
"pasien mengalami koma! karena kecelakaan yang sangat hebat yang di alami pasien, untuk itu kami memindahkan pasien ke ruangan ICU, kami akan memantau kondisi pasien dua kali dua puluh empat jam! ucap dokter
Lea yang mendengar kalau suaminya koma jadi langsung terduduk lemas di kursi, mami yulie juga ikut lemas mendengarkan kondisi putra nya.
"kapan suami saya bisa sadar dok? tanya Lea masih menangis
"maaf kalau untuk itu kami belum bisa memastikan Bu, semoga pasien cepat sadar dari komanya! ucap dokter
"apa sekarang saya bisa melihat suami saya dok? tanya lea
"bisa! tapi masuknya harus satu orang supaya tidak menganggu pasien! ucap dokter, kalau begitu saya permisi dulu!
"mami duluan masuk atau papi? tanya lea
"kamu saja terlebih dahulu! ucap mami yulie
Lea mengangguk
Lea memasuki ruangan ICU itu dengan perasaan yang begitu terpukul dan cemas melihat keadaan suami nya yang terbaring lemah di atas brankar dan banyak peralatan medis di tubuh suaminya itu.
Lea mendekati suaminya itu, "assalamualaikum sayang! ucap Lea
Lea hanya menangis melihat suaminya itu, " bangun mas! Isak lea, apa kamu tidak kangen dengan ku dan anak-anak kamu? ucap lea memegang tangan Raka yang terpasang infus
"aku tidak sanggup melihat kamu seperti ini mas, terbaring lemas di rumah sakit!
"kamu tau? aku hancur mas mendapatkan kabar kalau kamu mengalami kecelakaan!
"semoga kamu lekas bangun dari koma kamu sayang, aku tidak kuat hidup tanpa kamu, aku mohon bangun mas, bangun! ucap Lea air matanya sudah membasahi pipinya
Sudah lama Lea berada di ruangan itu lalu Lea bangkit dari duduknya
"hiks...hiks...hiks... aku yakin kamu kuat mas, kamu bisa melewati masa koma kamu ini! aku keluar dulu sayang nanti aku ke sini lagi! pamit Lea mencium pipi suaminya itu.
setelah keluar dari ruangan itu sekarang gantian mami yulie yang melihat Raka.
"mas aku yakin kamu kuat, aku selalu berdo'a supaya kamu bisa melewati masa koma kamu ini! ucap Lea lirih sambil menangis.
mami yulie melihat menantunya itu begitu lelah, lalu mami yulie menyuruh Lea untuk pulang dulu.
"Lea kamu lebih baik pulang dulu, biar mami sama papi yang jagain Raka dulu, besok pagi kamu ke sini lagi! ucap mami yulie
"hiks...mi Lea mau nungguin mas Raka mi! Isak lea
"nak lebih baik kamu pulang dulu besok kesini lagi, mami tidak ingin kamu sakit! apa lagi si kembar mencari kamu! ucap mami yulie
"Lea tidak ingin pulang mi, nanti anak-anak tanyain soal daddy-nya yang tidak pulang dari semalam gimana mi?, apa yang harus Lea katakan kepada mereka mami? ucap lea
mami yulie sempat terdiam sejenak memikirkan perihal itu juga.
....
akhirnya malam itu juga kira-kira jam 4 pagi baru Lea pulang, keadaan nya sekarang benar-benar mengantuk, matanya sembab akibat menangis terus-terusan.
"saya akan kembali lagi ke sini menjemput nyonya! ucap Hexzel
Lea mengangguk, "terima kasih banyak kak Hexzel! ucap lea
Hexzel mengangguk sambil tersenyum, lalu Hexzel pergi ke rumah sakit lagi.
Lea melihat keadaan rumahnya itu gelap sunyi hanya cahaya remang-remang yang terpancar dari kamar anak-anak nya.
Lea pergi ke kamarnya di dalam kamar Lea tidak bisa tidur karena dia masih memikirkan keadaan suaminya itu.
lagi-lagi Lea menangis mengingat suaminya yang terbaring lemah di rumah sakit
"hiks...hiks...hiks...aku tidak menyangka mas kenapa kamu bisa mengalami kecelakaan beruntun seperti ini! lirih Lea terisak-isak
"aku tidak bisa hidup tanpa kamu mas! kenapa harus kamu yang mengalami ini semua?
Lea baru bisa tidur setelah melaksanakan shalat subuh, dia tertidur di atas sajadah nya.
.....
bersambung....
...----------------...
terima kasih atas dukungan nya 🙏