Indah Larasati nama yang sederhana seindah orang nya mungkin sebagian orang menganggap dia tidak cantik tapi menurut Vino, Indah perempuan yang cantik luar dalam perempuan penyayang dan penyabar sayang nya semua itu terlambat Vino sadari di saat mengurus perceraian mereka Vino baru menyadari dia mencintai Indah....
Vino mengakui perasaannya pada Indah tapi Vino tidak bisa membatalkan perceraian mereka karena tidak ada alasan untuk itu
Bagaimana kisah mereka selanjutnya baca di novel ku yang satu ini cerita nya penuh dengan bawang ya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rumah sakit
" Ndah bagaimana keadaan Vino? tanya Ibu nya yang baru datang
" Astagfirullah..Indah lupa memberikan kabar pada ibu" ucap Indah kaget
" Tidak masalah ibu mengerti kamu pasti sibuk mengurus Vino, bagaimana kabar nya?"
" Alhamdulillah sudah mulai turun panas nya bu,tadi sudah di berikan makan siang, Mas Vino baru saja tidur mungkin efek lelah bu jadi nya malah demam tinggi" jelas Indah
"Sudah minum obat?"
" Sudah bu,ibu dengan siapa kemari?"tanya Balik Indah
" Ibu naik ojek Ndah takut nya kamu tidak bisa menjaga Vino sendiri" ujar Bu Ida padahal dia takut jika besan nya dan Diandra tau keberadaan Vino dan Indah, apalagi kondisi Vino lemah saat ini sudah pasti dia tidak bisa melindungi Indah yang tengah hamil muda
" Ndah malam ini ibu menginap di sini saja ya ndah"
" Ayah bagaimana bu?" tanya Indah
" Ayah dia rumah sama Kak Shafa,ibu takut kamu menjaga Vino sendiri nanti ada obat yang harus di tebus Vino malah sendirian" alasan ibu nya
Kenapa tiba-tiba ibu nya ingin menginap di sini,memang alasan yang masuk akal menurut Indah tapi bagaimana Vino apa dia tidak keberatan ibu nya ada di sini pikir Indah
" Jika kamu ingin tidur di ranjang bersama Vino ibu di sini saja Ndah, tadi ibu sudah pesan sama ayah untuk bawa tikar kecil sama satu bantal,nanti ayah dan suami kak Shafa yang mengantarkan nya" jelas Bu Ida
" Bukan begitu bu,Indah bisa tidur di mana saja,Indah takut ibu masuk angin" ungkap Indah
" Ibu tidak masalah nak justru kamu yang ibu takut kan,kamu hamil akan berbahaya jika terlalu lelah"
" Insyaallah kami kuat bu, dedek juga pasti mengerti dengan kondisi ayah nya saat ini, Alhamdulillah dia tidak rewel di dalam sini" jawab Indah sambil mengusap perut nya pelan
***
" Sial...kenapa bisa ketahuan aku hamil, bagaimana jika nanti ibu Vino mengetahui kalau ini bukan cucu nya" gumam Diandra kesal
"Lagian Vino di mana sekarang,gagal sudah pernikahan ku" kesal nya
sepulang dari rumah sakit Diandra langsung pulang dengan alasan harus istirahat dan Ibu Vino pun pamit untuk mencari Vino,dia yakin saat ini Indah sudah menyembunyikan anak nya itu,Vino harus tanggung jawab dengan kehamilan Diandra
" Bu mau cari di mana kak Vino" ucap Nita yang dari tadi sudah lelah,mulai dari percetakan sampai rumah teman Vino sudah mereka telusuri tapi tidak menemukan keberadaan Vino
" Apa kita kembali lagi ke rumah Indah ya Nit?" tanya Bu Wati
" Jangan gila deh bu,ada kak Shafa di sana,dia pasti akan mengusir kita bu,ibu lihat kan ganas nya kak Shafa tadi,dia jauh berbeda dari kak Indah" jawab Nita dan diangguki bu Wati setuju Indah memang jauh berbeda dari Shafa yang terlihat berani
" Lalu kita cari kakak mu di mana?"
" Bu,pulang saja kita minta pendapat ayah" usul Nita
"Alah pasti ayah mu akan membela Vino,bukan Diandra padahal posisi yang di rugikan saat ini Diandra Nit, apalagi ibu-ibu kompleks sudah tau kalau Vino akan menikah dengan Diandra ibu malu jika mereka mengejek ibu kalau harus batal"
" lalu bagaimana bu kak Vino tidak ada" ucap Nita berusaha menjelaskan
" Pinta ayah saja bu mencari nya pasti Kak Vino akan keluar menemui ayah"
" Benar juga usul mu Nit, tumben otak mu berjalan lancar,ayo kita pulang" puji Bu Wati pada anak bungsu nya ini