Gea,seorang menantu dari keluarga Hermawan yang sudah 5 tahun menikah tetapi belum juga mempunyai keturunan
Di satu sisi ada Winda yang merupakan ibu mertuanya yang terus saja mendesaknya untuk segera mempunyai anak,Jika Gea tidak memberikan ia keturunan maka Winda akan menjodohkan Anak Putranya yang bernama Rendra dengan wanita lain.
Tentu saja Gea tidak ingin melihat suaminya menikah lagi dengan wanita lain,tetapi karena Gea tak kunjung hamil dan memberikan Winda keturunan maka Rendra pun menikah dengan wanita lain.
Tentu saja Gea tidak ingin ada wanita lain yang masuk ke dalam rumah tangga mereka,tetapi apa boleh buat ia tidak kunjung hamil dan ia pun menyetujui pernikahan kedua Suaminya,memang sakit rasanya melihat Suami bersanding dengan wanita lain di pelaminan.
Tapi mau gimana lagi demi mewujudkan keinginan Winda agar segera mempunyai cucu,karena usianya bisa di bilang sudah tua,mereka melakukan semua in walaupun dengan berat hati.
Istri mana yang ingin Suaminya menikah lagi dengan wanita lain tentu saja tidak ada yang menginginkannya,setelah pernikahan kedua Rendra ternyata istri kedua Rendra yang bernama Sofya mempunyai niat jahat kepada Gea,ia ingin Gea keluar dari keluarga Hermawan dan memperlakukan Gea dengan semena-mena.
Sofya semakin memperlakukan Gea dengan semena-mena setelah kehamilannya,ia memfitnah Gea di hadapan Suami dan mertuanya jika Gea berusaha mengugurkan kandungannya.
Mendengar jika Gea berusaha menggugurkan kandungan Sofya tentu saja Winda sangat marah besar,ia menyuruh anak putranya untuk mengusir Gea dari rumah.
Tentu saja Rendra percaya tidak percaya dia tahu benar jika istirnya tidak mungkin melakukan hal sekeji itu,tetapi dengan terpaksa ia mengusir Gea dari rumah walaupun dengan berat hati.
Gea pun pergi dari rumah keluarga Suaminya dan kembali ke rumah lamanya yang berada di desa.
Lalu apakah Gea akan hamil suatu hari,dan apakah akan kembali ke rumah suaminya??
Nantikan selanjutnya hanya disini
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vegi Agista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 32-Pengajian
Ternyata di rumah Keluarga Hermawan mengadakan pengajian atas hari kematian Ayah Rendra,Sofya tidak mengetahuinya jika keluarga Hermawan mengadakan pengajian.
Jadi mereka ngadain pengajian,malesin banget sih apalagi ini semua buat tukang selingkuh itu,Batin Sofya.
"Kamu kenapa sih dari tadi cemberut aja Mama lihat"Ucap Lidya mendekati Sofya.
Sofya menatap Lidya dan memutar bola matanya malas,sampai sekarang ternyata Sofya masih belum bisa memaafkan Ayahnya padahal Ayahnya sudah meninggal lama.
"Bagaimana aku gak cemberut Ma,mereka ngadain acara khusus buat tukang selingkuh itu!"Pekik Sofya.
"Husst!"
Tangan Lidya menutup rapat mulut Sofya,anaknya ini kalau bicara langsung ngomong aja gak dipikirin dulu nanti kalau ada yang mendengar bagaimana bisa kacau kan.
"Apaan sih Ma"
"Kamu kalau ngomong itu di lihat-lihat dulu dimana tempat kita lagian"Bisik Lidya.
Sofya baru tersadar jika ada beberapa orang yang ada di sekitar mereka untung aja mereka tidak sedang memperhatikan Sofya dan Lidya.
"Maaf Mah"Lirih Sofya.
"Sekarang kamu ganti baju sana"Pinta Lidya.
Dengan bergegas Sofya masuk ke dalam kamar dan berganti pakaian.
***
Di pemakaman angin berhembus mengenai rambut panjang milik Gea,Gea sedang menabur bunga di atas makam Mertuanya.
Walaupun ia tidak tau wajah Mertuanya selama masih hidup bahkan tak pernah ketemu,tetapi ia tetap datang ke pemakaman saat hari kematian Mertuanya.
"Ayah,mungkin sekarang pernikahan ku dengan Mas Rendra sedang tidak baik,tetapi aku tidak akan tidak datang di saat hari kematian Ayah"Ucap Gea sembari memegang nisan.
Galang menatap wajah Gea,terlihat jelas banyak kesedihan yang Gea sembunyikan lewat senyumannya.
Kenapa orang sebaik kamu,harus menderita seperti ini,aku ingin sekali membuat mu menjadi wanita paling bahagia di dunia tetapi...cintamu kepada Suamimu sangatlah dalam,apakah aku bisa memasukinya.
"Aku sudah selesai"
Setelah beberapa menit disini,Gea merasa sudah cukup dia berada disini,saatnya waktunya pulang karena banyak pekerjaan yang harus Gea lakukan sekarang.
"Kalau begitu biar aku antarkan"Pinta Galang.
Gea hanya mengangguk,sebelum ia pergi dari sini,Gea kembali memegang nisan milik Ayah Rendra.
"Aku pulang dulu Ayah"
Mereka berdua pulang bersama,di perjalanan seperti biasa semuanya terdiam tidak ada yang berbicara hanya musik yang membuat suasana tidak terlalu hening.
Galang tadi sengaja memutar musik,karena sebenarnya ia tidak tahan dengan suasana hening,tetapi tiba-tiba Galang mematikan musik itu.
"Ada apa?"
Tentu saja Gea sedikit bingung kenapa Galang mematikan musiknya.
"Aku ingin bicara dengan kamu"Ucap Galang sembari menatap lekat wajah Gea.
Gea semakin di buat bingung apa yang akan Galang katakan sepertinya serius.
"Mau bicara apa?"
"Mau sampai kapan kamu menderita seperti ini,mungkin aku lancang bicara seperti ini kepadamu,tetapi aku tidak tahan melihat kamu terus-menerus di sakiti oleh mereka"
Gea terdiam sembari menundukan kepalanya,sebenarnya ia juga sudah tidak tahan dengan semua ini.
Dia seperti dia anggap tak punya harga diri,lihat saja tadi keluarganya memperlakukan seperti sampah,padahal Gea masih termasuk ke dalam keluarga mereka.
"Yang kamu katakan memang benar"
"Kenapa kamu tidak ceraikan saja Suami kamu,apa yang harus di pertahankan Suami yang harusnya melindungi Istrinya,tetapi tadi Suami kamu hanya terdiam bahkan tidak membela kamu sedikit pun"
"Aku mohon pikirkan ini baik-baik,hidup harus terus berjalan dan aku tidak ingin kamu terus-terusan di hina oleh mereka"
Apa yang di katakan Galang memang benar,hubungan Rendra dan Gea memang sudah sehat.
"Terimakasih sarannya,aku akan memikirkan semua ini dengan matang"
***
Para warga sudah berdatangan di rumah Rendra,untuk menghadiri pengajian yang diadakan oleh keluarga Hermawan.
Di dalam Winda sedikit melihat ruang tamu yang ternyata sudah banyak orang disana.
"Sofya!!!"Ucap Winda dengan nada sedikit keras.
Sofya yang berada di dalam kamar seketika keluar,dan menghampiri Winda.
"Ada apa Ma?"
"Para tamu sudah datang,kita keluar sambut mereka semua"
Kenapa harus bawa-bawa aku sih,males banget tau enggak.
"Malahan bengong,ayok"Ucap Winda menarik tangan Sofya.
Para tamu sedikit bingung Sofya,mereka belum tau jika Sofya adalah istri kedua Rendra.
"Kamu siapa?"
"Ah,dia menantu saya"Sahut Winda.
Menantu?
Tentu saja mereka bingung,perasaan menantu Winda bukan seperti ini,dia cantik dan sopan.
"Perkenalkan nama saya Sofya,istri kedua Mas Rendra"
"Oo,jadi Istri kedua Rendra!!"
Jadi Rendra sudah menikah lagi,lantas kemana Istri pertama Rendra apa dia sudah tidak ada disini.
"Terus Gea dimana kok gak kelihatan?"
Seketika Sofya dan Winda terdiam,kenapa mereka tanya Gea sih,memangnya ada apa dengan Gea.
"Dia pergi dari rumah"Sahut Sofya.
"Pasti Gea enggak tahan satu atap sama madu iya kan"Ucap mereka.
"Bagus sih kalau Gea tidak tinggal satu atap sama madunya,tapi setahuku Rendra sangat setia,tetapi kenapa bisa ia menikah lagi pasti dia yang ngerayu Rendra atau menjebak Rendra supaya menikah dengannya"
Mereka melihat perut Sofya membesar,dan menganggap jika kandungan Sofya bukan anak halal.
"Pasti janin yang ada di kandungan dia itu,janin gak halal"Bisik.
Sofya tidak tahan dengan perkataan mereka semua.
"Sudah cukup yah ibu-ibu,saya wanita yang baik saya bukan pelakor,terus ini anak aku sama Mas Rendra,jadi jaga perkataan kalian semua!!!"Pekik Sofya.
"Sabar sayang,kamu lagi hamil nanti terjadi apa-apa dengan kandungan kamu gimana"Lirih Winda.
"Kek gitu aja marah,dasar baperan"Bisik mereka.
Sofya kembali duduk sembari menatap para tamu yang masih membicarakan dirinya.
***
Ditengah malam yang sunyi,Gea sedang duduk di kamar sembari menatap bulan yang sedang bersinar menyinari malam.
Gea masih teringat perkataan Galang,Gea juga berhak bahagia dia tidak bisa terus-terusan begini terus.
"Aku harus menggugat cerai mas Rendra,mau tidak mau nantinya tetapi apa lagi yang harus di pertahankan sekarang"
"Cinta!,aku memang masih mencintai Mas Rendra tetapi aku tidak bisa menderita seperti ini"
Memang cinta di antara mereka belum hilang,tetapi hanya dengan cinta tidak bisa membuat mereka bahagia.
Cinta memang segalanya,hubungan tanpa cinta juga tidak akan membuat kita bahagia tetapi nyatanya hubungan tidak hanya di dasari oleh cinta saja.
Masih teringat jelas di pikiran Gea,saat Rendra tidak melakukan apapun bahkan membela sedikit pun saat Gea di perlakukan seperti itu dengan Winda.
"Apakah ini yang di namakan cinta,ketika Istri di hina dan Suami hanya terdiam tidak membela,tetapi malahan orang lain yang membela"
Untung saja ada Galang tadi,kalau tidak pasti Gea akan terus-terusan di perlakukan buruk oleh Winda.
Bersambung....
Terimakasih atas komentar-komentar kalian, sepertinya banyak yang tidak suka dengan Rendra yah🤭.
Aku cuman mau ngasih tau,kalau sebentar lagi bakalan ada rumah tangga dari pasangan yang saling mencintai pastinya,siapa yah dia?
Penasaran enggak kalian nih?
Saksikan episode selanjutnya hanya disini,bagaimana pernikahan Rendra dan Gea selanjutnya apakah mereka akan terus berjalan.
Mohon dukungan nya ya🙏🙏🙏
sungguh membuatku jadi sedih rasanya.
tapi apakah ada yang mau kalau novel ini akan aku pindah ke akun yang ini?
Aku mampir..
Semangat2🥰