NovelToon NovelToon
ALAM SEBELAH

ALAM SEBELAH

Status: tamat
Genre:Horor / Supernatural / Roh Supernatural / Dunia Lain / Penyeberangan Dunia Lain / Mata Batin / Tamat
Popularitas:4.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: hendra dwi maulana

Namanya Darto.
Anak yang terlahir sungsang, bahkan matanya sudah terbuka saat baru keluar dari rahim ibunya.

Terlahir dari keluarga yang berbeda, membuatnya memiliki takdir yang tidak biasa.


Kisah perjalanan hidup penuh misteri, seorang bocah menuju dewasa hingga dia memenuhi takdirnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hendra dwi maulana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MUSUH SEBENARNYA

Deru degup jantung begitu memburu, tatkala tangan Surip dan Bidin tak bisa lepas dari kepala itu. Sesekali mereka mencoba melemparnya, namun rambutnya seakan melilit kencang lengan mereka.

"Brug," Bidin pingsan, ketika melihat bola mata di kepala itu lepas sebelah. Tubuh Surip juga mulai limbung, mukanya memucat seketika. Darto yang terkejut melihat kejadian itu spontan langsung melompat dari atas batu, membantu melepas rambut yang melilit tangan kedua sahabatnya itu.

"Allahuakbar.. tolong Gus! Gus tolong!"

Surip menangis ketakutan. Sedangkan Bidin masih terkapar.

Tidak menjawab, Darto hanya memejamkan mata, mengucapkan ayat panjang sembari menempelkan telapak tangannya di dahi kepala itu.Cincin merah di jari Darto tiba-tiba menyala. Bagian kepala yang menyentuh cincin tiba-tiba mengeluarkan kepulan asap, dengan bau gosong yang menyertai.

"aaaaaaaaa!" teriakkan keluar dari kepala buntung itu, suaranya begitu melengking, hingga berhasil membuat telinga Harti yang lumayan jauh pun ikut berdenging.

"Pergi!" teriak Darto ketika mendorong kepala tersebut masuk kembali ke dalam air.

"Alhamdulillah..." ucap Darto sembari mengusap keringat di dahi dengan punggung tangannya.

Tidak menggubris Darto, Surip masih terdiam. Badannya kaku, pandangannya kosong, bibirnya bergetar, keringatnya memenuhi segala sisi wajahnya. Hingga tangan Darto menepuk pundaknya, barulah Surip tersadar bahwa mahluk itu sudah tidak menempel di tangannya.

"Apa tadi Gus?" Tanya Surip masih dengan bibir gemetar.

"Sudah, lupain! emang kurang kerjaan itu demit, bikin emosi saja. Ayo bawa Bidin ke pesantren," jawab Darto bersungut-sungut. Kemudian di bantu Surip menaikkan tubuh Bidin ke punggung Darto.

Mereka pun bergegas pergi. Sebelum pergi, Harti sempat melempar tulang belulang dari ikan yang mereka makan. Tanpa dia sadari, tulang itu kembali berenang layaknya ikan yang masih hidup. Dan tanpa mereka sadari juga, kepala yang sempat terangkat, muncul kembali, hanya sebatas hidung yang muncul di atas permukaan air. Pandangannya lurus, menatap kepergian mereka berempat.

...***...

Solat isya sudah selesai di tunaikan, Bidin yang di letakan di rumah Kakung sudah sadar, namun belum bisa memasang wajah lega seperti yang lainnya. dia paling penakut di antara mereka berempat. Mungkin itu pengalaman pertamanya melihat demit secara langsung.

Di temani Kakung, kita berlima berkumpul di ruangan tempat Bidin beristirahat. Banyak hal yang masing-masing ceritakan, sebelum Harti melontarkan pertanyaan kepada Kakung yang membuat semua orang bungkam, menyimak percakapan mereka.

"Anu Mbah.. Kenapa Surip dan Bidin juga bisa lihat mahluk halus ya Mbah?"

Pertanyaan yang menurut Darto menarik, dan bergegas memasang telinga. Mengingat dulu Satya dan Anto juga sempat melihat lusinan pocong ketika hendak menggali kuburan Dining, di rawa lumpur.

"Begini Nduk.. setahu Kakung, Allah menciptakan beragam mahluk yang tinggal di Bumi, diantaranya manusia kaya kita ini, Jin, hewan, dan tumbuhan. Seperti Jin yang tidak bisa melihat malaikat, manusia juga sebenarnya tidak bisa melihat Jin. Kecuali memang di beri kelebihan atau mahluk itu yang sengaja menampakkan dirinya, contohnya kepala yang tadi, dia pasti sengaja," jawab Kakung sembari menatap langit-langit ruang tersebut.

"Lalu.. apa yang Harti lihat juga karena keinginan mereka?" tanya Harti kembali.

"Mungkin iya, mungkin juga tidak Nduk, Simbah tidak bisa memberi kesimpulan. Tapi jika mereka memang sengaja, berarti kamu memiliki sesuatu yang mereka sukai Nduk,"

"Lalu bagaimana dengan Mas Darto?''

"Dia spesial Nduk, tidak bisa di samakan dengan kalian. Jika kalian tau, mata Darto sudah melek ketika baru dilahirkan, persis seperti pendiri pesantren ini, bahkan sebelum Darto bisa bicara dia sudah hidup berdampingan dengan mahluk yang asalnya dari alam sebelah"

Mendengar cerita Kakung. Selain Darto dan kakung, semuanya terkejut tak bisa berkata-kata, seketika menjadikan ruang tersebut menjadi hening.

"Kung, Darto ingat semua yang selalu nemenin Darto pas kecil. Tapi mereka semua di mana ya Kung?" pertanyaan Darto memecah keheningan di ruang itu.

"Yah mereka paling pada pulang Dar, nanti juga kalau sudah waktunya kamu bakalan ketemu lagi,"

"Kamu ingat kejadian pas kamu masih bayi?!"

timpal Surip seraya mengernyitkan dahi.

"Iya Le, mungkin itu juga kelebihan yang Gusti Allah kasih," jawab Kakung singkat. Dan mendapat reaksi gelengan kepala daei ketiga temanku sebagai isyarat sukar percaya.

"Kung, kalau boleh Darto tanya lagi, Siapa sosok yang terus berdiri di belakang Ibu seusai melahirkan Darto?" raut Kakung berubah drastis, wajahnya kebingungan, namun tampak sedikit kemarahan ketika mendengar pertanyaan ini.

"Seperti apa sosoknya Dar?" Kakung memegang kedua lenganku dengan tangannya.

"Wanita Kung, pakaian Kemben yang dia pakai sangat bagus, selendang warna emas bahkan dia menggenakan mahkota emas, dan setiap dia datang, wangi kembang selalu hadir juga, dan mahluk yang sudah lama datang sebelum dia seperti takut, lalu pergi menghilang begitu saja"

Mendengar jawaban Darto, raut muka Kakung berangsur lega dan berkata "Bukan dia Dar, Dia teman ibumu. Kakung kira kamu lihat sosok lain yang selama ini Kakung cari," Kakung menghela nafas panjang melepas rasa tegang yang bersarang.

"Sosok apa Kung?" mendengar pertanyaan Darto, Kakung kembali menoleh, tatapan matanya tajam, raut serius terpampang dari wajahnya.

"Nenek tua yang selalu memakai baju serba hitam," jawab Kakung singkat, namun tampak begitu emosi ketika mengucapkannya.

"Darto pernah lihat Kung, dia juga pernah ngasih bekas luka ke Darto dulu," Darto membuka kancing baju kemejanya dan menunjukan bekas luka di dada bagian kanannya. Bekas kula seperti cakaran satu jari terpampang di sana.

"Mulai besok, kamu sudahi bermain di danau, setiap habis ashar Kakung akan kasih ajaran lebih ke kamu Dar, bukan cuma pemilik rawa, nenek peot itu juga harus lebih kamu waspadai Dar" ucap Kakung dengan wajah geram.

"Memang siapa dia Kung?"

"Dia orang yang berbahaya Dar, tua bangka yang menganut ajaran sesat, dia mengincar kamu pas masih bayi, dia penyebab Ibumu meninggal," ucap Kakung dengan mata berkaca-kaca namun tatapannya geram.

Melihat wajah kakung yang sudah geram, Bidin, Surip dan Harti pamit meninggalkan ruangan, meninggalkan Darto dan kakeknya berdua saja di ruang itu.

"Dar... kamu itu punya sesuatu yang sangat di inginkan oleh makhluk-makhluk sebelah, terutama nenek itu, Kakung takut tidak berumur panjang, dan tidak bisa selalu melindungi kamu selamanya," pandangan Kakung terbanting ke tanah. ucapannya berubah menjadi nada sendu.

"Darto sudah bukan anak kecil lagi Kung, Darto percaya Gusti Allah tidak akan memberi ujian yang tidak mampu Darto lewati, Darto siap dengan apapun yang akan Darto hadapi, tapi Darto masih butuh Kakung dan Simbah di kampung untuk melihat kesuksesan Darto melewati ujian itu. Jadi Darto kan selalu meminta sama Allah, supaya Kakung dan Simbah berumur panjang" Darto tersenyum menghadap Kakung yang tengah tertunduk layu itu.

Setelah mendengar jawaban dari cucu tercintanya itu, senyum kecil terlihat di wajah keriput miliknya, sembari berkata

"Memang tidak salah jika kamu yang terpilih. Sudah sana pergi ke kamar, mulai besok hari-harimu akan lebih berat. Kakung akan ajarkan semua yang Kakung punya"

Setelah mencium punggung tangan Kakungnya, Darto melangkah meninggalkan ruangan tersebut, Menutup pintu kamarnya, juga menutup kisah yang sudah dia ukir hari ini.

Bersambung,-

...karena sudah senin, di tunggu vote gratisannya 😹😹...

1
Yunita chann
aku sampe sesek nangis.. bayangin jadi Darto... sedih banget sih ceritanya... sahabatnya diambil satu satu
Fitriputri
hadirr ,di perujung tahun 2025
kyknya seru nihh alur ceritanya 👍☺️
TN ZAKI
👍👍🙏🙏🙏🥰
TN ZAKI
🙏🙏🙏🥰🥰👍👍👍👍
Sweett SumMina
Lumayan
Puput Sundari
Luar biasa
mary dice
nunggu orang bermahkota sampai habis ternyata hanya mimpi hik
mary dice
thor ketika dapat melihat'mereka' tapi tak sebaliknya hantu terhipnotis gitu....merinding
≛⃝ᴹᵃᵍⁱˢⁿᵃ❀࿐
𝙸𝚗𝚗𝚊𝚕𝚒𝚕𝚕𝚊𝚑𝚒 𝚠𝚊'𝚒𝚗𝚗𝚊 𝚒𝚕𝚊𝚒𝚑𝚒 𝚛𝚊𝚊𝚓𝚒𝚞𝚞𝚗 ....
𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚗𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗: 𝙃𝙀𝙉𝘿𝙍𝘼 𝘿𝙒𝙄 𝙈𝘼𝙐𝙇𝘼𝙉𝘼. 𝙿𝚎𝚗𝚞𝚕𝚒𝚜 𝚑𝚘𝚛𝚘𝚛 𝚜𝚎𝚓𝚊𝚝𝚒: 𝘼𝙇𝘼𝙈 𝙎𝙀𝘽𝙀𝙇𝘼𝙃.
𝚃𝚐𝚕 17 𝘖𝘬𝘵𝘰𝘣𝘦𝘳 2024, 𝘱𝘶𝘬𝘶𝘭 19.00.

𝘚𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘢𝘮𝘢𝘭 𝘪𝘣𝘢𝘥𝘢𝘩𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘪𝘵𝘦𝘳𝘪𝘮𝘢, 𝘥𝘪𝘢𝘮𝘱𝘶𝘯𝘪 𝘴𝘦𝘨𝘢𝘭𝘢 𝘥𝘰𝘴𝘢, 𝘥𝘪𝘵𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘵𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵 𝘵𝘦𝘳𝘣𝘢𝘪𝘬, 𝘬𝘩𝘶𝘴𝘯𝘶𝘭 𝘬𝘩𝘢𝘵𝘪𝘮𝘢𝘩. 𝙰𝚕𝚕𝚊𝚑𝚞𝚖𝚖𝚊 𝚊𝚖𝚒𝚗.

𝙎𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙟𝙖𝙡𝙖𝙣, 𝙧𝙚𝙠𝙖𝙣, 𝙨𝙖𝙝𝙖𝙗𝙖𝙩, 𝙖𝙙𝙞𝙠, 𝙩𝙚𝙢𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙘𝙖𝙣𝙙𝙖 𝙥𝙖𝙡𝙞𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙚𝙣𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙣.

𝘼𝙡𝙛𝙖𝙩𝙞𝙝𝙖𝙝 ....
Luis Refualu: adakah yang bisa cari tahu keluarga nya dan coba di bukukan karyanya ini, mau sekali koleksi karya beliau ini🙏🙏🙏
RIP Bang Hendra🙏
total 7 replies
Ricka Monika
kalo di Medan namanya beguganjang,kalo di Jawa gendoruwo
Karina
sutradara raden kian santang apa baca cerita ini ya,terlalu mirip untuk d katakan suatu kebetulan...
Karina
adikku lahir sungsang,jg udah d sunat dr dlm rahim,memang punya kelebihan,ba ngobati orang sakit,bs mengusir jin,ingat waktu SMP ada orng mau bersihkan mas batangan yg d isi jin,karna setiap mau d jual berubah jd batu kali,jd adek yg bersihkan,cm dia pesan,klw masnya d jual klw bs bawa polisi,orgnya ngeyel,plg jual mas langsung d rampok,dia meninggal...
Karina
ilmu baru,soalnya klw lagi ketindih seketika bernafas aja susah...
Sri Ningsih
aku baca min..aku jg ikut mendoakan plus ksih segelas kopi🙏🙏🫢
Sri Ningsih
asik alurnya..keren
Kusnaini Aini
hehehe bisa aja author nih...
Ira_87
menegangkan 😱
Kusnaini Aini
makin penasaran cerita nya thor
Andriani
🤣🤣🤣🤣🤣
Putra
Lumayan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!