Khairunisa, wanita yang berusia 25 tahun. Nisa membesarkan putrinya dengan di temani sang Ibu, Nisa bekerja keras demi putri kecilnya. Tapi karena pertemuannya dengan pria yang merebut kesuciannya 7 tahun yang lalu membuat Nisa takut kalau pria itu akan merebut putrinya.
Nicko Syaputra Wijaya, pria yang berusia 29 tahun. Nicko adalah seorang CEO di Wijaya Group, Nicko begitu kaget karena perbuatannya 7 tahun lalu membuahkan hasil..
Akankah Nisa dan Nicko bersatu demi putri mereka? Penasaran sama alur ceritanya? langsung baca yuk.
IG : faijha.asr
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Faijha.asr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hamil
Seorang pria tampan dan tinggi berjas puti memasuki kediaman Nicko, tak lupa kacamata hitam yang bartender di hidung mancung nya.
"Kau suda datang" ucap Nicko
"Hheemm" Vero
"Di mana istri mu" ucap Vero
"Ada di kamar" ucap Nicko melangkah masuk ke dalam kamarnya dengan Vero yang ada di belakang nya.
Ccleekk...
Pintu terbuka, Nisa melihat sang suami masuk bersama seorang dokter.
Vero langsung saja memeriksa keadaan Nisa.
"Jangan terlalu lama bersentuhan dengan istri ku" ucap Nicko dengan nada tak suka
Vero hanya melirik sepupunya itu tampa menghiraukan perkataan nya.
"Bagai mana ke adaan nya" tanya Nicko setelah Vero selesai memeriksa Nisa
"Istri mu baik-baik saja cuma kecapean" ucap Vero
"Saran ku pergilah ke dokter kandungan untuk memastikan" ucap Vero lagi
Nicko mengernyitkan kening nya tak mengerti maksud perkataan Vero.
"Kenapa harus ke dokter kandungan" ucap Nicko heran
"Bisa saja istrimu sedang mengandung" ucap Vero dengan kesal melihat sepupunya yang tidak peka.
Wajah Nicko tersenyum senang mendengar perkataan sepupunya, lalu ia mendekati sang istri dan memeluk nya erat.
"Mas, malu ada mas Vero" ucap Nisa malu
"Biarkan saja dia" ucap Nicko tampa rasa bersalah.
Selesai membereskan semua peralatan nya, Vero lalu pamit pada pasangan suami istri itu.
*******
Nicko dan Nisa kini suda berada di dalam mobil menuju rumah sakit, seperti apa yang di katakan Vero.
Nicko mengemudikan mobilnya dengan pelan sambil tangan sebelah nya menggenggam tangan sang istri.
30 menit kemudian mereka tiba di rumah sakit tempat Vero bekerja.
Ke dua nya langsung ke ruangan dokter Nuri spesialis kandungan.
Karena suda berkomunikasi terlebih dahulu Nicko dan Nisa langsung masuk dan di sambut senyum manis oleh dokter Nuri.
"Pak Nicko, bu Nisa silahkan duduk" ucap Dokter Nuri
"Iya dok terima kasih" ucap Nicko dan Nisa bersama
"Keluhannya apa bu" ucap dokter Nuri
Nisa menceritakan semua nya dari rasa mual, pusing sampai tidak suka mencium aroma masakan.
Lalu Dokter Nuri meminta Nisa berbaring di ranjang kecil yang ada di ruangan nya, ia menuangkan gel ke atas perut Nisa dan menggesekkan alat USG.
Nicko melihat yang ada di layar monitor ada benda kecil yang seperti biji-bijian.
"Ini adalah janin yang ada di dalam kandungan bu Nisa dan usia kandungan ibu masi terlalu muda baru dua minggu" ucap Dokter Nuri
"Jadi istri saya beneran hamil dok" ucap Nicko memastikan
"Benar pak" ucap Dokter Nuri membenarkan perkataan Nicko
Nicko dan Nisa tersenyum senang melihat hasil USG yang di berikan oleh dokter Nuri.
"Saya akan memberikan Vitamin anti mual untuk bu Nisa" ucap Dokter Nuri
"Iya dok" jawab Nisa
Selesai memeriksa kandungan, Nisa dan Nicko keluar dari ruangan dokter Nuri dengan wajah yang sangat bahagia.
"Sayang pasti mommy dan daddy senang mendengar kabar ini" ucap Nicko
"Iya mas" ucap Nisa membalas senyum sang suami
Sepulangnya dari rumah sakit Nicko menghentikan mobil nya di sebuah supermarket yang tak jauh dari rumah sakit.
"Mas ko berhenti di sini" ucap Nisa bingung
"Ayo sayang ikut mas ke dalam" bukan nya menjawab pertanyaan istri nya Nicko mala mengajak Nisa ikut dengannya.
Tiba di dalam Nicko mendorong troli, saat ini ke dua nya berdua di deretan susu ibu hamil yang tersusun rapi di rak.
Nicko mengambil beberapa merek susu ibu hamil yang harganya sangat mahal, Nisa hanya menyaksikan sang suami yang sibuk dengan susu-susu itu.
"Mas ko banyak banget susu nya" ucap Nisa
"Iya sayang biar bayi kita sehat" ucap Nicko antusias
Nisa cuma geleng-geleng kepala melihat kelakuan suami nya yang sangat berlebihan.
Tapi Nisa juga sangat bersyukur karena kehamilannya kali ini ada sang suami di samping nya tidak seperti waktu hamil Ambar yang hanya di dampingi sang ibu.
Selesai membayar semua belanjaan itu, mereka kembali ke dalam mobil. Tiba-tiba Nisa merengek meminta sesuatu.
"Mas, Nisa pengen makan lobster yang gede-gede" ucap Nisa sambil membayangkan makanan itu
"Tapi kan kamu gak suka sama lobster sayang" ucap Nicko bingung.
Nisa cemberut mendengar apa yang di katakan oleh Nicko dan hal itu membuat Nicko tak tega melihat istri nya bersedih.
"Oke kita ke restoran yah" ucap Nicko membujuk sang istri
Nisa yang mendengar suami nya mengajak nya ke restoran langsung saja mata nya berbinar senang, hal itu sontak membuat Nicko tak tega karena tadi sempat membuat istri nya bersedih, ia baru mengerti kalau itu adalah kemauan sang bayi yang ada di dalam kandungan sang istri.
Bersambung...