Nadine Hanifah atmaja gadis cantik,populer dan pintar dan terlahir dari keluarga kaya raya ,tapi takdir tak seindah yang di impikan Nadine semuanya hancur ketika seorang pria mengambil paksa kesuciannya hingga membuatnya hamil,
kesedihan Nadine bertambah ketika ray Aditama kekasih bersedia menerima keadaan Nadine dan rela bertanggung jawab
tapi semua itu kandas ketika dengan terpaksa Nadine harus menikah dengan Al yang tidak lain om dari ray
akankah pernikahan Nadine dan Al yang awalnya hanya sebuah keterpaksaan akan berakhir dengan kebahagiaan
apakah akan tumbuh rasa cinta diantara mereka?
atau Nadine akan kembali kepada cinta pertamanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mis r, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
hari pernikahan
didalam mobil Nadine masih setia menggenggam tangan Ray,ray berusaha menampilkan senyuman didepan Nadine walaupun dalam hatinya sangat sakit dan hancur hanya keheningan yang terjadi selama perjalanan tanpa mereka sadari mobil sudah sampai di depan gedung tempat acara pernikahan berlangsung
mobil pun masuk kedalam loby gedung dan segera disambut oleh keluarga pihak laki- laki siapa lagi kalau bukan orang tua Al,papah Rio,mamah Rani serta Zaky baru saja keluar disusul Nadine dan juga Ray seketika para tamu sedikit bingung karena Ray menemani pengantin wanita
mereka pun masuk kedalam ke gedung Nadine masih menggenggam erat tangan Ray seketika menjadi sorotan para tamu undangan termasuk dengan kedua sahabat Nadine yang membulatkan mata merasa bingung
Al yang sudah terlihat gagah dan tampan seketika terpesona melihat kecantikan Nadine seketika tatapannya beralih melihat Ray yang menggenggam tangan Nadine seketika tangannya mengepal rahangnya mengeras,disisi lain Rana yang melihatnya segera menghampiri Al
" Lo harus tenang,karena sebentar lagi Nadine jadi nyonya Al" ucap Rana menenangkan Al seraya dengan cepat Al mengangguk
Nadine masih berjalan menuju altar di dampingi Ray karena permintaan Nadine kepada orangtuanya termasuk kakaknya bahwa yang akan mengantarnya ke altar adalah Ray
sedangkan Rijal dan Riana masih dibuat bingung karena yang menikah bukan Ray melainkan Al" Rijal kenapa bukan Ray yang harusnya menikah hari ini ? tanya Riana yang masih bingung
" itu yang gue gak ngerti kenapa jadi ka Al" jawab Rijal yang masih kaget
sedangkan keluarga besar mereka melihatnya kedua pasangan itu memuji karena pasangan pengantin itu begitu serasi cantik dan juga tampan
akhirnya Nadine sudah sampai dihadapan Al seketika memasang wajah datar sedangkan Al yang melihatnya hanya bisa menarik napas panjang,dengan berat hati Ray meraih tangan Nadine dan menaruhnya di atas tangan Al..dia pun segera berbalik berjalan menuju kursi dimana orangtuanya berada
cara pernikahan pun selesai Al segera memasangkan cincin dijari manis Nadine dan Nadine pun melakukan hal yang sama Al pun segera mencium kening Nadine,disisi lain Ray yang melihat itu hanya bisa meneteskan air mata
" sayang kamu harus ikhlas" ucap Sherin seraya mengelus pundak anaknya
" mamah kenapa sakit banget" ucap lirih Ray,dia pun segera beranjak meninggalkan pernikahan itu Ray berusaha tegar melepas orang yang dicintainya menikah dengan orang lain tapi ternyata hatinya tak sekuat itu
akhirnya keluarga besar mereka setelah memberi selamat mereka pun mulai meninggalkan gedung yang tersisa hanya keluarga Nadine dan Al berserta sahabat Nadine yang masih mematung
" sayang selamat semoga kalian hidup bahagia" ucap mamah Rini seraya memeluk mereka bergantian
"makasih mah" jawab Al sedangkan Nadine masih membisu karena dia masih memikirkan kemana Ray pergi
" selamat" ucap dingin papah
" iya pa"
" selamat untuk kalian berdua,semoga langgeng sampai menua" ucap Niko dan Sherin bersamaan
" selamat Nadine sekarang Lo udah jadi isti aja" goda Rijal,seketika Nadine menatap dengan tatapan tajam Rijal pun buru- buru menghindar seraya memberikan selamat pada Al" selamat ka,jaga temen gue jangan sampai nyakitin dia ,gue gak nyangka ternyata yang jadi suami nadine Lo bukannya ray" ucap Rijal panjang lebar dengan sedikit tersenyum
" mungkin kita udah jodoh" balas Al
"selamat iya Nadine" ucap Riana segera memeluk sahabatnya itu seketika tangisan Nadine pecah segera Riana melepaskan pelukannya" udah masa pengantin nangis" goda Riana
" selamat iya ka,tolong jaga Nadine" ucap Riana seraya melangkah meninggalkan mereka
" selamat iya Nadine Al semoga kalian bahagian selalu" ucap Rana
" thank ran" jawab Al seraya melirik Nadine yang masuk meneteskan air mata
Zaky pun segera menghampiri adiknya dan memeluknya seketika tangisan Nadine pecah tak begitu lama Nadine pun jatuh pingsan seketika semua orang panik Zaky yang sigap sehingga tubuh nadine tidak terjatuh
Al yang menghampiri seketika tangannya ditahan oleh Zaky" jangan sentuh adik gue" ucap byan seraya menggendong tubuh Nadine menuju mobil disusul semuanya yang merasa khawatir,Al yang masih mematung menahan amarah Rana langsung menghampiri menepuk bahu Al" Lo harus sabar Al" ucap Rana
akhirnya Nadine pun dibawa pulang kekediaman atmaja diperjalanan mamah Rini masih menangis papah Rio mencoba menenangkan sedangkan byan yang masih setia menemani Nadine menatap adiknya dengan sedih
Ray yang meninggalkan acara pernikahan berada di taman,seketika dia dikagetkan dengan suara ponsel yang terus berbunyi awalnya dia tidak mempedulikannya karena terus menggangu akhirnya dia segera meraih ponsel dikantong celananya seketika dilihat panggilan dari Rijal
"halo" ucap Ray
" Lo dimana? tanya Rijal
" gue di taman,ada apa kenapa Lo ganggu gue? jawab Ray dengan nada tinggi
Rijal yang menarik napas kasar" Nadine pingsan " ucap Rijal
Ray yang mendengarnya seketika mematikan sambungan teleponnya tanpa menjawab segera berlari menuju mobil segera masuk dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi
sedangkan Rijal seketika kesal" sial malahan main matiin aja" gerutu Rijal yang merasa kesal
" gimana Lo dah kabarin Ray" tanya Riana
" udah" jawab singkat Rijal
akhirnya mereka pun sudah sampai di halaman mansion rumah Atmaja mereka pun segera bergegas keluar Zaky pun kembali menggendong Nadine menuju kamar dan disusul mereka semua,Al yang baru sampai pun segera berlari menyusul diikuti oleh rana
masih suka typo
semangat