(Follow Instagram aku ya @rafizqi0202)
Aria Hastuti seorang gadis desa yang pergi merantau ke kota xx untuk mencari pekerjaan.
Aria yang hanya tamatan SMA, sangat sulit baginya untuk mendapatkan pekerjaan di kota.
Karena kecantikan yang ia miliki, Aria diterima bekerja di sebuah hotel ternama di kota xx sebagai OB.
Namun siapa sangka? Kedatangannya ke hotel itu malah menjadi petaka baginya.
Ia melewati malam yang panjang bersama pria yang tidak ia kenal.
Karena pengaruh obat yang mereka minum, mereka melewati malam yang panjang tanpa mereka sadari yang membuatnya hamil diluar nikah.
Bagaimanakah nasib Aria selanjutnya?
Ayo simak cerita ini sampai habis.
Jangan lupa beri Author dukungan dengan memberikan Like, komen dan vote ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rafizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana Pernikahan
Jifa seketika terdiam, dengan kepala menunduk.
"Sabar ya nak" Ucap Aria menyemangati anaknya. Aria tau betul bagaimana perasaan Jifa saat ini. Ia pasti sangat merindukan Alan.
**
Mobil yang mereka tumpangi berhenti di depan sebuah rumah besar dan megah. Rumah yang sempat Aria datangi sebelumnya.
"Buk. Ini rumah kakeknya om Alan" Ucap Jifa.
"Iya nak. Sampai sana kamu jangan bicara apa-apa ya!" Nampak Jifa hanya mengangguk mengiyakan mendengar penuturan ibunya.
"Arsa! Kemana saja kamu selama ini?" Tanya kakek penasaran. Namun matanya kini beralih kepada Aria dan juga Jifa yang tiba-tiba masuk mengikuti Arsa.
"Mereka?" Lanjut kakek dengan wajah bingungnya.
"Mereka akan tinggal bersama kita kek" Jawab Arsa cepat.
"Memangnya Alan juga ikut kesini? Dimana dia?" Tanya kakek lagi.
"Kek. Aku akan menikahi Aria, kakek setujukan?" Ucap Arsa.
"Apa?" Kakek terkejut akan penuturan cucunya itu. Lalu bagaimana dengan Alan?.
"Kakek jangan Khawatir, Aria dan Alan sudah tidak bersama lagi. Aku juga menyukai Aria, jadi aku akan menikahinya" Jawab Arsa.
"Baiklah, kakek akan menghubungi Alan. Kakek ingin memastikannya lagi bersama Alan" Kakek langsung meraih benda pipih kesayangannya itu diatas nakas diruang tamu.
Tuttt
Tuttt
Arsa tersenyum miring. "Sebentar lagi kamu akan lebih merasakan sakit setelah kamu mendengar kabar itu dari kakek Alan" Batin Arsa.
"Hallo kek" Ucap Alan dari seberang sana.
"Kamu dimana?" Tanya kakek serius.
"Dirumah" Jawab Alan singkat.
"Apa benar kalau kamu sudah putus bersama Aria?" Tanya kakek.
"Kakek tau dari mana?" Tanya Alan curiga. Tanpa menjawab pertanyaan kakeknya.
"Arsa. Dia yang bilang. Aria dan Jifa juga ada disini! Arsa bilang dia yang akan menikahi Aria" Jelas Kakek.
"Apa?"
Kakek nampak menautkan kedua alisnya, "Kenapa Handphone nya mati?" Tanya kakek pada dirinya sendiri.
"Gimana kek? Apa yang Arsa katakan benar bukan?" Ucap Arsa dengan sedikit tersenyum tipis.
Kakek nampak hanya mengangguk, namun wajah bingungnya masih sangat nampak.
"Arsa. Mari ikut kakek dulu! Kakek ingin bicara" Arsa langsung melangkah mengikuti Kakek menuju lantai atas. Sementara itu, Aria dan juga Jifa berdiri mematung di ruang tamu.
Diruang Kerja Kakek.
"Duduklah!" Seru kakek pelan.
Arsa mulai duduk dengan saling berhadapan. "Apa kamu yakin ingin menikah bersama wanita itu?" Tanya Kakek penasaran. Bagaimana pun Alan juga merupakan cucunya, dia tidak ingin karena masalah ini nanti semakin membuat Alan dan Arsa semakin jauh.
"Arsa yakin kek" Jawab Arsa mantap.
"Apa kamu mencintai nya?" Tanya Kakek lagi memastikan.
"Arsa kasihan melihat mereka hanya hidup sebatang kara kek. Jadi Arsa ingin menikahinya untuk membantunya memenuhi segala kebutuhannya" Jawab Arsa.
"Kakek senang mendengar niat baikmu. Hanya,,,,," Kakek sedikit menggantung perkataan nya.
"Kakek tidak ingin kalau kamu menjadi sebab kemarahan Alan" Lanjut kakek.
"Memang itulah yang aku inginkan" Batin Arsa.
"Kakek jangan khawatir. Arsa tau apa yang harus Arsa lakukan" Jawab Arsa mantap.
"Baiklah. Kakek hanya mengingatkan kamu nak" Balas kakek pasrah.
Sementara itu.
Alan masih mematung dengan pikiran yang entah kemana larinya.
"Kenapa Aria bisa mengenal Arsa? Dan kenapa secepat ini mereka ingin menikah? Atau jangan-jangan Aria dipaksa oleh Arsa?" Berbagai pertanyaan muncul di benaknya, rasa curiga bercampur khawatir menyelimuti hatinya.
.
.
.
.
.
.
Bersambung,,,,,,,,,
Jangan lupa dukung karya saya, dengan like, komen dan vote ya.
Baca juga novel Lainnya:
-Menikahi CEO Yang Kejam
-Menikah Karena Hutang
-Terpaksa Menikahi Bos Mafia
jadi ga tau kelanjutan nya gimana.
lanjut dong Thor kisah ceritanya ditunggu.
Karena setelah badai selalu akan tampil langit yang cerah.. bahkan dengan indahnya sang Pelangi 🌈