Masih dlam perbaikan, baik cerita dan lainnya. Tunggu sampai selesai.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khusayni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 32
[Chapter 32.]
[Start.]
Di luar Kastil Batu.
Shin dan seluruh anggotanya melihat pertarungan antara Dragon Zombie serta Loki. Petir dahsyat muncul di sekeliling Loki, lalu Laut yang berwarna hijau dan Ikan yang mengapung namun hanya terlihat tulang saja.
Guahhhhhhh.
Loki mengangkat Palunya, lalu Palu dialiri dengan Petir yang tercipta. Palu berwarna biru terang.
Bzzt Bzzzt Bzzzt Bzzzt.
Loki lalu mengayunkan Palunya ke arah Dragon Zombie.
Tidak tinggal diam, Dragon Zombie mengayunkan Ekornya yang sangat keras ke arah Loki.
Kedua serangan bertemu.
Booooooooooooooooooommmmmmmm.
Gelombang kejut menciptakan air laut naik sangat tinggi.
“Oi, Yam ko, dan Jack dibawah.” Ucap Gremio.
“Mereka sudah masuk dan mulai naik mereka.” Ucap Cleo.
“Itu mereka.” Ucap Ryu.
“Heii, sebenarnya ada apa ini?.” Tanya Yam ko.
Shin hanya menunjuk ke arah dua Monster bertarung.
“Wow, pertarungan antar Monster.” Ucap Jack dengan mata berbinar-binar.
“Riou, bisakah kamu mengeluarkan ku?.” Tanya Guina.
“Ada apa, Guina?.” Tanya Riou.
“Jika mereka saling bertarung, saat mereka mati akan memunculkan Rune baru.” Ucap Guina.
“Eh, Rune baru?.” Ucap Riou.
“Itu benar.” Ucap Guina.
Shin memandang ke arah Riou, lalu tersenyum.
“Riou, sepertinya kau memiliki sesuatu yang menarik di tubuhmu.” Ucap Shin.
Riou terkejut, bertanya-tanya bagaiaman Shin bisa tahu.
“Memang, dimata Shin tidak ada yang bisa luput.” Ucap Riou.
“Riou, biarkan aku mengambil alih tubuhmu.” Ucap Guina.
“Baik.” Ucap Riou, lalu menutup matanya, saat membuka mata. Mata Riou berubah menjadi Merah.
“Kau, bagaimana bisa mengetahui keberadaan ku?.” Ucap Guina.
“Insting, serta aku bertanya-tanya. Apa yang akan terjadi dengan kedua Monster itu?.” Ucap Shin memandang ke arah 2 Monster yang sedang bertarung.
“Saat mereka mati, Rune baru akan muncul.” Ucap Guina, yang membuat semua tercengang kecuali Shin, dia mengerutkan keningnya.
“Begitukah. Terimakasih infonya.” Ucap Shin.
‘Kei apa yang dibilang Guina apakah benar?.’
[Itu semua benar, Tuan muda.]
‘Misinya membantu Tir. Apa perlu mengalahkan Dragon Zombie?.’
[Tidak perlu, jika Zombie Dragon dibunuh oleh Loki.]
‘ Begitukah. Kei buka Status.’
[
Nama : Nakamichi Shin.
Umur : 17.
Power : 150.
Fantasy Power : 20.000
Mana : 1000.
]
‘’Mana ku sebelum aku berinkernasi berapa Kei.’
[
Mana : 1.000.000.000
]
‘Jadi memang aku, harus berlatih kembali.’
[Itu benar, Tuan muda.]
‘Baik.’
Lalu Shin memandang kembali ke arah Monster yang sedang bertarung.
Sisi Pertarungan.
Loki memukul Dragon Zombie dengan Berputar dan menciptakan sebuah Tornado besar, sedangkan Zombie Dragon mengeluarkan racun mematikan ke dalam Tornado.
Lalu, Petir serta Tornado menyambar ke arah Dragon Zombie, sedangkan Loki sudah terkontaminasi oleh racun.
Boooommmmm
Tornado besar serta Petir dahsyat mengenai tubuh Dragon Zombie, terlihat Luka besar di perutnya.
Mereka berdua terluka begitu parah, lalu Loki melemparkan Palunya dengan Kencang menuju ke Kepala Zombie Dragon.
Zombie Dragon menggunakan Kakinya untuk menahan.
Booommmm.
Zombie Dragon perlahan mundur karena menahan Palu Loki yang besar. Dragon Zombie meraung Marah.
Gwoahhhhh.
Seketika, Dragon Zombie mengeluarkan asap berwarna hijau dari Mulutnya dan melesat ke arah Loki.
Loki berusaha melepaskan diri, namun Loki tertunduk tidak bisa melawan.
Loki berteriak Marah untuk terakhir kalinya.
Guaaaaaahhhhhhhhhh.
Petir menyambar dimana-mana.
Di sisi lain.
Seika.
“Apa yang teradi?.” Ucap Mathiu melihat Petir muncul terus menerus di arah laut.
‘Arah itu, bukankah tempat Kastil Batu yang ingin diambil bocah itu?. Semoga kau selamat nak.’ Batin Mathiu.
Kembali ke sisi Shin.
“ Mereka sudah di puncak pertarungan dan terlihat Zombie Dragon memenangkan pertandingan.” Ucap Guina.
“Racun memang paling mengerikan apalagi Korosi. Tujuan kita adalah melawan Zombie Dragon, kita ambil keuntungan karena Lukanya.” Ucap Shin, diangguki anggota Grub.
“Au boleh ikut?.” Ucap Tir, melihat Shin dan anggotanya akan berangkat menuju ke pertarungan.
“Ayo.” Ucap Shin, lalu mereka memanfaatkan kekuatan Elemen Angin walaupun tidak dominan namun untuk menggunakam terbang itu sudah cukup serta mudahnya memahami hukum terbang.
Shin, Ryu, Lance, Jack, Riou, dan Tir. Melesat menuju ke arah 2 Monster tersebut. Sisanya tidak ikut karena sudah kelelahan secara fisik dan mental.
“Tir, aku ingin kau bergabung dengan Grub ku, tapi kau tetap menjadi pemimpin di Kerajaan mu.” Ucap Shin sambil terbang mendekat ke arah Tir.
“Gabung dalam kelompok kah? Baiklah.” Ucap Tir, lalu muncul sebuah layar di depan Tir.
Tir terkejut dan terjatuh, namun di tangkap oleh Lance.
“Apa ini?.” Tanya Tir bingung dengan benda yang mengambang tepat depan matanya.
“Itu adalah Alat komunikasi kita.” Ucap Shin.
Mereka semua sudah sampai di tempat, lalu Guina mengambil alih tubuh Riou.
“Shin, itu adalah Runenya. Zombie Dragon ingin memakannya.” Ucap Guina.
Shin melesat dan mengambil terlebih dahulu Rune milik Loki, namun hal selanjutnya membuat terkejut. Rune yang dihasilkan Loki tiba-tiba masuk ke dalam Tangan kanan Shin.
“Eh?.” Shin kebingungan, Guina terkejut dengan hal tersebut
“Kau, cocok dengan Rune itu. Rune yang memilih Tuannya berarti kau memiliki kecocokan dengan Elemen Loki.” Ucap Guina saat Shin dekat dengannya.
Gwoooaaahhhhh.
Teriak marah Dragon Zombie karena Rune yang ingin dimiliki di ambil. Tanpa Fikir panjang Dragon Zombie memandang ke 6 orang tersebut dan menyerang mereka.
“Bersiap, pertempuran.” Teriak Shin. Namun muncul sebuah Notifikasi.
[Telah mendapatkan Rune of Destiny : Lightning, Thunder, dan High Thunder.]
[Tuan, bisa menggunakan kekuatan Petir sesuka hatinya, serta tubuh anda sudah menyatu dengan Petir. Tidak akan bisa diserang oleh serangan biasa. Kecuali lawan murni dari Petir.]
‘Kekuatan baru kah.’ Batin Shin.
Lalu, Shin menggunakan kekuatan barunya yaitu Petir.
“Thunder Judgment.” Ucap Shin.
Lalu, di atas Zombie Dragon muncul Cahaya biru yang cerah.
Bzzzt Bzzzt Bzzzt Bzzzt.
Cahaya berbentuk sebuah pedang besar, lalu turun dan menghantam tepat Dragon Zombie. Merasakan bahaya dari atas, Dragon Zombie ingin lari, namun terlambat.
Petir menyelimuti tubuh Dragon Zombie.
Booooommmmm.
Seketika terdapat lubang besar di Air laut, dan Disitu muncul sebuah Bola yang mengapung.
Guina segera mengambilnya.
“Ini, kemampuan Racun.” Ucap Guina sambil menunjukkan ke yang lain, namun yang lebih terkejut adalah Shin tiba-tiba jatuh dari langit.
Guina segera menyelamatkan nya, Lance menopang tubuh Shin.
“Kehabisan Energi.” Ucap Tir, saat melihat kondisinya.
“Hah, kekuatan barunya terlalu besar Energinya.” Ucap Guina, saat mengingat kembali serangan Shin.
“Kita kembali ke Kastil.” Ucap Tir, diangguki semuanya. Lalu mereka melesat menuju ke arah Kastil.
Tak lama kemudian, mereka kembali dan disambut oleh semuanya. Lalu mereka semua istirahat di Kastil tersebut.
“Ugh dimana ini?.” Ucap Shin saat membuka matanya dan yang dilihat adalah warna putih.
“Kau sudah bangun Nak.” Ucap seseorang di depannya.
Shin memandang tepat di depannya, Seorang Kakek dengan tubuh yang memiliki Otot sangat keras, lalu jenggotnya lebat.
“Kau, siapa?.” Tanya Shin.
“Namaku adalah Zeus.”
[To be Continued.]
Silahkan Like, Comment, Share, dan Vote.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
Info :2x per hari, karena 1000 kata lebih.
Thanks you Minna-san