NovelToon NovelToon
Menikahi Sahabat Papa

Menikahi Sahabat Papa

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nandira

Aku tak mempunyai daya ketika Papa yang terbaring sakit mempunyai permintaan terakhir. Aku harus menikah dengan sahabat papa atas kemauan terakhir papa. Tidak mungkin aku menolak permintaan orangtuaku satu satunya.

Apakah aku akan bahagia hidup dengan sahabat papa? Jangan lupa baca novel ini,nantikan terus update cerita setiap harinya.

jangan lupa juga baca novel "Cinta dan Sahabat" Selamat membaca reader's semoga kalian suka dengan karya karyaku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nandira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 // Indonesia Part 3

Bi Piah tetap mengoleskan minyak kayu putih di leher, telapak tangan dan telapak kaki nonanya berharap agar Vanly segera sadar. Bi Piah pun menarik selimut tebal yang ada di atas ranjang menutupi tubuh nonanya. Terlihat Vanly sangat pucat karena kaget mendengar berita itu.

Tak.. tak.. tak..

Terdengar suara sepatu melangkah ke arah kamar Vanly. bi Piah terkejut melihat siapa yang datang dihadapannya.

"Tuan... " Ucap bi Piah lirih dengan ekspresi tak percaya.

Gustaf pun segera berlari menuju ranjang tempat istrinya berbaring. Gustaf melihat wajah istrinya sangat pucat. Gustaf segera meraih kepala Vanly dan memangkunya.

"Apa yang terjadi pada Vanly bi?" Tanya Gustaf berteriak sembari mengusap pucuk kepala Vanly.

"Tadi nona melihat TV.. " Ucap Bi Piah terbata-bata

"Bicara yang jelas" Teriak Gustaf.

"Tadi nona melihat TV, ada kabar bahwa pesawat dari Sidney Australi ke Indonesia hilang kontak di Kuala lumpur tuan, nona mengira jika tuan menumpangi pesawat tersebut. Nona menangis histeris hingga akhirnya tak sadarkan diri" Ucap bi Piah menundukkan kepalanya.

"Oh jadi dia sangat mengkhawatirkan ku, dasar istri kecilku" Batin Gustaf sembari mengecup bibir mungil istrinya, kekhawatiran Gustaf kepad Vanly pun menjadi hilang karena mendengar ucapan bi Piah.

"Baiklah bi, biarkan saya yang menjaga nona, bibi antarkan sahabat saya ke kamarnya. Siapkan makan malamnya, nanti saya akan turun ketika nona sudah siuman" Sahut Gustaf dengan menatap wajah Vanly.

Bi Piah pun menganggukkan kepalanya dan segera pergi menuju lantai satu untuk mengantarkan Ziko ke kamarnya.

Didalam kamar Gustaf membaringkan tubuh Vanly dengan pelan, Gustaf terus mengusap pucuk kepala Vanly dan tangan kirinya sibuk menggenggam tangan istrinya itu.

Sekitar 15 menit kemudian Vanly pun sadar, perlahan ia membuka matanya. Ia sangat merasa pusing. Ia melihat ada seseorang yang sedang tersenyum padanya namun wajahnya masih samar.

"Hai sayang, kamu sudah sadar?" Tanya Gustaf dengan mengecup kening istrinya.

Suara itu?? Bukankah itu suara suamiku, suara yang sangat-sangat ku rindukan? Lalu jika Mas Gustaf benar di sini, pesawat siapa yang hilang kontak tadi?

Vanly pun mengucek matanya kasar. Penglihatannya mulai jelas, dilihatnya wajah tampan Gustaf sedang tersenyum padanya. Seketika Vanly langsung terduduk dan memeluk Gustaf dengan sangat erat. Gustaf pun membalas pelukan Vanly dengan lembut karena ia takut menyakiti istrinya.

"Mas.. Aku kira pesawatmu.. " Belum selesai ia berbicara, Gustaf melepas pelukannya dan segera mencium bibir istrinya. Itulah yang sangat ia rindukan selama di Australi, yang membuat tidurnya tidak nyenyak. Mereka berciuman sengan sangat dalam melepas semua kerinduan.

Nafas Vanly mulai terengah-engah, Gustaf pun melepaskan ciumannya dengan lembut. Ia kembali memeluk istri kecilnya itu.

"Yang kamu lihat itu pesawat dari Sidney, bukan Melbourne sayang. Cernalah semua berita dengan baik." Sahut Gustaf memberi pengertian pada Vanly.

"Aku tidak tau, yang aku tau mas hari ini mau pulang dari Australi. Aku ga tau kalo mas akan berangkat dari Melbourne." Jawab Vanly dengan nada seperti anak kecil.

"Iyaa iyaa istriku, tapi dengan kejadian ini aku jadi tau.. Kalo kamu tidak mau kehilangan mas. Iya kan?" Tanya Gustaf dengan tersenyum.

"Istri mana yang mau kehilangan suaminya he? Jangan kan jatuh dari pesawat, suami hilang di ambil pelakor aja ga ada yang mau mas. Mas ih ngeselin" Jawabnya sewot. Gustaf pun terkekeh mendengar ucapan istrinya itu.

"Udah ah, mas cepetan mandi gih.. Baunya asem" Sindir Vanly.

"Sebentar.. Emangnya kamu udah mandi? Dari Baunya sepertinya kamu juga belum mandi deh" jawab Gustaf tak kalah menyindir istrinya itu sembari mendekatkan wajahnya ke tubuh Vanly berusaha menghirup aroma tubuh istrinya.

"Emm.. Tadi udah sore belum" Sahut Vanly sembari menggaruk-garuk kepalanya.

Gustaf pun hanya menggelengkan kepanya, "ya sudah, mas mandi dulu. Habis itu gantian kamu. Jangan lupa persiapkan dirimu untuk nanti malam ya, mas sangat rindu" Goda Gustaf sembari mengedipkan sebelah matanya.

"Ih otak mesum" jawab Vanly sembari mencubit tangan Gustaf.

Gustaf pun segera berlari ke kamar mandi sebelum tangannya berubah warna menjadi hitam karena cubitan istrinya itu. Vanly pun tertawa terbahak-bahak melihat tingkah Gustaf yang seperti anak kecil.

.

1
Qaisaa Nazarudin
Aku suka peran lelaki/Suami kek Gustaf,Biasanya di novel2 lain kalo si Mantan dtg lagi pasti akan disambut dgn baik,sampai sanggup menghianatin istri,Selingkuh sampai melakukan hubungan badan dgn badan,setelah itu nikah diam2 dgn mantan,Padahal dulu si Mantan yg sudah meninggalkan nya dan berselingkuh,Heran aku dgn lelaki Nodoh kek gitu,.
Qaisaa Nazarudin
Nah gitu dong,mending jujur aja,dari isteri mu mendengar dr mulut orang lain..
Qaisaa Nazarudin
Tapi ya gak gitu juga,Vanly bukannya selingkuh di belakang Gustaf,Cumannsalah posisi tidur aja,Juga kenapa bukan Gustaf yg duduk di sebelah Vanly..Umur boleh tua,tapi ego kayak anak abg..
Qaisaa Nazarudin
Terlalu lebay menurutku,Salah posisi tidur jyga di permesalahkan,Udah tau diri itu posesif kenapa bukan kamu yg duduk disebelah isteri kamu,Vanly juga terlalu banyak mengalah..🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Bukannya salah kamu Van..Sesiapa saja yg berada di posisi kamu akan melakukan hal yg sama,malah lebih lg,Salahnya lakik kamu sendiri yg gak jujur,Dari awal mereka ketemu juga sikapnya Gistaf sudah mencuriga kan,chatnya juga marah saat kamu bukak hp nya,Siapa juga yg g marah coba...ckck..
Qaisaa Nazarudin
Wanita dewasa sekitar 30 han,Satu skolahndgn Gustaf dan sahabat,Berarti tuh cewek juga udah tua ya,Tapi masih ganjen aja,malu maluin...
Qaisaa Nazarudin
Gila nih cewek,,Sudah punya lakik dan anak juga, Gustaf harusnya jujur aja kalo kamu udah punya istri,biar g di ganggu lg blokir aja,Nih cewek apa suaminya gak perhatiin sikap istrinya..ckck..
Qaisaa Nazarudin
Lho kok gitu? Dengan kedatangan Mantan,Gustafnlangsung berubah.. Ciihh lelaki semuanya sama,Manis saat belum mendapatkan jak jya saja,Setelah dapat di campakkan..
Qaisaa Nazarudin
Lho kok udah jebol belum gawangnya..??
Qaisaa Nazarudin
Apakah Gustav emang udah suka Vanly dari dulu? Soalnya udah 38 tahun juga,tapi belum menikah,Apa emang dia menunggu Vanly..🤔🤔🤔
kafamudiya '80
bagus banget... ceritanya...
baca cerita ini, kangen suami.....
kafamudiya '80
nggak hamil jiga suami tetep manjain... 😁
Rini Maryani
lanjut
A Z I Z A H
kapan dilanjutkan ceritanya
Atiek Rahmawati
Kompres demam pakai air hangat, bukan air es
Erna Fadhilah
kok blm lanjut ",,,, apa udah tamat thor,,,, kok sedikit banget siiiii,,, padahal ceritanya bagus thor aku suka
Erna Fadhilah
ibunya asisten jun kok di tinggal sendiri thor??? kan kasihan dia sendirian
Erna Fadhilah
semoga mas gustaf ga kecelakaan 🤲🤲🤲di pesawat itu
Erna Fadhilah
sayang sama istri kok jarang tlp,,, kan krng pas,,,so'alnya kan berjauhan
Erna Fadhilah
kok visualnya mas gustaf aja,, yg lain mana???🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!