Mimpi itu kembali lagi datang.
Setiap malam mimpi yg sama,
selalu terlihat seorang laki laki yang menggandeng tangan seorang gadis melewati malam yang gelap dan di kelilingi rasi bintang.Tapi entah kenapa aku yakin gadis itu aku.
.....Apakah reinkarnasi itu ada...
.....Kenapa kami terpisah....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
33. TIPU DAYA
"Jika tidak ada perpisahan bagaimana kita bisa tahu bahwa mencintai itu banyak ujian..."
"Jika tidak ada perpisahan maka kita tidak akan pernah merasa kehilangan..."
"Ssst..." Berhentilah mengatakan hal buruk" .
Sky menutup bibir Almira dengan telunjuk jarinya.
"Tidak akan ada yang kemana - mana, tidak ada yang pergi".
"Aku disini selalu menemanimu". kata Sky seraya menyandarkan kepala istrinya di dadanya.
"Kamu tidak akan kehilangan diriku bukankah kau belum begitu mencintaiku". goda Sky
Almira mendongak melihat kearah wajah suaminya menatapnya lekat lekat. Entah kenapa dia merasa sangat sedih tak menentu. Lalu ia kembali menyembunyikan wajahnya di dada suaminya.
"Apakah aku begitu tampan sampai kau memandangiku terus". Sky terkekeh
"Auww...". badanku bisa memar semua kamu cubitin terus. Almira mengerucutkan bibirnya dengan wajah kesal.
"Entah kenapa, aku begitu takut jika kehilanganmu". batin Almira
**********
Sementara itu di tempat lain.
"Gadis itu tidak mengetahui penyamaranku aku harus bisa mendapatkan cermin Waktu dan Teratai Ajaib".
"Pangeran, kenapa anda kesini lagi". Tanya salah seorang Prajurit langit
"Aku ada perlu dengan Ayahanda ". jawab Pangeran Langit
"Akan saya panggilkan sebentar".
"Tidak usah, biar aku sendiri yang mencari Ayahanda".
"Baiklah Pangeran, hamba permisi dulu". Prajurit itu kembali ke tempatnya.
"Hah, istana ini tidak berubah kalian sudah bersikap tidak adil padaku merebut segalanya dariku". "Suatu saat ini semua akan jadi milikku lagi". gumam Pangeran langit
"Pasti ini jalannya menuju mata air suci..dimana teratai itu berada, aku masih ingat dulu waktu kecil aku sering bermain disana".
"Sial, masa - masa yang sangat menyebalkan, kenapa aku harus mengingatnya".
"Pangeran kenapa anda disini"? tanya Peri Biru
"Tentu saja aku ingin menemuimu". goda Pangeran Langit
"Benarkah, tapi kabarnya pangeran sudah menikah dengan wanita di Bumi". tanya Peri Biru
"Apakah seorang pangeran tidak boleh memiliki lebih dari satu istri". goda Pangeran Langit sambil merangkul pinggang Peri biru yang langsing semampai.
"Jangan begini Pangeran, nanti ada yang melihat". kata Peri Biru Ketakutan
"Kamu tidak ingin ada yang melihat, Heem".
"Ikut aku". Pangeran langit menggandeng tangan Peri Biru dengan kuat menuju ke suatu tempat.
"Sekarang tatap mataku"! Perintah Pangeran Langit. Sebuah netra berwarna hitam pekat memancarkan cahaya merah menghipnotis Peri Biru. Tiba - tiba suasananya berubah menjadi sebuah kamar mewah akibat sihir Pangeran Langit. Direbahkannya peri itu di ranjang yang mewah.
"Maaf, aku hanya perlu darah perawanmu". gumam Pangeran Langit. Ia mengoreskan pedangnya ke pergelangan tangan peri biru. Darah segar mengalir di pergelangan tangan peri yang malang itu. Pangeran langit segera mengambil cawan kecil untuk mengambil darah segar perawan. Lalu menghunuskan pedangnya di dada Peri Biru sampai tewas.
Setelah itu Pangeran Langit menghampiri mata air suci berjongkok di pinggir dan meneteskan tetesan darah perawan bercampur dengan air suci. Tiba..tiba muncul sebuah Teratai Ajaib ke atas permukaan air. Pangeran langit langsung memetik Teratai Ajaib itu dan dalam sekejap dia menghilang bersama kabut asap berwarna hitam yang menyelimuti tubuhnya.
********
"Yang Mulia, tadi Pangeran Langit baru saja kesini mencari anda". lapor salah seorang prajurit
"Kemana Dia, kenapa tidak menemuiku dulu". gumam Raja Eric
Seorang prajurit datang tergopoh - gopoh kearah Raja Eric dengan nafas tersengal - sengal.
"Yang Mulia, Peri Biru tewas"!
"Bagaimana, bisa Hah"! Raja Eric kaget
Peri Biru adalah peri yang ditunjuk oleh Raja Langit untuk menjaga Mata Air Suci dimana Teratai Ajaib tersembunyi di dalamnya. Hanya dengan setetes darah perawan yang dicampurkan di Mata Air Suci, Teratai itu akan muncul ke permukaan. Kalau Peri Biru sampai tewas berarti Teratai Ajaib sudah raib.
Raja langsung bergegas menuju Mata Air Suci melihat apa yang terjadi sebenarnya.
Selang tak berapa lama Raja Eric sudah tiba di Mata Air Suci, semua Peri yang mengerumuni jasad Peri Biru langsung menyingkir melihat Rajanya datang.
Sang Raja terkejut melihat kondisi kematian Peri Biru. Pergelangan tangannya teriris darahnya menetes kemana - mana.
"Tidak mungkin Peri Biru bunuh diri, pasti ada yang membunuhnya". batin Raja Eric
"Siapa yang terakhir kesini"? tanya Raja Eric
Semua pelayan saling bertatapan mereka sepertinya takut untuk mengatakan sesuatu.
"Siapa, Jawab"!!
Semua pelayan menunduk tak ada yang berani menatap Raja, bila mengatakan sebenarnya pun bisa dianggap asal menuduh dan nyawa jadi taruhannya.
"Siapa"!!
"Kalau kalian tidak ada yang menjawab, kalian semua aku hukum". gertak raja Eric
"Ampun, Yang Mulia hamba melihat pangeran langit memasuki kawasan ini". terang salah satu pelayan menunduk ketakutan setelah mengatakan yang sebenarnya.
"Hmm..".Ada yang aneh". gumam Raja Langit
"Segera perintahkan Rexa untuk menjemput Pangeran langit"! Seru Raja Eric dengan suara bergetar
Dia bingung apakah memang benar reinkarnasi putranya yang melakukan itu semua. Antara percaya dan tidak.
********
Kediaman Sky Gunawan ( Pangeran Langit)
"Pangeran, Yang Mulia Raja menginginkan anda ke istana langit sekarang". Prajurit Rexa menceritakan kejadian yang menimpa Putri Biru.
"Sial, pasti ada yang memfitnahku". gumam Sky
"Ada apa"? Tiba - tiba Almira muncul dari dalam membawa senampan minuman.
"Minumlah".
"Terimakasih, Tuan Puteri".
"Jangan memanggilku Puteri, aku tidak terbiasa. "Panggil namaku saja".
"Maaf, hamba tidak berani".
"Bukankah kau dulu sering menggodaku". canda Almira
"I..iya tapi waktu itu hamba hanya ingin mengetahui identitas putri yang sebenarnya". terang Rexa sambil melirik Pangeran Langit
"Ehm.. sayang". Sky melirik Almira dengan tajam seolah - olah matanya mengatakan kalau dia cemburu dengan sikap gadis itu.
"Aku, masuk dulu kalau begitu". Almira mengakhiri pembicaraannya dan berlalu pergi menuju ke kamar.
"Aku tinggal sebentar, aku mau berbicara dulu pada istriku".
"Silahkan, Pangeran.
Sky menaiki anak tangga menuju ke kamar mencari keberadaan istrinya. Diatas ranjang Almira berbaring telentang mengotak atik ponselnya.
"Maafkan aku".
"Kenapa minta maaf, kamu tidak salah kok".
Sky duduk di tepi ranjang tangannya mengelus pipi istrinya. Mencium pelupuk matanya, hidungnya yang mancung, dan bibir merah jambu Almira.
"Bolehkah, aku minta sesuatu darimu"?tanya Sky
"Apa, kau membuatku takut". kata Almira
"Perjuangkanlah cinta kita walaupun aku berubah" .kata Sky menatap nanar istrinya
"Maksudmu, aku tidak mengerti".
"Suatu saat kau akan mengerti,sayang".
"Dan ingatlah kalau aku selalu mencintaimu"..
"Seperti apapun diriku nanti, kau harus kuat..". kata Sky lirih
Dada Almira terasa sesak mendengar perkataan suaminya. Dia kemudian duduk dan memeluk tubuh kekar didepannya.
"Kau mau kemana..."? tanya Almira
"Aku mau ke kerajaan langit, sayang".
"Nanti aku akan menyuruh Dera menjagamu".
"Kapan kau kembali"?
"Secepatnya..".
Almira langsung memeluk tubuh suaminya lagi, entah kenapa perasaannya tidak enak.
Sky mencium bibir istrinya dengan lembut.
"Bolehkah, kita melakukannya sebentar"?
Almira mengangguk nenuruti suaminya. Sky menciumi bibir Almira lagi memainkannya lidahnya kedalam lebih intens, menjelajahi seluruh tubuh istrinya hingga sampai pada titik terakhir memacunya berulang ulang sampai keduanya merasakan klimaks.
"Terimakasih, sayang". Sky mengecup kening istrinya.
"Tidurlah, aku harus pergi sekarang".
Almira menarik lengan suaminya memeluknya untuk beberapa saat kemudian merenggangkan pelukannya.
"Pergilah, aku mencintaimu".
Mata Sky melebar mendengar ucapan istrinya. Dia tidak menyangka istrinya menyatakan perasaannya.
"Aku pasti segera kembali". pamit Sky
-
-
-
-
-
DUKUNG AUTHOR YA SOBAT READERS
JANGAN LUPA KLIK, DAN KOMENTARNYA KALAU SUDAH BACA 😘😘
klo lom habis lanjutin sampai tamat biar gak kecewain yang sudah relain waktu buat baca
bukan sebagian anak manusia dengan dewi
Aron berada di langit sampai saat ini
dan Adisty di bulan....yg jauh jaraknya dengan bintang