NovelToon NovelToon
DIJEBAK PERJODOHAN

DIJEBAK PERJODOHAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Contest / Perjodohan / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 5
Nama Author: Apri Ana

Sekuel dari istri kedua tuan Alex...

Kisah berlanjut disini, dimana para putra putri pun jadi korban jebakan perjodohan Tuan Alex dan Sandi asisten nya....

Bagaimana kisah mereka? apakah mereka bisa bahagia setelah menikah dengan pasangan pilihan dari mak comblang super sukses seperti Tuan Alex dan Sandi...

Jangan lupa tinggalkan like vote dan komentar jika suka dengan ceritanya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Apri Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32

Kini Ander dan Eliya tengah duduk dikursi panas, ya mereka sedang menghadapi persidangan dimana Alex, Ella, Sandi, Nisa serta Revan dan Randi sedang menatapnya dengan tatapan tajam.

"Ay-ayah, ini semua nggak seperti yang Ayah pikirkan." kata Eliya membela diri.

"Iya, ini pasti jebakan." tambah Ander.

Eliya dan Ander sama sama memgingat apa yang terjadi semalam namun keduanya sama sama blank tak bisa mengingat apapun.

Yang Eliya ingat Ander mencium nya semalam dan yang Ander ingat Ia merasa kepanasan dan mencium Eliya.

Setelahnya mereka sama sekali tidak mengingat apapun.

"Lalu menurut kalian, siapa yang sudah menjebak kalian? kami? hah?" ketus Alex membuat Ander dan Eliya menunduk.

"Ander bahkan tidak mengenakan bajunya."

Ah benar benar sial, Ander ingat dia semalam memang melepaskan bajunya namun seingatnya itu karena Ia merasa kepanasan bukan ingin melakukan pada Eliya.

Sebenarnya sejak tadi Alex dan Sandi sedang menahan tawa melihat muka merah malu Eliya dan Ander namun sebisa mungkin mereka menahan nya.

"Bu-bukan seperti itu, kami benar benar tak melakukan apapun." elak Eliya.

"Ck, nggak usah ngeles deh kalian. sudah jelas jelas ada bercak merah di ranjang. itu apa kalau bukan darah keperawanan." kata Revan vulgar membuat Ander dan Eliya melotot ke arahnya.

"Bacot dijaga," senggol Randi sedikit berbisik.

Saat Eliya dan Ander bangun tadi memang semua orang dikejutkan dengan bercak darah yang ada di sprei dan mereka menganggap itu darah perawan milik Eliya padahal semalam sebelum Sandi membenarkan posisi tidur Eliya, Sandi sempat memberikan betadine di sprei agar terlihat seperti darah.

"Tapi kami memang tak melakukan apapun." Ander benar benar sudah frustasi, bagaimana Ia harus menjelaskan pada keluarganya.

"Mungkin kalian hanya lupa bagaimana rasanya permainan panas semalam." celetuk Revan membuat semua orang melotot padanya.

Revan tersenyum meringgis lalu Ia memukul bibirnya sendiri "Bisa diem nggak sih." ucap Revan yang membuat semua orang menggeleng tak percaya ke arahnya.

"Kalian sudah tak bisa mengelak lagi, apapun itu karena jelas jelas kalian sudah tertangkap basah." kata Alex.

"Kalian harus segera menikah." kata Ella menambahi ucapan Alex.

"APAAAAA????"

"MENIKAH??"

Baik Eliya maupun Ander merasa terkejut dengan keputusan sepihak dari keluarga mereka.

"Tapi Ayah, kita benar benar tidak melakukan apapun." protes Eliya.

"Lalu apa kamu bisa menjelaskan darah apa itu? jika memang kamu tidak melakukan apapun seharusnya tidak ada darah di ranjang. Kamu itu wanita, jika sudah seperti ini maka harus meminta pertanggung jawaban Eliya karena belum tentu ada yang bisa menerima keadaan kamu yang sudah seperti ini." jelas Nisa ikut menimpali.

"Tapi saya memang tidak melecehkan putri anda." kata Ander tegas.

Eliya segera menatap tajam ke arah Ander, seolah tak terima dengan ucapan Ander.

"Bagaimana bisa kau mengatakan itu? semalam bahkan kau menciumku dua kali." protes Eliya membuat semua orang terkejut.

"Kalian hanya melakukan dua kali? ck junior macam apa itu." celetuk Revan membuat Randi geram dan menginjak kaki Revan.

"Sakit bangsul!"

"Makanya diem aja!" ketus Randi.

Sementara Ander melotot ke arah Eliya lalu membisikan sesuatu "Bodoh, jangan mengatakan hal itu di sini."

"Apa yang kalian bisikan?" tanya Alex.

"Ti-tidak ada."

"Sekarang sudah jelas, kalian melakukan nya jadi kalian akan menikah." kata Alex.

"Aku akan meminta weeding organizer menyiapkan semuanya, dan kalian akan menikah sore ini."

"Haaa? sore ini? apa Dad gila? kami tidak mungkin menikah secepat itu!" protes Ander dengan wajah marah.

sementara Eliya sudah mulai terisak "El juga nggak mau nikah sama Dia!"

"Eh Lo pikir gue mau nikah sama Lo!" ketus Ander.

"Ini keputusan, tidak ada yang bisa protes. sekarang lebih baik kalian di kurung dikamar masing masing agar kalian bisa merenungi kesalahan kalian dan bisa menerima pernikahan ini." jelas Alex lalu bangkit dari duduknya di ikuti oleh semua orang.

"No Dad, aku nggak mau nikah!" protes Ander sekali lagi.

"Lalu jika nanti Eliya hamil kau akan menjadi pria brengsek yang tidak mau mempertanggung jawabkan perbuatanmu? begitu?"

"Apa Dad mendidik mu seperti itu?" ketus Alex membuat Ander kembali menunduk.

"Tapi kami memang tidak melakukan apapun." lirih Eliya.

"Sudah, keputusan ku sudah bulat! jadi sekarang Ander masuk ke kamarmu! jangan berani keluar atau kabur jika memang masih menganggap Dad dan Mom orangtua mu!" kata Alex yang membuat Ander menatap ke arah Alex dengan tatapan kesal dan akhirnya keluar dari kamar Eliya.

"Kalian juga jangan membantu Ander untuk kabur." tegas Alex pada Randi dan juga Revan.

"Tenang saja Pakde, tentu kami nggak akan melakukan itu. justru kami akan menjaga kamar Ander agar Ander tidak kabur." balas Revan membuat Alex mengangguk setuju.

Alex keluar di ikuti Ella, Revan dan Randi pun ikut keluar sementara Sandi dan Nisa masih tertahan karena tak tega melihat putrinya menangis.

"Sudahlah sayang, ini sudah konsekuensi dari apa yang sudah kamu perbuat." kata Nisa menghibur Eliya.

"Tapi El benar benar tak melakukan apapun Bund."

Semuanya pun diam, sejujurnya Sandi pun tak tega melihat semua ini apalagi putrinya menangis dan lagi jika putrinya tau ini perbuatan Sandi sudah dipastikan El akan marah besar dengan Sandi.

Namun mau bagaimana lagi, Sandi pikir ini adalah keputusan yang tepat. Menikahkah Eliya dengan pria mapan agar kehidupan Eliya dan cucunya terjamin.

"Apa kita tes keperawanan aja yah buat membuktikan kalau El benar benar tak melakukannnya?" tanya Eliya.

"Trus kalau kamu benar melakukannya, kamu pengen bikin Ayah sama Bunda malu karena semua orang tau kamu sudah pernah melakukannya?" tanya Sandi yang kembali membuat Eliya menuduk.

Eliya sebenarnya sangat yakin jika Ia masih perawan, belum melakukan apapun dengan Ander namun seketika keyakinan nya menciut kala Ia mengingat semalam Ander sempat menciumnya, dan mungkin Ander melakukan hal lain namun Eliya benar benar tak ingat.

"Sudahlah sayang, terima saja keputusan Tuan Alex. itu yang terbaik untuk kalian berdua." kata Nisa sambil mengelus rambut putrinya.

Eliya hanya menunduk, Ia benar benar tak menginginkan pernikahan ini.

"Tapi Eliya tak mencintai Ander." kata El lirih.

"Lalu apa ada pria lain yang kau cintai? kau memiliki kekasih?" tanya Sandi membuat Eliya menggeleng pelan.

Sandi tersenyum, bahkan sebelum menanyakan itu pada putrinya Ia sudah menyelidiki semuanya.

Ander dan Eliya sama sama belum pernah memiliki kekasih, itulah yang mungkin membuat Sandi bisa menyetujui pernikahan ini karena Sandi yakin, suatu hari mereka berdua pasti bisa saling mencintai satu sama lain.

Bahagia membutuhkan proses...

Bersambung....

Kemarin nggak update tapi bakal double hari ini kok😁 mumpung masih libur.

trus ada nggak yang punya aplikasi ***?

kalau ada baca dan subscribe cerita aku yang disana dong.. hehehe

Judulnya: petaka suami di phk.

aku tunggu yaaa.. maacii😘😘😘😘

1
nnk pw
dr semua judul novel othor, hmpir semua ceritanya ga sinkron di awal dan di akhir. tp ga apa2. termaafkan krn ceritanya bagus.

di awal kan ayahnya minjam uang untuk adik nya berobat
nnk pw
bw hp ga punya mbanking?
Qaisaa Nazarudin
Ini juga salahnya Revan waktu itu nyuruh Rania deketin Ander,yah gini kan jadinya..ckck..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Pasti itu Rania..
Qaisaa Nazarudin
Randi kan 16 tahun?? Emang Udah punya sim ya??🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Astaga bukin ngakak aja..😂😂
shofia ramadhani4
Luar biasa
Yuli Astuti
nunggu yg lain di updet, mampir dulu deh kemari 😁
Tri Susanti
suka banget baca nya lucu bikin senyum senyum sendiri semangat thor sukses selalu
fifid dwi ariani
trus sukses
fifid dwi ariani
trus semangat
fifid dwi ariani
trus sehat
Junaidah Ramdhani
Risha sama Rendi kyknya
Junaidah Ramdhani
kok malah cerita Rania mana Ellya
Phecekkk
Ngakak abis thoor lanjut
Haslinda
visual ander ccok ama yang yang dan eliya ccok ama dilraba klw revan ccok ama liu te dan rania zhao lusi klw rendi lingyi aja thor tp gak tau ama spa
Eka Sss
bagus dan lucu ceritanya
Andriyani Al Ibtisam
kucing2an niyye
Nanda Khusuma
terimakasih thor,, ending ny suka.. 🤗🤗
sukses selalu y thor
Nanda Khusuma
yeeeeeeee dad alex dan ayah sandi akhir ny turun tgn..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!