NovelToon NovelToon
MY DEVIL PARTNER

MY DEVIL PARTNER

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:360.9k
Nilai: 5
Nama Author: musbich

"Kamu pikir aku memperhatikanmu? Aku hanya khawatir dengan lingkunganmu. Akan ku habiskan yang berani mengganggumu,"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon musbich, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

DHIKA POINT OF VIEW:

Setelah mandi di ruanganku, aku menunggu Paris sudah hampir 10 menit. Kurasa aku harus menjemput nya ke ruangan dokter Lani. Aku berjalan keluar ruangan untuk mencari Paris. Aku melangkahkan kakiku santai menuju ruangan dokter Lani.

“Apa karena perempuan tadi kamu memutuskanku?” sebuah suara yang membuatku berhenti melangkah.

“Kamu selingkuh dengan nya?” Tanya nya lagi dengan suara sedikit meninggi.

Tanpa melihat siapa yang berbicarapun, aku tahu itu suara Yesha. Untung saja lorong gedung ini sepi dan jarang orang berlalu lalang karena ini jam makan siang.

“Jangan membuat cerita dongeng,” sahutku tanpa menoleh kearahnya.

Dengan cepat dia berjalan dan berdiri tepat di depanku.

“Apa karena dia model? Apa aku kurang cantik?” dia menatapku nanar.

“Kamu tahu segalanya tentang dia? Kamu mencari informasi tentang dia?” tanyaku datar.

“Tentu saja aku mencari informasi tentang selingkuhanmu itu sejak kita bertemu kemarin,” sahutnya penuh emosi.

“Dia bukan selingkuhanku, aku dan kamu sudah berpisah lama. Sangat wajar jika aku menjalin hubungan dengan orang baru, aku bertemu dengannya baru beberapa bulan ini. Sedangkan kita putus sudah berapa tahun yang lalu? Dan aku tak mau mengingat sudah berapa tahun kita berpisah,”

“Kamu tega!”

“Apa kesalahanku? Kita putus dengan baik baik dan aku tidak sedang selingkuh saat ini, aku tidak sedang menyelingkuhimu karena kita memang sudah putus,” sahutku datar.

“Karena kita putus dengan baik baik itu membuatku masih mengharapkanmu!”

“Benarkah?” aku tersenyum sinis.

“Dan secepat itu kamu mendapat penggantiku?”

“Cepat? Tidak terlalu cepat juga,” sahutku santai.

“Aku tidak bisa menerima ini!” kata Yesha menatapku hampir menangis.

“Aku memutuskanmu memang untuk menjalin hubungan dengan oranglain, itu tujuanku memutuskanmu. Aku sudah tidak bisa denganmu, aku harap kamu menghargai kekasihku,” kataku yang membuatnya terisak di depanku.

“Apa karena agama? Aku sudah berusaha melupakanmu tapi tidak bisa. Apa aku harus menjadi muslim?” Tanya nya frustasi.

“Bukan karena agama, “ kataku singkat.

“Aku akan ikut agamamu,”

“Kamu menjadi muslim-pun, aku tidak bisa bersamamu. Ku mohon jangan ganggu hidupku,” kataku melunak.

“Aku tahu kamu sebenarnya masih sangat peduli padaku,” kata yesha terisak.

“Jangan menangis di depanku, aku tidak punya perasaan khusus untuk mengasihanimu seperti dulu,”

“Kamu masih sangat mencintaiku, dhika. Aku yakin kamu melakukan ini supaya aku membencimu, apa ada hal yang kamu sembunyikan?” kata Yesha seraya mengusap air matanya.

Dari arah lorong yang berbeda terlihat Paris berjalan dengan raut muka kesal, dia berjalan semakin dekat denganku dengan bibirnya yang mengerucut pertanda dia sedang sangat kesal tapi benar benar menggemaskan untukku.

Dia berhenti tepat di depanku dan menatapku tajam. Kemudian pandangannya beralih menatap Yesha yang sudah menghapus air matanya.

“Sedang apa kamu di sini?” Tanya Paris seraya melipat kedua tangannya di dada, mirip anak kecil yang sedang merajuk.

Sepersekian detik kemudian dia menatap Yesha.

“Aku baru saja mau menyusulmu,” sahutku.

Aku memandangnya heran, ada apa tiba tiba Paris datang dengan raut muka kesal. Aku melirik Erika meminta penjelasan tapi Erika hanya diam seraya menghendikkan bahu nya.

“Apa ini kebetulan kalian berdua bertemu lagi? Atau memang sengaja bertemu?” Tanya Paris menatap Yesha.

“Ini tempatku bekerja nona, jadi tidak aneh kalau sesama dokter akan sering bertemu seperti ini. Yang aneh adalah jika seorang model bisa keluar masuk gedung ini,” sahut Yesha.

“Kamu tidak ingin mengenalkanku pada nya?” kata Paris menatapku tajam.

“Oh iya,perkenalkan dia kekasih saya. Namanya Paris,” kataku mendadak formal pada Yesha.

“Senang berkenalan dengan anda, nona Paris. Saya dokter Yesha,” kata Yesha mengulurkan tangannya.

“Kalian akan sering bertemu bukan? Ku rasa dokter Yesha orang baik, tolong jaga kekasih saya supaya tidak berselingkuh selama bekerja di sini,” kata Paris tegas.

“Apa maksud anda?” Tanya Yesha.

“Tidak ada maksud apa apa, saya hanya menitipkan dokter Dhika pada anda. Saya takut ada dokter lain yang menggodanya saat jadwal kerja saya padat,” kata Paris tersenyum penuh arti.

“Anda tidak percaya dengan kekasih anda?” Tanya yesha.

“Tentu saja sangat percaya,” kata Paris bergelayut manja di lenganku.

“Lalu?” Tanya yesha.

“Saya tidak bisa mempercayai orang yang bekerja di sekitarnya,” kata Paris santai.

“Kita jadi makan siang kan?” tanyaku memotong pembicaraan mereka.

“Makan siang?” tanyaku menatap dhika.

“Aku menyusulmu untuk pergi makan siang,” kataku menatap Paris.

“Hanya berdua, tidak mau ada oranglain, ” cebiknya.

“Lalu aku?” Tanya Erika menatap Paris.

“Apa jaksa viky tidak mengajakmu makan siang?” kata Paris menatap Erika tidak enak hati.

“Pergilah, lagipula aku tidak mau jadi obat nyamuk,” kata Erika tersenyum meledek.

“Kami pergi dulu, dokter Yesha,” kataku pada Yesha yang hanya membalas dengan anggukan.

“Sampai jumpa lagi, dokter Yesha,” kata Paris tersenyum padanya.

Paris hanya diam saja sepanjang perjalanan menuju rumah makan. Dia hanya memainkan ponsel di dalam mobil tanpa melihatku. Sesekali dia melihat keluar jendela seraya menghembuskan napas berat, terlihat kekesalan di wajahnya.

“Ada apa denganmu?” tanyaku.

“Dokter tadi mantanmu?” Tanya nya.

“Kenapa? Dia cantik?”

“Tidak sama sekali, jauh lebih cantik aku,” cebiknya.

“Katamu kemarin cantik, aku hanya ingin mengkonfirmasi pernyataanmu kemarin,”

“Tidak cantik sama sekali, seleramu payah,”

“Hey—“

“Diam! Aku sedaang kesal,” potong nya.

“Kamu sedang cemburu?”

“Tidak,”

“Lalu?”

“Temanmu itu, aku tidak suka,” kata Paris ngomel seperti anak kecil.

“Siapa?”

“Dokter yang akan menganalisa belatungmu itu,” kata Paris kesal.

“Dokter Lani?”

“Hem,”

“Ada apa dengannya?”

“Dia sahabat mantanmu?” Tanya Paris.

“Ya, begitulah. Mereka sangat dekat,”

“Pantas saja dia sangat mendukung hubungan kalian,”

“Lalu kamu tidak rela?” tanyaku.

“Bukan seperti itu, setidaknya temanmu itu menghargaiku sebagai kekasihmu. Seenaknya saja berbicara di depanku tantang kalian. Semua orang kan tahu jika aku ini kekasihmu, seandainya aku kekasihmu beneran mungkin aku sudah cemburu dan mencekik mantanmu tadi,” kata Paris mengepalkan tangannya dan cemberut seperti anak kecil.

“Kamu ingin mencekiknya?”

“Iya!”

Aku memandangnya menahan tawa.

“Bukan begitu maksudku! Bagaimana ya? Kalian menyebalkan! Jika memang permasalahannya karena berbeda agama, kenapa juga kamu memutuskannya? Bukannya orantuamu dulu juga bisa bersatu?” gerutunya.

Aku menghentikan mobilku di depan sebuah rumah makan dan tetap mendengar ocehannya.

“Sudah kesalnya?” tanyaku tersenyum.

“SUDAH!”

“Kamu kesal padaku atau pada dokter Lani? Atau cemburu pada yesha?” godaku.

“Cemburu? yang benar saja,” kata Paris kesal.

"Bagaimana acaramu tadi, kamu belum bercerita padaku,"

“Nanti juga tayang, kamu bisa melihatnya di televisi,"

"Baiklah, kita makan sekarang," kataku seraya membantunya membuka seatbelt.

"Jangan sok perhatian, perhatikan saja dokter tadi. Kalian sengaja bertemu dan berbicara di lorong kan?"

"Kamu tidak suka?"

"Kamu membuat dokter lain berpikir macam macam,"

"Lalu?"

"Aku tidak mau oranglain menganggapmu hanya mempermainkanku," kata Paris nanar.

Aku menghembuskan napas berat sejenak.

"Aku tidak suka mempermainkanmu di sini, aku lebih suka mempermainkanmu di atas ranjang," kataku mengecup bibirnya sekilas yang membuat pipinya merona menahan malu.

1
Rahmawati
bagus banget
ratna wati
suka
Cecilia Woen
Kecewa
Mhira Tzabit
hahahahahhaha
Caturtws
baik baik baiiiikkkk sangat baiiiikkkk
Caturtws
kak gimana kabarnya
Ade Jayanti
ceritanya hampir mirip Drakor justice farners. bedanya dokter d film sudah Mateng umurnya dan tidak ada drama percintaan nya. tapi hampir 60% Cerita nya mirip, karakter dokternya juga mirip, kasus2 kriminal juga mirip.
Caturtws
nunggu banget lanjutan angel in crime
Novianti Ratnasari
paris tuh terlalu di manja am pph nya am kkek nenek nya jd gt
Novianti Ratnasari
Paris ngikut jejak ibu nya😂😂😂😂
Khalisah Rochman
author pinter bgt.... semua ilmu ad di novelmu thor 😍😘😘😘
Khalisah Rochman
keren thor.... luar biasa karyamu.... the best pokokx... lope lope sekebon deh 😍😘😘😘😘❤❤❤
RINDU ⭕
Author, ceritanya bagus dan seru, maaf, penulisan nama diawali huruf besar ya, Zea
⭐⭐⭐⭐⭐🙏🙏
Indah Nihayati
bagus thor mampir nih
Nur Yuliastuti
suka dg cerita ini,, ku kesini llagi Thor 🤗

sehat sehat sll yaa 🤗
Nur Yuliastuti
baiklah Yesha,, tunjukkan pesonamu Paris 🤗
Nur Yuliastuti
🤭🤭🤭
Nur Yuliastuti
lagi 😃
Nur Yuliastuti
kangen Dokter Dhika jd kesini 😍
Riska Wulandari
lah kalo g ada Ratu ntar d panggil apa,??Mahar atau Dhika juga???🤭🤭🤣🤣
terimakasih cerita menghiburnya thor..👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!