NovelToon NovelToon
Lukas Si Mafia Muda Yang Tampan

Lukas Si Mafia Muda Yang Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Misteri
Popularitas:316.2k
Nilai: 5
Nama Author: Novie Zuarezii

Lukas merupakan pria yang berumur 18 tahun siapa sangka di umur yang muda ini ia merupakan golongan mafia termuda di usianya yang saat ini.

Banyak para wanita yang ingin menjadi kekasihnya termaksud ibu-ibu yang ingin sekali menjodohkan ia dengan anak mereka Karna sikap lukas yang tidak hanya memiliki wajah tampan dan memiliki harta yang berlimpah ia merupakan pria yang terkenal baik dan ramah .Sehingga membuat ia di idolakan di sekolah mau pun di luar.

Tapi siapa kah wanita yang beruntung yang bisa membuat lukas jatuh cinta? kalian para pembaca??? atau author? hahhaah...

selamat membaca....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novie Zuarezii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

makan bersama

Dan pada akhirnya mereka bertiga makan bersama .

ibu Tere banyak berbicara kepada Lukas , seperti nya mereka begitu sangat menikmati makan sambil terus bercerita tidak dengan Tere ia begitu kesal melihat ke akraban ibunya dengan Lukas .

" Sungguh manis sekali mulut mu berbicara " Gumam Tere pelan sambil memakan burger dengan perasaan kesal .

ia begitu jenuh ingin rasanya ia pergi dari situ sedari tadi tetapi sang ibu tidak membolehkan nya pergi begitu saja , sehingga membuat dirinya kesal .

***

keesokkan harinya di mana hari ini adalah hari yang di tunggu-tunggu oleh para anak sekolahan yang itu hari Minggu .

Tere yang sudah terbangun di pagi hari itu langsung melaksanakan sholat shubuh .

Setelah itu ia bersiap - siap ingin joging dekat sekitaran komplek perumahannya .

ia membuka pintu jendela kamarnya .

untuk melihat apa kah sudah tidak gelap apa belum karna Tere takut kalau masih terlalu pagi 🤣(shubuh hari ) . Biasalah namanya juga manusia kan wajar agak terang sedikit baru capcus .

Setelah agak begitu terang barulah Tere mulai turun ke bawah dan membuka pintu rumahnya .

Dihirupnya udara pagi dalam - dalam di hembusannya secara perlahan .

" uch...... segarnya udara pagi ini " Ucap Tere tersenyum bahagia . ia juga tak lupa berolahraga kecil dulu di depan teras rumahnya sebelum ia berlari keliling komplek.

ia menggerakkan kepalanya ke kiri dan ke kanan , tak lupa pula tangan dan kakinya ia gerakkan juga .

Setelah di rasa cukup barulah Tere keluar dari gerbang rumahnya .

"Pagi non " sapa pak satpam yang menjaga pintu gerbang rumah tere itu .

" Pagi juga pak " balas Tere sambil tersenyum .

" Seperti nya tiba - tiba cuaca mau mendung neng " Ucap pak satpam itu memberitahu Tere .Tere langsung melihat ke atas dan benar saja tiba - tiba cuaca terlihat mendung .

" Iya pak, tetapi kan mendung belum tentu hujan pak " balas Tere tersenyum dan langsung berlari kecil .

***

Tere yang sedang berlari keliling komplek itu mulai merasakan rintik - rintik gerimis .

" Ish.... baru saja setengah putaran sudah mau hujan saja " Gerutu Tere merasa kesal . Tere masih terus berlari keliling komplek karna gerimis nya belum terlalu lebat .

15 menit sudah ia berlari , karna daerah perkomplek itu sangatlah luas sehingga membuat Tere ngos-ngosan , ia pun beristirahat di sebuah pohon yang terdapat kursi di bawah pohon tersebut.

"Sungguh pagi yang kurang mendukung ". Ucap Tere sambil duduk di kursi serta melihat langit yang tampak mendung beserta gerimis kecil .

Ehm......

Ucap seorang pria yang baru datang .

" Boleh aku duduk di sebelah ? tanya pria itu sambil tersenyum manis ke pada Tere .

" Boleh " Jawab Tere sambil menggeserkan bokongnya ke samping agar bisa pria tersebut duduk di samping nya karena kursi tersebut emang di khususkan untuk dua orang saja .

" Terimakasih " ucap pria tampan itu ,dan di anggukan oleh Tere .

" Tinggal di sini juga? " Ucap pria tampan itu .

pria tampan itu bernama Vito .

" Iya " jawab Tere singkat .

" Seperti nya mau hujan apa kamu masih terus ingin di sini ? " Jawab Vito ia langsung berdiri dan pergi meninggalkan Tere seorang diri .

Tere menyeritkan keningnya bagaimana tidak menurut dia gerimis segini belum seberapa ia pun masih terus duduk sambil menggerakkan beberapa tangannya serta kepalanya .

Saat kepalanya mengarah kan sebelah kiri ia melihat sesosok seseorang yang tidak asing lagi baginya .

"Satu dua tiga..... "batin Tere menghitung angka dan bergegas lari .

.

.

.

.

1
Aurora
Heyy kakak cantik/ganteng ayo dong lanjut buat cerita nya.... udah lama aku menunggu... apa kau tidak kasian kepada penggemar cerita mu ini?/Frown//Whimper/
Uripah Bastaman
ada pelakor
Uripah Bastaman
kenapa marah2 melulu apa ga cinta jadi bacanya kesel
Hery S
bgni lah klo Thor amtir psti karia2 ny putus di tengah jalan dn ngk lnjut udh bnyk bahkan ribuan yg sprti ini
Rangrizal28
ada bau bau pelakor
Rangrizal28
keterlaluan kau tere
Rangrizal28
kamu pinter lukas
Rangrizal28
semangat thor
Abdul Rahman
mna lanjutannya ini
Siti Sundari
lanjut
Reniajh
kelanjutan ny mna thoor sdh lama ni kok blm trbit
Siti Sundari
lA
njut
Bebyy Aall
lanjut tor
Panta Jhoni Panta Wsl
next
Ayu Hanifa
Thor up nya lama sekali
Noza Eseh Aijji
sikit sekali ceritanya tour...lama sekali kami menunggu kelanjutannya
Siti Sundari
lanjut
Reniajh
kapan cerita lukas sma tere romantisan kn sru .jgn musuh melulu
Reniajh
ni colan pelakor .y thoor .lanjutan ny thoor jgn lma2y
Siti Sundari
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!