NovelToon NovelToon
Oh, My Queen!

Oh, My Queen!

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 5
Nama Author: Dydy_ailee

Ini adalah karya ke-4 ku, yang mana merupakan sekuel dari JATUH CINTA SAMA DUDA


Ini kisah cinta tentang Kyra Queensha Dirgantara atau yang biasa di sapa Queen. Pertemuan pertamanya dengan seorang anak laki-laki bernama Raja Narendra Pradana Wijaya. Anak, sekaligus cucu seorang konglomerat. Mereka bertemu disaat Raja berusia 12 tahun dan Queen berusia 7 tahun. Hingga waktu pun berlalu begitu cepat, sebuah persahabatan kecil, rupanya menumbuhkan perasaan cinta di hati keduanya ketika mereka mulai remaja. Meskipun terbentang antar benua, namun tak menyurutkan cinta keduanya. Sampai pada akhirnya Queen mendapat kabar dari negeri seberang, bahwa Raja telah tiada. Kabar itu membuat Queen sangat sedih dan hancur. Namun dengan sabar dan penuh harap, ia selalu menanti kehadiran Raja. Hati kecilnya selalu mengatakan bahwa Raja masih hidup.


Lalu, bagaimanakah kisah cinta Queen tanpa Raja? apakah Queen akan melupakan cinta masa lalunya dan membuka hati untuk pria lain?

Inilah sekuel dari JATUH CINTA SAMA DUDA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dydy_ailee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 32 Mulai Merindu

Queen kembali menjalani rutinitas paginya. Seperti biasa Virgo menjemputnya. Hanya ada keheningan di dalam mobil saat Queen dan Virgo dalam perjalanan. Karena Queen memutuskan pura-pura tidur untuk menghindari pertanyaan dari Virgo. Sampai akhirnya mereka tiba di kampus.

''Queen, bangun. Kita sudah sampai,'' kata Virgo sambil menepuk bahu Queen. Queen pun perlahan membuka matanya.

''Sudah sampai ya? Maaf ya aku selalu tertidur.''

''Nggak apa-apa.'' Kata Virgo dengan lembut.

''Tumben ni anak lembut banget.'' Gumam Queen dalam hati. Virgo lalu membukakan pintu untuk Queen. Virgo kemudian menggenggam tangan Queen dan mengajaknya menuju kelas.

''Lepasin, Virgo! Aku bisa jalan sendiri,'' kata Queen sambil melepaskan tangan Virgo dari tangannya.

''Tidak! Aku tidak ingin melepaskannya.''

''Tapi aku bukan anak kecil!"

''Please untuk kali ini saja,'' kata Virgo. Queen hanya bisa mendengus kesal saat ia tidak berani menolak permintaan Virgo. Sepasang mata mengamati kebersamaan Virgo dan Queen.

''Kenapa kamu selalu melihat, Queen. Tidak pernah sekalipun kamu melihatku, Virgo. Bahkan aku sudah merubah penampilanku yang jauh lebih menarik daripada Queen,'' gumam Laura dalam hati. Laura sangat menyukai Virgo. Hal itu terjadi saat Laura berangkat sekolah dan di hadang oleh beberapa anak muda tak jelas. Di saat itulah, Virgo menolongnya dan menghajar beberapa anak muda yang berusaha menganggunya. Dari sanalah awal mula Laura menaruh hati pada Virgo. Namun dirinya yang cupu, susah bergaul dan cenderung menutup diri, membuat Virgo sama sekali tidak mengingatnya atau bahkan melihatnya. Apalagi saat itu hati Virgo telah terisi oleh nama Queen. Bahkan ia pun masuk di universitas yang sama dengan Virgo dan mengambil jurusan Fashion mode untuk merubah dirinya yang tertutup lebih percaya diri. Namun rupanya perubahan dirinya tetap tak di lihat oleh Virgo.

-

''Pagi, Queen. Pagi-pagi udah gandengan aja,'' kata Mona saat melihat Virgo menggandengnya.

''Tahu nih anak. Gue kan bukan anak kecil, udah lepasin. Kan udah di kelas,'' kata Queen. Virgo lalu tersenyum dan melepaskan tangannya.

''Siap-sipa deh pagi ini suntuk,'' kata Nina.

''Emangnya kenapa Nin?'' tanya Queen.

''Pak Nathan kan cuti. Nggak semangat deh,'' kata Nina dengan bibirnya yang telah mengerucut.

''Udahlah sama aja. Mau Pak Nathan atau siapa yang ngajar sama aja kali,'' kata Virgo.

''Beda lah. Melihat Pak Nathan aja bikin semangat. Kalau dosen yang lain, bikin down aja,'' keluh Mona.

''Queen, ada kabar nggak dari Pak Nathan?'' celetuk Nina. Queen melotot ke arah Nina. Nina yang merasa keceplosan seketika menggigit bibirnya.

''Maksudnya apa, elo nanya sama Queen?'' tanya Virgo.

''Mmmm maksud gue, apa Queen nggak dengar kabar kalau Pak Nathan cuti. Kan satu kampus heboh pada bikin #missyouPakNathan.'' Kata Nina yang meralat ucapannya. Queen pun tampak lega mendengar jawaban Nina yang bisa mengalihkan Virgo.

''Ohh begitu. Gue pikir apaan.'' Kata Virgo.

''Emang yang lain pada segitunya?'' tanya Queen.

''Iya yah. Tuh di IG kampus pada ramai.'' Kata Nina.

''Emang Pak Nathan cuti kenapa sih?'' tanya Mona.

''Mana gue tahu. Nggak ada yang tahu cuma bilang lagi cuti pulang kampung dan kampungnya dimana nggak ada yang tahu. Soalnya Pak Nathan tertutup banget orangnya. Dingin dan jarang bicara. Misterius banget,'' kata Nina.

''Udah lah bosan gue, bahasa si Pak Nathan itu.'' Ketus Virgo.

''Heh, elo lupa ya? Elo aja udah fitnah Pak Nathan. Bersyukur elo nggak di tuntut balik,'' kata Mona yang tak kalah ketus. Virgo pun tak bisa berkutik mendengar ucapan Mona.

...****************...

Jam istirahat, Queen bersama Mona dan Nina menuju perpustakaan.

''Queen, sorry ya tadi gue hampir keceplosan,'' kata Nina.

''Iya nggak apa-apa.''

''Eh gimana kabar Pak Nathan?'' bisik Mona.

''Dia baik kok.''

''Sebenarnya dia kemana sih Queen?'' tanya Mona penasaran.

''Dia pulang kampung.'' Kata Queen.

''Iya kampungnya dimana? elo pasti lebih tahu secara kan kalian ada something wrong,'' kata Nina.

''Maaf ya kalau kali ini gue nggak bisa jawab. Yang jelas Pak Nathan lagi di luar negeri.''

''Sebenarnya hubungan kalian berdua apa sih? sumpah deh kita kepo,'' kata Mona.

''Gue lagi berusaha membuka hati aja untuk orang lain. Selain itu ya dia sikap hangatnya buat gue merasa sosok Kak Raja ada dalam dirinya. Please gue mohon, jangan cerita apapun pada Virgo.''

''Iya-iya gue paham kok. Ini nih si Nina yang hampir keceplosan.''

''Ya maaf.'' Kata Nina.

Hari ini kuliah berjalan lancar untuk Queen, meskipun ia berusaha menutupi rasa rindunya pada Nathan. Sepulang kampus, Queen berjalan menuju danau namun langkahnya terhenti saat Virgo memanggilnya.

''Queen! Mau kemana? Jalan arah pulang kan bukan kesana,'' teriak Virgo.

''Kamu pulang saja, Virgo. Kamu tidak perlu menjaga ku setiap waktu. Aku sudah dewasa dan bukan anak kecil. Jangan membuatku tidak nyaman saat berada di dekatmu.'' Queen lalu mengeluarkan ponselnya dan menekan nomor Pak Imron.

''Pak Imron. Tolong jemput saya sekarang.'' Kata Queen sembari berlalu meninggalkan Virgo. Virgo sangat kecewa dengan sikap Queen, meskipun ia sadar semua ini adalah salahnya sendiri. Queen lalu kembali berjalan menuju danau. Sementara Virgo segera menuju tempat parkir.

''Virgo!" panggil Laura.

''Elo, La. Ada apa?''

''Aku boleh ikut mobil kamu? mobil aku bannya bocor. Mau ganti juga nggak keburu. Sedangkan aku ada jadwal pemotretan.'' Kata Laura dengan wajah cemas.

''Ya udah naik.'' Singkat Virgo.

''Tolong antar ke studio XX ya.''

''Iya. Elo udah dapat tawaran aja.''

''Iya, Vir. Selagi ada kesempatan aku ambil aja. Lumayan kan aku bisa dapat uang tambahan sendiri.''

''Ya, gue akui elo hebat.'' Kata Virgo.

''Makasih.''

''Selama ini kamu adalah motivasiku untuk berubah, Vir.'' Gumam Laura dalam hati.

''Oh ya Queen mana? Biasanya aku selalu lihat kamu selalu sama dia.''

''Dia pulang sama supirnya,'' singkat Virgo dengan wajah juteknya.

-

''Halo, Queen. Bagaimana kabarmu? Kamu masih di kampus?'' tanya Nathan lewat sambungan panggilan vidio di seberang sana.

''Aku tidak baik-baik saja. Karena aku mulai merindukanmu. Dan aku masih di kampus. Coba tebak aku dimana?''

''Di danau kan? sudah pasti benar. Aku sudah tiga tahun bekerja disana. Aku juga mulai merindukanmu,'' ucap Nathan dengan senyumnya.

''Bagaimana kesehatan kamu disana?''

''Sejauh ini baik-baik saja. Setelah ini aku akan pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan kondisiku. Kamu jaga diri baik-baik ya. Apa Virgo masih menganggu mu?''

''Tidak. Hanya saja dia selalu berusaha menjadi pengasuhku,'' ucap Queen terkekeh.

''Aku tidak apa-apa jika dia berusaha melindungi mu. Asal dia tidak menyakitimu. Tapi pergi bersama supir dan Arsen sepertinya lebih aman untuk kamu.''

''Iya, aku juga merasa seperti itu.''

''Baiklah kamu sekarang lebih baik pulang. Danau itu sangat angker kalau ada orang duduk sendirian disana,'' goda Nathan.

''Iya aku akan pulang. Jaga diri kamu baik-baik ya.''

''Kamu juga hati-hati ya. Jangan lupa kabari aku kalau kamu sudah sampai di rumah.''

''Iya Pak Nathan!" mereka saling tersenyum sebelum mengakhiri panggilannya.

...Bersambung.......

1
Dahlia Anwar
engga bisa move on dari kisah mereka
Dahlia Anwar
ikut nangis aku
Dahlia Anwar
🥰🥰🥰🥰 engga bisa berkata kata
Dahlia Anwar
🤪🤪🥰🥰😘😘😘
Dahlia Anwar
sellu yang terbaik
Dahlia Anwar
cerita nya keren
Dahlia Anwar
keren banget
Dahlia Anwar
keren banget
Dahlia Anwar
hadir lagi Thor kangen Ama queen
Dahlia Anwar: apa lagi papa mama nya Dira and Keenan cerita yang luar biasa.
total 2 replies
Miss Kece
Hadeuuh jadi cewek kok bego dan cengeng quin
mamah cantikk
trs perusahaan yg d indo sp yg pegang thor
mamah cantikk
bukannya punya kampus ya thor tmpt dira dlu kuliah
mamah cantikk
laura salah nyari musuh, udh d baikin ngelunjak
mamah cantikk
jd mls klo ada si virgo
CIVIA 💞💖🌹🥰
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
CIVIA 💞💖🌹🥰
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
CIVIA 💞💖🌹🥰
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
CIVIA 💞💖🌹🥰
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
CIVIA 💞💖🌹🥰
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Alya Safira
keren bgt..bagus..romantis... dan persahabatan tulus...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!