Suatu kejadian tak sengaja yang di lakukan oleh laras yang membuatnya terseret dalam rencana besar untuk kehancuran seorang mafia.
karena itulah dia menjadi sandera dari mafia itu yang beranggapan laras ikut andil di dalamnya.
SIMAK KESERUAN CERITANYA YUK !
Jangan lupa klik favorit, like ,komen dan vote ♥
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SCM | Eps 32 | - Bersantai
...WAKTU BERSANTAI...
Setelah memberes kan piring yang tadi di pakai afnan untuk makan malam dia langsung mencuci nya di dapur.
Entah kapan rasa lelah nya akan berakhir dengan dia keluar dari sana.
Sebentar mencuci beberapa piring akhir nya sudah selesai dan langsung beranjak dari sana hendak tidur.
Tapi belum sempat dia pergi dia mendengar suara orang berbisik bisik seperti membicara kan sesuatu yang penting.
Dia mencari sumber suara itu dan melihat beberapa penjaga di dekat dapur yang seperti nya sedang membicara kan seseorang.
Langsung saja dia agak mendekat supaya mendengar lebih jelas apa yang sedang di bicarakan pengawal itu.
Aneh saja pengawal yang tidak pernah berbicara sedikit pun saat dengan nya malah kini dia melihat sendiri kesenangan mereka bergosip tentang diri nya.
"Aku juga yakin kalau bos menyukai wanita itu, lihat saja betapa dia tidak ingin wanita itu jauh dari nya."ucap pengawal itu
"Bos memang seperti itu, dia tidak akan melepas kan orang dengan mudah."sahut yang lain nya
"Tapi aku juga yakin kalau bos memang menyukai wanita itu."balas yang lain nya
Batas kesabaran nya sudah habis mendengar pengawal pengawal seorang mafia ternyata pandai bergosip apa lagi menggosipi bos nya sendiri dengan diri nya.
Karena itu lah dia mencoba membalas mereka dengan melakukan sesuatu yang membuat pengawal itu tak berkutik.
Berani sekali mereka menjadi kan nya bahan gosip sungguh laras tidak akan terima.
"Ouh... jadi tugas para penjaga itu menggosip yah."laras menghampiri mereka dengan melipat kedua tangan nya
Ketiga penjaga di sana diam membeku ketika ketahuan menggosip.
"Gimana yah kalau bos kalian tahu kalian menjadikan nya bahan gosip."ucap laras membalik kan tubuh nya hendak pergi berpura pura akan memberi tahu afnan
Mendengar itu para penjaga di sana langsung bersujud di depan nya meminta maaf dan memohon agar dia tidak melapor kan nya.
"Baik lah kalau begitu aku tidak akan melapor kan kalian tapi kalian harus membantu ku untuk keluar dari sini."laras meminta persyaratan
"Tidak bisa nona, meskipun kau melaporkan kami pada bos pasti bos hanya menghukum kami tapi jika bos tahu kau melari kan diri kami lah yang akan mati nona, kami tidak bisa melakukan nya."balas salah satu dari ketiga penjaga
Mendengar itu laras yang tadi berharap mereka menyetujui nya kini kesal karena gagal.
Tapi tidak apa dia akan meminta yang lain dari pada kesempatan ini terbuang sia sia.
"Baik lah karena aku orang baik aku juga tidak akan membiarkan orang lain mati karena ulah ku jadi aku akan meminta sesuatu yang lain."jawab laras
Para penjaga itu masih ketakutan dengan syarat apa yang akan di minta laras.
"Aku ingin kalian mengganti kan aku mengerjakan pekerjaan rumah."lanjut laras menjelaskan
"Baik kami setuju."jawab mereka bertiga
"Ingat yah... kalian tidak boleh memberi tahu ini pada bos kalian dan kalian hanya akan mengerjakan pekerjaan rumah saat bos kalian tidak ada di rumah."ucap laras sebelum meninggal kan mereka bertiga yang masih menunduk
•••••
Entah kejadian apa yang membuat laras terbentur dan berubah banyak.
Pagi ini afnan yang menyuruh laras memasak kan makanan untuk dia sarapan untuk nya dan arya di sana.
Tapi melihat sandera nya yang aneh dia merasa heran mengapa laras terlihat bahagia terpancar jelas dari wajah nya yang tidak seperti biasa nya.
Melihat itu bukan afnan kalau dia peduli dengan perubahan sikap laras justru dia semakin merasa tidak ingin peduli sama sekali.
Afnan dan arya turun ke bawah menuju ruang makan.
Melihat afnan dan teman nya sudah turun dan duduk di meja makan laras langsung saja membawa kan sarapan untuk mereka berdua sebelum afnan mengamuk karena di buat menunggu.
Jangan sampai itu terjadi bisa bisa mood yang dia kumpul kan pagi ini karena dia akan sedikit bersantai dari pekerjaan rumah akan hilang begitu saja.
"Pagi semua..."sapa laras sambil menaruh sarapan di meja makan
Arya membalas sapaan laras hanya dengan tersenyum paksa sedang kan afnan hanya diam saja tidak memperdulikan laras.
Saat laras menarik kursi dan hendak duduk dia langsung mendapat tatapan tajam dari afnan yang sudah jelas tidak ingin laras ikut bergabung sarapan bersama.
Setelah mereka sudah sarapan laras lagi lagi harus memberes kan piring kotor itu dan mencuci nya.
Saat sudah selesai mencuci piring dia melihat tidak ada orang lagi di sofa.
Karena tadi dia melihat afnan dan arya sedang berbincang di sana tapi sekarang tidak ada jadi dia pikir mereka berdua sudah pergi dari rumah.
Dan ini lah waktu yang dia tunggu untuk bersantai dari semua pekerjaan yang begitu sangat melelah kan.
"Kalian tahu kan apa yang harus kalian lakukan."ucap laras mendekati para penjaga di sana
Para penjaga itu pun sudah tahu dan mereka melakukan apa yang di ucap kan laras.
Ada yang mengepel ada yang menyiram tanaman dan ada yang membersih kan perabotan.
Dan lihat saja sekarang laras sedang asik menonton tv dan memakan puding yang ada di dalam kulkas.
Afnan yang memang belum pergi dari sana dan tadi sedang ke kamar mandi kini geram melihat penjaga nya yang di bayar oleh nya malah kini menuruti perintah laras.
Dia turun ke bawah memandang lama laras yang sudah cekikikan melihat drama komedi yang sedang di tonton.
Saat melihat bos nya datang para penjaga itu pun langsung menghenti kan semua pekerjaan nya dan langsung ke posisi semula berjaga.
"Hei... apa yang kau lakukan kenapa berhenti."ucap laras saat melihat penjaga itu menjatuh kan alat pel
Karena merasa aneh saat melihat penjaga itu langsung berlari dengan wajah takut laras langsung mematikan tv dan menoleh pelan.
"Kau."ucap laras
"Bukan kah kau sudah pergi."lanjut laras gemetaran
Meski sedang di kuasai amarah sekarang afnan tidak ingin merusak mood nya hanya karena sandera nya.
Begitu banyak hal yang menunggu nya hari ini tapi sepagi ini sandera nya sudah membuat ulah.
Karena tidak ingin berlama lama dia langsung pergi dari sana.
Laras begitu sial karena setiap hal yang dia kerja kan selalu saja ketahuan afnan dan entah apa yang akan di lakukan afnan saat kembali nanti.
Sudah di pasti kan afnan memang marah besar tapi karena alasan lain dia tidak menghukum nya tapi dia juga yakin kalau dia kembali pasti akan menghukum nya tanpa ampun.
...BERSAMBUNG......
......................
...Balik lagi gais, sekarang aku akan usahain rajin up...
...I love you all my readers...
...best...
...Jangan lupa baca novel on going aku lain nya...
...•terjebak rasa...
...•Chef cantik dan tuan muda yang dingin...
...Jangan lupa tinggalin jejak kalian dengan like, komen dan vote...
...Eonni uni...
tapi koq sampai sekarang gak ada kabarnya😭