Azlan Reyno Pramudya pria dengan sejuta pesona harus rela kehilangan keluarga satu-satunya.kakeknya yang meninggal karena penyakitnya.Ada kejanggalan meninggalnya sang kakek.Tanpa diduga kakek telah menyiapkan calon istri untuk Azlan.Dan itu tertulis dalam surat wasiatnya.
Disisi lain Gabriella Nasution ,,gadis ceria ahli bela diri mempunyai mimpi untuk kuliah di Luar Negeri.tapi ditentang oleh sang ayah karena harus menikah dengan pengusaha yaitu Azlan sendiri.
banyak konflik yang terjadi.Konspirasi untuk menjatuhkan Azlan.
persahabatan ,pengkhianatan,kesetiaan.
Akankah Azlan mau memenuhi wasiat kakek sedangkan dia sendiri mempunyai kekasih??
Dapatkah Azlan menemukan penyebab kematian kakek dan musuh yang sebenarnya???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutzaquarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Khawatir
"Sebenarnya kamu kenapa By..???"tanya Azlan.Saat ini diruang kerja nya,Azlan sedang mengintrogasi Ariel.
Dia begitu khawatir dengan gadis itu.Bagaimana tidak,,sesampainya disana,,dia mendapati apartemennya yang nampak gelap gulita .Dia berteriak memanggil Ariel tapi tidak ada jawaban sama sekali
Dia mencari Ariel di setiap kamar tapi tak menemukannya.Hatinya semakin berkecamuk,,khawatir mendominasi akal sehatnya.Takut terjadi sesuatu pada Ariel.
Tapi saat dia melihat ruang gym yang sedikit terbuka,,Azlan melangkahkan kakinya ,,Gelap tapi terdengar suara dengkuran seseorang.
Dan saat dia menyalakan lampu betapa terkejutnya dia mendapati gadis yang dia cari tertidur dilantai beralaskan matras.
Gadis itu tertidur tengkurap dengan rambut yang terurai sedikit menutupi wajahnya.Matanya bengkak dan hidungnya merah.Dan jangan lupa benda putih tak berbentuk yang berserakan dilantai yang pasti penuh dengan cairan kental yang keluar dari hidung merah gadis itu.
Azlan menghela nafasnya kasar saat gadis yang ada didepannya tak juga menjawab pertanyaannya.Dia tidak ingin ikut campur urusan orang lain tapi mengingat betapa mengenaskannya gadis itu semalam membuatnya penasaran.
"Kamu tau..kamu sudah bikin khawatir Ayah kamu.Setidaknya jangan matiin ponsel kamu.atau kabari keluarga kamu ..."
Ariel menundukkan kepalanya.."Maaf.."lirih Ariel
"Jadi apa kamu mau cerita sama kakak..??"
Ariel masih tertunduk diam.Dia ragu untuk mengatakan yang sebenarnya.
"Kamu kenapa diam..apa kamu mau beasiswa kamu dicabut karena bolos kuliah??"
Ariel mendongakkan kepalanya.."Aku gak bolos kak.."seru Ariel
"Oh ya..Terus kenapa ayah bilang kamu gak ada dikampus dari pagi.??"tanya Azlan sedikit menyunggingkan senyumnya
"Aku memang ada kelas pagi tapi dosennya gak dateng makanya__
"Apa karna dosen ga dateng kamu bebas kemana aja..??!"potong Azlan
".Kamu bukannya memanfaatkan waktu luang untuk belajar tapi malah bikin berantakan apartemen kakak."lanjut Azlan
"Maaf kak..tadinya aku pingin pergi kesuatu tempat tapi malah bertemu dengan teman waktu SMA..Jadi lupa waktu deh.."ucap Ariel tersenyum kecut.Dia tidak ingin Azlan tau alasan sebenarnya..
"Yakin hanya itu..??"tanya Azlan
"Iya.."Ariel menganggukkan kepalanya
Azlan memicingkan matanya.Dia tau kalau Ariel berbohong.Ada yang disembunyikan gadis itu.
"Ya sudah kalo gitu.Kakak pergi kekantor dulu.Seharuanya kakak hukum kamu sekarang,,gara-gara kamu ketampanan kakak berkurang.."gerutu Azlan
Ariel memanyunkan bibirnya.Tapi malah menjadi sasaran empuk untuk Azlan.Tanpa aba-aba Azlan langsung mencium kilat bibir Ariel dan langsung berlari keluar..
"Kakaaak..Dasar soang.."teriak Ariel..
* * *
Diruang Presdir ARP Group,,Kini tampak Aditya dan Rendy sedang menunggu kedatangan Azlan.
Ada hal penting yang harus mereka bicarakan.Tentu saja dengan beralasan Adit ingin memeriksa kesehatan Azlan agar tidak ada yang curiga dengan kedatangannya.
Apa lagi ruangan itu kedap suara dan dipasang Cctv yang hanya bisa dilihat oleh Azlan dan Rendi ..
"Maaf gue terlambat.."ucap Azlan yang baru saja datang.Dia langsung duduk disofa tempat sahabatnya berada.
"Jadi apa ada perkembangan ..??!!"tanya Azlan.
"Lebih dari itu bos.."jawab Rendy
"Ok kita mulai saja.."ucap Aditya .Dia sudah tidak sabar mendengar perkembangan penyelidikan yang dilakukan oleh Rendy dan anak buahnya.
"Ini adalah daftar nama-nama karyawan yang saya curigai.Mereka berada diberbagai devisi.Dan setelah saya selidiki lebih lanjut ternyata ada beberapa diantara mereka memalsukan identitasnya.Dan sampai saat ini saya belum menemukan identitas asli mereka."Terang Rendy
"Bagaimana bisa perusahaan merekrut orang yang gak jelas identitasnya...???"Azlan tampak geram dengan laporan Rendy
"Sepertinya ada yang membantu mereka agar bisa bekerja di perusahaan ini bos.Dan saya curiga mereka adalah orang yang dulu dihancurkan Tuan Besar."
"Lalu bagaimana dengan yang lainnya..?"tanya Adit
"Untuk itu saat ini perkiraan saya mereka hanya di hasut oleh seseorang.mungkin dengan imbalan yang tinggi atau mungkin juga karena ancaman.Karena tidak ada yang mencurigakan tentang asal usul mereka.."terang Rendy
"Jadi apa yang sekarang harus kita lakukan..Apa kita akan langsung menangkap mereka semua..?!?"Azlan sungguh tidak sabar menghabisi para pengkhianat itu
"Sabar Lan.Jangan gegabah.Kita harus bermain cantik.Jangan sampai mereka curiga.Apalagi pengkhianat yang ada diperusahaan ini hanya ingin loe bangkrut saja."ucap Adit
"Yang harus kita lakukan adalah mencari tau dalang utama dari semua ini..Dan apa motif sebenarnya.Kalau memang mereka ingin balas dendam,,itu artinya nyawa loe dalam bahaya Lan."lanjut Adit.
"Heh..Apa mereka ingin nyawa dan harta gue..???Jessi dan pria itu belum tau siapa Azlan sebenarnya.."seringai Azlan.Membuat Rendy bergidik ngeri..
"Eh ..Bos..sepertinya ada yang aneh dengan nona kecil.."ucap Rendy ragu
"Ariel...???ada apa dengannya.."tanya Adit pada Azlan
Azlan menghela nafasnya."Gue juga gak tau kenapa..semalam ayahnya bilang kalau Gaby belum pulang.Dan saat gue tau dia ada diapartemen gue,,dia terlihat mengenaskan.Kayak orang yang lagi putus cinta.."seru Azlan
Adit mengerutkan keningnya.."Mengenaskan,,???putus cinta..??!!"tanya Adit bingung
"Apa Bos gak tanya pada nona kecil..??"tanya Rendy
Azlan hanya menggelengkan kepalanya.."Gue ngerasa ada yang disembunyikannya.."
"Maaf Bos,,tapi sepertinya kita juga harus memperingatkan nona kecil.."ucap Rendy yang sukses membuat Azlan dan Adit menatap tajam padanya.
"Nino melapor pada saya bahwa kemarin nona tampak mengikuti sebuah mobil..Dan saat mobil itu berhenti di restoran,,nona menepikan motornya agak jauh dari restoran itu dan mulai mengikuti seorang pria yang masuk kedalam restoran itu.."
"Tapi tak berapa lama nona keluar dan melajukan motornya keapartemen Bos dan tidak pernah keluar lagi sampai bos hubungi saya.."lanjut Rendy
"Apa pria itu yang bikin Ariel patah hati..???"tanya Adit pada Azlan yang nampak mengepalkan tangannya
"Kalo itu benar akan gue hancurkan tu cowok br******.Berani-beraninya dia bikin Gaby nangis kaya gitu.."geram Azlan
"Tapi ini terlihat aneh Bos.Setelah saya menyuruh Nino untuk mengecek Cctv restoran itu, ternyata rekaman itu tidak ada,,seperti sengaja dihapus,,dan Nino juga sudah menyelidiki plat mobil pria yang sempat ia catat,,ternyata plat itu palsu.Mungkin mobil itu mobil curian atau mungkin...."Rendy menggantungkan ucapannya..
"Apa maksud kamu pria itu adalah salah satu pengkhianat yang kita cari...??"tanya Adit
"Itu hanya dugaan saja dok..tapi kita juga harus waspada.."
"Bos harus cari tau siapa yang ditemui nona kecil bos.."lanjut Rendy
"Kita harus lebih hati-hati Lan.Jangan sampai musuh tau hubungan loe dengan Ariel ataupun keluarganya..Itu bisa bahaya .."ucap Adit
Gak akan gue biarin mereka menyentuh Gaby seujung rambut pun..Tidak akan.."geram Azlan dalam hati